ANALISIS PENERAPAN METODE ONE WAY ANOVA MENGGUNAKAN ALAT STATISTIK SPSS
JURNAL RISET AKUNTANSI SOEDIRMAN (JRAS)
Vol. 2 No. 2 Desember Tahun 2023
Jurusan Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Jenderal Soedirman
ISSN 2830-571X
ANALISIS PENERAPAN METODE ONE WAY ANOVA MENGGUNAKAN ALAT
STATISTIK SPSS
Sevita Sari Dewi1, Rizka Ermina2, Veilla Anggoro Kasih3, Fera Hefiana4, Agus
Sunarmo5, Rini Widianingsih6
1,2,3,4,5,6Universitas Jenderal Soedirman
*Email:
Abstract
This article describes the statistical procedure for identifying significant differences between groups
using one-way analysis of variance. The SPSS statistical programme employs this methodology. In
order to ascertain mean differences among three or more independent groups, one-way analysis of
variance is employed. This capability enables researchers to ascertain whether at least one group
exhibits noteworthy variations. The sequential procedure for utilising the one-factor ANOVA method
in SPSS is explicated in this article, encompassing the identification of a suitable model and the
interpretation of the outcomes. In light of this, the purpose of this article is to offer researchers and
professionals interested in utilising SPSS statistical tools to analyse differences between groups via
the one-way ANOVA statistical method with actionable advice.
Keyword: Analysis of Variance (ANOVA), Statistical Methods, SPSS, Statistical Tests, Statistical
Tools
1. PENDAHULUAN
Ilmu statistika telah mengalami kemajuan dalam menganalisis data dengan menggunakan
analisis varian atau anova menurut (Setiawan, 2019). variasi sendiri adalah sekumpulan data
yang menunjukkan variasi atau perbedaan nilai data dalam suatu kelompok. Variasi antar
kelompok, juga disebut varians eksperimental, merupakan salah satu jenis variabel yang
ditemukan dalam hasil penelitian menurut (Sudjana, 2000), variabel eksperimental
menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam hasil pengukuran antara kelompok individu.
Oleh karena itu, analisis varians (juga dikenal sebagai analisis varians) membantu
memeriksa berbagai agen untuk menentukan persamaan dan perbedaannya. Meningkatkan
kesadaran masyarakat mengenai ketepatan, kesehatan, dan penerapan ANOVA dalam analisis
statistik adalah tujuan dari pengembangan ini. Mereka yang menggunakan teknik ANOVA untuk
mengambil keputusan di berbagai disiplin ilmu, termasuk industri, sains, dan riset pasar, juga
memiliki landasan empiris dari penelitian ini.
Metode ANOVA membantu dalam menafsirkan dan menentukan hasil eksperimen bahwa
berbagai faktor mempengaruhi parameter proses lainnya(Ostertagová & Ostertag, 2013). Pakar
statistik membedakan dua jenis faktor ketika melakukan eksperimen analisis varians (ANOVA):
faktor tetap, yaitu variabel yang mendapat perhatian tertentu, dan Faktor yang mencerminkan
pemilihan acak dari tingkat yang jumlahnya tidak terbatas disebut faktor acak. (Larson, 2008) uji
percobaan bertujuan untuk menentukan variasi acak dalam populasi tertentu dengan memilih
individu secara acak dari berbagai tingkat faktor
Eksperimen yang melibatkan analisis varians dapat dilakukan dengan menggunakan
beberapa faktor, baik dalam kombinasi atau secara individual, seperti yang ditentukan oleh teori
satu arah atau dua arah. Teori satu arah memeriksa data menggunakan variabel tunggal atau
faktor independen, sedangkan teori dua arah meneliti data yang menggunakan dua variabel
independen atau faktor kedua yang saling berdampak satu sama lain dalam populasi. Selain itu,
121
JURNAL RISET AKUNTANSI SOEDIRMAN (JRAS)
Vol. 2 No. 2 Desember Tahun 2023
Jurusan Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Jenderal Soedirman
ISSN 2830-571X
metode analisis varians (ANOVA) ini dapat direplikasi. Tes ANOVA berulang dijelaskan oleh
korelasi yang ada di dalam dan di antara kelompok eksperimen, bersamaan dengan tes
sebelumnya seperti Tes 1 dan Tes 2. Namun, jika asumsi pengulangan tidak terpenuhi, teknik
analisis ANOVA berulang menjadi penting. Biasanya, pendekatan ini memerlukan keseimbangan
pengukuran ulang yang tepat per unit eksperimen (Muhammad, 2023).
