ANALISIS PENURUNAN CAKUPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP SELAMA PANDEMI COVID-19 DI BANDAR LAMPUNG

Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, Mar 2022

Imunisasi merupakan salah satu usaha yang efektif untuk mencegah kesakitan dan kematian anak. Cakupan imunisasi dasar mengalami penurunan selama pandemi COVID-19 karena adanya penundaan layananan imunisasi, menurunnya permintaan masyarakat serta hambatan akses. Rendahnya cakupan imunisasi dapat menyebabkan terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cakupan imunisasi dasar lengkap selama pandemi COVID-19 di Bandar Lampung Tahun 2020. Jenis penelitian adalah metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional yang dilakukan di 30 Puskesmas Bandar Lampung. Data diolah dengan statistik deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan faktor yang mempengaruhi cakupan imunisasi dasar lengkap dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diketahui sebanyak 20 Puskesmas (67%) mengalami penurunan cakupan imunisasi dasar lengkap di tahun 2020. Tidak ada hubungan antara cakupan imunisasi dasar lengkap dengan sosialisasi pelaksanaan imunisasi, pemberitahuan jadwal imunisasi, ketersediaan APD dan pelaksanaan protokol kesehatan serta PPI selama pandemi COVID-19 di Bandar Lampung. Terdapat hubungan antara cakupan imunisasi dasar lengkap dengan pelaksanaan imunisasi ganda selama pandemi COVID-19 di Bandar Lampung. Disarankan pihak Puskesmas untuk melakukan pendataan sasaran imunisasi dan melakukan imunisasi kejar untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kesehatan/article/download/5423/pdf

