PENGARUH BRAND AUTHENTICITY DAN KUALITAS PRODUK PADA CAT PARAGON DIMODERATING OLEH BRAND IMAGE TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN DI PANGLONG SINUHAJI
Trivena Oktaviani Koyong1, Risma Nurhaini Munthe2 , Liharman Saragih3
Yesni Riana Damanik4
JURNAL Edueco
Universitas Balikpapan
PENGARUH BRAND AUTHENTICITY DAN KUALITAS PRODUK
PADA CAT PARAGON DIMODERATING OLEH BRAND IMAGE
TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN DI PANGLONG SINUHAJI
Trivena Oktaviani Koyong1, Risma Nurhaini Munthe 2 , Liharman Saragih3
Yesni Riana Damanik4
1
Universitas Simalungun , Universitas Simalungun 2, Universitas Simalungun 3, Universitas
Simalungun 4
pos-el: , , ,
ABSTRAK
Brand Authenticity dan kualitas produk pada cat paragon yang dimoderating oleh Brand Image
dapat mempengaruhi minat beli konsumen. Paragon merupakan salah satu merek cat terkemuka di
Indonesia dengan pengalaman bertahun-tahun. Salah satu cara bagi Paragon untuk meningkatkan
penjualannya adalah dengan memanfaatkan brand authenticity, kualitas produk dan brand image yang
mereka punyai. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa brand authenticity secara signifikan
berpengaruh positif terhadap kualitas produk penggunaan cat Paragon. Ditemukan juga bahwa brand
image dapat memoderasi secara positif pengaruh brand authenticity terhadap kualitas produk dari
penggunaan cat Paragon.
Kata kunci : : Brand Authenticity;Brand Image;Kualitas Produk;Minat Beli
ABSTRACT
Brand Authenticity and product quality at Paragon paint moderated by Brand Image
can influence consumer buying interest. Paragon is one of the leading paint brands in
Indonesia with many years of experience. One way for Paragon to increase its sales is to take
advantage of their brand authenticity, product quality and brand image. From this research, it
can be concluded that brand authenticity has a significant positive effect on product quality
using Paragon paint. It was also found that brand image can positively moderate the effect of
brand authenticity on product quality from the use of Paragon paint.
Keywords: Brand Authenticity;Brand Image; Buying Interest;Product Quality)
1. PENDAHULUAN
Di Indonesia, dari berbagai macam
merek cat yang beredar, Paragon menjadi
salah satu merek cat terkemuka dengan
pengalaman bertahun-tahun. Cat Paragon
diproduksi oleh PT. Pabrik Cat Tunggal
Djaja Indah sejak tahun 1968 di Jalan
Ahmad Yani, Surabaya, Jawa Timur. Setelah
bertahun-tahun merek ini tersebar di seluruh
Indonesia keeksisan cat Paragon masih
bertahan hingga sekarang, produknya
tersedia di berbagai toko bangunan.
Namun era pemasaran yang modern
dengan varian merek, bentuk produk, dan
Jurnal Edueco Volume 5 Nomor 1 Juni 2022
harga bersaing dalam pasar ada begitu
banyak sehingga konsumen memiliki
beragam pilihan dan alternatif produk cat
yang mampu memuaskan kebutuhan dan
keinginan. Ditambah lagi perilaku konsumen
telah berkembang, dan sekarang ini teknik
pemasaran yang bersifat tradisional tidak lagi
membuahkan hasil yang signifikan.
Konsumen masa kini sangatlah teliti dalam
membeli suatu produk, terutama dalam
melakukan pembelian cat karena akan
digunakan dalam jangka waktu yang
panjang, sebagai bentuk estetika maupun
untuk menghidupkan suasana sebuah
17
Trivena Oktaviani Koyong1, Risma Nurhaini Munthe2 , Liharman Saragih3
Yesni Riana Damanik4
ruangan. Pertimbangan ini membuat
konsumen lebih hati-hati dalam menentukan
pilihannya, apalagi di tengah maraknya
produk cat imitasi dan brand-brand baru
yang mampu mempengaruhi perspektif
konsumen, oleh sebab itu bisnis harus
mengubah cara yakni dalam membangun
pengelolaan
produk
dan
mengkomunikasikannya kepada pelanggan
mereka.
