PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KECAMATAN PAGELARAN PRINGSEWU, SEBAGAI KAWASAN MINAPOLITAN
BATOBOH
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Available online at:https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/Batoboh
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
KECAMATAN PAGELARAN PRINGSEWU,
SEBAGAI KAWASAN MINAPOLITAN
Siti Suharyatun
Mohamad Amin
Sri Waluyo
Program Studi Teknik Pertanian, Universitas Lampung
Jl. Sumantri Brojonegoro 1 Bandar Lampung, Lampung
ABSTRAK
Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu merupakan sentra produksi ikan air tawar di
Lampung, dan berpotensi dikembangkan sebagai kawasan minapolitan. Bekerja sama
dengan DPRPM Kemenristek Dikti dan BP KKN Unila, dilaksanakan program Kuliah Kerja
Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) untuk memberdayakan
masyarakat kecamatan Pagelaran Pringsewu sebagai kawasan Minapolitan. Tujuan kegiatan
KKN-PPM di Kecamatan Pagelaran, KabupatenPringsewu adalah (i) meningkatkan empati
dan kepedulian mahasiswa kepada masyarakat, (ii) mengaplikasikan teknologi pengolahan
pakan ikan berbahan baku lokal, (iii) meningkatkan pengetahuan pembudidaya ikan tentang
sistem budidaya ikan yang baik dan maju, serta (vi) meningkatkan pengetahuan dan
ketrampilan ibu-ibu rumah tangga untuk mengolah produk-produk pangan berbahan baku
ikan. Program KKN PPM yang dilaksanakan meliputi kegiatan transfer pengetahuan dan
teknologi dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat di sekitar lokasi KKN
di Kecamatan Pagelaran Pringsewu yang meliputi 5 Pekon (desa), yaitu Pekon Panutan,
Pekon Patoman, Pekon Lugusari, Pekon Pagelaran dan Pekon Sukaratu. Kegiatan
penyuluhan dan pelatihan yang telah dilakukan adalah penyuluhan kualitas air dan
kesehatan ikan, pelatihan pembuatan pakan ikan berbahan baku lokal, penyuluhan dan
pelatihan pembuatan kolam biofolk, pelatihan pembuatan produk-produk berbahan baku
ikan, pengemasan produk berbahan baku ikan dan pengemasan.
Kata kunci: budidaya ikan, kemandirian pakan, produk olahan ikan
Copyright © 2018, Jurnal Batoboh, ISSN 2548-5458 (print), ISSN 2599-1906 (online)
Hal | 67
Jurnal Batoboh, Vol 3 , No 1 , Maret 2018
Siti Suharyatun, Mohamad Amin, Sri Waluyo
PENDAHULUAN
salah
satu
leading
sector
dalam
Sektor perikanan merupakan salah
mendukung program kemandirian dan
satu penggerak utama perekonomian
ketahanan pangan nasional sekaligus
(economic primer mover) di Provinsi
upaya meningkatkan gizi masyarakat.
Lampung. Sejauh ini, Lampung telah
dikenal
sebagai
produksi
salah
budidaya
satu
sentra
ikan
laut
Salah satu sentra produksi ikan air
tawar yang cukup dikenal di Provinsi
Lampung
adalah
di
Kecamatan
(mariculture) terutama ikan kerapu dan
Pagelaran, Kabupaten Pringsewu. Oleh
udang dan ikan air tawar seperti lele,
Pemerintah, Kecamatan Pagelaran telah
nila, mas, gurame, dan patin. Sebagai
ditetapkan
catatan, tidak kurang dari 30% (sekitar
minapolitan.
3,1 milyar rupiah) pendapatan asli
merealisasikan program tersebut maka
daerah (PAD) Lampung tahun 2012
Pemda Kabupaten Pringsewu telah
didukung
membangun Balai Benih Ikan dan
(Tribun
dari
sektor
Lampung,
nasional,
perikanan
2013).
aktivitas
marikultur
kawasan
Sebagai
upaya
Secara
sentra pembibitan ikan terpadu yang
perikanan
terletak di Desa Pandansari, Kecamatan
(aquaculture)
memberikan
sebagai
telah
dan
Desa
Sinarmulya,
cukup
Kecamatan Banyumas. Produksi ikan
signifikan terhadap devisa negara dan
air tawar dari wilayah ini tercatat
memasukkan
sebesar 5.020,60 ton (Tabel 1). Jika
kelompok
kontribusi
Sukoharjo
Indonesia
empat
besar
ke
dalam
produsen
diasumsikan
feed
consumption
ratio
perikanan dunia dengan total produksi
(FCR) sebesar 1:1 maka kebutuhan
754.610 mt (US$ 2.224.782.000) (FAO,
pakan untuk budidaya selama satu
2000).