ANALISIS PENURUNAN CAKUPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP SELAMA PANDEMI COVID-19 DI BANDAR LAMPUNG

pISSN:2355-7583 | eISSN:2549-4864 http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kesehatan ANALISIS PENURUNAN CAKUPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP SELAMA PANDEMI COVID-19 DI BANDAR LAMPUNG Astri Pinilih1, Dessy Hermawan1, Dhiny Easter Yanti1 Program Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati *Email Korespondensi: 1 Abstract: Analysis Of Declining Complete Basic Immunization Coverage During COVID-19 Pandemic Era At Bandar Lampung. Immunization in one of the effective efforts to prevent child morbidity and mortality. Basic immunization coverage has decrease during COVID-19 pandemic due to delays in immunization services, declining public demand and access difficulty. The low immunization coverage can lead to outbreak of vaccine preventable diseases. This study aims to analyze the complete basic immunization coverageduring the COVID-19 pandemic at Bandar Lampung in 2020. The type of research is quantitative method with cross sectional design was conducted at 30 Public Health in Bandar Lampung. Data was analyzed with descriptive statistic and presented in the form of frequency distribution and factors influencing coverage of complete basic immunization were analyzed with chi square test. The results showed that as many as 20 Public Health (67%) decreased in complete basic immunization coverage in 2020. There is no relatioship between complete basic immunization coverage and socialization of immunization implementation, notification of immunization schedules, availability of personal protective equipment and implementation of health protocols and infection prevention procedures during the COVID-19 pandemic in Bandar Lampung. There is a relationship between complete basic immunization coverage and the implementation of multiple immunization during the COVID-19 pandemic in Bandar Lampung. It is recommended that the Public Health conduct data collection on immunization targets and carry out cacth up immunization to increase complete basic immunization coverage. Keywords: Immunization Coverage, COVID-19 Pandemic Abstrak: Analisis Penurunan Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap Selama Pandemi COVID-19 Di Bandar Lampung. Imunisasi merupakan salah satu usaha yang efektif untuk mencegah kesakitan dan kematian anak. Cakupan imunisasi dasar mengalami penurunan selama pandemi COVID-19 karena adanya penundaan layananan imunisasi, menurunnya permintaan masyarakat serta hambatan akses. Rendahnya cakupan imunisasi dapat menyebabkan terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cakupan imunisasi dasar lengkap selama pandemi COVID-19 di Bandar Lampung Tahun 2020. Jenis penelitian adalah metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional yang dilakukan di 30 Puskesmas Bandar Lampung. Data diolah dengan statistik deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan faktor yang mempengaruhi cakupan imunisasi dasar lengkap dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diketahui sebanyak 20 Puskesmas (67%) mengalami penurunan cakupan imunisasi dasar lengkap di tahun 2020. Tidak ada hubungan antara cakupan imunisasi dasar lengkap dengan sosialisasi pelaksanaan imunisasi, pemberitahuan jadwal imunisasi, ketersediaan APD dan pelaksanaan protokol kesehatan serta PPI selama pandemi COVID-19 di Bandar Lampung. Terdapat hubungan antara cakupan imunisasi dasar lengkap dengan pelaksanaan imunisasi ganda selama pandemi COVID-19 di Bandar Lampung. Disarankan pihak Puskesmas untuk melakukan pendataan sasaran imunisasi dan melakukan imunisasi kejar untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap. Kata Kunci: Cakupan Imunisasi, Pandemi COVID-19 Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, Vol. 9, No. 1, Maret 2022 548 pISSN:2355-7583 | eISSN:2549-4864 http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kesehatan PENDAHULUAN Imunisasi merupakan salah satu usaha yang efektif dan banyak dilakukan untuk mencegah kesakitan dan kematian anak. Imunisasi melindungi anak terhadap beberapa Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) seperti tuberkulosis, difteri, tetanus, hepatitis B, pertusis, campak, rubella, polio, meningitis dan pneumonia. Setiap tahun, lebih dari 1,4 juta anak di dunia meninggal karena berbagai penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi (Ranuh, 2017). Survei Kementerian Kesehatan dan UNICEF terhadap 5329 vaksinator dan koordinator di 34 provinsi, 388 Kota dan Kabupaten menunjukkan hasil 83,8% layanan imunisasi terganggu dengan rincian 32% layananan Puskesmas berhenti total dan 68% berhenti sebagian. Sedangkan Posyandu 64% layanan berhenti total dan 36% berhenti sebagian. Rendahnya cakupan pelayanan imunisasi dapat beresiko terjadinya KLB. Dalam masa pandemi COVID-19 ini, imunisasi tetap harus diupayakan lengkap sesuai jadwal untuk melindungi anak dari PD3I. Pelayanan imunisasi pada masa pandemi COVID-19 dilaksanakan sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah setempat, berdasarkan analisis situasi epidemiologi penyebaran COVID-19, cakupan imunisasi rutin, dan situasi epidemiologi PD3I (Kemenkes, 2020). Keberhasilan cakupan imunisasi juga dipengaruhi oleh perilaku masyarakat dimana terdapat faktor predisposisi, faktor pendukung dan faktor pendorong. Faktor pendukung cakupan imunisasi yaitu fasilitas kesehatan, pelayanan kesehatan serta keterampilan petugas kesehatan, seperti sosialisasi terhadap petugas kesehatan, pengetahuan petugas kesehatan, serta pelaksanaan imunisasi yang sesuai dengan prosedur dan prinsip yang aman (Notoatmodjo, 2014). Berdasarkan data survey didapatkan adanya penundaan layanan Posyandu di Bandar Lampung di masa pandemi COVID-19 pada bulan Mei-Juni 2020 dimana 704 Posyandu menutup layanan. Pengkajian data cakupan imunisasi dan data PD3I di daerah terdampak pandemi COVID-19 perlu untuk dilakukan untuk mengindentifikasi kelompok masyarakat yang berisiko tinggi terjadinya KLB untuk menjadi prioritas dalam kegiatan catch up imunisasi. METODE Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung dan 30 Puskesmas di Bandar Lampung. Waktu penelitian adalah bulan Juli sampai dengan Agustus 2021. Penelitian ini menganalisis penurunan cakupan imunisasi dasar lengkap sebagai variabel dependen serta sosialisasi pelaksanaan imunisasi, pengumuman jadwal imunisasi, ketersediaan APD dalam pelayanan imunisasi, pelaksanaan imunisasi ganda, serta penerapan PPI dan protokol kesehatan di Puskesmas sebagai variabel independen. Kriteria inklusi adalah petugas vaksinator di Puskesmas Bandar Lampung yang melakukan pelayanan imunisasi tahun 2020. Sedangkan kriteria eksklusi adalah peugas vaksinator Puskesmas yang tidak bersedia menjadi responden. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yaitu cakupan imunisasi dasar lengkap tahun 2019 dan 2020. Sedangkan data mengenai faktor yang mempengaruhi cakupa (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kesehatan/article/download/5423/pdf
Article home page: https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/5423/pdf

Astri Pinilih, Dessy Hermawan, Yanti Dhiny Easter. ANALISIS PENURUNAN CAKUPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP SELAMA PANDEMI COVID-19 DI BANDAR LAMPUNG, Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 2022,