ANALISIS TEMA DAN NILAI NILAI MORAL SERTA IMPLIKASINYA DALAM PENINGKATAN KARAKTER PESERTA DIDIK PADA CERPEN INSPIRASI TANPA MENGGURUI KARYA CAHYO SATRIA WIJAYA

Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jun 2022

This research is a qualitative descriptive study that aims to find out the theme, the form of moral values and their implications for improving the character of students in the Cerpen Inspirasi Tanpa Menggurui by Cahyo Satria Wijaya. Data collection is done by the method of documentation and literature. The data in this study were processed using data triangulation analysis techniques, namely, researchers used two or more theories to be pitted or combined. The steps in data analysis are (1) reading, studying and understanding, (2) selecting data and simplifying the data, (3) presenting the data, (4) verifying the data, (5) concluding the data. The results of this study show the themes contained in the Cerpen Inspirasi Tanpa Menggurui by Cahyo Satria Wijaya, the manifestation of moral values and their implications in improving the character of students. The themes found are: stories of friendship, family problems, the meaning of a sacrifice, reflections on life, life struggles, and humans with their dignity. The manifestations of these moral values include: the form of the moral values of human relations with others: the value of caring, and the value of sacrifice. The form of the moral value of human relations with oneself: the value of purity of heart, the value of honesty and the value of independence. In all processes of the policy discovery process, evidence was found that the short story Inspirasi Without Menggurui by Cahyo Satria Wijaya could be used as teaching material or as a guide in improving the character of students. In the field of education, the results of this research can be used as literature learning materials at the SMA/SMK education level and refer to the curriculum at the education unit level

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jipbsi/article/download/4154/3216

ANALISIS TEMA DAN NILAI NILAI MORAL SERTA IMPLIKASINYA DALAM PENINGKATAN KARAKTER PESERTA DIDIK PADA CERPEN INSPIRASI TANPA MENGGURUI KARYA CAHYO SATRIA WIJAYA