era
tahun adalah 5.020 ton. Harga pakan
pemerintahan Presiden Joko Widodo
ikan di Lampung pada tahun 2014 rata-
semakin diunggulkan untuk menjadi
rata adalah Rp 9.000/kg (data sekunder
Sektor
perikanan
pada
Copyright © 2018, Jurnal Batoboh, ISSN 2548-5458 (print), ISSN 2599-1906 (online)
Hal | 68
Jurnal Batoboh, Vol 3 , No 1 , Maret 2018
Siti Suharyatun, Mohamad Amin, Sri Waluyo
dari berbagai sumber) maka jumlah
untuk memproduksi bahan pangan
nilai perputaran uang untuk pakan
berbahan baku ikan yang memiliki
dalam satu tahun adalah sebesar Rp
nilai ekonomi lebih baik sehingga
45,18 milyar atau 3,765 milyar per
dapat meningkatkan pendapatan Hal | 69
bulan. Sebuah nilai uang yang cukup
masyarakat;
besar untuk sebuah daerah pinggiran
PEMBAHASAN
Lampung.
Tujuan
1. Kondisi dan Masalah Perikanan
kegiatan:
KKN-PPM
Setempat
ini
bertujuan untuk:
a.
Pakan ikan untuk memenuhi
Meningkatkan
kepedulian
empati
mahasiswa
dan
kepada
masyarakat;
pakan
teknologi
ikan
yang
berkualitas menggunakan prioritas
bahan baku utama dari lokasi
setempat;
c.
ini
masih
menggantungkan
pakan
pabrikan yang diproduksi dari luar
b. Mengaplikasikan
produksi
kebutuhan budidaya tersebut selama
pengetahuan
ikan
akan
arti
pentingnya menjaga dayadukung
lingkungan budidaya dan langkah
operasional yang standar untuk
mempertahankan/meningkatkan
produksi;
d. Meningkatkan
proporsi
Sebagaimana
bahan
baku
diketahui,
pakan
ikan
sebanyak 60%-nya masih merupakan
bahan impor sehingga harganya sangat
dipengaruhi oleh nilai tukar uang
Meningkatkan
pembudidaya
daerah.
rupiah terhadap dollar. Selain itu, biaya
pakan mengambil proporsi terbesar
(40-65%) dari total biaya produksi
untuk
tolatilitas
budidaya
biaya
ikan,
sehingga
produksi
dalam
berbudidaya (dan harga ikan) sangat
dipengaruhi oleh fluktuasi nilai tukar
pengetahuan dan
rupiah atas US dollar.
ketrampilan ibu-ibu rumah tangga
Copyright © 2018, Jurnal Batoboh, ISSN 2548-5458 (print), ISSN 2599-1906 (online)
Jurnal Batoboh, Vol 3 , No 1 , Maret 2018
Siti Suharyatun, Mohamad Amin, Sri Waluyo
Tabel 1.
Produksi ikan dan luas lahan air tawar per kabupaten/kota
di Propinsi Lampung, tahun 2014
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
Kabupaten/Kota
Lampung Timur
Lampung Tengah
Lampung Selatan
Bandar Lampung
Lampung Barat
Tulang Bawang
Tanggamus
Lampung Utara
Kota Metro
Way Kanan
Pesawaran
Pringsewu
Mesuji
Tulang Bawang Barat
Jumlah Total
Jumlah total
Luas lahan
Produktivitas
(ton)
(ha)
(ton/ha)
6,381.81
27,373.90
1,002.20
701.12
887.60
154.36
2,568.00
1,166.33
1,708.92
2,356.63
1,080.01
5,020.60
245.66
232.40
50,879.54
1,587.00
6,158.69
454.06
140.71
1,500.00
30.00
422.55
1,935.20
600.00
840.81
158.40
535.00
266.67
257.00
14,886.09
4.02
4.44
2.20
4.98
0.59
5.14
6.07
0.60
2.84
2.78
6.81
9.38
0.92
0.90
51.67
Sumber : Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Lampung, 2014
Gambar 1.
Dua jenis kolam budidaya yang umum dimiliki oleh warga masyarakat Kecamatan
Pagelaran, Kabupaten Pringsewu
Copyright © 2018, Jurnal Batoboh, ISSN 2548-5458 (print), ISSN 2599-1906 (online)
Hal | 70
Jurnal Batoboh, Vol 3 , No 1 , Maret 2018
Siti Suharyatun, Mohamad Amin, Sri Waluyo
Hal | 71
Gambar 2.
Bahan baku lokal untuk pakan ikan yang banyak tersedia
Di Provinsi Lampung
Pada
bagi (...truncated)