Pengendalian Kualitas Produk Menggunakan Cumulative Sum Control (cusum) dan Fuzzy Decision Making pada Proses Produksi Buku Tahunan di CV Renjana Offset
Jurnal Engine:
Energi, Manufaktur, dan Material
Vol. 9 No. 1
Mei 2025
hal: 053 - 068
Pengendalian Kualitas Produk Menggunakan Cumulative Sum Control
(cusum) dan Fuzzy Decision Making pada Proses Produksi Buku Tahunan
di CV Renjana Offset
Esti Dwi Pujaningsih1
Elly Wuryaningtyas Yunitasari2
Emmy Nurhayati3
1,2,3
Program Studi Teknik Industri, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Jalan Miliran No.16
Yogyakarta, Indonesia
1
Korespodensi penulis:
Article Info: Received: February 12, 2025 Accepted: March 12, 2025 Available online: April 14, 2025
DOI: 10.30588/jeemm.v9i1.2145
Abstract: CV Renjana Offset is a printing company that produces yearbooks for export. In the
production process, various types of rejects were found in the pack products, such as scratches, glue,
tears, and problematic pop-ups, as well as in book products, such as reversed arrangement, broken
threads, and shadows. This study uses the Cumulative Sum Control (CUSUM) method to analyze
product quality and the Fuzzy Analytic Hierarchy Process (FAHP) to determine improvement priorities.
The results showed an average reject of 3.96% with a total of 35.66% from November 2023 to July
2024, although there was an increase to 4.74% in July 2024. The cumulative CUSUM of 0.143 units
with a monthly average of 0.016 units indicates consistent quality, but improvements are needed in
operators and materials. The proposed improvements aim to reduce rejects and improve quality
through structured and sustainable improvement actions.
Keywords: Quality control, CUSUM, FAHP
Abstrak: CV Renjana Offset adalah perusahaan percetakan yang memproduksi buku tahunan untuk
ekspor. Dalam proses produksinya, ditemukan berbagai jenis reject pada produk pack, seperti lecet,
terkena lem, sobek, dan pop-up bermasalah, serta pada produk buku, seperti susunan terbalik, benang
rusak, dan bayang. Penelitian ini menggunakan metode Cumulative Sum Control (CUSUM) untuk
menganalisis kualitas produk dan Fuzzy Analytic Hierarchy Process (FAHP) untuk menentukan
prioritas perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata reject 3,96% dengan total 35,66% dari
November 2023 hingga Juli 2024, meski terjadi kenaikan menjadi 4,74% pada Juli 2024. CUSUM
kumulatif 0,143 unit dengan rata-rata bulanan 0,016 unit menunjukkan konsistensi kualitas, tetapi
perbaikan diperlukan pada operator dan material. Usulan perbaikan bertujuan mengurangi reject dan
meningkatkan kualitas melalui tindakan perbaikan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Kata kunci: pengendalian kualitas, CUSUM, FAHP
1. Pendahuluan
Industri percetakan memainkan peran penting dalam perekonomian, dengan perusahaan
berlomba menghasilkan produk berkualitas tinggi. CV Renjana Offset, yang berfokus pada
produksi buku tahunan, menghadapi tantangan dalam pengendalian kualitas guna
mempertahankan daya saing. Permasalahan utama meliputi kesulitan mengumpulkan data
pelanggan terkait persepsi kualitas dan kompleksitas dalam menganalisis penyebab defect.
Berdasarkan data produksi November 2023–Juni 2024, persentase reject produk
mengalami fluktuasi, dengan kecenderungan menurun setelah November 2023. Meski ada
perbaikan, defect seperti lem kurang menempel, cover blur, jahitan rusak, dan ketidaksesuaian
warna masih terjadi. Penyebabnya meliputi kualitas bahan baku yang kurang optimal, teknik
Jurnal Engine
ISSN (online) 2579-7433
53
Jurnal Engine:
Energi, Manufaktur, dan Material
Vol. 9 No. 1
Mei 2025
hal: 053 - 068
produksi yang tidak presisi, serta proses finishing yang tidak sesuai standar. Oleh karena itu,
diperlukan metode yang lebih efektif untuk mendeteksi dan mengatasi permasalahan kualitas.
Metode Cumulative Sum Control (CUSUM) dan fuzzy decision making dipilih untuk
meningkatkan kualitas produksi. CUSUM membantu mendeteksi perubahan kecil dalam
kualitas secara cepat sehingga tindakan korektif dapat segera dilakukan (Montgomery, 2020).
