PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA, DAN TINGKAT TENAGA KERJA TERHADAP KEMISKINAN EKSTREM DI PULAU JAWA TAHUN 2013-2022

Jurnal Media Akademik (JMA), Jun 2024

Kemiskinan disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya dapat disebabkan oleh karena sulitnya memenuhi kebutuhan dasar, sulitnya memperoleh pendidikan dan pekerjaan. Sulitnya seseorang dalam memperoleh pendidikan akan menyebabkan seseorang kesulitan dalam mencari pekerjaan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis apakah Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia dan Tenaga Kerja berpengaruh terhadap Kemiskinan Ekstream di Pulau Jawa tahun 2013-2022. Data yang digunakan dalam penelitian ini data sekunder yaitu data yang diperoleh dari sumber kedua selama kurun waktu tahun 2013 hingga 2022. Hasil penelitian ini bagi pemerintah di Indonesia dapat menjadi rekomendasi dalam memfokuskan pemberantasan kemiskinan ekstrem dan ketimpangan ekonomi pada wilayah- wilayah yang menjadi prioritas utama di Indonesia karena ketimpangan ekonomi yang tinggi sangat erat kaitannya dengan kemiskinan ekstrem yang tinggi pula, terutama pada wilayah- wilayah Indonesia bagian timur agar menjadi perhatian besar bagi pemerintah dalam membangun infraskturktur baik sarana maupun prasarana masyarakat umum seperti akses jalan transportasi, sanitasi rumah tangga yang baik dan penginkatan program pendidikan yang menjangkau kedaerah serta mengembangkan program- program ekonomi seperti bantuan umkm dan kebijakan bantuan untuk usaha masyarakat mengengah kebawah

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/download/434/415

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA, DAN TINGKAT TENAGA KERJA TERHADAP KEMISKINAN EKSTREM DI PULAU JAWA TAHUN 2013-2022

