Evaluasi User Experience Pada Aplikasi SignalPolri Menggunakan Metodologi UX Honeycomb
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI)
Vol. 3, No. 11, November 2023, Hal. 493-499
DOI: https://doi.org/10.52436/1.jpti.344
p-ISSN: 2775-4227
e-ISSN: 2775-4219
Evaluasi User Experience Pada Aplikasi SignalPolri Menggunakan Metodologi UX
Honeycomb
Jovianus Abel Andreas*1, Juan Misael2, Alvian Arifin3
1,2,3
Sistem Informasi, Universitas Pradita, Indonesia
Email: , ,
3
1
Abstrak
Pergolakan pada aspek pelayanan mendorong adanya pembaharuan dan pengembangan secara digital, yang
beralih dari sistem manual. Aplikasi SignalPolri merupakan aplikasi berbasis SPBE yang dikelola pemerintah
untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pembayaran sumbangan wajib dana lalu lintas
angkutan jalan bagi pemilik kendaraan, SIGNAL memiliki sistematika yang menggunakan data pada database
kendaraan bermotor yang dimiliki polri dan memiliki pusat di Dukcapil kemendagri. SPBE yang merupakan
bagian dari kebijakan yang didorong cukup signifikan sebagai bukti bahwa memiliki urgensi yang tinggi dalam
dinamika kebijakan khususnya dibidang pelayanan. Hal ini mendorong adanya evaluasi secara
berkesinambungan untuk mendapat progress yang signifikan pada implikasinya. Pada aplikasi ini terdapat
ketimpangan dan pengembangan dalam platform yang berbeda yaitu android dan IOS. Hal ini mendorong
adanya penelitian untuk menguji responsibilitas dari pemerintah terkait pengembangan aplikasi SignalPolri.
Penelitian ini akan mengevaluasi user experience menggunakan metode UX Honeycomb, yang dibagi kedalam 7
aspek. Dari 118 responden yang dikumpulkan menggunakan google form mendapat hasil evaluasi cukup baik
dari indikasi nilai 1 sampai 5,yang mana dari 9 pertanyaan yang mewakili tiap aspek,hasil yang didapatkan dari
indikator dengan rata-rata nilai 3 yaitu Cukup baik.
Kata kunci: SignalPolri, SPBE,UX HoneyComb
User Experience Evaluation of the SignalPolri Application Using the UX Honeycomb
Methodology
Abstract
The upheaval in the service aspect encourages digital renewal and development, which moves away from
manual systems. The SignalPolri application is an SPBE-based application managed by the government to
make motor vehicle tax payments and payment of mandatory road transport traffic fund contributions for vehicle
owners, SIGNAL has a systematic system that uses data on motor vehicle databases owned by the police and has
a center in Dukcapil Kemendagri. SPBE, which is part of a policy that is pushed quite significantly, is proof that
it has a high urgency in the dynamics of policies, especially in the field of services. This encourages continuous
evaluation to get significant progress on its implications. In this application there are gaps and development on
different platforms, namely android and IOS. This encourages research to test the responsibility of the
government regarding the development of the SignalPolri application. This research will evaluate the user
experience using the Honeycomb UX method, which is divided into 7 aspects. From 118 respondents collected
using google form, the evaluation results were quite good from an indication of a score of 1 to 5..
Keywords: SignalPolri, SPBE,UX HoneyComb
1.
PENDAHULUAN
Pengesahan STNK tahunan yang dilakukan oleh Masyarakat setiap tahunnya sebagai bentuk tanggung
jawab pada aturan dan kewajiban yang telah ditetapkan oleh negara dengan cara membayar pajak kendaraaan
bermotor (PKB) dan pembayaran sumbangan wajib dana lalu lintas angkutan jalan bagi pemilik kendaraan.
