PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH (FABA) SEBAGAI PENUDUNG MATERIAL POTENTIAL ACID FORMING (PAF) –HAL – HAL YANG MEMPENGARUHI PEMBACAAN KADAR OKSIGEN

INDONESIAN MINING PROFESSIONALS JOURNAL, Aug 2022

Penetapan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai limbah Non B3 terdaftar pada PP 22/2021 tidak menghilangkan kewajiban untuk pengelolaan FABA secara bertanggung jawab. Setelah peraturan tersebut terbit, pemanfaatan FABA di KPC masih merujuk pada izin pemanfaatan FABA yang dimiliki, yaitu sebagai bahan baku lapisan penudung batuan yang berpotensi asam (Potential Acid Forming / PAF). Fungsi utama FABA sebagai lapisan penudung PAF adalah untuk menghalangi difusi oksigen ke dalam lapisan batuan asam sehingga tidak terjadi oksidasi yang dapat memicu terjadinya Air Asam Tambang. Pemanfaatan FABA dengan metode ini memerlukan pembuktian bahwa lapisan FABA tersebut mampu menahan difusi oksigen sehingga diperlukan pemantauan kadar oksigen dalam tiap lapisan penudung. Akurasi pembacaan kadar oksigen menjadi faktor yang sangat penting, sementara pembacaan sensor dapat menjadi tidak akurat karena dipengaruhi beberapa hal. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi hasil pembacaan kadar oksigen pada lapisan NAF, FABA dan PAF. Fluktuasi kadar oksigen dalam lapisan penudung dipantau menggunakan sensor oksigen Apogee SO-210 yang dihubungkan ke data logger CR-1000X Campbell Scientific untuk perekaman data. Selain itu juga dilakukan perbandingan spesifikasi instrumen yang digunakan saat ini dengan penelitian sebelumnya. Dari hasil pengukuran dan pengamatan dapat disimpulkan bahwa sekurang-kurangnya ada 7 hal yang dapat mempengaruhi pembacaan kadar oksigen dalam lapisan penudung, yaitu: tipe alat ukur, survey topografi, pengeboran lubang monitoring, metode penutupan lubang bor, kompatibilitas data logger, kalibrasi sensor, dan konektivitas sensor.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.perhapi.or.id/index.php/impj/article/download/49/62

PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH (FABA) SEBAGAI PENUDUNG MATERIAL POTENTIAL ACID FORMING (PAF) –HAL – HAL YANG MEMPENGARUHI PEMBACAAN KADAR OKSIGEN

PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH (FABA) SEBAGAI PENUDUNG MATERIAL POTENTIAL ACID FORMING (PAF) –HAL – HAL YANG MEMPENGARUHI PEMBACAAN KADAR OKSIGEN 1) Rizky Muhib, 2)Nanang Supriyadi dan 3)Kris Pranoto 1,2,3 Departemen Lingkungan PT. Kaltim Prima Coal Artikel masuk : 11-04-2022 , Artikel diterima : 29-08-2022 ABSTRAK Kata Kunci: lapisan penudung, difusi oksigen, oksidasi, batuan berpotensi asam (Potential Acid Forming/PAF), air asam tambang Keywords: dump cover, oxygen diffusion, oxidation, Potential Acid Forming (PAF) Rocks, acid mine drainage Penetapan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai limbah Non B3 terdaftar pada PP 22/2021 tidak menghilangkan kewajiban untuk pengelolaan FABA secara bertanggung jawab. Setelah peraturan tersebut terbit, pemanfaatan FABA di KPC masih merujuk pada izin pemanfaatan FABA yang dimiliki, yaitu sebagai bahan baku lapisan penudung batuan yang berpotensi asam (Potential Acid Forming / PAF). Fungsi utama FABA sebagai lapisan penudung PAF adalah untuk menghalangi difusi oksigen ke dalam lapisan batuan asam sehingga tidak terjadi oksidasi yang dapat memicu terjadinya Air Asam Tambang. Pemanfaatan FABA dengan metode ini memerlukan pembuktian bahwa lapisan FABA tersebut mampu menahan difusi oksigen sehingga diperlukan pemantauan kadar oksigen dalam tiap lapisan penudung. Akurasi pembacaan kadar oksigen menjadi faktor yang sangat penting, sementara pembacaan sensor dapat menjadi tidak akurat karena dipengaruhi beberapa hal. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi hasil pembacaan kadar oksigen pada lapisan NAF, FABA dan PAF. Fluktuasi kadar oksigen dalam lapisan penudung dipantau menggunakan sensor oksigen Apogee SO-210 yang dihubungkan ke data logger CR-1000X Campbell Scientific untuk perekaman data. Selain itu juga dilakukan perbandingan spesifikasi instrumen yang digunakan saat ini dengan penelitian sebelumnya. Dari hasil pengukuran dan pengamatan dapat disimpulkan bahwa sekurang-kurangnya ada 7 hal yang dapat mempengaruhi pembacaan kadar oksigen dalam lapisan penudung, yaitu: tipe alat ukur, survey topografi, pengeboran lubang monitoring, metode penutupan lubang bor, kompatibilitas data logger, kalibrasi sensor, dan konektivitas sensor. Doi : https://doi.org/10.36986/impj.v4i1.49 1 Indonesian Mining Professionals Journal Volume 4, Nomor 1, April 2022 : 1 - 10 disebutkan bahwa limbah Non B3 yang dibuang ke TPA termasuk pelanggaran berat, hal ini dapat diartikan bahwa pengelolaan FABA masih belum bisa disejajarkan dengan limbah non B3 lain seperti sampah plastic, kayu dsb. Pengelolaan limbah FABA harus tetap dilakukan secara bertanggung jawab sesuai kaidah lingkungan serta dicantumkan dalam dokumen persetujuan lingkungan. Salah satu jenis pemanfaatan FABA yang dapat menyerap FABA dalam jumlah besar dan kontinyu adalah pemanfaatan FABA sebagai penudung material berpotensi asam (Potential Acid Forming / PAF) di kegiatan reklamasi tambang. Jenis pemanfaatan ini hingga saat ini – merupakan solusi pemanfaatan FABA dalam jumlah besar dan berkelanjutan untuk PLTU yang berada di mulut tambang. Hal ini disebabkan karena lahan reklamasi akan selalu ada sepanjang tambang tersebut masih beroperasi, sehingga area pun tersedia luas untuk pemanfaatan FABA dalam jumlah besar. Dalam pemanfaatan FABA sebagai penudung PAF, fungsi FABA adalah sebagai penghalang difusi oksigen sehingga mencegah oksidasi material pirit yang pada akhirnya mencegah pembentukan air asam tambang (AAT). Selain memiliki fungsi tersebut, FABA juga digunakan sebagai agen alkali yang dapat berfungsi sebagai penetral air pori. Dikarenakan fungsi FABA sebagai penghalang difusi oksigen, maka kadar oksigen dalam timbunan dipantau secara otomatis menggunakan sensor oksigen yang ditanam dalam lapisan penudung. Sensor oksigen merupakan alat yang sangat sensitif dalam mengukur kadar oksigen dalam timbunan. Adanya kekurangcermatan dalam instalasi sensor oksigen dapat memicu kesalahan data dan yang lebih fatal adalah kerusakan alat / sensor. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai hal-hal yang mempengaruhi pembacaan kadar oksigen sehingga dapat memicu terjadinya kesalahan data yang selanjutnya berpotensi mengindikasikan kegagalan fungsi lapisan penudung. ABSTRACT The Determination of Fly Ash and Bottom Ash (FABA) as listed non-Hazardous waste in Government Decree No. 22/2021 did not omit the obligation to manage FABA properly. After the decree has been released, FABA exploitation in KPC still refers to the owned FABA exploitation permit, which is to utilize FABA as a dump cover material of Potential Acid Forming (PAF) rocks. The main function of FABA utilization as PAF covers is to barring oxygen diffusion from entering the PAF layer in order to prevent oxidation which can cause Acid Mine Drainage. These exploitation methods need some proof that FABA could barring the oxygen diffusion, therefore requires oxygen monitoring inside every cover layer. The reading accuracy of oxygen concentration is the important factor which determines the effectiveness of the dump covers, on the other side the sensor reading could be affected by sort things which lead to inaccuracy. This study is aimed to identify some factors which can affect the reading of oxygen concentration inside NAF, FABA and PAF layers. Fluctuation of oxygen concentration inside PAF covers were measured with SO-210 Apogee oxygen sensors which connected to CR-1000X Campbell Scientific datalogger to record the data. Besides that, comparison has also been made between existing and previous study instrument specifications. It can be concluded from the measurement and observation that there are at least 7 things which can affects the reading of oxygen concentration inside the dump cover system, which are: type of measuring device, topography survey, monitoring borehole drilling, borehole covering method, datalogger compatibility, sensor calibration and sensor connectivity. PENDAHULUAN Perubahan status Fly Ash dan Bottom Ash yang sebelumnya dikategorikan sebagai limbah B3 pada PP 101 / 2014 menjadi limbah non B3 terdaftar pada PP 22/2021, merupakan angin segar bagi perusahaan yang menghasilkan jenis limbah tersebut. Namun hal ini bukan berarti pengelolaan FABA tanpa tantangan. Di lampiran XV PP 22/2021 METODOLOGI PENELITIAN Sesuai izin pemanfaatan FABA sebagai penudung material PAF yang dimiliki KPC, kadar oksigen maksimal yang dipersyaratkan dalam lapisan FABA adalah 1,5%. 2 Indonesian Mining Professionals Journal Volume 4, Nomor 1, April 2022 : 1 - 10 Pemantauan kadar oksigen dilakukan dengan menggunakan sensor oksigen Apogee SO-210 yang dihubungkan dengan datalogger Campbell Scientific CR1000X. Sensor yang terhubung dengan data logger dipasang pada kedalaman spesifik sesuai data ketebalan tiap lapisan penudung untuk mengetahui konsentrasi oksigen pada masing-masing lapisan. Lubang bor kemudian ditutup kembali dengan tanah dan ditambahkan sodium bentonite untuk memastikan permukaan lubang (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.perhapi.or.id/index.php/impj/article/download/49/62
Article home page: https://jurnal.perhapi.or.id/index.php/impj/article/view/49/62

Muhib Rizky, Nanang Supriyadi, Kris Pranoto. PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH (FABA) SEBAGAI PENUDUNG MATERIAL POTENTIAL ACID FORMING (PAF) –HAL – HAL YANG MEMPENGARUHI PEMBACAAN KADAR OKSIGEN, INDONESIAN MINING PROFESSIONALS JOURNAL, 2022, pp. 1-10,