The FLIPPED CLASSROOM LEARNING MODEL UNTUK MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA DAN MEMAKSIMALKAN PERAN TEKNOLOGI PADA PENDIDIKAN

de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika, Jun 2018

Penelitian yang dilakukan adalah penelitian studi kasus metode deskriptif kualitatif. Tujuan yang ingin dicapai adalah mendapatkan gambaran mengenai kemandirian belajar matematika mahasiswa program studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purwokerto ketika belajar dalam mata kuliah Bahasa Inggris Matematika. Populasi dari penelitian ini yaitu mahasiswa semester III yang mengambil mata kuliah Bahasa Inggris Matematika, program studi Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang berjumlah 56 mahasiswa. Hasil dari penelitian ini adalah terdapatnya peningkatan kualitas pembelajaran bahasa inggris matematika melalui model pembelajaran flipped classroom, meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa menggunakan konsep flipped classroom, dan pemanfaatan teknologi pada pembelajaran flipped classroom juga memberi dampak positif terkait peran teknologi dalam dunia pendidikan.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/article/download/10/6

The FLIPPED CLASSROOM LEARNING MODEL UNTUK MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA DAN MEMAKSIMALKAN PERAN TEKNOLOGI PADA PENDIDIKAN

Wanda Nugroho Yanuarto de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 | No. 1 Juni 2018 FLIPPED CLASSROOM LEARNING MODEL UNTUK MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA DAN MEMAKSIMALKAN PERAN TEKNOLOGI PADA PENDIDIKAN Wanda Nugroho Yanuarto Universitas Muhammadiyah Purwokerto pos-el : ABSTRAK Penelitian yang dilakukan adalah penelitian studi kasus metode deskriptif kualitatif. Tujuan yang ingin dicapai adalah mendapatkan gambaran mengenai kemandirian belajar matematika mahasiswa program studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purwokerto ketika belajar dalam mata kuliah Bahasa Inggris Matematika. Populasi dari penelitian ini yaitu mahasiswa semester III yang mengambil mata kuliah Bahasa Inggris Matematika, program studi Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang berjumlah 56 mahasiswa. Hasil dari penelitian ini adalah terdapatnya peningkatan kualitas pembelajaran bahasa inggris matematika melalui model pembelajaran flipped classroom, meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa menggunakan konsep flipped classroom, dan pemanfaatan teknologi pada pembelajaran flipped classroom juga memberi dampak positif terkait peran teknologi dalam dunia pendidikan. Kata kunci : Flipped classroom learning model, kemandirian belajar matematika, dan peran teknologi ABSTRACT The research is a case study of qualitative descriptive method. The goal to be achieved is to get a picture of the independence of learning mathematics students Mathematics Education course University of Muhammadiyah Purwokerto while studying in English Mathematics course. The population of this study are students of the third semester who take English Mathematics courses, Mathematics Education course, University of Muhammadiyah Purwokerto, amounting to 56 students. The result of this research is the improvement of the quality of learning mathematics through the learning model of flipped classroom, increasing student self-reliance using the concept of flipped classroom, and the use of technology in learning flipped classroom also give positive impact related to the role of technology in education Keywords : flipped classroom learning model, student self-reliance, and the use of technology 1. PENDAHULUAN Setiap siswa memiliki gaya dan tipe belajar yang berbeda dengan teman-temannya, hal ini disebabkan karena siswa memiliki potensi yang berbeda dengan orang lain. Menurut Surya (2003), belajar mandiri adalah proses menggerakkan kekuatan atau dorongan dari dalam diri individu yang belajar untuk menggerakkan potensi dirinya mempelajari objek belajar tanpa ada tekanan atau pengaruh asing di luar dirinya. Dengan demikian belajar mandiri lebih mengarah pada pembentukan kemandirian dalam caracara belajar. Untuk membentuk proses kemandirian dalam belajar dipengaruhi oleh lima aspek yaitu disiplin, percaya 13 Wanda Nugroho Yanuarto diri, motivasi, inisiatif, dan tanggung jawab (Syam, 1999), sehingga seseorang memiliki kemandirian belajar apabila memiliki sifat percaya