Pembayaran PKB dan pembayaran sumbangan wajib dana lalu lintas angkutan jalan yang dilakukan oleh
Masyarakat setiap tahunnya dapat dilakukan melalui samsat dimana kendaraan bermotor didaftarkan yang tertera
di dalam STNK atau masyarakat dapat melakukan pembayaran melalui aplikasi berbasis online yang telah
493
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI)
p-ISSN: 2775-4227
e-ISSN: 2775-4219
disediakan oleh pemerintah dalam melayani pengesahan STNK sebagai bentuk Pemberlakuan sistem pelayanan
berbasis elektronik (SPBE)[1].
Pemberlakuan sistem pelayanan berbasis elektronik (SPBE) merupakan salah satu program yang menjadi
acuan utama dalam Upaya meningkatkan kualitas pelayanan secara digital. Instrumen digital dalam menjadi
tolak ukur tingkat kepuasan masyarakat khususnya dibidang pelayanan publik, pemberlakuan SPBE ini
mendorong agar setiap elemen masyarakat dapat terjangkau tanpa terkecuali dan dengan adanya digitalisasi,
beberapa kasus dan peristiwa maladministrasi diharapkan dapat terhindarkan[2][3]. Dengan adanya SPBE pada
tiap daerah khususnya yang terpelosok, mempermudah dalam pengintegrasian data dengan pusat, serta memberi
efektifitas dan efisiensi yang berkesinambungan. Adanya PERPRES nomor 95 tahun 2018 yang telah di
integrasikan sebagai bentuk yang menunjukan urgensitas dalam system pemerintahan berbasis elektronik.
Dikutip dari website www.menpan.go.id bahwa E-Government development international index yang dicetuskan
PBB terdapat 3 kriteria yaitu, Very High E-Government index atau Very High EGDI berkisar diantara 0.50
sampai dengan 0.75, Middle EGDI berkisar diantar 0.25 sampai dengan 0.50, dan Low EGDI yang bernilai
kurang dari 0.25. Indonesia dalam implementasi SPBE yang menurut survey mendapat nilai 0.71600 pada tahun
2022. Dalam index international Indonesia menempati peringkat ke-37 dari 193 negara anggota PBB, dimensi
yang dinilai yaitu berdasarkan index pelayanan online (online service index), indeks infrastuktur telekomunikasi
(Telecommunication infrastructure index), dan indeks sumber daya manusia (human capital index). Salah satu
bentuk SPBE adalah SIGNALPOLRI.
SignalPolri merupakan aplikasi yang memberi pelayanan pengesahan STNK,PKB dan sumbangan wajib
dana lalu lintas angutas jalan (SWDKLLJ). Aplikasi SIGNAL memiliki sistematika yang menggunakan data
pada database kendaraan bermotor yang dimiliki polri dan memiliki pusat di Dukcapil kemendagri dan sistem
informasi pajak kendaraan bermotor yang datanya dimiliki oleh tiap Bapenda Provinsi. Aplikasi signal
mengintegrasikan verifikasi indentitas pemilik kendaraan dengan face matching sesuai dengan pemilik
kendaraan pada database KTP di kemendagri. Adanya aplikasi e-government yang salah satunya SignalPolri
merupakan salah satu bentuk digitalisasi, tapi disisi lain mengingat aplikasi sangat membutuhkan development
yang baik dan berkesinambungan agar memiliki efektifitas sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Adanya
SignalPolri dibawah naungan langsung dari pemerintah, dimana secara mayoritas produk yang diciptakan sangat
kurang terintegrasi dengan baik dan efisien.
Gambar 1 Ulasan platform Ios
Gambar 2 Ulasan platform Android
Terdapat diferensiasi yang signifikan pada 2 platform yang berbeda yaitu IOS dan Android, terlihat bahwa
pada tiap platform mempunyai masalah yang kurang lebih sama yaitu pada bagian notifikasi dan pelayanan yang
tidak terintegrasi dengan baik. Pada platform Android ataupun IOS terlihat disparitas yang cukup untuk
membuktikan bahwa perlu ada perbenahan di bagian U (...truncated)