Literature Review : The Effect of Service Quality on Patient Satisfaction During the Covid-19 Pandemic Based on SRVQUAL Scale
Vol. 4, No. 3, Desember 2022, pp 352-363
https://doi.org/10.36590/jika.v4i3.393
http://salnesia.id/index.php/jika
, p-ISSN: 2337-9847, e-ISSN: 2686-2883
Penerbit: Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)
ARTIKEL REVIEW
Literature Review: Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan
Pasien Pada Masa Pandemi Covid-19
Berdasaran Skala SRVQUAL
Literature Review: The Effect of Service Quality on Patient Satisfaction
During the Covid-19 Pandemic Based on SRVQUAL Scale
Riki Yedija Lumban Tobing1*, Ascobat Gani2, Dian Agnesa Sembiring3
1
Program Magister Kajian Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan
Masyarakat, Universitas Indonesia, Depok, Indonesia
2
Departemen Administrasi Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Indonesia, Depok, Indonesia
3
Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Singaperbangsa Karawang, Karawang,
Indonesia
Abstract
The Covid-19 pandemic has forced hospital management need to take quick action in
overcoming the crisis while maintaining and improving the relationships with the
customers in order to remain satisfied with the quality of service in hospitals. The
study’s goal was to use SRVQUAL Scale to describe the impact of service quality on
patient satisfaction during the Covid-19 (reliability, tangibles, empathy, assurance,
responsiveness). This paper was a literature review sourced from Pubmed and
ProQuest articles with keywords ("quality of service" or "service quality" or "quality of
health services") AND ("patient satisfaction" OR "patient perspective" OR "patient
experience") AND ("Covid" OR "pandemic"). Six publications were found to meet the
inclusion criteria following a review utilizing the PRISMA flow chart. The findings
shown that in the Covid-19 pandemic era, all aspects of service quality (reliability,
tangibles, empathy, assurance, responsiveness) have positve and significant impact on
patient satisfaction. The study’s findings can help hospital management understand the
issues that must be taken into account in order for patients to continue to be happy with
the standard of care provided by hospitals, particularly during Covid-19 pandemic.
Keywords: service quality, patient satisfaction, Covid-19, SRVQUAL
PUBLISHED BY:
Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)
Address:
Jl. Dr. Ratulangi No. 75A, Baju Bodoa, Maros Baru,
Kab. Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia
Article history:
Submitted 22 September 2022
Accepted 25 November 2022
Published 31 Desember 2022
Email:
,
Phone:
+62 85255155883
352
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA)
Vol. 4, No. 3, Agustus 2022
Abstrak
Pandemi COVID-19 telah menyebabkan perubahan dalam pelayanan kesehatan rumah
sakit, baik dari segi sarana, prasarana, maupun petugas kesehatan yang sedang bertugas.
Oleh sebab itu pelaku bisnis di rumah sakit perlu melakukan tindakan cepat dalam
penanggulangan krisis sekaligus mempertahankan dan meningkatkan hubungan dengan
para pelanggan agar tetap merasa puas terhadap kualitas layanan di rumah sakit. Tujuan
artikel ini adalah untuk memberikan gambaran kualitas pelayanan terhadap kepuasan
pasien selama pandemi Covid-19 berdasarkan skala SRVQUAL (reliability, tangibles,
empathy, assurance, responsiveness). Studi ini merupakan literature review yang
bersumber dari artikel PubMed dan ProQuest dengan keyword ("quality of service" or
"service quality" or "quality of health services") AND ("patient satisfaction" OR
"patient perspective" OR "patient experience") AND ("Covid" OR "pandemic").
Dilakukan review menggunakan alur diagram PRISMA dan enam artikel memenuhi
kriteria inklusi. Hasilnya menunjukkan seluruh dimensi kualitas berdasarkan skala
SERVQUAL (reliability, tangibles, empathy, assurance, responsiveness) berpengaruh
positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien di masa pandemi Covid-19. Hasil
review ini dapat djadikan informasi bagi manajemen rumah sakit mengenai hal-hal yang
perlu mendapat perhatian agar pasien tetap puas dengan kualitas pelayanan rumah sakit
terutama masa pandemi Covid-19.
