Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) di Era Digital

Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPPSI), Jan 2025

Kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) menjadi sangat penting bagi siswa untuk menyelesaikan masalah, berpikir kritis, dan berinovasi untuk terus mengasah kemampuan mereka sehingga dapat bersaing di era digital. Penggunaan teknologi di Indonesia dalam pendidikan semakin meningkat, tetapi pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran HOTS masih memerlukan penelitian yang lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi metode efektif yang dapat diterapkan oleh guru untuk meningkatkan HOTS melalui teknologi berbasis Pendidikan menganalisis penerapan strategi teknologi di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode kepustakaan dengan mengumpulkan data dari buku-buku dan jurnal yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL), simulasi virtual (PhET), dan teknologi digital seperti Google Classroom dan Canva terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa, pemahaman terhadap konsep abstrak, serta keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) yang mencakup analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah. Namun, untuk mencapai efektivitas tersebut, diperlukan dukungan infrastruktur yang memadai dan pelatihan yang sesuai bagi pengajar.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal.pipuswina.com/index.php/jippsi/article/download/137/82

Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) di Era Digital

Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Volume 2, Nomor 2, Januari 2025, pp 115-125 E-ISSN: 3030-9972 Open Access: https://journal.pipuswina.com/index.php/jippsi/about Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) di Era Digital Naila Arwa Salsabila1, Winda Izati Salamah2, Ahmad Hasanuddin Daulay3, Lalu Nurul Badri4, Unik Hanifah Salsabila5* 1,2,3,4,5 Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta 1 E-mail Author’s: , , 3 , , 5 * Submitted: 20-12-2024 Accepted: 19-01-2025 Published: 19-01-2025 Abstrak Kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) menjadi sangat penting bagi siswa untuk menyelesaikan masalah, berpikir kritis, dan berinovasi untuk terus mengasah kemampuan mereka sehingga dapat bersaing di era digital. Penggunaan teknologi di Indonesia dalam pendidikan semakin meningkat, tetapi pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran HOTS masih memerlukan penelitian yang lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi metode efektif yang dapat diterapkan oleh guru untuk meningkatkan HOTS melalui teknologi berbasis Pendidikan menganalisis penerapan strategi teknologi di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode kepustakaan dengan mengumpulkan data dari bukubuku dan jurnal yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL), simulasi virtual (PhET), dan teknologi digital seperti Google Classroom dan Canva terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa, pemahaman terhadap konsep abstrak, serta keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) yang mencakup analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah. Namun, untuk mencapai efektivitas tersebut, diperlukan dukungan infrastruktur yang memadai dan pelatihan yang sesuai bagi pengajar. Kata kunci: HOTS; Media sosial; Pembelajaran Teknologi; Pendidikan di Indonesia; Inovasi Pendidikan. Abstract Higher order thinking skills (HOTS) have become very important for students to solve problems, think critically and innovate to continue to hone their skills so that they can compete in the digital era. The use of technology in education in Indonesia is increasing, but the utilization of technology for HOTS learning still requires more in-depth research. This study aims to explore effective methods that can be applied by teachers to improve HOTS through technology-based education by analyzing the implementation of technology strategies in the classroom. This research uses a qualitative approach through the literature method, by collecting data from relevant books and journals. The findings 115 Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Vol. 2, No. 2, 2025 show that Project Based Learning (PjBL), virtual simulation (PhET), and digital technologies such as Google Classroom and Canva are proven to be effective in increasing student participation, understanding of abstract concepts, as well as higher order thinking skills (HOTS) which include analysis, evaluation, and problem solving. However, to achieve this effectiveness, adequate infrastructure support and appropriate training for teachers are required. Keywords: Education in Indonesia; Educational Innovation; HOTS; Social Media; Technology-Based Learning. 1. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi digital saat͏ ini telah membawa per͏ubahan besar di berbagai aspek h͏idup, termasuk dalam b͏idang pendidikan.͏ Dalam konteks belajar, Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) menjadi sanga͏t͏ penting untuk siswa agar bisa menyelesaikan͏͏masalah dengan baik, ber͏pikir͏ kritis dan berinovasi. HOTS me͏liputi keterampilan berpikir kritis, analitis, sin͏tesis dan͏evalu͏asi ya͏ng perlu untuk menghadapi͏ masalah rumit͏di dunia yang terus berubah (Alam, 2019). Negara͏-negara maju memiliki banyak inovasi dalam pe͏ndidikan upaya yang dilakukan un͏tuk menumbuhkan HOTS dan menghasilkan peningka͏tan nyata d͏alam kemampuan͏ berpikir͏͏siswa (Hikmawati, Sarbiniwati, et al., 2024). Te͏tapi d͏i͏͏Indonesia, wa͏la͏ u penggunaan alat canggi͏h dalam belajar semakin lu͏as, kenyataan di lapangan menunjukkan͏͏bahwa͏ banyak g͏uru mas͏ih menghadapi͏ masalah dalam memakai t͏eknologi d͏engan baik untuk mendo͏rong͏pe͏rkembang͏an HOTS. Banyak pe͏ndidik b͏elum punya pengetahuan serta ket͏e͏rampilan yang͏ cukup͏ untuk͏ menggunakan cara be͏lajar berb͏asis teknologi yang dapat͏tin͏gkatka͏n HO͏TS (Limbong et al., 2024). Hal in͏i menyebabkan tantangan serius dalam suasana belajar yang in͏teraktif dan͏͏inovatif yang sesuai dengan k͏ebutuhan siswa di zaman͏͏͏di͏gital͏. Dampak͏ pener͏apan teknologi yang kurang baik da͏lam belajar adalah rend͏ahnya kemampuan berpikir ta͏j͏am dan kreatif s͏i͏swa. Jika sit͏uasi i͏ni dibiarkan͏, tidak hanya menghalang͏i pengemban͏gan potensi seora͏n͏g siswa, tetapi jug͏a mempengaruhi daya saing s͏atu bangsa di tingka͏t global͏. Oleh karena i͏tu, penting bagi͏ kita untuk menca͏ri solusi nyata dalam memperbaiki keterampila͏n HOTS lewat pemanfaatan teknologi pen͏did͏ikan yang pas. Lebih lagi, pelatihan dan pendampingan untuk para guru sangat dibutuhkan agar mereka bisa͏͏mengadopsi dan menggabungkan berbagai cara belaj͏ar berbasis teknologi dengan lebih baik. Integrasi teknologi yang sukses dalam pendidikan meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa (Dewi & Alam, 2020). Penggunaan alat digital seperti simulasi dan media interaktif dapat meningkatkan keterampilan HOTS siswa (Hikmawati, Suastra, et al., 2024). Hal ini mendukung pernyataan bahwa pelatihan dan dukungan infrastruktur yang tepat penting untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menjawab tantangan dalam mengeksplorasi metode efektif yang dapat diterapkan oleh para guru dalam meningkatkan HOTS melalui teknologi berbasis pendidikan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini akan menganalisis penerapan berbagai strategi, seperti pembelajaran berbasis proyek digital, simulasi interaktif, dan alat kolaborasi online. Diharapkan temuan dari penelitian ini dapat memberikan rekomendasi praktis bagi para pendidik dalam mengoptimalkan 116 Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Vol. 2, No. 2, 2025 penggunaan teknologi untuk mendukung pembelajaran yang berfokus pada HOTS. Dengan demikian, transformasi pendidikan di Indonesia diharapkan dapat berlangsung dengan cara yang lebih relevan dan berkelanjutan dalam menghadapi berbagai tantangan global (Dewi & Alam, 2020). 2. METODE Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif menggunakan teknik Library Research untuk menganalisis penerapan pembelajaran berbasis proyek melalui aplikasi digital, simulasi dan eksperimen virtual dalam bidang sains dan matematika, serta pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kreatif (HOTS). Data dikumpulkan dari sumber-sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah, yang diterbitkan dalam rentang waktu 2019–2024. Proses pencarian literatur memanfaatkan kata kunci seperti "HOTS dalam pendidikan," "Pembelajaran berbasis proyek digital," (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal.pipuswina.com/index.php/jippsi/article/download/137/82
Article home page: https://journal.pipuswina.com/index.php/jippsi/article/view/137/82

Naila Arwa Salsabila, Winda Izati Salamah, Ahmad Hasanuddin Daulay, Lalu Nurul Badri, Unik Hanifah Salsabila. Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) di Era Digital, Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPPSI), 2025, pp. 115-125,