PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH (FABA) SEBAGAI PENUDUNG MATERIAL POTENTIAL ACID FORMING (PAF) –HAL – HAL YANG MEMPENGARUHI PEMBACAAN KADAR OKSIGEN
PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH (FABA) SEBAGAI PENUDUNG
MATERIAL POTENTIAL ACID FORMING (PAF) –HAL – HAL YANG MEMPENGARUHI
PEMBACAAN KADAR OKSIGEN
1)
Rizky Muhib, 2)Nanang Supriyadi dan 3)Kris Pranoto
1,2,3
Departemen Lingkungan PT. Kaltim Prima Coal
Artikel masuk : 11-04-2022 , Artikel diterima : 29-08-2022
ABSTRAK
Kata Kunci: lapisan
penudung, difusi oksigen,
oksidasi, batuan berpotensi
asam (Potential Acid
Forming/PAF), air asam
tambang
Keywords: dump cover,
oxygen diffusion, oxidation,
Potential Acid Forming
(PAF) Rocks, acid mine
drainage
Penetapan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai limbah Non B3 terdaftar
pada PP 22/2021 tidak menghilangkan kewajiban untuk pengelolaan FABA
secara bertanggung jawab. Setelah peraturan tersebut terbit, pemanfaatan FABA
di KPC masih merujuk pada izin pemanfaatan FABA yang dimiliki, yaitu sebagai
bahan baku lapisan penudung batuan yang berpotensi asam (Potential Acid
Forming / PAF). Fungsi utama FABA sebagai lapisan penudung PAF adalah
untuk menghalangi difusi oksigen ke dalam lapisan batuan asam sehingga tidak
terjadi oksidasi yang dapat memicu terjadinya Air Asam Tambang. Pemanfaatan
FABA dengan metode ini memerlukan pembuktian bahwa lapisan FABA tersebut
mampu menahan difusi oksigen sehingga diperlukan pemantauan kadar oksigen
dalam tiap lapisan penudung. Akurasi pembacaan kadar oksigen menjadi faktor
yang sangat penting, sementara pembacaan sensor dapat menjadi tidak akurat
karena dipengaruhi beberapa hal. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi
faktor-faktor yang mempengaruhi hasil pembacaan kadar oksigen pada lapisan
NAF, FABA dan PAF. Fluktuasi kadar oksigen dalam lapisan penudung dipantau
menggunakan sensor oksigen Apogee SO-210 yang dihubungkan ke data logger
CR-1000X Campbell Scientific untuk perekaman data. Selain itu juga dilakukan
perbandingan spesifikasi instrumen yang digunakan saat ini dengan penelitian
sebelumnya. Dari hasil pengukuran dan pengamatan dapat disimpulkan bahwa
sekurang-kurangnya ada 7 hal yang dapat mempengaruhi pembacaan kadar
oksigen dalam lapisan penudung, yaitu: tipe alat ukur, survey topografi,
pengeboran lubang monitoring, metode penutupan lubang bor, kompatibilitas
data logger, kalibrasi sensor, dan konektivitas sensor.
Doi : https://doi.org/10.36986/impj.v4i1.49
1
Indonesian Mining Professionals Journal Volume 4, Nomor 1, April 2022 : 1 - 10
disebutkan bahwa limbah Non B3 yang
dibuang ke TPA termasuk pelanggaran berat,
hal ini dapat diartikan bahwa pengelolaan
FABA masih belum bisa disejajarkan dengan
limbah non B3 lain seperti sampah plastic,
kayu dsb. Pengelolaan limbah FABA harus
tetap dilakukan secara bertanggung jawab
sesuai kaidah lingkungan serta dicantumkan
dalam dokumen persetujuan lingkungan.
Salah satu jenis pemanfaatan FABA yang
dapat menyerap FABA dalam jumlah besar
dan kontinyu adalah pemanfaatan FABA
sebagai penudung material berpotensi asam
(Potential Acid Forming / PAF) di kegiatan
reklamasi tambang. Jenis pemanfaatan ini hingga saat ini – merupakan solusi
pemanfaatan FABA dalam jumlah besar dan
berkelanjutan untuk PLTU yang berada di
mulut tambang. Hal ini disebabkan karena
lahan reklamasi akan selalu ada sepanjang
tambang tersebut masih beroperasi, sehingga
area pun tersedia luas untuk pemanfaatan
FABA dalam jumlah besar.
