Analisis Faktor yang Menyebabkan Downtime pada Mesin Injector Freon di Divisi Refrigerator PT. XYZ

Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material, Apr 2025

The freon injector machine is a crucial component in the production line at PT. XYZ, responsible for refrigerant injection. However, frequent downtime disrupts production efficiency. This study aims to analyze the factors causing downtime in the freon injector machine at PT. XYZ, focusing on Coupler component failures. Using the PDCA method and fishbone diagram analysis, the primary causes were identified across human, method, machine, and material factors. Installation and removal errors contributed to human-related issues, while the absence of preventive maintenance resulted in reactive component replacement. Machine-related factors included component wear and latch failure, whereas material-related issues stemmed from a lack of understanding of load limits, leading to faster wear. The SMART method was used to validate corrective measures. Implementing better maintenance strategies, including scheduled preventive maintenance and increased technician awareness, is expected to significantly reduce downtime and enhance production efficiency.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ejournal.up45.ac.id/index.php/Jurnal_ENGINE/article/download/2162/1284

Analisis Faktor yang Menyebabkan Downtime pada Mesin Injector Freon di Divisi Refrigerator PT. XYZ

Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material Vol. 9 No. 1 Mei 2025 hal: 113 - 120 Analisis Faktor Yang Menyebabkan Downtime Pada Mesin Injector Freon Di Divisi Refrigerator PT. XYZ Achmad Azis Rahmanto1 Rifki Irfani2 Lazuardi Allan Suryawan3 1,2,3 Program Studi Teknik Mesin, Universitas Singaperbangsa Karawang, Jl. HS. Ronggo Waluyo, Puseurjaya, Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat 41361 1 Korespondensi penulis: Article Info: Received: February 22, 2025 Accepted: March 27, 2025 Available online: April 23, 2025 DOI: 10.30588/jeemm.v9i1.2162 Abstract: The freon injector machine is a crucial component in the production line at PT. XYZ, responsible for refrigerant injection. However, frequent downtime disrupts production efficiency. This study aims to analyze the factors causing downtime in the freon injector machine at PT. XYZ, focusing on Coupler component failures. Using the PDCA method and fishbone diagram analysis, the primary causes were identified across human, method, machine, and material factors. Installation and removal errors contributed to human-related issues, while the absence of preventive maintenance resulted in reactive component replacement. Machine-related factors included component wear and latch failure, whereas material-related issues stemmed from a lack of understanding of load limits, leading to faster wear. The SMART method was used to validate corrective measures. Implementing better maintenance strategies, including scheduled preventive maintenance and increased technician awareness, is expected to significantly reduce downtime and enhance production efficiency. Keywords: Downtime, Coupler, Preventive Maintenance, Fishbone Diagram, SMART Method Abstrak: Mesin injector freon merupakan salah satu komponen penting dalam lini produksi PT. XYZ, yang berperan dalam proses pengisian refrigeran. Namun, sering terjadi downtime yang menghambat efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan downtime pada mesin injector freon di PT. XYZ, dengan fokus pada kerusakan Coupler. Menggunakan metode PDCA dan analisis diagram fishbone, ditemukan bahwa faktor utama penyebab downtime berasal dari aspek manusia, metode, mesin, dan material. Kesalahan prosedur pemasangan dan pelepasan Coupler menjadi penyebab utama dari faktor manusia, sementara tidak adanya preventive maintenance menyebabkan penggantian hanya dilakukan setelah terjadi kegagalan. Dari aspek mesin, ausnya komponen Coupler dan kegagalan pengunci menjadi penyebab utama downtime. Sementara itu, dari aspek material, kurangnya pemahaman terkait batas beban material menyebabkan keausan lebih cepat. Validasi solusi dilakukan dengan metode SMART untuk memastikan efektivitas perbaikan. Implementasi pemeliharaan yang lebih baik, termasuk penjadwalan preventive maintenance dan peningkatan kesadaran teknisi, diharapkan dapat mengurangi downtime secara signifikan dan meningkatkan efisiensi produksi. Kata Kunci: Downtime, Coupler, Preventive Maintenance, Fishbone