Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Pergelaran Seni Melalui Media Digital Pada Mata Pelajaran Seni Budaya Di Kelas Xii Sma Negeri 5 Bukittinggi

Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, Nov 2022

Performing Arts Performances through Digital Media in Cultural Arts Learning at SMAN 5 Bukittinggi is an activity carried out to take the end of odd semester scores with Performing Arts material. This study aims to describe the forms of performing arts performances for class XII and reveal the importance of learning performing arts digitally in class XII at SMA Negeri 5 Bukittinggi.The method used in this study is a qualitative research method with a phenomenological approach. Data collection techniques used are library research, observation, interviews and documentation.The results of this study found that the implementation was live and watched by students, teachers, and the public through the Zoom, YouTube, Instagram applications. The material that is being performed is music, dance, theater or drama. This performance is important for students to do as an alternative to implementing art performances during a pandemic and can improve better learning outcomes. This art performance can also be carried out flexibly, efficiently, saving time and costs and reaching a wider audience.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/article/download/244/192

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Pergelaran Seni Melalui Media Digital Pada Mata Pelajaran Seni Budaya Di Kelas Xii Sma Negeri 5 Bukittinggi

Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS) Vol. Vo. 1 No. 1 November 2022 Hal. 24-37 http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs ISSN : 2963-5802 Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Pergelaran Seni Melalui Media Digital Pada Mata Pelajaran Seni Budaya Di Kelas Xii Sma Negeri 5 Bukittinggi Lucy Handayani Guru SMAN 5 Bukittinggi Submitted: 05-11-2022, Reviewed: 20-11-2022, Accepted 29-11-2022 https://doi.org/10.47233/jishs.v1i1.244 Abstract Performing Arts Performances through Digital Media in Cultural Arts Learning at SMAN 5 Bukittinggi is an activity carried out to take the end of odd semester scores with Performing Arts material. This study aims to describe the forms of performing arts performances for class XII and reveal the importance of learning performing arts digitally in class XII at SMA Negeri 5 Bukittinggi. The method used in this study is a qualitative research method with a phenomenological approach. Data collection techniques used are library research, observation, interviews and documentation. The results of this study found that the implementation was live and watched by students, teachers, and the public through the Zoom, YouTube, Instagram applications. The material that is being performed is music, dance, theater or drama. This performance is important for students to do as an alternative to implementing art performances during a pandemic and can improve better learning outcomes. This art performance can also be carried out flexibly, efficiently, saving time and costs and reaching a wider audience. Keywords: Learning outcomes, digital media performing arts performances, cultural arts learning Abstrak Pergelaran Seni Pertunjukan melalui Media Digital dalam Pembelajaran Seni Budaya di SMAN 5 Bukittinggi adalah sebuah kegiatan yang dilakukan untuk pengambilan nilai akhir semester ganjil dengan materi Seni Pertunjukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pergelaran seni pertunjukan kelas XII dan mengungkap pentingnya pembelajaran seni pertunjukan secara digital di kelas XII SMA Negeri 5 Bukittinggi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpul data yang dilakukan adalah studi kepustakaan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah ditemukan pelaksanaannya secara live dan ditonton oleh siswa, guru, dan masyarakat melalui aplikasi zoom, youtube, instagram. Materi yang di pergelarkan adalah seni musik, seni tari, seni teater atau drama. Pergelaran ini penting dilakukan siswa sebagai alternatif pelaksanaan pergelaran seni dimasa pandemi dan dapat meningkatkan hasil belajar yang lebih baik. Pergelaran seni ini juga dapat dilakukan secara fleksibel, efesien, hemat waktu dan biaya serta menjangkau audiesi yang lebih luas Kata kunci : Hasil belajar, Pergelaran seni pertunjukan media digital, pembelajaran seni budaya This work is licensed under Creative Commons Attribution License 4.0 CC-BY International license 1. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Seni Budaya merupakan salah satu mata pelajaran yang terdapat pada program pendidikan dasar dan menengah yang mengacu pada Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS) Vol.01 No. 01 November 2022 24 Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS) Vol. Vo. 1 No. 1 November 2022 Hal. 24-37 http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs ISSN : 2963-5802 kemudian disempurnakan lagi dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan terakhir kurikulum K13. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 : “Pendidikan seni budaya dan keterampilan diberikan di sekolah karena keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatan, terhadap kebutuhan perkembangan peserta didik, yang terletak pada pemberian pengalaman secara estetik, dalam bentuk kegiatan berekspresi dan berkreasi serta berapresiasi melalui pendekatan “belajar dengan seni”, dan ” belajar melalui seni”. Kurikulum Pendidikan Nasional (1993-1994 : 86) mata pelajaran pendidikan seni budaya, bertujuan untuk :“Menanamkan dan mengembangkan cita rasa keindahan dan keterampilan berolah seni, serta rasa cinta dan bangga terhadap seni budaya bangsa Indonesia. Selain itu mata pelajaran pendidikan seni bertujuan untuk menyeimbangkan kemampuan rasional dan emosional.” Terkait dengan dunia pendidikan, untuk menciptakan manusia yang berkualitas dan berprestasi tinggi maka peserta didik harus memiliki prestasi belajar yang baik. Prestasi belajar merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar, karena kegiatan belajar merupakan proses, sedangkan prestasi merupakan hasil dari proses belajar. Prestasi belajar merupakan ukuran keberhasilan yang diperoleh siswa selama proses belajarnya. Keberhasilan itu ditentukan oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Menurut Slameto (2010:54), faktor-faktor yang mempengaruhi belajar siswa dapat dibedakan menjadi dua faktor yaitu: 1) Faktor internal (faktor dari dalam diri siswa) yakni faktor jasmani dan rohani siswa,faktor psikologis (seperti bakat, pengetahuan motif, kemauan dan kesadaran), dan faktor kelelahan. 2) Faktor eskternal (faktor dari luar siswa) yakni faktor keluarga, faktor sekolah, dan faktor lingkungan. Kedua faktor tersebut akan mempengaruhi minat belajar siswa. Sumardi Suryobroto (1988:109) Minat adalah sesuatu pemusatan perhatian yag tidak sengaja yang terlahir dengan penuh kemauannya dan yang tergantung dari bakat dan lingkungannya. Mengembangkan minat terhadap sesuatu pada dasarnya adalah membantu siswa melihat bagaimana hubungan antara materi yang diharapkan untuk dipelajarinya dengan dirinya sendiri sebagai individu. Proses ini berarti menunjukan pada siswa bagaimana pengetahuan atau kecakapan tertentu mempengaruhi dirinya, melayani tujuan-tujuannya, memuaskan kebutuhan-kebutuhannya. Salah satu sekolah menengah yang menerapkan pelajaran Seni Budaya adalah SMAN 5 Bukittinggi. SMA N 5 Bukittinggi adalah Sekolah Menengah Atas yang ada di Bukittinggi, terletak di Jl. N,J. Dt. Mangkuto Ameh. Pada pembelajaran Seni Budaya kelas XII semester 1, Kompetensi Dasar (KD) 4.4 (Menampilkan karya Seni Musik, Tari, Teater kreasi sendiri atau kelompok). Ketika melakukan observasi awal, peneliti mengambil sampel kelas yaitu kelas XII. Pada masa pandemi Covid-19 ini telah banyak terjadi perubahan-perubahan cara proses belajar mengajar Seni Budaya, terutama untuk pembelajaran praktik Seni Pertunjukan. Dimulai dengan semenjak Covid 19 melanda di Indonesia pada bulan Maret 2020, maka segala kegiatan beraktivitas seni diberhentikan. Selama masa pandemi, penilaian seni pertunjukan hanya dilakukan secara teori dan dilakukan asesmen melalui soal-soal yang diberikan melalui link Quizizz atau Google form. Peserta didik mengerjakannya melalui telepon seluler (ponsel) dari rumah. Setelah Kota Bukittinggi masuk dalam level 3 Covid-19 pada pertengahan bulan September 2021 untuk kategori yang sudah boleh melakukan (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/article/download/244/192
Article home page: https://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/article/view/244/192

Lucy Handayani. Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Pergelaran Seni Melalui Media Digital Pada Mata Pelajaran Seni Budaya Di Kelas Xii Sma Negeri 5 Bukittinggi, Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, 2022, pp. 24-37,