diri, motivasi, inisiatif, disiplin dan tanggung jawab. Namun demikian, kondisi seperti dijelaskan di atas masih jauh dari harapan apabila dilihat dari mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purwokerto, khususnya semester awal. Hal ini sesuai dengan hasil wawancara dari berbagai dosen yang mengajar mahasiswa semester III, didapatkan fakta bahwa 60% mahasiswa masih belum mempunyai daya juang yang tinggi dan masih tergantung temannya untuk menyelesaikan masalah matematika, terutama pada tugas yang diberikan setiap minggunya. Hal ini terbukti bahwa mahasiswa belum mempunyai tanggung jawab yang besar dalam menyelesaikan masalah matematika. Sebagai contoh lain, dari hasil tugas yang diberikan dosen mata kuliah Bahasa Inggris Matematika didapatkan bahwa dari total mahasiswa 50 pada satu kelasnya, hanya 21 mahasiswa yang menyelesaikan tugas tersebut tepat waktu, ini berarti mahasiswa belum memiliki sikap disiplin dalam melaksanakan tugas yang diberikan dosen. Dari keterangan di atas, manakala masalah yang dipaparkan tersebut dibiarkan terus menerus akan berdampak buruk pada aspek perilaku belajar mahasiswa pendidikan matematika ke depannya. Masalah di atas disebabkan pula oleh dampak negatif teknologi pada dunia pendidikan. Hal ini tercermin dari angket terbuka yang diberikan kepada mahasiswa dimana mereka memberikan pendapat mengenai dampak teknologi de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 | No. 1 Juni 2018 pada pendidikan. Dari hasil angket terbuka tersebut 72% dari 52 mahasiswa berpendapat bahwa teknologi lebih berdampak buruk pada tingkat kematangan dan kemandirian siswa dalam belajar dibandingkan dengan dampak positif yang ditimbulkan. Dari hasil angket terbuka di atas, peneliti memilki pemikiran bagaimana memaksimalkan peran serta teknologi pada pendidikan dan memberikan paradigma positif kepada para mahasiswa tentang peran teknologi pada dunia pendidikan tersebut. Hal ini dapat terlaksana dengan beberapa alternatif penyelesaian, salah satunya pemanfaatan teknologi pada model pembelajaran tertentu. Salah satu model pembelajaran yang memanfaatkan peranan teknologi pada prosesnya adalah flipped classroom learning model. Konsep Flipped Classroom mencakup active learning, keterlibatan siswa, dan podcasting. Dalam flipped classroom, materi terlebih dahulu diberikan melalui video pembelajaran yang harus ditonton siswa di rumah masing-masing. Sebaliknya, sesi belajar di kelas digunakan untuk diskusi kelompok dan mengerjakan tugas (Johnson, 2013). Peranan teknologi disini terlihat pada penyediaan video pembelajaran yang harus ditonton mahasiswa di rumah masing-masing. Video pembelajaran yang tersedia di layanan youtube atau website pribadi guru/dosen dalam wordpress atau blogspot dapat menjadi alternatif peran serta teknologi yang berdampak positif pada pendidikan. Di samping itu, mahasiswa juga memahami bahwa teknologi, khususnya pada dunia internet juga dapat digunakan sebagai sumber belajar 14 Wanda Nugroho Yanuarto yang dapat dimaksimalkan mahasiswa di luar kelas. Bagaimana mahasiswa dapat bertanggung jawab penuh terhadap pemanfaatan teknologi berupa video pembelajaran yang harus mereka tonton di rumah sebagai kesiapan mereka belajar di kelas. Mata kuliah Bahasa Inggris Matematika yang diajarkan pada semester III menjadi tolak ukur bagi mahasiswa untuk mengkaji kemahiran berbahasa inggris dalam mengajarkan sebuah konsep matematika. Hal tersebut akan menjadi masalah tersendiri apabila mahasiswa belum dapat secara mandiri belajar berdasarkan kemampuan dan keinginan mereka sendiri, serta bagaimana sebuah pembelajaran di perkuliahan dapat menjadi jembatan untuk pemanfaatan teknologi di era globalisasi sekarang ini. Sehingga peranan guru/dosen di kelas sebagai seorang fasilitator mencari jurus yang jitu untuk menanggulangi masalah di atas. Pemilihan model pembelajaran flipped classroom menjadi satu kunci untuk mengenalkan sebuah pembelajaran yang inovatif, sekaligus sebagai salah satu alternatif meny (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/article/download/10/6
Article home page: https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/article/view/10/6

Yanuarto Wanda Nugroho. The FLIPPED CLASSROOM LEARNING MODEL UNTUK MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA DAN MEMAKSIMALKAN PERAN TEKNOLOGI PADA PENDIDIKAN, de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika, 2018, pp. 13-19,