Redesain Konten Instagram Interaktif Sebagai Media Promosi Seblak Dapur Mini

Artika, Aug 2023

Instagram kini menjadi media promosi yang banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha, salah satunya Seblak Dapur Mini yang bergerak di bidang kuliner. Namun, konten yang disajikan menampilkan ilustrasi, foto, dan warna yang inkonsisten, layout tumpang tindih, dan font yang kurang terbaca. Della Rika Damayanti selaku pemilik usaha kurang memahami dan tidak memiliki kemampuan mendesain konten Instagram. Sehingga dilakukanlah redesain konten Instagram Seblak Dapur Mini menjadi konten interaktif untuk memperkuat identitas sekaligus menarik interaksi konsumen. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik analisis SWOT dan metode perancangan Design Thinking. Proses redesain konten diawali dengan mengumpulkan data primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, kuesioner, studi literatur, dan analisa kompetitor. Desain dibuat menggunakan elemen visual yang seragam dengan tema casual dan playful, menggunakan jenis ilustrasi dekoratif, font display “Take Looks” dan sans serif “Poppins”, menggunakan paduan warna merah, hitam dan cokelat, serta jenis layout axial dan circus. Perancangan ini menghasilkan konten Instagram berupa cover highlight, feed, story, dan reels. Dari hasil uji coba terbatas kepada konsumen, konten yang telah dikembangkan dinilai memiliki tampilan yang lebih baik dan dapat mendorong konsumen untuk memberikan umpan balik.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/artika/article/download/661/270

