Perancangan dan Implementasi Pemilah Tikus Berdasarkan Warna dan Berat dengan Sensor TCS230

eProceedings of Applied Science, May 2023

Abstrak—Peran teknologi yang berkembang sangat pesat mempengaruhi berbagai ranah termasuk ranah dunia industri perusahaan dalam memenuhi tuntutan industri semakin meningkat. Sehingga diperlukan kecepatan, ketepatan, serta keakuratan dalam proses pemilahan, dengan kemajuan teknologi informasi saat ini. Proses pemilahan hasil produksi masih manual, yaitu dengan memindahkan hasil produksi ke tempat penyimpanan menggunakan tenaga manusia dan mengangkatnya satu per satu yang cukup menguras tenaga. Sehingga pemilahan secara manual kurang efisien, maka kemajuan teknologi sangat dibutuhkan agar dapat menghemat waktu dan tenaga, serta memberikan keuntungan yang lebih untuk industri tersebut. Maka dilakukan penelitian dengan menggunakan metode perancangan hardware dan software yang bertujuan untuk membuat Alat Pemilah Hasil Produksi Berdasarkan Kode Warna, alat ini menggunakan, sensor warna tcs 230 sebagai pembaca kode warna dan menggunakan motor servo sebagai pemisah, sebagai hasil penelitian ini diharapkan mampu membantu para pengguna atau pemilik perusahaan untuk mempermudah proses pemilahan yang lebih efisien dan dapat memberikan keuntungan sesuai tujuan industri. Dan pada umumnya untuk memilah tikus para ilmuwan melakukan pemilahan secara manual dengan cara satu persatu tikus ditimbang dan memilahnya lagi sesuai warna tikus.Kata kunci— tikus, pemilahan, warna

Perancangan dan Implementasi Pemilah Tikus Berdasarkan Warna dan Berat dengan Sensor TCS230