Sementara itu, fuzzy decision making memungkinkan evaluasi faktor risiko dan pengambilan
keputusan berbasis data dalam situasi kompleks (Zadeh, 2019).
Penerapan kedua metode ini diharapkan dapat mengurangi angka reject, meningkatkan
efisiensi produksi, serta mempertahankan kepuasan pelanggan. Penelitian ini berkontribusi
dalam pengembangan sistem pengendalian kualitas di industri percetakan, khususnya produksi
buku tahunan. Dengan mengoptimalkan proses produksi dan mengurangi biaya akibat defect,
perusahaan dapat meningkatkan daya saing. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi referensi
bagi perusahaan lain dalam menerapkan teknik serupa guna mencapai standar produksi yang
lebih tinggi.
II. Metode
Hasil identifikasi jenis kecacatan pada proses produksi buku tahunan terbagi menjadi 2 jenis roduk
pada pack dan jenis cacat pada buvu tahunan itu senidiri.
Tabel 1. Data Reject Produk Pack Buku Tahunan November 2023-Juni 2024
Bulan
01-Nov-23
01-Dec-23
01-Jan-24
01-Feb-24
01-Mar-24
01-Apr-24
01-May-24
01-Jun-24
01-Jul-24
Total
Rata-Rata
Total Produksi
(Unit)
6801
10838
12992
8531
11513
6940
9762
2508
9135
79020
8780,00
Total Reject
(Unit)
555
661
456
265
444
194
248
21
433
3277
364,11
Presentase Reject
%
8,16%
6,10%
3,51%
3,11%
3,86%
2,80%
2,54%
0,84%
4,74%
4%
Tabel 2. Data Reject Produk Untuk Buku Pada Buku Tahunan November 2023-Juni 2024
Bulan
01-Nov-23
01-Dec-23
01-Jan-24
01-Feb-24
01-Mar-24
01-Apr-24
01-May-24
01-Jun-24
01-Jul-24
Total
Rata-rata
Total Produksi
(Unit)
777
6918
11317
10197
16835
20812
20686
3798
27877
119217
13246,33
Total Reject
(Unit)
140
522
323
280
745
655
671
115
1408
4859
539,89
Presentase
Reject %
18,02%
7,55%
2,85%
2,75%
4,43%
3,15%
3,24%
3,03%
5,05%
6%
Dari hasil jumlah kecacatan produk yang terjadi, maka Langkah selanjutnya yaitu dengan
menggambarkan tingkat cacat yang mendominasi dengan menggunakan minitab.
Jurnal Engine
ISSN (online) 2579-7433
54
Jurnal Engine:
Energi, Manufaktur, dan Material
Vol. 9 No. 1
Mei 2025
hal: 053 - 068
Presentase Reject Produk Pack
9,00%
8,00%
Presentase Reject %
7,00%
6,00%
5,00%
4,00%
3,00%
2,00%
1,00%
0,00%
01-Nov-23 01-Dec-23 01-Jan-24 01-Feb-24 01-Mar-24 01-Apr-24 01-May-24 01-Jun-24
01-Jul-24
Bulan
Gambar 1. Grafik Presentase Reject Pack Buku Tahunan
Presentase Reject Produk Buku
Presentase Reject %
20,00%
15,00%
10,00%
5,00%
01-Nov-23 01-Dec-23
01-Jan-24 01-Feb-24 01-Mar-24 01-Apr-24 01-May-24 01-Jun-24
01-Jul-24
Bulan
Gambar 2. Grafik Presentase Reject Buku pada Buku Tahunan
Berisi informasi tentang jenis-jenis defect yang terjadi pada produk buku tahunan di CV Renjana
Offset, termasuk pack dan buku. Jenis-jenis reject meliputi lem kurang nempel, saklar rusak, cover blur,
jahit rusak, cover kasar, dan cover salah warna. Penyebab-penyebab reject tersebut bervariasi, mulai
dari masalah kualitas bahan hingga proses produksi yang tidak optimal.
Gambar 1 Data menunjukkan total produksi, total reject, dan persentase reject bulanan dari
November 2023 hingga Juni 2024 di CV Renjana Offset. Perusahaan memproduksi 69.885 unit dengan
total reject sebesar 2.844 unit selama per (...truncated)