Teknologi Pengolahan Minuman Rempah Instan Sebagai Peluang Usaha Serta Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Terhadap Covid 19
Teknologi Pengolahan Minuman Rempah Instan… (Maria Isfus Senjawati)
Teknologi Pengolahan Minuman Rempah Instan Sebagai Peluang Usaha Serta
Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Terhadap Covid 19
Maria Isfus Senjawati1), Maryam2), Fera Afriyuni3)
Program Studi Teknik Industri Agro/Politeknik ATI Padang1,2,3)
Politeknik ATI Padang, Jalan Kampus Bungo Pasang, Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Email:
ABSTRAK
Saat ini kita tengah dihadapkan oleh permasalahan pandemi Covid 19 dan belum ditemukan obatnya.
Salah satu usaha yang seharusnya dilakukan oleh masyarakat adalah dengan selalu menerapkan protokol
Kesehatan sesuai anjuran dari pemerintah serta meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah serangan
Covid 19 ini. Indonesia memiliki kekayaan rempah-rempah yang cukup banyak jumlah dan jenisnya.
Menurut beberapa penelitian bahwa rempah-rempah ini bisa meningkatkan daya tahan tubuh karena
mengandung antioksidan dan senyawa-senyawa aktif yang bisa menangkal radikal bebas. Hal ini sebagai
salah satu peluang usaha sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh jika dikonsumsi.
Kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Politeknik ATI Padang, Program Studi Teknik
Industri Agro bertujuan untuk memberikan teknologi pengolahan minuman rempah instan berbahan dasar
jahe merah. Rempah-rempah yang digunakan adalah jahe merah, kayu manis, cengkeh dan sereh. Produk
yang dihasilkan adalah jahe merah instan. Mitra dari kegiatan ini adalah masyarakat di Kelurahan Bungo
Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Padang. Metode yang digunakan adalah dengan menyampaikan
teknologi pengolahan melalui pelatihan virtual dan praktek secara mandiri. Setelah mengikuti pelatihan
virtual dan praktek mandiri menggunakan peralatan serta bahan yang telah dibantu oleh tim, peserta
menyerahkan produknya yang telah dikemas sebagai bahan evaluasi. Diharapkan dengan kegiatan ini,
masyarakat bisa menghasilkan produk ini dalam rangka meningkatkan daya tahan tubuh keluarga sekaligus
sebagai pilihan usaha mereka. Pengolahan rempah menjadi produk minuman instan diharapkan bisa
dipasarkan secara luas, lebih tahan lama dan memberikan nilai tambah komoditas rempah.
Kata kunci : Daya tahan tubuh , minuman instan, rempah
ABSTRACT
We are currently faced with the problem of the Covid 19 pandemic and no cure has been found. One of
the efforts made by the community is to implement health protocols to the recommendations from the
government and increase the body's resistance to prevent this Covid 19 attack. Indonesia has a wealth of
spices that are quite large in number and type. According to some studies that this spice can increase the
body's resistance because it contains antioxidants and active compounds that can ward off free radicals.
This is one of the business opportunities as well as an effort to increase the body's endurance if consumed.
Community service activities organized by ATI Padang Polytechnic, Agro Industry Engineering Study
Program aims to provide technology for processing instant spice drinks based on red ginger. The spices used
are red ginger, cinnamon, cloves and lemongrass. The product produced is instant red ginger. Partners of
this activity are UKM/communities in Bungo Pasang Subdistrict, Koto Tangah District, Padang. The method
used is to deliver processing technology through virtual training and practice independently. After attending
virtual training and independent practice using equipment and materials that have been assisted by team,
participants submitted their products that have been packaged as evaluation materials. It is hoped that with
this activity, UKM/communities can produce this product in order to increase the resilience of the family as
well as their business choice. The processing of spices into instant beverage products is expected to be
widely marketed, more durable and provide added value to spice commodities.
Keywords: Endurance, instant drink, spices
103
JATTEC, Vol 2, No 2, Juli 2021: 103-110
1. Pendahuluan
Saat ini kita sedang dihadapkan dengan permasalahan serangan pandemi Coronavirus Disease
2019 (Covid 19) dan belum ditemukan obatnya. Masyarakat seharusnya selalu menerapkan protokol
Kesehatan yang dianjurkan pemerintah dan meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah
serangan Covid 19 ini. Indonesia memiliki kekayaan rempah-rempah yang cukup banyak jumlah
dan jenisnya. Menurut beberapa penelitian bahwa rempah-rempah ini bisa meningkatkan daya tahan
tubuh karena mengandung antioksidan dan senyawa-senyawa aktif yang bisa menangkal radikal
bebas. Manfaat terbesar rempah-rempah adalah dapat meningkatkan daya tahan tubuh agar virus
penyebab penyakit seperti Covid 19 tidak mudah masuk ke dalam tubuh. Rempah memang tidak
untuk menyembuhkan, melainkan dapat mencegah karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh.
Jika daya tahan tubuh baik, penyakit pun akan sulit masuk ke dalam tubuh (liputan 6, 2020).
Menurut penelitian dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2010 (Badan Penelitian dan
Pengembangan Kesehatan., 2014) bahwa sekitar 50% masyarakat Indonesia menggunakan rempahrempah sebagai jamu baik untuk menjaga kesehatan dengan meningkatkan daya tahan tubuh
maupun untuk pengobatan.
Khasiat dan manfaat rempah tidak hanya bisa dirasakan dengan instan, tetapi memerlukan
waktu agar dapat diproses oleh tubuh secara alami. Mengonsumsi herbal secara rutin dan teratur
sangat dianjurkan untuk imunitas tubuh. Masyarakat bisa mengonsumsi bahan rempah tersebut
dalam bentuk segar. Salah satu rempah yang dapat dikonsumsi sebagai minuman segar adalah jahe
merah (Zingiber officinale var. Rubrum). Jahe merah bentuknya mirip dengan jahe biasa tetapi
rimpang dari jahe merah bentuknya lebih kecil dan lebih pedas dibandingkan dengan jahe biasa.
Warna luarnya bewarna merah sedangkan bagian dalamnya bewarna kuning sampai merah muda
(Ibrahim H, dkk, 2008). Saat ini daya guna jahe merah semakin berkembang, bisa disajikan secara
tradisional atau langsung dibuat minuman segar namun dapat juga dimodifikasi dengan bantuan
teknologi agar meningkatkan umur simpan dan daya tarik konsumen, karena proses pembuatan
minuman segar ini memerlukan waktu yang lama karenanya minuman ini mulai tergeser dengan
minuman lain yang lebih praktis. Selain itu minuman jahe merah ini kurang diminati oleh
masyarakat yang lebih memilih produk minuman kekinian (Wong, 2020). Jahe instan merupakan
serbuk instan yang dapat dikonsumi dengan sangat praktis karena dapat disajikan secara cepat
(Rifkowati dan Martanto, 2016). Hal tersebut membuka peluang usaha bagi masyarakat untuk
mengembangkan produk pangan rempah khususnya jahe merah dalam bentuk minuman instan yang
bisa bersaing dengan produk lainnya dan menjadi pilihan masyarakat saat ini.
Meningkatnya kesadaran konsumen untuk memilih mengkonsumsi makanan dan minuman
yang sehat memberikan dampak yang cukup penting bagi industri rumahtangga pangan. Mutu
pangan yang berkualitas, tidak hanya memiliki cita rasa yang enak dan kandungan gizi yang baik,
tetapi harus aman bagi ke (...truncated)