ISSN :2774-6259 E-ISSN : JIPBSI Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JIPBSI) Volome 4 No. 1 Maret 2022 ANALISIS TEMA DAN NILAI NILAI MORAL SERTA IMPLIKASINYA DALAM PENINGKATAN KARAKTER PESERTA DIDIK PADA CERPEN INSPIRASI TANPA MENGGURUI KARYA CAHYO SATRIA WIJAYA Ni Putu Mega Arta Widiantari1) Dra. IGA Putu Tuti Indrawati2) I Nyoman Adi Susrawan3) Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mahasaraswati Denpasar Email: [email protected]). .id2) .id3) Abstract This research is a qualitative descriptive study that aims to find out the theme, the form of moral values and their implications for improving the character of students in the Cerpen Inspirasi Tanpa Menggurui by Cahyo Satria Wijaya. Data collection is done by the method of documentation and literature. The data in this study were processed using data triangulation analysis techniques, namely, researchers used two or more theories to be pitted or combined. The steps in data analysis are (1) reading, studying and understanding, (2) selecting data and simplifying the data, (3) presenting the data, (4) verifying the data, (5) concluding the data. The results of this study show the themes contained in the Cerpen Inspirasi Tanpa Menggurui by Cahyo Satria Wijaya, the manifestation of moral values and their implications in improving the character of students. The themes found are: stories of friendship, family problems, the meaning of a sacrifice, reflections on life, life struggles, and humans with their dignity. The manifestations of these moral values include: the form of the moral values of human relations with others: the value of caring, and the value of sacrifice. The form of the moral value of human relations with oneself: the value of purity of heart, the value of honesty and the value of independence. In all processes of the policy discovery process, evidence was found that the short story Inspirasi Without Menggurui by Cahyo Satria Wijaya could be used as teaching material or as a guide in improving the character of students. In the field of education, the results of this research can be used as literature learning materials at the SMA/SMK education level and refer to the curriculum at the education unit level Key Words : Cerpen, moral values,character building. 40 ISSN :2774-6259 E-ISSN : JIPBSI Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JIPBSI) Volome 4 No. 1 Maret 2022 Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui tema, wujud nilai moral dan implikasinya bagi peningkatan karakter peserta didik pada cerpen Inspirasi Tanpa Menggurui karya Cahyo Satria Wijaya. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi dan kepustakaan. Data dalam penelitian ini diolah dengan menggunakan teknik analisis triangulasi data yaitu, peneliti memanfaatkan dua teori atau lebih untuk diadu atau dipadu. Adapun langkah dalam analisis data yaitu (1) membaca, menelaah dan memahami, (2) menyeleksi data dan menyederhanakan data, (3) menyajikan data, (4) verifikasi data, (5) menyimpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukan tema yang terdapat pada cerpen Inspirasi Tanpa Menggurui karya Cahyo Satria Wijaya, wujud nilai moral dan implikasinya dalam peningkatan karakter peserta didik. Tema yang ditemukan adalah : kisah persahabatan, permasalahan keluarga,, arti sebuah pengorbanan, renungan hidup, perjuangan hidup,dan manusia dengan harga dirinya. Adapun wujud nilai moral tersebut antara lain: wujud nilai moral hubungan manusia dengan sesama: nilai kepedulian, dan nilai pengorbanan. Wujud nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri : nilai kesucian hati, nilai kejujuran dan nilai kemandirian. Atas segala proses proses penemuan kebijakan ditemukan bukti bahwa cerpen Inspirasi Tanpa Menggurui karya Cahyo Satria Wijaya dapat digunakan sebagai bahan ajar atau pedoman dalam peningkatan karakter peserta didik. Dalam bidang pendidikan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran sastra dijenjang pendidikan SMA/SMK dan mengacu pada kurikulum tingkat satuan pendidikan Kata Kunci: Cerpen, Nilai Moral, Pendidikan Karakter I. PENDAHULUAN adalah makna yang dikandung oleh sebuah cerita. Namun, ada banyak makna yang dikandung dan ditawarkan oleh cerita fiksi itu.Tema disaring dari motif-motif yang terdapat dalam karya yang bersangkutan, yang menentukan hadirnya peristiwaperistiwa, konflik, dan situasi tertentu. Tema dalam banyak hal bersifat “mengikat” kehadiran dan ketidakhadiran peristiwa-konflik-situasi tertentu, termasuk berbagai unsure instrinsik yang lain karena unsur-unsur tersebut mesti mendukung kejelasan tema yang ingin disampaikan. Tema menjadi dasar pengembangan keseluruhan cerita, maka ia pun bersifat menjiwai seluruh bagian cerita itu. Tema mempunyai generalisasi yang umum, lebih luas, dan abstrak. Sastra menurut Sugiantomas (2011:8) dipandang sebagai seni, hasil kegiatan kreatif manusia yang dituangkan ke dalam media bahasa, baik lisan maupun tulisan. Karya sastra merupakan ide atau gagasan pengarang yang dituangkan dalam suatu karangan. Ide atau gagasan tersebut dapat mencerminkan pikiran, emosi, perasaan, tingkah laku, aktivitas bahkan sikap-sikap yang ada dalam diri pengarang tersebut. Karya Sastra merupakan hasil rekaan yang diciptakaan oleh sastrawan melalui imajinasi dari pengarang, karya nya, karya nya tetap bersumber pada kehidupan nyata. Kenny dalam Nuriantoro (2015 : 114) mengemukakan bahwa tema (theme) 41 ISSN :2774-6259 E-ISSN : JIPBSI Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JIPBSI) Volome 4 No. 1 Maret 2022 Karya Sastra berhubungan dengan moralitas. Sastra mengandung penerapan moral dalam setiap sikap dan tingkah laku para tokoh nya. Melalui cerita, sikap, dan tingkah laku tokoh-tokoh itulah pembaca diharapkan dapat mengambil hikmah dari pesan pesan moral yang disampaikan. Karya Sastra senantiasa menawarkan pesan moral yang berhubungan dengan sifat-sifat luhur kemanusiaan, memperjuangkan hak dan martabat manusia (Nurgiantoro, (2013:431). setting, tokoh watak, sudut pandang dan amanat, selain unsur intrinsik, cerpen juga memilik unsur ekstrinsik yaitu latar belakang pengarang, latar belakang dari masyarakat, terdapat biografi yang memaparkan biodata, aliran sastra yang mempengaruhi gaya bahasa, dan kondisi psikologis berupa keadaan senang, sedih,, suka dan duka. Oleh karena itu cerpen merupakan salah satu karya sastra yang dapat dijadikan sebagai sarana dalam peningkatan karakter bagi peserta didik. Sastra dikatakan memiliki hubungan erat dengan moralitas, maka sastra juga dapat dijadikan sebagai pintu masuk dalam penanaman nilai nilai moral terutama dibidang pendidikan. nilai nilai moral seperti kejujuran, pengorbanan, demokrasi, santun dan sebagainya, banyak ditemukan dalam karya-karya sastra. Baik puisi, cerita pendek, novel, maupun drama. Bila karya sastra tersebut dapat dipahami isinya, makna nya, serta ditanamkan, didalam (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jipbsi/article/download/4154/3216
Article home page: https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jipbsi/article/view/4154/3216

Widiantari Ni Putu Mega Arta, Indrawati I Gusti Ayu Putu Tuti, Susrawan I Nyoman Adi. ANALISIS TEMA DAN NILAI NILAI MORAL SERTA IMPLIKASINYA DALAM PENINGKATAN KARAKTER PESERTA DIDIK PADA CERPEN INSPIRASI TANPA MENGGURUI KARYA CAHYO SATRIA WIJAYA, Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2022, pp. 40-48,