Diagram, SMART Method I. Pendahuluan Mesin injector freon merupakan salah satu komponen krusial dalam lini produksi kulkas di PT. XYZ. Kehandalan mesin ini sangat berpengaruh terhadap efisiensi produksi karena bertanggung jawab dalam proses injeksi refrigeran yang berperan penting dalam sistem pendinginan. Namun, sering terjadi downtime pada mesin injector freon yang menyebabkan gangguan operasional dan berdampak pada produktivitas. Jurnal Engine ISSN (online) 2579-7433 113 Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material Vol. 9 No. 1 Mei 2025 hal: 113 - 120 Berdasarkan evaluasi tahunan perusahaan ditemukan permasalahan pada mesin injector freon akibat downtime. Tingginya downtime pada mesin auto front wheel disebabkan oleh kegagalan fungsi pada mesin (Wijaya et al. 2022) Namun demikian, penggunaan sistem kontinyu juga memiliki kelemahan, yaitu terjadinya downtime. Downtime adalah suatu permasalahan yang dapat terjadi di lini yang sudah menerapkan sistem kontinyu (Wibowo and Ahras 2024). Berdasarkan data downtime pada mesin injector freon pada line comp assy dapat dilihat pada Gambar 1. Bahwa dengan mempelajari diagram fisik, material, dan lingkungan, sumber masalah dapat ditentukan dengan menggabungkan komponen manusia, metode, dan mesin. Downtime mesin line comp assy 300000 Downtime (deti) 250000 200000 150000 100000 50000 0 Vacum Injeksi Freon Gambar 1. Grafik Downtime di line comp assy bulan Juli – Agustus 2024 Untuk mengatasi masalah ini, tindakan perbaikan harus dilakukan untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya produksi secara efektif. Menurut penelitian (Dewi Asiyah, Winda Amilia, Andi Eko Wiyono, dan Ida Bagus Suryaningrat 2022), proyek Quality Control Circle (QCC) dapat dilakukan dengan memanfaatkan siklus Plan, Do, Check, Action (PDCA), yang dapat meminimalkan biaya produksi melalui optimasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan elemen-elemen yang berkontribusi terhadap downtime yang disebabkan oleh kerusakan komponen mesin. Penelitian ini menggunakan fase-fase metodis, terutama PDCA. II. Bahan dan Metode Penelitian ini dilaksanakan di PT.XYZ yang bergerak dibidang industri elektronik seperti AC, mesin cuci, dan kulkas. Penelitian ini menggunakan metodologi Plan, Do, Check, dan Action (PDCA). Strategi pemecahan masalah dalam penelitian ini disusun secara metodis. Langkah perencanaan diawali dengan mengidentifikasi isu-isu yang paling mungkin menyebabkan downtime. Dilanjutkan dengan tahap Do, yaitu melakukan investigasi mendalam untuk mengidentifikasi penyebab utama downtime. Tahap berikutnya adalah tahap Check, yaitu meninjau ulang tindakan analitis yang telah dilakukan. Terakhir, tahap Action, yaitu melakukan pengendalian untuk menghindari atau mencegah elemenelemen yang menimbulkan masalah (Wibowo dan Ahras 2024). Penelitian ini dilakukan di Industri Elektronika Kawasan Industri Karawang. Perusahaan ini merupakan salah satu produsen elektronika besar di Indonesia. Investigasi dilakukan di divisi line comp assy refrigerator pada mesin freon auto injector untuk mengetahui sumber masalah yang menyebabkan downtime. Data primer dikumpulkan langsung dari lapangan. Data primer berupa data kerusakan komponen yang digunakan untuk Jurnal Engine ISSN (online) 2579-7433 114 Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material Vol. 9 No. 1 Mei 2025 hal: 113 - 120 menentukan nilai Time to Failure (TTF). Data sekunder adalah data yang didapatkan secara tidak langsung berupa data dokumen perusahaan. Data sekunder yang digunakan antara lain Data Mesin Injector Freon, dan Data Frekuensi Kerusakan Komponen. Penelitian ini menerapkan metode PDCA yang terdiri dari tahapan sistematis, yaitu Plan, Do, Check, dan Action. Proses ini digunakan sebagai kerangka kerja dalam menyelesaikan permasalahan, sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 2. Plan Do Check Action •Analisis kondisi sekarang •Penentuan Target •Rencana Perbaikan •Analisis faktor penyebab terbesar •Evaluasi dari (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ejournal.up45.ac.id/index.php/Jurnal_ENGINE/article/download/2162/1284
Article home page: https://ejournal.up45.ac.id/index.php/Jurnal_ENGINE/article/view/2162/1284

Achmad Azis Rahmanto, Rifki Irfani, Lazuardi Allan Suryawan. Analisis Faktor yang Menyebabkan Downtime pada Mesin Injector Freon di Divisi Refrigerator PT. XYZ, Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material, 2025, pp. 113-120,