Efektivitas Penggunaan Aplikasi SINOPEN dalam Mengurus Perizinan dan Non- Perizinan pada DPMPTSP Kota Padang

Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, Nov 2024

Implementation of E-Government has become one of the priorities in bureaucratic reform and improving the quality of public services. This is in line with Presidential Instruction no. 3 of 2003 concerning National Policy and Strategy for E-Government Development, which encourages government agencies to utilize advances in information technology in government processes. In this research, the method used is a descriptive qualitative method. This means that the data collected is not in the form of numbers, but rather the data comes from interview scripts, field notes, personal documents, memos and other official documents. The SINOPEN application (Non-OSS Licensing and Licensing Information System) was launched by the Padang City Investment and One-Stop Integrated Services Service (DPMPTSP) in March 2022 with the aim of making it easier for the public to process permits and non-permits online. Based on research results, currently the SINOPEN application limits the use of one account to only one use, which makes it difficult for users who frequently access the application during the licensing or non-licensing application process.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/article/download/2296/1981

Efektivitas Penggunaan Aplikasi SINOPEN dalam Mengurus Perizinan dan Non- Perizinan pada DPMPTSP Kota Padang

Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS) Vol. 3 No. 2 Oktober - Desember 2024 Hal. 861-863 http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs ISSN : 2963-5802 Efektivitas Penggunaan Aplikasi SINOPEN dalam Mengurus Perizinan dan Non- Perizinan pada DPMPTSP Kota Padang Sarah Zumardia, Vanessya Putri Busmanb, Wulandaric, Dini Feronikad, Rahmadhona Fitri Helmie Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang , , . , Abstract Implementation of E-Government has become one of the priorities in bureaucratic reform and improving the quality of public services. This is in line with Presidential Instruction no. 3 of 2003 concerning National Policy and Strategy for EGovernment Development, which encourages government agencies to utilize advances in information technology in government processes. In this research, the method used is a descriptive qualitative method. This means that the data collected is not in the form of numbers, but rather the data comes from interview scripts, field notes, personal documents, memos and other official documents. The SINOPEN application (Non-OSS Licensing and Licensing Information System) was launched by the Padang City Investment and One-Stop Integrated Services Service (DPMPTSP) in March 2022 with the aim of making it easier for the public to process permits and non-permits online. Based on research results, currently the SINOPEN application limits the use of one account to only one use, which makes it difficult for users who frequently access the application during the licensing or non-licensing application process. Keywords: Digital Governance, Public Administration, Licensing, SINOPEN Application This work is licensed under Creative Commons Attribution License 4.0 CC-BY International license PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi serta aplikasi berpengaruh pada setiap aspek kehidupan di masyarakat. Perkembangan teknologi juga menuntut pemerintah untuk melakukan perubahan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Pemerintah Indonesia sendiri saat ini sudah mulai melakukan perubahan dalam melakukan penyelenggaraan pemerintahan atau pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi. Pemanfaatan teknologi dalam melakukan pelayanan publik bertujuan untuk mewujudkan birokrasi pemerintahan yang baik atau biasanya disebut dengan good governance (Catherine, et al, 2023). Dalam konteks Indonesia, implementasi E-Government telah menjadi salah satu prioritas dalam reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden No. 