Membangun Brand Authenticity adalah
tentang bagaimana memberikan sebuah
alasan bagi konsumen untuk percaya pada
brand tersebut hingga mendorong minat
dalam daya beli produknya yang ada. Brand
Authenticity atau Brand otentik adalah suatu
hubungan di mana merek dipandang
konsumen sebagai produk yang setia pada
merek itu sendiri, maksudnya menjaga
keaslian, kebenaran, citra diri merek yang
akan mendorong konsumen untuk berani
jujur bahwa hanya produk inilah yang tepat
dan sesuai bagi mereka. Menjadi otentik
berarti menjunjung tinggi tingkat integritas
tertentu yang mencakup kejujuran dan
transparansi total. Brand authenticity
menurut (Coary, 2013) adalah keoriginalan
suatu produk yang prinsip-prinsipnya juga
seringkali dikaitkan dengan keunikan, tradisi,
dan budaya. Brand authenticity dapat
menjadi hal yang penting bagi suatu
perusahaan dalam memasarkan produknya
karena hal tersebut dapat menjadi
pertimbangan konsumen saat ingin membeli
suatu produk.
Bukan hanya itu, kualitas produk pun
harus sesuai dengan keotentikan yang
diberikan perusahaan. Menurut (Tjitono,
2017) kualitas produk adalah suatu tingkat
mutu yang tentunya diinginkan oleh
konsumen serta adanya pengendalian
keberagaman dalam mencapai tingkat
kualitas tersebut guna memenuhi kebutuhan
konsumen. Sedangkan menurut (Kotler,
Jurnal Edueco Volume 5 Nomor 1 Juni 2022
JURNAL Edueco
Universitas Balikpapan
2012) kualitas produk adalah kemampuan
suatu barang untuk memberikan result yang
sesuai atau bahkan melebihi ekspetasi
keinginan pelanggan. Kualitas produk
merupakan kemampuan untuk melaksanakan
fungsinya yang meliputi kehandalan, daya
tahan, ketepatan, kemudahan operasi, dan
perbaikan produk, serta atribut bernilai
lainnya menurut (Weenas, 2013) .
Tetapi memiliki kualitas produk yang
baik tanpa dikenali konsumen merupakan
suatu hambatan, apalagi meningkatnya
kesadaran konsumen akan produk terkenal
akan memicu minat beli, biasanya merek
yang pertama kali konsumen pikiran . Hal ini
menjadi tuntutan bagi perusahaan agar
produk mereka dengan mudah dapat
dikenali. Menurut Keller, Parameswaran, &
Jacob, (2011) brand image adalah persepsi
tentang sebuah merek yang tercermin dari
asosiasi merek yang ada pada benak
konsumen. Menurut Ercis (2012) dengan
citra yang baik juga akan mendorong
konsumen untuk merekomendasikan merek
yang memiliki brand image yang baik
kepada rekan-rekan mereka sehingga akan
mengguntungkan perusahaan..
Berdasarakan uraian penjelasan di atas
penulis terdorong untuk melakukan suatu
penelitian pada konsumen panglong Sinuhaji
sebagai respondennya.
Menurut uraian latar belakang di atas maka
dalam penelitian ini akan diteliti
permasalahan meliputi:
18
Trivena Oktaviani Koyong1, Risma Nurhaini Munthe2 , Liharman Saragih3
Yesni Riana Damanik4
1. Apakah Brand Authenticity berpengaruh
terhadap minat beli produk cat Paragon?
2. Apakah kualitas produk berpengaruh
terhadap minat beli produk cat Paragon?
3. Apakah Brand Authenticity dan kuliatas
produk yang dimoderating Brand Image
secara bersamaan berepengaruh terhadap
minat beli produk cat Paragon?
Menurut(Sugiyono, 2012), Hipotesis
adalah dugaan-dugaan sementara yang
kebenarannya tentu masih harus dilakukan
pengujian. Hipotesis ini dimaksud untuk
memberi arah bagi analisis penelitian. Di sini
kesimpulan sementaranya adalah:
1. H1: Semakin baik Brand Authenticity
(X1), maka semakin tinggi pula tingkat minat
beli pelanggan pada suatu produk (Y)
2. H2: Semakin baik Kualitas Produk (X2),
maka semakin tinggi pula tingkat minat beli
pelanggan pada suat (...truncated)