Kata Kunci: kualitas pelayanan, kepuasan pasien, Covid-19, srvqual
*Penulis Korespondensi:
Riki Yedija Lumban Tobing, email:
This is an open access article under the CC–BY license
PENDAHULUAN
Era pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) menuntut pelaku bisnis di
rumah sakit melakukan tindakan yang cepat dalam penanggulangan krisis sekaligus
mempertahankan dan meningkatkan hubungan dengan para pelanggan agar tetap puas
dengan kualitas pelayanan rumah sakit. Menurut Kusyana and Pratiwi (2019), ada
berbagai model/ alat ukur yag dapat digunakan untuk mengukur kualitas layaan suatu
perusahaan, seperti SRVQUAL, Retail Service Quality (RSQS), ServPerf,
LODGESERV, DINESERV, dll. Adapun model SRVQUAL merupakan model yang
paling sering digunakan untuk mengukur kualitas pelayanan perusahaan, terutama jasa
layanan kesehatan, serta menjadi dasar bagi pengembangan skala pengukuran kualitas
lainnya. Oleh sebab itu studi literatur ini memilih skala SRVQUAL (Service Quality)
untuk memberikan informasi secara komprehensif tentang pengukuran kualitas layanan
rumah sakit mencakup lima kategori, yaitu: kehandalan (reliability), bukti fisik
(tangibles), perhatian individu (empathy), jaminan (assurance), dan ketanggapan
(responsiveness) (Sembiring et al., 2020).
Pengukuran kualitas sistem layanan kesehatan di Amerika Serikat menjadi tidak
berkelanjutan saat kasus COVID-19 meningkat. Penelitian yang dilakukan di RS PKU
Muhammadiyah Gombong, Indonesia menyatakan bahwa penurunan kepuasan pasien
yang berdampak pada penilaian kualitas layanan di RS berhubungan dengan perubahan
fasilitas di RS (Zahra and Dhamanti, 2022). Kepuasan pasien juga menjadi kriteria
untuk menilai kualitas pelayanan di rumah sakit terutama masa pandemi COVID-19,
Penerbit : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)
p-ISSN: 2337-9847, e-ISSN: 2686-2883 353
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA)
Vol. 4, No. 3, Agustus 2022
dimana pemerintah Indonesia menempatkan beberapa lokasi untuk menjadi pelayanan
medis, seperti rumah sakit rujukan COVID-19 dan rumah sakit lapangan (Sulamsih et
al., 2022). Sehingga pada masa pandemi COVID-19, rumah sakit berusaha
menyediakan bangsal perawatan dengan kapasitas tempat tidur yang besar untuk
memastikan perawatan pasien COVID-19 yang disebabkan oleh persyaratan pemerintah
Indonesia, tanpa memikirkan jumlah tenaga medis dan kesehatan serta fasilitas yang ada
(Mutmainnah et al., 2021). Penelitian Lopez-picazo et al. (2021) di sebuah rumah sakit
di Murcia, Spanyol menemukan persepsi kualitas yang lebih buruk pada pasien COVID19 dibandingkan pasien non-COVID-19. Persepsi kualitas yang buruk ini dikaitkan
dengan aktivitas tenaga kesehatan selama pelayanan seperti pada bantuan pribadi,
penyediaan makanan, dan pembersihan kamar.
Berdasarkan berbagai penelitian di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa
pandemi COVID-19 telah menyebabkan perubahan dalam pelayanan kesehatan di
rumah sakit, baik dari segi sarana, prasarana, maupun petugas kesehatan yang sedang
bertugas. Hal ini mendorong kajian literatur tentan (...truncated)