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan E-Government, yang mendorong instansi pemerintah untuk memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dalam proses pemerintahan. E Government bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Kota Padang, sebagai salah satu kota besar di Indonesia, juga telah berkomitmen untuk mengimplementasikan E-Government dalam berbagai aspek pelayanan publik. Salah satu bentuk implementasi tersebut adalah melalui penggunaan aplikasi SINOPEN (Sistem Informasi Online Perizinan) pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang. DPMPTSP Kota Padang memiliki peran strategis yaitu untuk mempermudah proses perizinan bagi masyarakat dan pelaku usaha. Sebelum adanya aplikasi SINOPEN, proses pengurusan perizinan dan non-perizinan di Kota Padang seringkali memakan waktu yang lama, memerlukan prosedur yang rumit, dan rentan terhadap praktik-praktik yang kurang transparan. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong digitalisasi layanan publik, termasuk dalam bidang perizinan dan non-perizinan. Pemerintah Kota Padang, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), telah mengimplementasikan aplikasi SINOPEN untuk meningkatkan efisiensi pelayanan perizinan dan non-perizinan. Aplikasi SINOPEN bertujuan untuk mempermudah proses pengajuan, pemrosesan, dan penerbitan izin serta layanan non-perizinan bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kota Padang. Perlu dilakukan evaluasi terhadap efektivitas penggunaan aplikasi SINOPEN untuk mengetahui sejauh mana aplikasi ini telah mencapai tujuannya dalam meningkatkan Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS) Vol.03 No. 01 Oktober – Desember 2024 861 Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS) Vol. 3 No. 2 Oktober - Desember 2024 Hal. 861-863 http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs ISSN : 2963-5802 kualitas pelayanan publik. Hasil evaluasi dapat menjadi dasar untuk perbaikan dan pengembangan sistem pelayanan perizinan dan non- perizinan di Kota Padang. METODE PENELITIAN Dalam penelitian ini metode yang digunakan merupakan metode berbentuk kualitatif Deskriptif. Menurut Nana Syaodih Sukmadinata (2011: 73), penelitian deskriptif kualitatif ditujukan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan fenomena-fenomena yang ada, baik bersifat alamiah maupun rekayasa manusia, yang lebih memperhatikan mengenai karakteristik, kualitas, keterkaitan antar kegiatan. Selain itu, Penelitian deskriptif tidak memberikan perlakuan, manipulasi atau pengubahan pada variabel - variabel yang diteliti, melainkan menggambarkan suatu kondisi yang apa adanya. Teknik yang dilakukan dalam Penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pertama observasi penelitian dilakukan di kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Padang Lantai 4, yaitu pada hari Jumat, 01 November 2024. Wawancara pada penelitian ini melibatkan satu informan yaitu Ibuk Sri Hastuti bagian dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Serta dua informan dari pemohon atau masyarakat pengguna aplikasi SINOPEN. HASIL DAN PEMBAHASAN Aplikasi SINOPEN Aplikasi SINOPEN (Sistem Informasi Non Perizinan dan Perizinan Non OSS) diluncurkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang pada bulan Maret tahun 2022 yang tujuannya untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus perizinan dan non perizinan secara online. Sejak peluncurannya, aplikasi ini telah digunakan secara aktif oleh masyarakat. Hingga 17 Maret 2022, DPMPTSP Kota Padang telah menerbitkan 476 dokumen surat izin penelitian melalui SINOPEN. Pada Juli 2024, DPMPTSP meng-upgrade SINOPEN untuk meningkatkan kemudahan pengurusan perizinan secara online, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke Mal Pelayanan Publik (MPP). Peningkatan dan pembaruan aplikasi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memfasilitasi kebutuhan perizinan masyarakat secara lebih efisien dan efektif. Sebelum adanya aplikasi SINOPEN ini pelayanan Non-perizinan dilakukan secara manual. Masyarakat harus langsung datang ke kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Sehingga hal ini memakan waktu yang lama karena di tahap administrasi masih dilakukan secara manual dan juga akan mengakibatkan adanya antrean yang panjang. Dengan proses yang masih manual ini masyarakat akan kesul (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/article/download/2296/1981
Article home page: https://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/article/view/2296/1981

Sarah Zumardi, Busman Vanessya Putri, Wulandari Wulandari, Dini Feronika, Helmi Rahmadhona Fitri. Efektivitas Penggunaan Aplikasi SINOPEN dalam Mengurus Perizinan dan Non- Perizinan pada DPMPTSP Kota Padang, Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, 2024, pp. 861-863,