Perancangan Board Game Sebagai Media Pengenalan Tujuh Presiden Indonesia Untuk Anak Usia 10-12 Tahun
PERANCANGAN BOARD GAME SEBAGAI MEDIA
PENGENALAN TUJUH PRESIDEN INDONESIA UNTUK
ANAK USIA 10-12 TAHUN
Arjuna Bangsawan1, Restu Hendriyani M.2, Nicolaus Alexander Lee3
Institut Informatika Indonesia, Surabaya
Abstrak
Indonesia dipimpin oleh presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala
pemerintahan. Sebagai kepala negara, presiden adalah simbol resmi negara
Indonesia. Sementara itu, sebagai kepala pemerintahan, presiden dibantu oleh
wakil presiden dan menteri-menteri dalam kabinet, memegang kekuasaan
eksekutif untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintah sehari-hari. Indonesia
hingga saat ini telah dipimpin oleh tujuh presiden, dan memiliki pencapaian
serta latar belakang yang berbeda-beda. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai
media pembelajaran kepada anak usia 10-12 tahun guna menanamkan
wawasan kebangsaan dan membangun rasa nasionalisme. Dengan
membangun rasa nasionalisme pada anak-anak, kita dapat menciptakan
generasi yang memiliki koneksi emosional dan tanggung jawab terhadap
negara mereka, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada pembangunan
masyarakat yang kuat dan berkelanjutan. Perlu adanya media pembelajaran
untuk memperkenalkan tujuh presiden Indonesia dengan media yang
menyenangkan sehingga dapat menjadi sarana edukasi untuk
memperkenalkan tujuh presiden Indonesia. Perancangan ini menggunakan
metode penelitian kualitatif, dengan sumber data dari buku, jurnal dan
internet. Selain itu melakukan studi komparator dengan board game yang
sejenis untuk menggali data melalui analisis SWOT. Tahapan perancangan
meliputi pemilihan tema, pemilihan konsep, tahap desain, tahap prototype,
hingga tahap akhir. Perancangan ini menghasilkan board game roll and move
dengan nama “7 PRESIDEN INDONESIA” yang memiliki komponen board,
tujuh pion akrilik, 140 kartu kuis, 28 kartu kesempatan, 28 kartu penyerang,
tujuh kartu biografi, 28 token reward, lencana juara pertama, panduan, dadu,
dan packaging. Media pendukung yang digunakan berupa stiker, stiker nama,
gantungan kunci, pembatas buku, notebook, kaos, totebag, magnet bergambar,
x-banner, dan feed instagram. Hasil uji coba yang didapat memberikan hasil
bahwa anak mendapatkan edukasi mengenai tujuh presiden Indonesia melalui
permainan yang unik disertai dengan presaingan untuk menyelesaikan kuis
secepat mungkin dengan bantuan seperti kartu kesempatan dan kartu
penyerang.
Kata Kunci: Board game, Tujuh Presiden Indonesia, Ilustrasi, Anak
usia 10-12 tahun
146
ARTIKA Vol.7,No.2 November (2023)
ISSN 2355-8121, EISSN 2549-7251
Abstract
The president leads Indonesia as head of state and head of government.
As the head of state, the president is the official symbol of the
Indonesian state. Meanwhile, as the head of government, the president
is assisted by the vice president and ministers in the cabinet, holding
executive power to carry out day-to-day government tasks. So far,
Indonesia has been led by seven presidents with different achievements
and backgrounds. That can be used as a learning medium for children
aged 10-12 to instill nationalism and build a sense of nationalism. By
building a sense of nationalism in children, we can create a generation
that has an emotional connection and responsibility to their country,
which in turn can contribute to the development of a strong and
sustainable society. There needs to be learning media to introduce the
seven presidents of Indonesia with fun media so that it can become an
educational tool to introduce the seven presidents of Indonesia. This
design uses qualitative research methods with data from books,
journals, and the internet, in addition to conducting comparative
studies with similar board games to explore data through SWOT
analysis. The design stage includes theme selection, concept selection,
design stage, prototype stage, to the final stage. This design produces a
roll-and-move board game with the name "7 PRESIDENT OF
INDONESIA," which has board components, seven acrylic pawns, 140
quiz cards, 28 chance cards, 28 attack cards, seven biographical cards,
28 reward tokens, first place winner badge, guide, dice, and packaging.
The supporting media used are stickers, name stickers, key chains,
bookmarks, notebooks, t-shirts, tote bags, picture magnets, x-banners,
and Instagram feeds. The trial results show that children learn about
the seven presidents of Indonesia through a unique game accompanied
by competition to complete the quiz as quickly as possible with
assistance such as chance cards and attack cards.
Keywords: Board game, Seven Presidents of Indonesia, Illustration,
Children aged 10-12 years
PENDAHULUAN
Jabatan Presiden di negara Indonesia mencakup kepala negara sekaligus
kepala pemerintahan. Sebagai kepala negara, presiden adalah simbol resmi negara
Indonesia. Sementara itu, sebagai kepala pemerintahan, presiden dibantu oleh wakil
presiden dan menteri-menteri dalam kabinet, memegang kekuasaan eksekutif untuk
melaksanakan tugas pemerintah sehari-hari. Presiden dan wakil presiden menjabat
Arjuna Bangsawan, Institut Informatika Indonesia, Surabaya
147
selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama
maksimal dua kali masa jabatan.
Indonesia hingga saat ini pernah dipimpin oleh tujuh presiden. Presiden
pertama yaitu Soekarno yang memimpin mulai dari 18 Agustus 1945 hingga 12
Maret 1967, Soeharto sebagai presiden kedua mulai memimpin dari 12 Maret 1967
hingga 21 Mei 1998, BJ Habibie sebagai presiden ketiga yang periodenya singkat
mulai 21 Mei 1998 hingga 20 Oktober 1999, Abdurrahman Wahid sebagai presiden
keempat mulai memimpin dari 20 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001, Megawati
Soekarnoputri sebagai presiden kelima dan satu-satunya presiden perempuan di
Indonesia mulai memimpin dari 23 Juli 2001 hingga 20 Oktober 2004, Susilo
Bambang Yudhoyono sebagai presiden keenam mulai memimpin dari 20 Oktober
2004 hingga 20 Oktober 2014, dan Joko Widodo sebagai presiden ketujuh mulai
memimpin dari 20 Oktober 2014 hingga saat ini (ANRI, n.d.).
Perkembangan karakteristik anak usia 10 hingga 12 tahun adalah mulai
mencari identitas mereka. Selain itu anak juga mulai menyelidiki berbagai moralitas
yang mengelilinginya. Anak berusia 10 hingga 12 tahun cenderung mengikuti aturan
yang ada di lingkungan sosial atau tren saat ini. Anak mengembangkan pengetahuan
sosial melalui sekolah dan berbagai kegiatan di lingkungan sosial (Gunarsa, 2006).
Berdasarkan hal tersebut, biografi tokoh presiden Indonesia dapat dijadikan sebagai
media pembelajaran kepada anak usia 10-12 tahun untuk menanamkan wawasan
kebangsaan dan membangun rasa nasionalisme. Oleh karena itu, perlu adanya media
pembelajaran yang memperkenalkan tokoh-tokoh presiden Indonesia bagi anakanak dengan media yang menyenangkan.
Kurangnya pengetahuan anak terhadap presiden dan wakil presiden bisa
disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu faktor utama adalah kurangnya edukasi
politik di tingkat sekolah dasar. Materi pelajaran di sekolah dasar biasanya lebih
fokus pada dasar-dasar pendidikan seperti m (...truncated)