Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) di Era Digital
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Volume 2, Nomor 2, Januari 2025, pp 115-125
E-ISSN: 3030-9972
Open Access: https://journal.pipuswina.com/index.php/jippsi/about
Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills
(HOTS) di Era Digital
Naila Arwa Salsabila1, Winda Izati Salamah2, Ahmad Hasanuddin Daulay3, Lalu
Nurul Badri4, Unik Hanifah Salsabila5*
1,2,3,4,5
Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Ahmad Dahlan
Yogyakarta
1
E-mail Author’s: , ,
3
, ,
5
*
Submitted: 20-12-2024
Accepted: 19-01-2025
Published: 19-01-2025
Abstrak
Kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) menjadi
sangat penting bagi siswa untuk menyelesaikan masalah, berpikir kritis, dan berinovasi
untuk terus mengasah kemampuan mereka sehingga dapat bersaing di era digital.
Penggunaan teknologi di Indonesia dalam pendidikan semakin meningkat, tetapi
pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran HOTS masih memerlukan penelitian yang
lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi metode efektif yang dapat
diterapkan oleh guru untuk meningkatkan HOTS melalui teknologi berbasis Pendidikan
menganalisis penerapan strategi teknologi di kelas. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif melalui metode kepustakaan dengan mengumpulkan data dari bukubuku dan jurnal yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa Pembelajaran Berbasis
Proyek (PjBL), simulasi virtual (PhET), dan teknologi digital seperti Google Classroom
dan Canva terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa, pemahaman terhadap
konsep abstrak, serta keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) yang mencakup
analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah. Namun, untuk mencapai efektivitas tersebut,
diperlukan dukungan infrastruktur yang memadai dan pelatihan yang sesuai bagi
pengajar.
Kata kunci: HOTS; Media sosial; Pembelajaran Teknologi; Pendidikan di Indonesia;
Inovasi Pendidikan.
Abstract
Higher order thinking skills (HOTS) have become very important for students to solve
problems, think critically and innovate to continue to hone their skills so that they can
compete in the digital era. The use of technology in education in Indonesia is increasing,
but the utilization of technology for HOTS learning still requires more in-depth research.
This study aims to explore effective methods that can be applied by teachers to improve
HOTS through technology-based education by analyzing the implementation of
technology strategies in the classroom. This research uses a qualitative approach through
the literature method, by collecting data from relevant books and journals. The findings
115
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Vol. 2, No. 2, 2025
show that Project Based Learning (PjBL), virtual simulation (PhET), and digital
technologies such as Google Classroom and Canva are proven to be effective in
increasing student participation, understanding of abstract concepts, as well as higher
order thinking skills (HOTS) which include analysis, evaluation, and problem solving.
However, to achieve this effectiveness, adequate infrastructure support and appropriate
training for teachers are required.
Keywords: Education in Indonesia; Educational Innovation; HOTS; Social Media;
Technology-Based Learning.
1. PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi digital saat͏ ini telah membawa per͏ubahan besar di
berbagai aspek h͏idup, termasuk dalam b͏idang pendidikan.͏ Dalam konteks belajar,
Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) menjadi sanga͏t͏ penting untuk siswa agar
bisa menyelesaikan͏͏masalah dengan baik, ber͏pikir͏ kritis dan berinovasi. HOTS me͏liputi
keterampilan berpikir kritis, analitis, sin͏tesis dan͏evalu͏asi ya͏ng perlu untuk menghadapi͏
masalah rumit͏di dunia yang terus berubah (Alam, 2019). Negara͏-negara maju memiliki
banyak inovasi dalam pe͏ndidikan upaya yang dilakukan un͏tuk menumbuhkan HOTS dan
menghasilkan peningka͏tan nyata d͏alam kemampuan͏ berpikir͏͏siswa (Hikmawati,
Sarbiniwati, et al., 2024).
Te͏tapi d͏i͏͏Indonesia, wa͏la͏ u penggunaan alat canggi͏h dalam belajar semakin lu͏as,
kenyataan di lapangan menunjukkan͏͏bahwa͏ banyak g͏uru mas͏ih menghadapi͏ masalah
dalam memakai t͏eknologi d͏engan baik untuk mendo͏rong͏pe͏rkembang͏an HOTS. Banyak
pe͏ndidik b͏elum punya pengetahuan serta ket͏e͏rampilan yang͏ cukup͏ untuk͏ menggunakan
cara be͏lajar berb͏asis teknologi yang dapat͏tin͏gkatka͏n HO͏TS (Limbong et al., 2024). Hal
in͏i menyebabkan tantangan serius dalam suasana belajar yang in͏teraktif dan͏͏inovatif yang
sesuai dengan k͏ebutuhan siswa di zaman͏͏͏di͏gital͏.
Dampak͏ pener͏apan teknologi yang kurang baik da͏lam belajar adalah rend͏ahnya
kemampuan berpikir ta͏j͏am dan kreatif s͏i͏swa. Jika sit͏uasi i͏ni dibiarkan͏, tidak hanya
menghalang͏i pengemban͏gan potensi seora͏n͏g siswa, tetapi jug͏a mempengaruhi daya saing
s͏atu bangsa di tingka͏t global͏. Oleh karena i͏tu, penting bagi͏ kita untuk menca͏ri solusi
nyata dalam memperbaiki keterampila͏n HOTS lewat pemanfaatan teknologi pen͏did͏ikan
yang pas. Lebih lagi, pelatihan dan pendampingan untuk para guru sangat dibutuhkan
agar mereka bisa͏͏mengadopsi dan menggabungkan berbagai cara belaj͏ar berbasis
teknologi dengan lebih baik. Integrasi teknologi yang sukses dalam pendidikan
meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa (Dewi & Alam, 2020). Penggunaan alat
digital seperti simulasi dan media interaktif dapat meningkatkan keterampilan HOTS
siswa (Hikmawati, Suastra, et al., 2024). Hal ini mendukung pernyataan bahwa pelatihan
dan dukungan infrastruktur yang tepat penting untuk mengoptimalkan penggunaan
teknologi dalam lingkungan pendidikan.
Penelitian ini bertujuan menjawab tantangan dalam mengeksplorasi metode
efektif yang dapat diterapkan oleh para guru dalam meningkatkan HOTS melalui
teknologi berbasis pendidikan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini
akan menganalisis penerapan berbagai strategi, seperti pembelajaran berbasis proyek
digital, simulasi interaktif, dan alat kolaborasi online. Diharapkan temuan dari penelitian
ini dapat memberikan rekomendasi praktis bagi para pendidik dalam mengoptimalkan
116
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Vol. 2, No. 2, 2025
penggunaan teknologi untuk mendukung pembelajaran yang berfokus pada HOTS.
Dengan demikian, transformasi pendidikan di Indonesia diharapkan dapat berlangsung
dengan cara yang lebih relevan dan berkelanjutan dalam menghadapi berbagai tantangan
global (Dewi & Alam, 2020).
2. METODE
Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif menggunakan teknik Library
Research untuk menganalisis penerapan pembelajaran berbasis proyek melalui aplikasi
digital, simulasi dan eksperimen virtual dalam bidang sains dan matematika,
serta pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kreatif (HOTS). Data dikumpulkan
dari sumber-sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah, yang
diterbitkan dalam rentang waktu 2019–2024. Proses pencarian literatur memanfaatkan
kata kunci seperti "HOTS dalam pendidikan," "Pembelajaran berbasis proyek digital,"
(...truncated)