JURNAL MEDIA AKADEMIK (JMA) Vol.2, No.6 Juni 2024 e-ISSN: 3031-5220; DOI: 10.62281, Hal XX-XX PT. Media Akademik Publisher AHU-084213.AH.01.30.Tahun 2023 PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA, DAN TINGKAT TENAGA KERJA TERHADAP KEMISKINAN EKSTREM DI PULAU JAWA TAHUN 2013-2022 Oleh: Ferhad Al Faridz1 Diana Agustia2 Febrina Olifia3 Muhammad Kurniawan4 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Alamat: JL. Endro Suratmin, Sukarame, Kec. Sukarame, Kota Bandar Lampung, Lampung (35131). Korespondensi Penulis: Abstract. Poverty is caused by many factors, including the difficulty of meeting basic needs, the difficulty of obtaining education and employment. The difficulty a person has in obtaining an education will cause a person to have difficulty finding work. This research was conducted to analyze whether Economic Growth, Human Development Index and Labor influence Extreme Poverty on Java Island in 2013-2022. The data used in this research is secondary data, namely data obtained from a second source during the period 2013 to 2022. The results of this research for the government in Indonesia can be a recommendation in focusing on eradicating extreme poverty and economic inequality in areas that are top priorities in Indonesia, because high economic inequality is closely related to high levels of extreme poverty, especially in the eastern regions of Indonesia, is of great concern to the government in building infrastructure, both facilities and infrastructure for the general public, such as access to transportation roads, good household sanitation and increasing educational programs that reach regional areas as Received May 23, 2024; Revised May 28, 2024; June 07, 2024 *Corresponding author: PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA, DAN TINGKAT TENAGA KERJA TERHADAP KEMISKINAN EKSTREM DI PULAU JAWA TAHUN 2013-2022 well as developing economic programs such as assistance to MSMEs and assistance policies for businesses in lower middle class communities. Keywords: Extreme Poverty, Economic Growth, Employment Levels. Abstrak. Kemiskinan disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya dapat disebabkan oleh karena sulitnya memenuhi kebutuhan dasar, sulitnya memperoleh pendidikan dan pekerjaan. Sulitnya seseorang dalam memperoleh pendidikan akan menyebabkan seseorang kesulitan dalam mencaripekerjaan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis apakah Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia dan Tenaga Kerja berpengaruh terhadap Kemiskinan Ekstream di PulauJawa tahun 2013-2022. Data yang digunakan dalam penelitian ini data sekunder yaitu data yangdiperoleh dari sumber kedua selama kurun waktu tahun 2013 hingga 2022. Hasil penelitian ini bagi pemerintah di Indonesia dapat menjadi rekomendasi dalam memfokuskan pemberantasan kemiskinan ekstrem dan ketimpangan ekonomi pada wilayah- wilayah yang menjadi prioritas utama di Indonesia karena ketimpangan ekonomi yang tinggi sangat erat kaitannya dengan kemiskinan ekstrem yang tinggi pula, terutama pada wilayahwilayah Indonesia bagian timur agar menjadi perhatian besar bagi pemerintah dalam membangun infraskturktur baik sarana maupun prasarana masyarakat umum seperti akses jalan transportasi, sanitasi rumah tangga yang baik dan penginkatan program pendidikan yang menjangkau kedaerah serta mengembangkan program- program ekonomi seperti bantuan umkm dan kebijakan bantuan untuk usaha masyarakat mengengah kebawah. Kata Kunci: Kemiskinan Extrim, Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Tenaga Kerja. LATAR BELAKANG Masalah kemiskinan merupakan masalah sedang dihadapi oleh banyak daerah di Indonesia. Jumlah penduduk miskin di Indonesia pada 2013 mencapai 28,5juta jiwa atau 11,47% dari jumlahpenduduk indonesia. Hal tersebut menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi masih belum berhasil. Sebagaimana yang dijelaskan Todaro (2006) bahwa tujuan utama pembangunan ekonomiadalah untuk menciptakan pertumbuhan yang tinggi, namun selain itu harus pula mengurangi tingkat kemiskinan. Badan pusat statistik (BPS) menjelaskan bahwa kemiskinan adalah ketidak mampuan memenuhi standar minimum 2 JMA - VOLUME 2, NO. 6, JUNI 2024 kebutuhan, baik kebutuhan makanan maupun non makanan. Menurut BPS pula bahwa kemiskinan adalah kondisi seseorang yang hanya mampu memenuhi kebutuhan makannya kurang dari 2100 kalori perkapita perhari. Di Pulau Jawa masih banyak penduduk yang tidak bisa memenuhi kebutuhan mereka. Masih banyak penduduk yang tidak dapat memenuhi kebutuhan makan mereka secara maksimal. Hal tersebut dapat dikarenakan pendapatan yang mereka miliki tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan. Atau bisa juga karena mereka tidak memiliki pendapatan yang bisa dibelanjakan untuk kebutuhan mereka. Kemiskinan disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya dapat disebabkan oleh karena sulitnya memenuhi kebutuhan dasar, sulitnya memperoleh pendidikan dan pekerjaan. Sulitnya seseorang dalam memperoleh pendidikan akan menyebabkan seseorang kesulitan dalam mencari pekerjaan. Seiring perkembangan zaman lapangan kerja yang tersedia akan mencari tenaga kerja yang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi. Jika dalam masa pendidikan banyak masyarakat yang tidak menempuh sebagaimana mestinya maka masyarakat tersebut akan mengalami kesulitan untuk mencari pekerjaan. Kesulitan mencari pekerjaan ini akan mengakibatkan seseorang kesulitan memperoleh pendapatan. Sehingga mereka tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Populasi penduduk yang hidup dalam kemiskinan tersebut, terdapat kelompok yang termasuk dalam kategori kemiskinan ekstrem. Kemiskinan ekstrem merupakan jenis kemiskinan yang didefinisikan oleh (United Nations, 1996) yang menyatakan bahwa kemiskinan ekstrem adalah suatu kondisi di mana seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya seperti makanan, air bersih, sanitasi yang memadai, kebutuhan akan kesehatan, tempat tinggal, pendidikan dan akses informasi yang tidak hanya terbatas pada pendapatan tetapi juga akses terhadap pelayanan sosial.Kemiskinan ekstrem didefinisikan sebagai penduduk dengan pendapatan per kapita harian kurang dari USD 1,91 PPP (Purchasing Power Parity), yang setara dengan Rp 9.089 per hari. berikut disajikan data terkait angka kemiskinan ekstrem di Indonesia Tahun 2013-2022 Data Kemiskinan Ekstrem di Pulau Jawa Tahun 2013 - 2022 Angka kemiskinan ekstrem di indonesia Kemiskinan Ekstrem PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA, DAN TINGKAT TENAGA KERJA TERHADAP KEMISKINAN EKSTREM DI PULAU JAWA TAHUN 2013-2022 Tahun Garis % Penduduk JPM Kemiskinan Miskin (P0) (Juta) 2013 238.288,50 11,7 28,5 2014 249.910,80 9,4 23,23 2015 261.647,70 7,9 19,86 2016 284.184,90 7,2 18,35 2017 285.184,90 6,5 16,76 2018 305.720,20 5,7 14,88 2019 316.736,10 4,7 12,42 2020 323.291,00 3,7 9,89 2021 345.291,60 3,9 10,54 2022 358.232,60 4 10,86 Pertumbuhan Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi merupakan salah satu input dalam menngurangi tingkat kemiskinan di suatu provinsi. Dalam tabel 2 ditunjukan (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/download/434/415
Article home page: https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/view/434/415

Ferhad Al Faridz, Diana Agustia, Febrina Olifia, Muhammad Kurniawan. PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA, DAN TINGKAT TENAGA KERJA TERHADAP KEMISKINAN EKSTREM DI PULAU JAWA TAHUN 2013-2022, Jurnal Media Akademik (JMA), 2024,