Evaluasi User Experience Pada Aplikasi SignalPolri Menggunakan Metodologi UX Honeycomb

Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia, Feb 2024

Pergolakan pada aspek pelayanan mendorong adanya pembaharuan dan pengembangan secara digital, yang beralih dari sistem manual. Aplikasi SignalPolri merupakan aplikasi berbasis SPBE yang dikelola pemerintah untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pembayaran sumbangan wajib dana lalu lintas angkutan jalan bagi pemilik kendaraan, SIGNAL memiliki sistematika yang menggunakan data pada database kendaraan bermotor yang dimiliki polri dan memiliki pusat di Dukcapil kemendagri. SPBE yang merupakan bagian dari kebijakan yang didorong cukup signifikan sebagai bukti bahwa memiliki urgensi yang tinggi dalam dinamika kebijakan khususnya dibidang pelayanan. Hal ini mendorong adanya evaluasi secara berkesinambungan untuk mendapat progress yang signifikan pada implikasinya. Pada aplikasi ini terdapat ketimpangan dan pengembangan dalam platform yang berbeda yaitu android dan IOS. Hal ini mendorong adanya penelitian untuk menguji responsibilitas dari pemerintah terkait pengembangan aplikasi SignalPolri. Penelitian ini akan mengevaluasi user experience menggunakan metode UX Honeycomb, yang dibagi kedalam 7 aspek. Dari 118 responden yang dikumpulkan menggunakan google form mendapat hasil evaluasi cukup baik dari indikasi nilai 1 sampai 5,yang mana dari 9 pertanyaan yang mewakili tiap aspek,hasil yang didapatkan dari indikator dengan rata-rata nilai 3 yaitu cukup baik

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/download/344/225

Evaluasi User Experience Pada Aplikasi SignalPolri Menggunakan Metodologi UX Honeycomb

Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI) Vol. 3, No. 11, November 2023, Hal. 493-499 DOI: https://doi.org/10.52436/1.jpti.344 p-ISSN: 2775-4227 e-ISSN: 2775-4219 Evaluasi User Experience Pada Aplikasi SignalPolri Menggunakan Metodologi UX Honeycomb Jovianus Abel Andreas*1, Juan Misael2, Alvian Arifin3 1,2,3 Sistem Informasi, Universitas Pradita, Indonesia Email: , , 3 1 Abstrak Pergolakan pada aspek pelayanan mendorong adanya pembaharuan dan pengembangan secara digital, yang beralih dari sistem manual. Aplikasi SignalPolri merupakan aplikasi berbasis SPBE yang dikelola pemerintah untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pembayaran sumbangan wajib dana lalu lintas angkutan jalan bagi pemilik kendaraan, SIGNAL memiliki sistematika yang menggunakan data pada database kendaraan bermotor yang dimiliki polri dan memiliki pusat di Dukcapil kemendagri. SPBE yang merupakan bagian dari kebijakan yang didorong cukup signifikan sebagai bukti bahwa memiliki urgensi yang tinggi dalam dinamika kebijakan khususnya dibidang pelayanan. Hal ini mendorong adanya evaluasi secara berkesinambungan untuk mendapat progress yang signifikan pada implikasinya. Pada aplikasi ini terdapat ketimpangan dan pengembangan dalam platform yang berbeda yaitu android dan IOS. Hal ini mendorong adanya penelitian untuk menguji responsibilitas dari pemerintah terkait pengembangan aplikasi SignalPolri. Penelitian ini akan mengevaluasi user experience menggunakan metode UX Honeycomb, yang dibagi kedalam 7 aspek. Dari 118 responden yang dikumpulkan menggunakan google form mendapat hasil evaluasi cukup baik dari indikasi nilai 1 sampai 5,yang mana dari 9 pertanyaan yang mewakili tiap aspek,hasil yang didapatkan dari indikator dengan rata-rata nilai 3 yaitu Cukup baik. Kata kunci: SignalPolri, SPBE,UX HoneyComb User Experience Evaluation of the SignalPolri Application Using the UX Honeycomb Methodology Abstract The upheaval in the service aspect encourages digital renewal and development, which moves away from manual systems. The SignalPolri application is an SPBE-based application managed by the government to make motor vehicle tax payments and payment of mandatory road transport traffic fund contributions for vehicle owners, SIGNAL has a systematic system that uses data on motor vehicle databases owned by the police and has a center in Dukcapil Kemendagri. SPBE, which is part of a policy that is pushed quite significantly, is proof that it has a high urgency in the dynamics of policies, especially in the field of services. This encourages continuous evaluation to get significant progress on its implications. In this application there are gaps and development on different platforms, namely android and IOS. This encourages research to test the responsibility of the government regarding the development of the SignalPolri application. This research will evaluate the user experience using the Honeycomb UX method, which is divided into 7 aspects. From 118 respondents collected using google form, the evaluation results were quite good from an indication of a score of 1 to 5.. Keywords: SignalPolri, SPBE,UX HoneyComb 1. PENDAHULUAN Pengesahan STNK tahunan yang dilakukan oleh Masyarakat setiap tahunnya sebagai bentuk tanggung jawab pada aturan dan kewajiban yang telah ditetapkan oleh negara dengan cara membayar pajak kendaraaan bermotor (PKB) dan pembayaran sumbangan wajib dana lalu lintas angkutan jalan bagi pemilik kendaraan. Pembayaran PKB dan pembayaran sumbangan wajib dana lalu lintas angkutan jalan yang dilakukan oleh Masyarakat setiap tahunnya dapat dilakukan melalui samsat dimana kendaraan bermotor didaftarkan yang tertera di dalam STNK atau masyarakat dapat melakukan pembayaran melalui aplikasi berbasis online yang telah 493 Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI) p-ISSN: 2775-4227 e-ISSN: 2775-4219 disediakan oleh pemerintah dalam melayani pengesahan STNK sebagai bentuk Pemberlakuan sistem pelayanan berbasis elektronik (SPBE)[1]. Pemberlakuan sistem pelayanan berbasis elektronik (SPBE) merupakan salah satu program yang menjadi acuan utama dalam Upaya meningkatkan kualitas pelayanan secara digital. Instrumen digital dalam menjadi tolak ukur tingkat kepuasan masyarakat khususnya dibidang pelayanan publik, pemberlakuan SPBE ini mendorong agar setiap elemen masyarakat dapat terjangkau tanpa terkecuali dan dengan adanya digitalisasi, beberapa kasus dan peristiwa maladministrasi diharapkan dapat terhindarkan[2][3]. Dengan adanya SPBE pada tiap daerah khususnya yang terpelosok, mempermudah dalam pengintegrasian data dengan pusat, serta memberi efektifitas dan efisiensi yang berkesinambungan. Adanya PERPRES nomor 95 tahun 2018 yang telah di integrasikan sebagai bentuk yang menunjukan urgensitas dalam system pemerintahan berbasis elektronik. Dikutip dari website www.menpan.go.id bahwa E-Government development international index yang dicetuskan PBB terdapat 3 kriteria yaitu, Very High E-Government index atau Very High EGDI berkisar diantara 0.50 sampai dengan 0.75, Middle EGDI berkisar diantar 0.25 sampai dengan 0.50, dan Low EGDI yang bernilai kurang dari 0.25. Indonesia dalam implementasi SPBE yang menurut survey mendapat nilai 0.71600 pada tahun 2022. Dalam index international Indonesia menempati peringkat ke-37 dari 193 negara anggota PBB, dimensi yang dinilai yaitu berdasarkan index pelayanan online (online service index), indeks infrastuktur telekomunikasi (Telecommunication infrastructure index), dan indeks sumber daya manusia (human capital index). Salah satu bentuk SPBE adalah SIGNALPOLRI. SignalPolri merupakan aplikasi yang memberi pelayanan pengesahan STNK,PKB dan sumbangan wajib dana lalu lintas angutas jalan (SWDKLLJ). Aplikasi SIGNAL memiliki sistematika yang menggunakan data pada database kendaraan bermotor yang dimiliki polri dan memiliki pusat di Dukcapil kemendagri dan sistem informasi pajak kendaraan bermotor yang datanya dimiliki oleh tiap Bapenda Provinsi. Aplikasi signal mengintegrasikan verifikasi indentitas pemilik kendaraan dengan face matching sesuai dengan pemilik kendaraan pada database KTP di kemendagri. Adanya aplikasi e-government yang salah satunya SignalPolri merupakan salah satu bentuk digitalisasi, tapi disisi lain mengingat aplikasi sangat membutuhkan development yang baik dan berkesinambungan agar memiliki efektifitas sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Adanya SignalPolri dibawah naungan langsung dari pemerintah, dimana secara mayoritas produk yang diciptakan sangat kurang terintegrasi dengan baik dan efisien. Gambar 1 Ulasan platform Ios Gambar 2 Ulasan platform Android Terdapat diferensiasi yang signifikan pada 2 platform yang berbeda yaitu IOS dan Android, terlihat bahwa pada tiap platform mempunyai masalah yang kurang lebih sama yaitu pada bagian notifikasi dan pelayanan yang tidak terintegrasi dengan baik. Pada platform Android ataupun IOS terlihat disparitas yang cukup untuk membuktikan bahwa perlu ada perbenahan di bagian U (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/download/344/225
Article home page: https://jpti.journals.id/index.php/jpti/article/view/344/225

Andreas Jovianus Abel, Juan Misael, Arifin Alvian. Evaluasi User Experience Pada Aplikasi SignalPolri Menggunakan Metodologi UX Honeycomb, Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia, 2024, pp. 493-499,