Penelitian sebelumnya mengenai teknik ANOVA meliputi ANOVA satu arah dan dua arah.
Eva Ostertagia dan Oskar Ostertag melakukan penelitian lain yang membahas metodologi dan
penerapan ANOVA satu arah. Kukuh Setiawan melakukan penelitian dengan metodologi
penelitian (analisis varian satu arah). Oleh karena itu, penelitian ini menjelaskan metode analisis
varians satu arah yang membantu menemukan variasi di antara kelompok yang dievaluasi
dengan menggunakan alat statistik SPSS.
2. TINJAUAN PUSTAKA
1. Statistical Product and Services Solution (SPSS)
SPSS yaitu program yang dimaksudkan untuk membantu dalam analisis statistika. SPSS,
yang dirilis oleh SPSS Inc., berguna untuk riset internal dan penelitian di bidang akademik dan
non-akademis. SPSS memiliki banyak fitur yang dapat disesuaikan untuk digunakan sesuai
dengan tingkat analisis. Untuk tugas bisnis seperti menghitung biaya dan keuntungan, dan
melakukan survei kepuasan pelanggan, SPSS juga dapat digunakan. Menurut (Negara, 2018)
program dasar SPSS juga mencakup manajemen data, seperti dokumentasi data, penajaman file,
seleksi kasus, dan pembuatan data turunan.
Menurut (Lestari, 2021) banyak sekali alat statistik yang tersedia untuk memenuhi
kebutuhan pengguna, namun SPSS sendiri memiliki beberapa keunggulan antara lain:
a. Kapasitas untuk memahami berbagai format data
b. Kemampuan untuk menyediakan kotak dialog antarmuka dan opsi yang memfasilitasi entri
data
c. Kompetensi dalam mengeluarkan perintah analisis dan sub-perintahnya yang terkait untuk
menghasilkan keluaran
d. Kemampuan untuk menampilkan grafik atau plot hasil dari analisis.
Menurut (Pusat Data dan Statistik Pendidikan (PDSP), 2014) Program SPSS dasar
mencakup jenis statistik berikut :
a. Statistik Deskriptif: Deskripsi, Frekuensi, Tabulasi Silang, Penelusuran, Statistik Deskripsi
Rasio.
b. Statistif Bivariat: T-test, Rata-rata korelasi (bivariat, parsial, dan jarak) ANOVA.
c. Prediksi hasil numerik: regresi linear.
d. Prediksi identifikasi kelompok: analisis kelompok, analisis faktor.
2. Analisis Varian (Anava)
Untuk melihat perbedaan antara dua populasi kelompok yang independen, uji anova
dapat digunakan. Teknik Anova diciptakan oleh Ronald A. Fisher dengan menggunakan distribusi
F (Bakdash & Marusich, 2017). Peneliti biasanya menggunakan teknik yang dikenal sebagai
analisis varian atau anova saat melakukan penelitian menggunakan uji rata-rata untuk melihat
apakah kedua kelompok berbeda secara signifikan (Gu, 2014). Dengan menggunakan anova, ratarata populasi dapat dibandingkan. Untuk melakukan perbandingan ini, data yang tepat
diperlukan untuk mengetahui variabel independen mana yang nominal dan mana yang ordinal.
Sebelum Anda dapat mengimpor variabel independen, pastikan variabel tersebut tidak lagi dalam
format interval atau rasio (Hobbs & Emery, 1969).
122
JURNAL RISET AKUNTANSI SOEDIRMAN (JRAS)
Vol. 2 No. 2 Desember Tahun 2023
Jurusan Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Jenderal Soedirman
ISSN 28 (...truncated)