Redesain Konten Instagram Interaktif Sebagai Media Promosi Seblak Dapur Mini

REDESAIN KONTEN INSTAGRAM INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA PROMOSI SEBLAK DAPUR MINI Intan Octano Budi 1, Meirina Lani Anggapuspa 2 Universitas Negeri Surabaya, Surabaya1 Abstrak Instagram kini menjadi media promosi yang banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha, salah satunya Seblak Dapur Mini yang bergerak di bidang kuliner. Namun, konten yang disajikan menampilkan ilustrasi, foto, dan warna yang inkonsisten, layout tumpang tindih, dan font yang kurang terbaca. Della Rika Damayanti selaku pemilik usaha kurang memahami dan tidak memiliki kemampuan mendesain konten Instagram. Sehingga dilakukanlah redesain konten Instagram Seblak Dapur Mini menjadi konten interaktif untuk memperkuat identitas sekaligus menarik interaksi konsumen. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik analisis SWOT dan metode perancangan Design Thinking. Proses redesain konten diawali dengan mengumpulkan data primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, kuesioner, studi literatur, dan analisa kompetitor. Desain dibuat menggunakan elemen visual yang seragam dengan tema casual dan playful, menggunakan jenis ilustrasi dekoratif, font display “Take Looks” dan sans serif “Poppins”, menggunakan paduan warna merah, hitam dan cokelat, serta jenis layout axial dan circus. Perancangan ini menghasilkan konten Instagram berupa cover highlight, feed, story, dan reels. Dari hasil uji coba terbatas kepada konsumen, konten yang telah dikembangkan dinilai memiliki tampilan yang lebih baik dan dapat mendorong konsumen untuk memberikan umpan balik. Kata kunci: Seblak Dapur Mini, Instagram, Konten Interaktif Abstract Instagram is now a promotional medium that is widely used by business people, one of which is Seblak Dapur Mini which is engaged in the culinary field. However, the content presented includes illustrations, photos, and inconsistent colors, overlapping layouts, and illegible fonts. Della Rika Damayanti as a business owner does not understand and can't design Instagram content. Thus, Seblak Dapur Mini Instagram content was developed into interactive content to strengthen identity while at the same time attracting consumer interaction. This research is qualitative research using the SWOT analysis technique and the Design Thinking method. The content development process begins with primary and secondary data collection through observation, interviews, questionnaires, literature 78 ARTIKA Volume.7, Nomor.1, Juli 2023. ISSN 2355-8121, EISSN 2549-7251 studies, and competitor analysis. The design is made using uniform visual elements with casual and playful themes, using decorative illustration types, "Take Looks" and "Poppins" sans serif fonts, using a combination of red, black, and brown, as well as axial and circus layout types. This design produces Instagram content in the form of highlight covers, feeds, stories, and reels. From the results of limited trials to consumers, the content developed is considered to have a better appearance and can encourage consumers to provide feedback. Keywords: Seblak Dapur Mini, Instagram, Interactive Content PENDAHULUAN Media sosial telah menjadi bagian integral dari perkembangan bisnis di dunia modern yang memungkinkan pelaku usaha menggunakan strategi khusus untuk mempromosikan produknya. Nurudin dalam (Nugeraha, 2020) menjelaskan bahwa media sosial menjalankan fungsi untuk memengaruhi sikap dan perilaku masyarakat, serta memungkinkan masyarakat untuk melakukan berbagai inovasi atau pembaharuan. Berdasarkan data dari We Are Social pada Januari 2022, jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia mencapai 191 juta orang. Jumlah itu naik 12,35 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya 170 juta orang (Fadly, 2023). Salah satu usaha kuliner yang memanfaatkan media sosial sebagai media promosi ialah Seblak Dapur Mini yang telah berdiri sejak tahun 2019 di Desa Balongbendo, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo dan di Ruko Sentar, Desa Kemuning, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Seblak Dapur Mini merupakan usaha yang bergerak di bidang kuliner dengan menu utama Seblak. Melalui Instagram @seblakdapurmini_id, Seblak Dapur Mini aktif membagikan unggahan yang meliputi foto menu produk, promo, testimoni konsumen dan kegiatan-kegiatan selama proses produksi baik di feed Instagram, reels, maupun story. Namun, konten yang disajikan hanya menampilkan raw content atau unggahan yang tidak melewati proses editing atau desain sama sekali. Terdapat pula konten yang memuat elemen visual yang tampak buram serta tidak memperhatikan komposisi yang sesuai dengan prinsip desain. Alasan yang mendasari masalah tersebut adalah kurangnya pengetahuan dan kemampuan pemilik usaha sebagai pengelola media sosial mengenai perancangan desain konten Intan Octano Budi, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya. . 79 yang terkonsep. Akibatnya, konten yang diunggah tampak kurang dari segi visual. Padahal menurut Prajarini dan Sayogo dalam (Andriani, 2022), perancangan konten Instagram perlu memperhatikan gambar, warna, copywriting, dan call to action sebagai karakteristik brand, karena hal tersebut dapat memengaruhi minat konsumen. Untuk itu, perlu strategi redesain konten yang lebih matang guna meningkatkan ketertarikan audiens terhadap produk. Salah satu cara untuk meningkatkan visibilitas dan respon adalah dengan membuat konten Instagram yang interaktif dengan melibatkan audiens. Dari jajak pendapat hingga story, ada berbagai cara untuk membuat konten menarik yang akan memikat calon pelanggan dan mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Hollebeek & Macky dalam (Naji, 2021) menjelaskan, melalui konten interaktif yang inovatif dan informatif, pemasaran digital dapat secara sukarela menarik pelanggan. Saat pelanggan melihat pesan melalui konten interaktif, mereka lebih terlibat, lebih aktif, dan lebih mungkin mendukung pesan yang disajikan. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa permasalahan yang ada pada konten Intagram Seblak Dapur Mini ialah tampilan foto produk, elemen visual, warna, tipografi, dan background yang dibuat tanpa memperhatikan prinsip desain. Oleh karena itu, seblak Dapur Mini memerlukan redesain konten Instagram yang interaktif sebagai media promosi yang dapat memperkenalkan Seblak Dapur Mini dan produknya kepada masyarakat luas, serta mengajak konsumen untuk berinteraksi dengan menyenangkan melalui konten permainan. KAJIAN TEORI Instagram Menurut Atmoko dalam (Kariim, 2020), Instagram merupakan aplikasi media sosial dari smartphone yang memiliki fungsi mirip dengan Twitter, yang membedakannya adalah bentuk dan tempat pengambilan foto untuk berbagi informasi sesama penggunanya. Landsverk dalam (Megadini, 2021) menerangkan bahwa Instagram dapat digunakan secara pribadi atau untuk keperluan dalam mengembangkan bisnis. Foto atau konten produk yang diunggah di Instagram berpotensi menarik perhatian bahkan meningkatkan antusiasme pelanggan. 80 ARTIKA Volume.7, Nomor.1, Juli 2023. ISSN 2355-8121, EISSN 2549-7251 Instagram sendiri memiliki fitur-fitur utama (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/artika/article/download/661/270
Article home page: https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/artika/article/view/661/270

Budi Intan Octano, Anggapuspa Meirina Lani. Redesain Konten Instagram Interaktif Sebagai Media Promosi Seblak Dapur Mini, Artika, 2023, pp. 78-92,