ANALISIS PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN IDXESGL30
Ilmu dan Budaya
pISSN : 0126-2602
eISSN : 2798-6160
Volume 43, Nomor 1, Tahun 2022
ANALISIS PENGARUH GOOD CORPORATE
GOVERNANCE DAN INTELLECTUAL CAPITAL
TERHADAP NILAI PERUSAHAAN IDXESGL30
Emir Fikri Herdani1*, Rosita Kurniawati1
Program Studi Magister Manajemen, Universitas Mercu Buana
Email: , .
1
*Korespondensi:
(Submission 03-12-2021, Revissions 08-12-2021 , Accepted 09-12-2021 ).
Abstract
This research aim to determine the effect of intellectual capital through VAICTM (VAHU, VACA
and STVA) and Good Corporate Governance through Managerial Ownership, Institutional
Ownership, Independent Comissioner Composition and Audit quality to the firm value. This is
a quantitative research. The population in this research are registered companies on
IDXESGL index. Sample in this research were 30 companies. The data used are secondary
data. The analysis used in this research are descriptive analysis, determination coefficient R 2,
multiple regression linier, goodness of fit, individual parameter significance test (t test) using
SPSS program version 25. The results in this study indicated that : (1) intellectual capital
variable has not significant effect to the firm value; (2) managerial ownership has not
significant effect to the firm value; (3) institutional ownership has not significant effect to the
firm value; (4) independent commissioner composition has significant effect to the firm value;
(5) quality of audit has not significant effect to the firm value .
Keywords: good corporate governance, intellectual capital, firm value, idxesgl, vaic
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intellectual capital melalui VAICTM
(VAHU, VACA dan STVA) dan good corporate governance melalui variabel Kepemilikan
Manajerial, Kepemilikan Institusional, Komposisi Komisaris Independen dan Kualitas Audit
terhadap Nilai Perusahaan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian
adalah perusahaan yang terdaftar dalam indeks IDXESGL, dan sampel penelitian adalah
sejumlah 30 perusahaan. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data sekunder.
Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis analisis deskriptif, uji koefisien
determinasi (R2), Uji Regresi Linier Berganda, goodness of fit, uji signifikansi parameter
individual (uji t) dengan menggunakan program SPSS versi 25. Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa : (1) variabel intellectual capital tidak berpengaruh signifikan terhadap
nilai perusahaan; (2) variabel kepemilikan manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap
nilai perusahaan; (3) variabel kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap
nilai perusahaan; (4) komposisi komisaris independen berpengaruh positif terhadap nilai
perusahaan; dan (5) kualitas audit tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.
ILMU DAN BUDAYA | 1
Ilmu dan Budaya
pISSN : 0126-2602
eISSN : 2798-6160
Volume 43, Nomor 1, Tahun 2022
Kata Kunci: good corporate governance, intellectual capital, nilai perusahaan,
idxesgl, vaic
PENDAHULUAN
Perkembangan di bidang teknologi mendorong perkembangan yang besar
dalam ekonomi. Penggunaan internet, teknologi informasi (TI), pengembangan
inovasi dan ilmu pengetahuan dalam dunia industri, globalisasi ekonomi, telah
memperbarui proses penciptaan nilai dalam perusahaan. Perusahaan yang going
concern akan melakukan transformasi untuk meningkatkan kemampuan bersaingnya.
Kemampuan bersaing bukan hanya terletak pada teknologi yang canggih atau aset
berwujud yang ada di perusahaan, aset tidak berwujud seperti pengetahuan dan
sumber daya manusia juga termasuk kemampuan bersaing yang harus disadari oleh
perusahaan saat ini.
Soewarno & Tjahjadi (2020) sebagaimana dikutip Muasiri & Sulistyowati
(2021) menyatakan bahwa di era globalisasi modern ini, perusahaan semakin
berfokus dalam knowledge asset sebagai jenis aset yang tidak berbentuk atau
intangible asset yang menjadi sumber baru kekuatan kinerja keuangan dan
keunggulan kompetitif yang patut dibanggakan oleh perusahaan. Strategi bisnis
perusahaan bergeser dari physical-based economy menjadi knowledge-based
economy, sehingga perusahaan berfokus memperkuat ilmu pengetahuan dengan
menggunakan manajemen pengetahuan.
Intellectual capital telah banyak digunakan untuk mengembangkan nilai pada
perusahaan. Salah satu komponen manajemen perusahaan menggunakan sumber daya
manusia atau karyawan yang berkualitas, memiliki pengetahuan teknis yang dapat
diandalkan, cara berkomunikasi dengan pelanggan dalam hubungan baik dan
seberapa inovatif mereka (Sawitri & Wahyumi, 2021). Penerapan knowledge
management dalam suatu perusahaan akan membantu perusahaan dalam menciptakan
efektifitas penggunaan aset yang lainnya yang dapat menciptakan nilai tambah (value
added) serta keunggulan kompetitif (Competitive advantage) bagi suatu perusahaan
(Muasiri & Sulistyowati, 2021).
Arini & Mushdholifah (2018) menyebutkan bahwa pada abad 21 ini ekonomi
cenderung dikendalikan oleh pemanfaatan secara efisien dan efektif dari
potensi-pontensi modal intelektual (intellectual capital). Pengakuan dan pelaporan
intellectual capital akan mendorong meningkatnya nilai perusahaan. Semakin tinggi
nilai intellectual capital, maka semakin maksimal pengelolaan manajemen dalam
suatu perusahaan sehingga hal ini akan dijadikan sebagai aspek pertimbangan untuk
para investor dalam memberikan nilai pasar yang tinggi bagi perusahaan (Sayyidah &
Saifi, 2017 dalam Muasiri & Sulistyowati, 2021).
Selain fenomena intellectual capital di tengah kompetisi bisnis global, setiap
perusahaan juga mendapat tuntutan untuk mendapatkan citra yang baik dari para
stakeholders. Oleh karena itu, manajemen perlu menjalani sebuah mekanisme
mengenai penataan terhadap pengelolaan suatu perusahaan secara baik dan benar,
atau biasa disebut dengan istilah good corporate governance. Penerapan good
corporate governance ini menjadi menarik perhatian, terutama karena dikaitkan
dengan banyak kasus yang menyebabkan ambruknya suatu perusahaan dan skandal
ILMU DAN BUDAYA | 2
Ilmu dan Budaya
pISSN : 0126-2602
eISSN : 2798-6160
Volume 43, Nomor 1, Tahun 2022
bisnis yang terjadi di berbagai negara (Efendi, 2016; Josephine et al., 2019).
Hermiyetti & Alhamra (2016) sebagaimana dikutip Josephine et al., (2019)
menyebutkan, munculnya berbagai skandal yang terjadi pada perusahaan-perusahaan
mengakibatkan turunya kepercayaan publik terutama investor terhadap pengelolaan,
kinerja serta pelaporan keuangan yang disajikan oleh perusahaan.
Good corporate governance merupakan rangkaian aturan yang digunakan
oleh manajemen untuk mengelola dan mengendalikan perusahaan agar tujuan
perusahaan dapat tercapai termasuk dalam hal ini. Good corporate governance
menjadi penentu kesuksesan perusahan dalam memberikan peningkatan efisieni dan
efektifitas pertumbuhan bisnis, meningkatkan kepercayaan investor dan melindungi
kepentingan investor (Arini & Musdholifah, 2018). Suatu perusahaan didirikan
dengan beberapa tujuan tertentu. Salah satunya adalah ag (...truncated)