Perancangan dan Implementasi Pemilah Tikus Berdasarkan Warna dan Berat dengan Sensor TCS230
ISSN : 2442-5826
e-Proceeding of Applied Science : Vol.9, No.2 April 2023 | Page 768
Perancangan dan Implementasi Pemilah Tikus
Berdasarkan Warna dan Berat dengan Sensor
TCS230
1st John Piter Natanael Siboro
Universitas Telkom
Fakultas Ilmu Terapan
Bandung, Indonesia
ersity .ac.id
2nd Giva Andriana Mutiara
Universitas Telkom
Fakultas Ilmu Terapan
Bandung, Indonesia
Abstrak—Peran teknologi yang berkembang sangat pesat
mempengaruhi berbagai ranah termasuk ranah dunia industri
perusahaan dalam memenuhi tuntutan industri semakin
meningkat. Sehingga diperlukan kecepatan, ketepatan, serta
keakuratan dalam proses pemilahan, dengan kemajuan teknologi
informasi saat ini. Proses pemilahan hasil produksi masih
manual, yaitu dengan memindahkan hasil produksi ke tempat
penyimpanan menggunakan tenaga manusia dan mengangkatnya
satu per satu yang cukup menguras tenaga. Sehingga pemilahan
secara manual kurang efisien, maka kemajuan teknologi sangat
dibutuhkan agar dapat menghemat waktu dan tenaga, serta
memberikan keuntungan yang lebih untuk industri tersebut.
Maka dilakukan penelitian dengan menggunakan metode
perancangan hardware dan software yang bertujuan untuk
membuat Alat Pemilah Hasil Produksi Berdasarkan Kode Warna,
alat ini menggunakan, sensor warna tcs 230 sebagai pembaca
kode warna dan menggunakan motor servo sebagai pemisah,
sebagai hasil penelitian ini diharapkan mampu membantu para
pengguna atau pemilik perusahaan untuk mempermudah proses
pemilahan yang lebih efisien dan dapat memberikan keuntungan
sesuai tujuan industri. Dan pada umumnya untuk memilah tikus
para ilmuwan melakukan pemilahan secara manual dengan cara
satu persatu tikus ditimbang dan memilahnya lagi sesuai warna
tikus.
Kata kunci— tikus, pemilahan, warna
I. PENDAHULUAN
Perkembangan di zaman era globalisasi dan teknologi
dibidang mikrokontroler dan sensor berdampak kepada
kehidupan manusia. Banyak sekali lahir berbagai inovasi
teknologi baru dan terbarukan yang semuanya ditujukan
untuk mempermudah dan membantu aktivitas manusia.
Berbagai macam kegiatan di bidang pertanian, bidang
industri, dan bidang penelitian laboratorium, melakukan
kegiatan ini sebagai salah satu dari rangkaian proses.
Pemilahan sendiri pada dasarnya adalah membagi atau
memisahkan suatu barang atau benda sesuai dengan kriteria
masing-masing.
Dalam bidang penelitian laboratorium, ilmuwan memiliki
kriteria terhadap memilah hewan percobaan yang akan
digunakan dalam pengujian pada suatu obat atau produk
makanan. Dan hewan percobaan yang digunakanoleh
ilmuwan sengaja dipelihara atau diternakkan untuk dipakai
sebagai hewanmodel guna mempelajari dan mengembangkan
berbagai macam bidang ilmu dalam skala penelitian atau
pengamatan laboratoris.
3rd Lisda Meisaroh
Universitas Telkom
Fakultas Ilmu Terapan
Bandung, Indonesia
lisdameisaroh@telkomuniversity. ac.id
Tikus (Rattus norvegicus) banyak digunakan sebagai
hewan percobaan pada berbagai penelitian yang telah
dilakukan baik itu tikus berwarna putih maupun tikus
berwarna hitam. Tikus yang tersertifikasi diharapkan lebih
mempermudah para peneliti dalam mendapatkan hewan
percobaan yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Dan
pada umumnya untuk memilah tikus para ilmuwan
melakukan pemilahan secara manual dengan cara satu
persatu tikus ditimbang dan memilahnya lagi sesuai warna
tikus. Hal tersebut pastinya akan membutuhkan waktu yang
sangat lama dan rumit.
permasalahan yang di hadapi yaitu bagaimana merancang
sensor pemilah tikus secara otomatis dan bagaimana
mengimplentasikan alat untuk mengetahui berat dan warna
tikus. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu sistem
atau alat yang dapat memilah tikus berdasarkan berat dan
warnanya. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk
mengukur tingkat kesuksesan pemilahan tikus berdasarkan
warnanya.