Dalam pemanfaatan FABA sebagai penudung
PAF, fungsi FABA adalah sebagai penghalang
difusi oksigen sehingga mencegah oksidasi
material pirit yang pada akhirnya mencegah
pembentukan air asam tambang (AAT). Selain
memiliki fungsi tersebut, FABA juga
digunakan sebagai agen alkali yang dapat
berfungsi sebagai penetral air pori.
Dikarenakan fungsi FABA sebagai penghalang
difusi oksigen, maka kadar oksigen dalam
timbunan
dipantau
secara
otomatis
menggunakan sensor oksigen yang ditanam
dalam lapisan penudung. Sensor oksigen
merupakan alat yang sangat sensitif dalam
mengukur kadar oksigen dalam timbunan.
Adanya kekurangcermatan dalam instalasi
sensor oksigen dapat memicu kesalahan data
dan yang lebih fatal adalah kerusakan alat /
sensor. Dalam makalah ini akan dibahas
mengenai hal-hal yang mempengaruhi
pembacaan kadar oksigen sehingga dapat
memicu terjadinya kesalahan data yang
selanjutnya
berpotensi
mengindikasikan
kegagalan fungsi lapisan penudung.
ABSTRACT
The Determination of Fly Ash and Bottom Ash
(FABA) as listed non-Hazardous waste in
Government Decree No. 22/2021 did not omit
the obligation to manage FABA properly. After
the decree has been released, FABA
exploitation in KPC still refers to the owned
FABA exploitation permit, which is to utilize
FABA as a dump cover material of Potential
Acid Forming (PAF) rocks. The main function
of FABA utilization as PAF covers is to
barring oxygen diffusion from entering the
PAF layer in order to prevent oxidation which
can cause Acid Mine Drainage. These
exploitation methods need some proof that
FABA could barring the oxygen diffusion,
therefore requires oxygen monitoring inside
every cover layer. The reading accuracy of
oxygen concentration is the important factor
which determines the effectiveness of the dump
covers, on the other side the sensor reading
could be affected by sort things which lead to
inaccuracy. This study is aimed to identify
some factors which can affect the reading of
oxygen concentration inside NAF, FABA and
PAF
layers.
Fluctuation
of
oxygen
concentration inside PAF covers were
measured with SO-210 Apogee oxygen sensors
which connected to CR-1000X Campbell
Scientific datalogger to record the data.
Besides that, comparison has also been made
between existing and previous study instrument
specifications. It can be concluded from the
measurement and observation that there are at
least 7 things which can affects the reading of
oxygen concentration inside the dump cover
system, which are: type of measuring device,
topography survey, monitoring borehole
drilling, borehole covering method, datalogger
compatibility, sensor calibration and sensor
connectivity.
PENDAHULUAN
Perubahan status Fly Ash dan Bottom Ash
yang sebelumnya dikategorikan sebagai
limbah B3 pada PP 101 / 2014 menjadi limbah
non B3 terdaftar pada PP 22/2021, merupakan
angin
segar
bagi
perusahaan
yang
menghasilkan jenis limbah tersebut. Namun
hal ini bukan berarti pengelolaan FABA tanpa
tantangan. Di lampiran XV PP 22/2021
METODOLOGI PENELITIAN
Sesuai izin pemanfaatan FABA sebagai
penudung material PAF yang dimiliki KPC,
kadar oksigen maksimal yang dipersyaratkan
dalam
lapisan
FABA
adalah
1,5%.
2
Indonesian Mining Professionals Journal Volume 4, Nomor 1, April 2022 : 1 - 10
Pemantauan kadar oksigen dilakukan dengan
menggunakan sensor oksigen Apogee SO-210
yang
dihubungkan
dengan
datalogger
Campbell Scientific CR1000X. Sensor yang
terhubung dengan data logger dipasang pada
kedalaman spesifik sesuai data ketebalan tiap
lapisan
penudung
untuk
mengetahui
konsentrasi oksigen pada masing-masing
lapisan. Lubang bor kemudian ditutup kembali
dengan tanah dan ditambahkan sodium
bentonite untuk memastikan permukaan
lubang (...truncated)