TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN LANGKAH KOPI BALIKPAPAN DIPENGARUHI KUALITAS PELAYANAN
JOURNAL
GEO EKONOMI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS BALIKPAPAN
TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN LANGKAH KOPI BALIKPAPAN
DIPENGARUHI KUALITAS PELAYANAN
C. Prihandoyo1, Nina Indriastuty2,3, Erika Rahmawati4
124
Prodi Manajemen Universitas Balikpapan
Mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Brawijaya
Pos.el:
3
ABSTRAK
Dunia bisnis yang sedang berkembang pesat di Indonesia memiliki banyak jenis kuliner,
salah satunya adalah cafe. Banyaknya pebisnis dalam bidang ini bisa dikatakan
persaingan bisnis juga semakin ketat. Hal ini dapat dilihat dari persaingan cafe yang
semakin ketat dikarenakan cafe sudah menjadi lifestyle bagi kebanyakan orang dijaman
sekarang, dengan menyediakan tempat dengan desain interior yang menarik serta
menawarkan suasana yang nyaman dan menyenangkan. Serta menyediakan berbagai
macam konsep seperti alunan musik jazz dan sejarah tentang pembuatan kopi yang
menarik minat beli pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengaruh kualitas pelayanan terhadap tingkat kepuasan pelanggan pada Langkah Kopi
Balikpapan dengan responden yang diteliti sebanyak 311 orang. Metode penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif. Pengumpulan data melalui observasi dan penyebaran
kuesioner melalui google form. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui
pengaruh hubungan antar variabel bebas dengan variabel terikatnya adalah analisis linier
berganda dengan melakukan uji instrumen, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis parsial
(uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan seperti bukti fisik,
keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati berpengaruh positif dan signifikan
terhadap tingkat kepuasan pelanggan di Langkah Kopi Balikpapan.
Kata kunci: bukti fisik; keandalan; daya tanggap; jaminan; empati; kepuasan pelanggan.
ABSTRACT
The fast-growing business world in Indonesia has many types of culinary delights, one of
which is cafes. With the large number of business people in this field, it can be said that
business competition is also getting tougher. This can be seen from the increasingly fierce
competition for cafes because cafes have become a lifestyle for most people nowadays, by
providing places with attractive interior designs and offering a comfortable and pleasant
atmosphere. As well as providing various concepts such as jazz music and the history of
coffee making which attracts customers' buying interest. The aim of this research is to
determine the effect of service quality on the level of customer satisfaction at Step Kopi
Balikpapan with 311 respondents studied. This research method uses quantitative
methods. Data collection through observation and distributing questionnaires via Google
Form. The data analysis technique used to determine the influence of the relationship
between the independent variables and the dependent variable is multiple linear analysis
by carrying out instrument tests, classical assumption tests, and partial hypothesis tests
(t-test). The research results show that service quality such as physical evidence,
reliability, responsiveness, assurance and empathy have a positive and significant effect
on the level of customer satisfaction at Tangga Kopi Balikpapan
Keywords: Tangible; Reliability; Responsiveness; Assurance; Empathy; Customer
Satisfaction.
260
Jurnal GeoEkonomi ISSN-Elektronik (e): 2503-4790 | ISSN-Print (p): 2086-1117
Volume 14 Nomor 02 September 2023 | DOI: doi.org/10.36277/geoekonomi.V14i2.325
http://jurnal.fem.uniba-bpn.ac.id/index.php/geoekonomi
JOURNAL
GEO EKONOMI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS BALIKPAPAN
PENDAHULUAN
Dunia bisnis yang sedang berkembang pesat di Indonesia memiliki banyak
jenis kuliner, salah satunya adalah cafe. Banyaknya pebisnis dalam bidang ini bisa
dikatakan persaingan bisnis juga semakin ketat. Hal ini dapat dilihat dari
persaingan cafe yang semakin ketat dikarenakan cafe sudah menjadi lifestyle bagi
kebanyakan orang dijaman sekarang, dengan menyediakan tempat dengan desain
interior yang menarik serta menawarkan suasana yang nyaman dan
menyenangkan. Serta menyediakan berbagai macam konsep seperti alunan musik
jazz dan sejarah tentang pembuatan kopi yang menarik minat beli pelanggan.
Dengan perkembangan zaman dan meningkatnya taraf kehidupan
masyarakat pada saat ini para pelanggan menginginkan inovasi baru, dalam
kemasan yang praktis dan modern, namun tanpa menghilangkan rasa aslinya.
Seperti salah satunya adalah meminum kopi. Karena sejak dulu, kopi memang
sudah sangat terkenal bisa menghilangkan segala penat setelah beraktifitas
seharian. Baik melalui aroma kopi maupun cita rasa kopi tersebut. Setiap orang
memiliki cita rasa tersendiri, beberapa lebih suka kopi biasa dan manual atau
disiapkan secara individual. Sementara yang lain lebih suka kopi yang baru
diseduh atau kopi dengan berbagai aditif dalam campurannya. Akan tetapi
mempunyai nilai tambahan tersendiri jika dapat membuat tampilan kopi menjadi
lebih menarik. Salah satu faktor penentu keberhasilan pelaku bisnis cafe adalah
dilihat dari kualitas produknya. Kualitas produk ini berasal dari persepsi setiap
pelanggan mengenai pembelian pada produk, khususnya para penikmat kopi.
Bisnis kuliner kopi di indonesia menjadi bisnis yang signifikan berkembang.
Berkembangnya peminat kopi menjadikan permintaan kopi di indonesia semakin
meningkat. Kementrian Perindustrian dan Perdagangan menyatakan bahwa
produksi kopi nusantara merupakan ketiga terbesar di Dunia. Menurut ketua
Kompartemen Industri dan Kopi Spesial Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi
Indonesia (AEKI) Pranoto Soenarko memperkirakan konsumsi kopi dipasar
domestik Indonesia akan mencapai 1.6 kg – 1.7 kg per kapita. Pengamat kopi dari
AEKI, Eris Susandi, melihat adanya peningkatan jumlah penikmat kopi
berkualitas di Indonesia, sebagian besar jumlahnya masih didominasi oleh
kalangan anak muda. Semakin maraknya bisnis kuliner dan semakin
berkembangnya dunia usaha, dapat mengakibatkan suatu perusahaan yang ingin
bertahan untuk tetap menjalankan usahanya harus lebih cermat dalam mengambil
suatu keputusan strategi guna mengikuti segala macam perubahan yang terjadi.
Kualitas pelayanan memang sangat berpengaruh terhadap kepuasan
pelanggan. Kualitas pelayanan dapat diartikan sebagai kemampuan penyedia jasa
untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan dengan cara yang
memuaskan. Beberapa variabel kualitas pelayanan yang dapat mempengaruhi
kepuasan pelanggan antara lain: (1) Bukti fisik, kemampuan penyedia jasa untuk
memberikan fasilitas dan lingkungan yang memadai dan nyaman untuk
pelanggan, (2) Keandalan, kemampuan penyedia jasa untuk memberikan
pelayanan yang konsisten dan dapat diandalkan, (3) Daya tanggap, kemampuan
penyedia jasa untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tanggap terhadap
kebutuhan pelanggan, (4) Jaminan, kemampuan penyedia jasa untuk memberikan
rasa aman dan kepercayaan kepada pelanggan dalam menggunakan jasa yang
261
Jurnal GeoEkonomi ISSN-Elektronik (e): 2503-4790 | ISSN-Print (p): 2086-1117
Volume 14 Nomor 02 September 2023 | (...truncated)