II. KAJIAN TEORI
A. Tinjauan Pustaka
Didalam penelitiannya yang berjudul <Pemilah Benda
Berdasarkan Warna Menggunankan Sensor Warna
TCS3200= Penelitian ini membahas tentang prototype alat
pemilah berdasarkan warna menggunakan sensor TCS3200.
Sistem mengedentifikasi 5 warna yaitu warna
mera,hijau,biru,putih, dan hitam. Setiap lima motor yang di
gunakan untuk setiap warna dan setiap motor di aktifkan oleh
warna yang di tentukan. Satu motor DC digunakan untuk
mengarahkan untuk meletakan benda yang akan
diidentifikasikan oleh sensor warna TCS3200[1].
Penelitian selanjtunya mengenai penyortiran dibahas
dalam jurnal yang berjudul <Rancangan Bangun Alat
Pemilah Barang Berdasarkan Warna Dan Berat= Penelitian
ini membahas tentang penyortiran barang jamak di industri
yang dapat mengelompokan warna dan berat barang. Alat
penyortir ini menggunakan sensor TCS3200, untuk penyortir
berat menggunakan loadcell, dan memonitoring alat pemilah
ini menggunakan LabVIEW[2].
Penggunaan sensor warna TCS3200 juga telah dilakukan
pada penelitian yang berjudul <Alat Pendeteksi
Menggunakan Sensor Warna TCS32200 Dan Arduino Nano)
penelitian ini membahas tentang alat pendeteksi warna
menggunakan sensor TCS3200 dan arduino nano dan sensor
ISSN : 2442-5826
e-Proceeding of Applied Science : Vol.9, No.2 April 2023 | Page 769
warna untuk membedakan warna data yang di ambil. Untuk
mengaktifkan sensor perlu untuk pengabilan data setiap objek
warna yang di dekatkan, Pengambilan data yang
menggunakan switch yang berfungsi untuk 4 menggangtikan
sensor posisi, sedangkan dua buah LED sebagai pemencar
cahaya, Setelah proses selesai maka hasil pengujian sensor
warna bisa di lihat dari LCD[3].
Penerapan sensor warna TCS3200 pada sistem
penyortiran telah digunakan pada penelitian yang berjudul
<Robot Penyotir Benda Bedasarkan Warna Menggunakan
sensor Warna TCS3200= penelitian ini membahas tentang
robot yang menyortir benda berrdasarkan warnanya, sensor
warna TCS3200 yang dapat mengenali warna RCB dari
sebuah benda, Benda yang di sortir dijalankan konveyor
menuju ruang baca benda, Sensor TCS3200 dapt membaca
warna RCB dari benda dengan sangat baik dan persentase
kesalahan pembacaan sangat kecil dan tingkat ketelitian
sensor sangat tinggi[4].
Pada penelitian selanjutnya juga telah disebutkan konsep
mengenai sistem otomasi. Yaitu =Rancangan Bangun Alat
Kendali Sortir Barang Berdasarkan Empat Kode Warna=.
Penelitian ini membahas tentang dunia industry yang
menerapkan konsep otomasi yang di lakukan oleh mesin yang
tidak menggunakan tenaga manusia, pembacaan warna yang
menggunakan TCS230, arduino uno untuk memproses
menjadi data, dua motor servo sebagai lengan penyortir dan
sensor infrared untuk pembaca jumlah barang yang disortir,
dan barang yang sudng di sortir akan di tampilakan pada
LCD[5].
B. Dasar Teori
Arduino uno merupakan microcontroller yang di
dalamnya terdapat ICATMega328p yang mempunyai
beberapa fitur,diantarannya 16 pin outputdari digital .Dari 14
pin tersebut dapat digunakan sebagai PWM, 16 Mhz osilator
, ICSP Header, USB Connection, Jack Power dan
Reset.Arduino UNO mempunyai polaritas AC dan DC yang
intinya bias menggunakan USB conection dan aliran listrik
dari Adaptor-DC unt (...truncated)