e-CliniC, May 2025
Abstract: Healthy eating behavior plays an essential role in preventing various health issues, such as obesity and non-communicable diseases (NCDs), which can affect all age groups. The prevalence of central obesity among individuals with higher education levels is significant, especially in women. Poor dietary patterns, such as the consumption of low-nutritional fast food, are major contributors to the increasing prevalence of obesity and NCDs. This study aimed to evaluate the relationship between nutrition literacy and eating behavior among active students at the Faculty of Public Health, Universitas Sam Ratulangi, Manado. This was an observational and analytical study. Primary data were collected through questionnaires distributed via google forms. The Spearman test showed a significant relationship between nutrition literacy and eating behavior in the following subscales: hunger (p<0.001), food responsiveness (p=0.022), satiety responsiveness (p=0.135), emotional under-eating (p=0.009), food fussiness (p=0.004), enjoyment of food (p=0.012), and slowness in eating (p<0.001). However, there was no significant relationship between nutrition literacy and the emotional over-eating subscale (p=0.591). In conclusion, there is a significant relationship between nutrition literacy and eating behavior in the subscales of hunger, food responsiveness, satiety responsiveness, emotional under-eating, food fussiness, enjoyment of food, and slowness in eating. However, no significant relationship was observed in the emotional over-eating subscale. Keywords: nutritional literacy; eating behavior; students Abstrak: Perilaku makan sehat berperan penting dalam mencegah berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas dan penyakit tidak menular (PTM), yang dapat terjadi pada semua kelompok usia. Prevalensi obesitas sentral pada kelompok dengan tingkat pendidikan tinggi cukup bermakna, terlebih pada perempuan. Perilaku makan yang buruk, seperti konsumsi makanan cepat saji yang kurang bergizi, menjadi faktor utama penyebab meningkatnya prevalensi obesitas dan PTM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi gizi dengan perilaku makan mahasiswa aktif Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado. Jenis penelitian ialah observasional analitik dengan menggunakan data primer lewat kuesioner google form. Uji statistik Spearman terhadap hubungan antara literasi gizi dan perilaku makan menunjukkan hubungan bermakna pada subskala hunger (p<0,001), food responsive (p=0,022), satiety responsive (p=0,135), emotional under eating (p=0,009), food fussiness (p=0,004), enjoyment food (p=0,012), dan slowness in eating (p<0,001). Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan bermakna antara literasi gizi dan kebiasaan makan pada subskala emotional over eating (p=0,591). Simpulan penelitian ini terdapat hubungan antara literasi gizi dan perilaku makan pada subskala hunger, food responsive, satiety responsive, emotional under eating, food fussiness, enjoyment food dan slowness in eating, sedangkan dengan subskala emotional over eating tidak terdapat hubungan bermakna. Kata kunci: literasi gizi; perilaku makan; mahasiswa
This is a preview of a remote PDF: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/eclinic/article/download/61336/49257
Article home page: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/eclinic/article/view/61336/49257
Simbar Praisy L., Nova H. Kapantow, Kawengian Shirley E. S.. Hubungan antara Literasi Gizi dengan Perilaku Makan Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, e-CliniC, 2025, pp. 325-330,