JIMEA | Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi)
Vol. 6 No. 3, 2022
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN
SEBAGAI MEDIASI PADA RESTORAN CEPAT SAJI
DI KOTA BATAM
Jeffryanto1; Yuli Indah Fajar Dini2
Universitas Internasional Batam1,2
Email :
[email protected]; .id2
1
ABSTRAK
Restoran cepat saji merupakan tempat yang menyediakan makanan dengan
tingkat popularitas yang cukup tinggi dan banyak mendapatkan perhatian dari
masyarakat Kota Batam, sehingga membuat penulis melakukan penelitian dengan
tujuan menganalisis faktor apa saja yang berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan
dengan variabel kepuasan pelanggan sebagai mediasi. Sampel pada penelitian ini yaitu
masyarakat lokal Kota Batam yang berkunjung ke restoran cepat saji seperti KFC,
Burger King, Mcd, Pizza Hut, dan lain-lain yang berjumlah sebanyak 400 responden.
Data yang dikumpulkan diperoleh dari penyebaran kuesioner (google form) dengan
Partial Least Square (PLS) sebagai metode yang dimanfaatkan untuk pengolahan data.
Hasil penelitian ini yaitu variabel persepsi merek dan variabel kualitas layanan tidak
berpengaruh signifikan positif pada kepuasan pelanggan. Sedangkan manajemen
hubungan pelanggan dan reputasi berpengaruh signifikan positif kepuasan pelanggan.
Sama halnya dengan kepuasan pelanggan yang berpengaruh signifikan positif pada
loyalitas pelanggan.
Kata kunci : Loyalitas; Kepuasan; Restoran Cepat Saji
ABSTRACT
Fast food restaurants are places that provide food with a fairly high level of
popularity and get a lot of attention from the people of Batam City, so that the authors
conduct research with the aim of analyzing what factors affect customer loyalty with
customer satisfaction variables as a mediation. The sample in this study is the local
people of Batam City who visit fast food restaurants such as KFC, Burger King, Mcd,
Pizza Hut, and others totaling 400 respondents. The data collected was obtained from
distributing questionnaires (google form) with Partial Least Square (PLS) as the
method used for data processing. The results of this study are brand perception
variables and service quality variables have no significant positive effect on customer
satisfaction. Meanwhile, customer relationship management and reputation have a
significant positive effect on customer satisfaction. Similarly, customer satisfaction has
a significant positive effect on customer loyalty.
Keywords : Loyalty; Satisfaction; Fast Food Restaurant
PENDAHULUAN
Restoran cepat saji merupakan tempat yang menyediakan makanan dengan
tingkat popularitas yang tinggi di lingkungan masyarakat, khususnya di Kota Batam.
Saat ini, makanan pada restoran cepat saji telah mendapatkan perhatian dari masyarakat
P-ISSN; 2541-5255 E-ISSN: 2621-5306 | Page 1225
JIMEA | Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi)
Vol. 6 No. 3, 2022
setempat. Berbagai rentang usia baik anak-anak, maupun orang dewasa sangat
menggemari makanan yang tersedia di restoran cepat saji. Hal tersebut telah banyak
disampaikan oleh masyarakat lokal di Kota Batam melalui informasi dari mulut ke
mulut (Kara et al., 1995).
Perkembangan perusahaan cepat saji juga telah meluas secara global dan
mempunyai banyak peminat dari berbagai kalangan, sehingga restoran cepat saji
mengalami perkembangan ekonomi yang masih cukup stabil, termasuk kondisi saat ini,
yaitu di era Covid19. Pada masa pandemi sebelumnya, makanan cepat saji sempat
mengalami penurunan penjualan, tetapi pihak terkait mempunyai strategi marketing
yang cukup baik untuk menarik pelanggan dengan mengunakan cara pemasaran seperti
promo, dan menambah menu baru agar membuat pelanggan menjadi penasaran dan
ingin mencoba menu baru yang dirilis. Hal tersebutlah yang akan membentuk suatu
loyalitas pada masyrakat lokal (Ibisworld, 2015).