ISSN : 2442-5826 e-Proceeding of Applied Science : Vol.9, No.2 April 2023 | Page 768 Perancangan dan Implementasi Pemilah Tikus Berdasarkan Warna dan Berat dengan Sensor TCS230 1st John Piter Natanael Siboro Universitas Telkom Fakultas Ilmu Terapan Bandung, Indonesia ersity .ac.id 2nd Giva Andriana Mutiara Universitas Telkom Fakultas Ilmu Terapan Bandung, Indonesia Abstrak—Peran teknologi yang berkembang sangat pesat mempengaruhi berbagai ranah termasuk ranah dunia industri perusahaan dalam memenuhi tuntutan industri semakin meningkat. Sehingga diperlukan kecepatan, ketepatan, serta keakuratan dalam proses pemilahan, dengan kemajuan teknologi informasi saat ini. Proses pemilahan hasil produksi masih manual, yaitu dengan memindahkan hasil produksi ke tempat penyimpanan menggunakan tenaga manusia dan mengangkatnya satu per satu yang cukup menguras tenaga. Sehingga pemilahan secara manual kurang efisien, maka kemajuan teknologi sangat dibutuhkan agar dapat menghemat waktu dan tenaga, serta memberikan keuntungan yang lebih untuk industri tersebut. Maka dilakukan penelitian dengan menggunakan metode perancangan hardware dan software yang bertujuan untuk membuat Alat Pemilah Hasil Produksi Berdasarkan Kode Warna, alat ini menggunakan, sensor warna tcs 230 sebagai pembaca kode warna dan menggunakan motor servo sebagai pemisah, sebagai hasil penelitian ini diharapkan mampu membantu para pengguna atau pemilik perusahaan untuk mempermudah proses pemilahan yang lebih efisien dan dapat memberikan keuntungan sesuai tujuan industri. Dan pada umumnya untuk memilah tikus para ilmuwan melakukan pemilahan secara manual dengan cara satu persatu tikus ditimbang dan memilahnya lagi sesuai warna tikus. Kata kunci— tikus, pemilahan, warna I. PENDAHULUAN Perkembangan di zaman era globalisasi dan teknologi dibidang mikrokontroler dan sensor berdampak kepada kehidupan manusia. Banyak sekali lahir berbagai inovasi teknologi baru dan terbarukan yang semuanya ditujukan untuk mempermudah dan membantu aktivitas manusia. Berbagai macam kegiatan di bidang pertanian, bidang industri, dan bidang penelitian laboratorium, melakukan kegiatan ini sebagai salah satu dari rangkaian proses. Pemilahan sendiri pada dasarnya adalah membagi atau memisahkan suatu barang atau benda sesuai dengan kriteria masing-masing. Dalam bidang penelitian laboratorium, ilmuwan memiliki kriteria terhadap memilah hewan percobaan yang akan digunakan dalam pengujian pada suatu obat atau produk makanan. Dan hewan percobaan yang digunakanoleh ilmuwan sengaja dipelihara atau diternakkan untuk dipakai sebagai hewanmodel guna mempelajari dan mengembangkan berbagai macam bidang ilmu dalam skala penelitian atau pengamatan laboratoris. 3rd Lisda Meisaroh Universitas Telkom Fakultas Ilmu Terapan Bandung, Indonesia lisdameisaroh@telkomuniversity. ac.id Tikus (Rattus norvegicus) banyak digunakan sebagai hewan percobaan pada berbagai penelitian yang telah dilakukan baik itu tikus berwarna putih maupun tikus berwarna hitam. Tikus yang tersertifikasi diharapkan lebih mempermudah para peneliti dalam mendapatkan hewan percobaan yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Dan pada umumnya untuk memilah tikus para ilmuwan melakukan pemilahan secara manual dengan cara satu persatu tikus ditimbang dan memilahnya lagi sesuai warna tikus. Hal tersebut pastinya akan membutuhkan waktu yang sangat lama dan rumit. permasalahan yang di hadapi yaitu bagaimana merancang sensor pemilah tikus secara otomatis dan bagaimana mengimplentasikan alat untuk mengetahui berat dan warna tikus. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu sistem atau alat yang dapat memilah tikus berdasarkan berat dan warnanya. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengukur tingkat kesuksesan pemilahan tikus berdasarkan warnanya. II. KAJIAN TEORI A. Tinjauan Pustaka Didalam penelitiannya yang berjudul <Pemilah Benda Berdasarkan Warna Menggunankan Sensor Warna TCS3200= Penelitian ini membahas tentang prototype alat pemilah berdasarkan warna menggunakan sensor TCS3200. Sistem mengedentifikasi 5 warna yaitu warna mera,hijau,biru,putih, dan hitam. Setiap lima motor yang di gunakan untuk setiap warna dan setiap motor di aktifkan oleh warna yang di tentukan. Satu motor DC digunakan untuk mengarahkan untuk meletakan benda yang akan diidentifikasikan oleh sensor warna TCS3200[1]. Penelitian selanjtunya mengenai penyortiran dibahas dalam jurnal yang berjudul <Rancangan Bangun Alat Pemilah Barang Berdasarkan Warna Dan Berat= Penelitian ini membahas tentang penyortiran barang jamak di industri yang dapat mengelompokan warna dan berat barang. Alat penyortir ini menggunakan sensor TCS3200, untuk penyortir berat menggunakan loadcell, dan memonitoring alat pemilah ini menggunakan LabVIEW[2]. Penggunaan sensor warna TCS3200 juga telah dilakukan pada penelitian yang berjudul <Alat Pendeteksi Menggunakan Sensor Warna TCS32200 Dan Arduino Nano) penelitian ini membahas tentang alat pendeteksi warna menggunakan sensor TCS3200 dan arduino nano dan sensor ISSN : 2442-5826 e-Proceeding of Applied Science : Vol.9, No.2 April 2023 | Page 769 warna untuk membedakan warna data yang di ambil. Untuk mengaktifkan sensor perlu untuk pengabilan data setiap objek warna yang di dekatkan, Pengambilan data yang menggunakan switch yang berfungsi untuk 4 menggangtikan sensor posisi, sedangkan dua buah LED sebagai pemencar cahaya, Setelah proses selesai maka hasil pengujian sensor warna bisa di lihat dari LCD[3]. Penerapan sensor warna TCS3200 pada sistem penyortiran telah digunakan pada penelitian yang berjudul <Robot Penyotir Benda Bedasarkan Warna Menggunakan sensor Warna TCS3200= penelitian ini membahas tentang robot yang menyortir benda berrdasarkan warnanya, sensor warna TCS3200 yang dapat mengenali warna RCB dari sebuah benda, Benda yang di sortir dijalankan konveyor menuju ruang baca benda, Sensor TCS3200 dapt membaca warna RCB dari benda dengan sangat baik dan persentase kesalahan pembacaan sangat kecil dan tingkat ketelitian sensor sangat tinggi[4]. Pada penelitian selanjutnya juga telah disebutkan konsep mengenai sistem otomasi. Yaitu =Rancangan Bangun Alat Kendali Sortir Barang Berdasarkan Empat Kode Warna=. Penelitian ini membahas tentang dunia industry yang menerapkan konsep otomasi yang di lakukan oleh mesin yang tidak menggunakan tenaga manusia, pembacaan warna yang menggunakan TCS230, arduino uno untuk memproses menjadi data, dua motor servo sebagai lengan penyortir dan sensor infrared untuk pembaca jumlah barang yang disortir, dan barang yang sudng di sortir akan di tampilakan pada LCD[5]. B. Dasar Teori Arduino uno merupakan microcontroller yang di dalamnya terdapat ICATMega328p yang mempunyai beberapa fitur,diantarannya 16 pin outputdari digital .Dari 14 pin tersebut dapat digunakan sebagai PWM, 16 Mhz osilator , ICSP Header, USB Connection, Jack Power dan Reset.Arduino UNO mempunyai polaritas AC dan DC yang intinya bias menggunakan USB conection dan aliran listrik dari Adaptor-DC unt (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/appliedscience/article/download/19978/19342
Article home page: https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/appliedscience/article/view/19978/19342

John Piter Natanael Siboro, Giva Andriana Mutiara, Lisda Meisaroh. Perancangan dan Implementasi Pemilah Tikus Berdasarkan Warna dan Berat dengan Sensor TCS230, eProceedings of Applied Science, 2023,