Rancang Bangun Pengendalian Antena Tracker Pada Horizontal Axis Menggunakan Kendali PID
Jurnal ICTEE, Vol. 3, No. 2, E-ISSN : 2746-7481, Hal. 1-10
Rancang Bangun Pengendalian Antena Tracker Pada
Horizontal Axis Menggunakan Kendali PID
Akhmad Jayadi1 , Jaka Persada Sembiring2 Rizki Kurniawan3
1
2,3
Program Studi S1 Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas
Teknokrat Indonesia ,
Program Studi S1 Teknik Elektro, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas
Teknokrat Indonesia
, ,
Abstrak The antenna communication system is the most important thing because it functions to transmit and receive data. The
use of an antenna in order to position the direction of the strongest signal source, it is necessary to add a tracker that functions
to point to the strongest signal source. For an ideal tracker antenna movement, it is necessary to use a control system. The
purpose of this research is to produce a dynamic response to control the direction of the direction of the tracker antenna on the
horizontal axis by manually entering the angle value in the program as a regulator of the facing direction using pid control.
The results showed that the direction of the tracker antenna on the horizontal axis by tuning the PID value using the trial and
error method obtained a good PID value, namely the value of Kp=5 Ki=0.21812 Kd=12 by giving a setpoint of 90° so as to
produce a response time of 1200 milliseconds (1 .2 seconds), overshoot 28.8% and oscillation for 1583 milliseconds (1.6
seconds) until it produces a good response or stops according to the setpoint. The use of PID in controlling the direction of the
tracker antenna on the horizontal axis by using variations in the angle of 90° to 30°, angle of 0° to 180°, angle of 30° to 200°,
a good antenna response is obtained, because the direction of the antenna is approaching to the angle destination according to
the setpoint.
Keywords: Communication System, Antenna Tracker, PID
Abstract− Sistem komunikasi antena merupakan hal yang paling penting karena berfungsi mentransmisikan dan menerima
data. Penggunaan antena agar dapat memposisikan arah sumber sinyal terkuat maka perlu adanya penambahan tracker yang
berfungsi untuk mengarah pada sumber sinyal terkuat. Agar pergerakan antena tracker yang ideal, maka perlu digunakan
sistem kendali. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan respon dinamis suatu pengendalian arah hadap antena tracker pada
horizontal axis dengan cara memasukan nilai sudut secara manual pada program sebagai pengatur posisi arah hadap dengan
menggunakan kendali pid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arah hadap antena tracker pada horizontal axis dengan proses
tuning nilai PID menggunakan metode trial and error didapat nilai PID yang baik yaitu nilai Kp=5 Ki=0.21812 Kd=12 dengan
memberikan setpoint 90° sehingga menghasilkan waktu respon 1200 milidetik (1,2 detik), overshoot 28,8% dan osilasi selama
1583 milidetik (1,6 detik) sampai menghasilkan respon yang baik atau berhenti sesuai dengan setpoint. Penggunaan PID pada
pengendalian arah hadap antena tracker pada horizontal axis dengan menggunakan variasi sudut 90° menuju ke 30°, sudut 0°
menuju 180°, sudut 30° menuju ke 200° didapatkan respon antena yang baik, dikarnakan arah hadap antena sudah mendekati
ke sudut tujuan sesuai dengan setpoint.
Kata Kunci: Sistem Komunikasi, Antena Tracker, PID
1. PENDAHULUAN
Sistem komunikasi merupakan sistem yang menggunakan udara sebagai media komunikasinya dan gelombang
radio sebagai sinyal pembawa, diantaranya sistem komunikasi radio yang diperlukan yaitu transmitter dan
receiver. Transmitter adalah sebuah perangkat untuk mengirim sinyal ke recevier. Antena merupakan perangkat
radio yang bekerja mengubah sinyal listrik menjadi gelombang elektromagnetik kemudian memancarkannya ke
ruang bebas atau sebaliknya, antena mempunyai pola radiasi yang terarah sehingga dapat menangkap sinyal yang
dikirimkan oleh transmitter. Karena jarak yang ditempuh transmitter mungkin saja sangat jauh hingga tidak
terlihat, maka adanya kesulitan untuk memposisikan arah antena, jika antena tidak diarahkan, maka kehilangan
data akan terjadi dan hal ini merupakan kerugian bagi sistem. Antena harus ditambahkan tracker agar antena selalu
mengarah pada sumber sinyal terkuat. Fokus pada penelitian ini adalah pembuatan sistem kendali pada antena
tracker, Sehingga tidak membahas pembuatan UAV maupun sistem komunikasi antara UAV dan GCS karena
tidak membahasnya, peneliti melakukan pengujian dengan menggerakan antena tracker secara manual dengan
cara memasukan nilai sudut pada program sebagai pengatur posisi arah hadap sehingga seolah-olah antena tracker
mengikuti posisi UAV agar mendapatkan sinyal terkuat. Pergerakan antena tracker yang menggunakan motor DC
PG-45 agar pergerakannya halus dan responsif maka perlu menerapkan suatu sistem kendali pada antena tracker.
Salah satu sistem kendali yang dapat diterapkan yaitu sistem kendali PID.
1
Jurnal ICTEE, Vol. 3, No. 2, E-ISSN : 2746-7481, Hal. 1-10
2. TELAAH
PUSTAKA
2. 1. Antena
Antena merupakan suatu alat listrik yang dapat merubah sinyal listrik menjadi gelombang elektromagnetik
kemudian memancarkan keruang bebas atau sebaliknya dengan menangkap gelombang elektromagnetik dari
ruang bebas dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Antena juga tergolong sebagai transduser karena dapat
mengubah suatu bentuk energi ke bentuk energi lainnya. Antena memiliki beberapa karakteristik penting dalam
mendukung kinerjanya. Karakteristik atau parameter kinerja ini perlu diperhatikan saat kita membuat antena dan
juga pada saat kita memilih jenis antena yang kita perlukan (Muthiah, Nugroho, and Wahyu 2018) Keterarahan
atau directivity adalah perbandingan antara identisitas daya antenna pada jarak sebuah titik tertentu relatif terhadap
sebuah radiator isotropis. Yang dimaksud dengan radiator isotropis adalah pemancaran radiasi antena secara
seragam ke semua arah. Gain atau sering juga disebut dengan directivity gain adalah sebuah parameter antena
yang mengukur kemampuan antena dalam mengarahkan radiasi sinyalnya atau penerimaan sinyal dari arah
tertentu. Dengan kata lain, gain digunakan untuk mengukur efisiensi sebuah Antena. Gain diukur dalam bentuk
satuan decibel. Polarization dapat diartikan sebagai arah rambat dari medan listrik atau penyebaran vektor medan
listrik. Polarisasi antena yang dimaksud disini adalah orientasi medan listrik dari gelombang radio yang
berhubungan dengan permukaan bumi dan kecocokan struktur fisik antena dengan orientasinya. Mengenali
polarisasi bermanfaat untuk mendapatkan efisiensi maksimum pada transmisi sinyal.
2.2 Kontrol PID
PID (Proportional-Integral-Derivative) merupakan penentu presisi suatu sistem instrumentasi dengan adanya
umpan balik. Kontroler yang terdapat dalam sistem sangat berpengaruh besar terhadap prilaku sistem,
karakteristik plant harus dapat diterima sehingga perubahan prilaku sistem hanya dapat diubah dengan
menambahkan suatu sub sistem, yaitu kontroler. Komponen kontroler memiliki fungsi untuk mereduksi sinyal
kesalahan, dengan perbedaan sin (...truncated)