Loyalitas memiliki dampak yang cukup berpengaruh pada suatu pusat penjualan
makanan cepat saji. Oleh karena itu, mempertahankan masyarakat setempat agar
mendapatkan keuntungan, serta menambah pemasukan, terus diupayakan oleh restoran
cepat saji. Hal tersebut menjadi alasan utama restoran cepat saji terus meningkatkan
penjualan, mengingat adanya persaingan dari para kompetitor lainnya, seperti KFC, Mc
Donald, Burger King, Pizza Hut, dan lainya. Dengan adanya loyalitas pelanggan,
diharapkan setiap restoran cepat saji mempunyai struktur definisi, dan teori-teori baru
yang dapat diterapkan untuk menarik loyalias pelanggan, terutama di restoran cepat saji
(Suchánek & Králová, 2019).
Kualitas layanan juga dapat mempengaruhi restoran cepat saji, karena
merupakan suatu tambahan nilai bagi restoran cepat saji. Perbedaan kualitas layanan
yang diberikan restoran yang satu dengan restoran lainnnya, dapat mempengaruhi
penilaian pelanggan. Apabila kualitas layanan yang diberikan terhadap pelanggan
kurang baik, maka terjadilah penurunan pada penilaian kualitas layanan, begitupun
sebaliknya. Artinya, suatu restoran harus mempunyai teknis pemasaran yang baik, terus
berinovasi, serta mendengar penilaian dari para pelanggan agar kualitas layanan dapat
dievaluasi sehingga dapat memberikan apa yang diminta oleh pelanggan, dan dapat
mencapai suatu kepuasan pelanggan (Lee dan Yom, 2007).
P-ISSN; 2541-5255 E-ISSN: 2621-5306 | Page 1226
JIMEA | Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi)
Vol. 6 No. 3, 2022
Selain kualitas layanan, persepsi merek juga mempengaruhi restoran cepat saji.
Adanya persepsi merek yang baik dimata masyarakat Kota Batam, menjadi nilai tambah
tersendiri bagi restoran cepat saji. Rata-rata yang mengetahui merek terkenal restoran
cepat saji, didominasi oleh kelompol usia anak-anak-dewasa. Oleh sebab itu, di jaman
sekarang, semakin banyak informasi mengenai restoran cepat saji yang sedang viral,
dapat langsung diketahui melalui pembicaraan publik, khususnya mengunakan
teknologi modern. Dapat disimpulkan, restoran cepat saji dinyatakan telah berkembang
pesat di seluruh Indonesia, dengan mempunyai persepsi tersendiri yang sudah dikenal
oleh kalangan lokal (Hassan & Shamsudin, 2019).
TINJAUAN PUSTAKA
Pengaruh kualitas layanan, kepuasan, dan kepercayaan terhadap loyalitas
pelanggan yang diteliti oleh Cuong & Khoi, (2019) memiliki data sebanyak 358 yang
didapatkan dari hasil penyebaran kuesioner yang ditujukan kepada pelanggan pada
sebuah toko serba ada di Vietnam, dan menunjukan bahwa variabel kualitas layanan
secara positif memiliki pengaruh terhadap kepuasan, kepercayaan, dan loyalitas. Selain
itu, penelitian juga menemukan adanya pengaruh positif antara kepuasan terhadap
kepercayaan, serta kepuasan dan kepercayaan terhadap loyalitas.
Pengaruh kualitas layanan, kepuasan pelanggan, dan citra perusahaan terhadap
loyalitas yang diteliti oleh Makanyeza, (2017) memiliki data sebanyak 310 yang
didapatkan dari hasil penyebaran kuesioner yang ditujukan kepada pelanggan bank di
Chinhoyi, Zimbabwe. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa loyalitas memberi
pengaruh positif terhadap kualitas layanan, kepuasan pe (...truncated)