Analisis Pengaruh Pengaturan Parameter pada CNC Cutting Laser terhadap Kualitas Hasil Pemotongan pada Material Stainless Steel 304 di PT X:
Jurnal Engine:
Energi, Manufaktur, dan Material
Vol. 9 No. 1
Mei 2025
hal: 121 - 130
Analisis Pengaruh Pengaturan Parameter pada CNC Cutting Laser
terhadap Kualitas Hasil Pemotongan pada Material Stainless Steel 304
di PT X
Hadi Nurwahyudin1
Mochammad Rajib El Atros2
Mualif3
1,2,3
Program Studi Teknik Mesin, Universitas Singaperbangsa Karawang, Jl. HS. Ronggo Waluyo,
Puseurjaya, Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat 41361
1
Korespondensi penulis:
Article Info: Received: February 22, 2025 Accepted: March 27, 2025 Available online: April 24, 2025
DOI: 10.30588/jeemm.v9i1.2164
Abstract: The advancement of manufacturing technology continues to drive optimization in material
cutting processes, one of which is the use of CNC Laser Cutting machines. This study aims to analyze
the effect of varying cutting parameters on the quality of Stainless Steel 304 cutting results at PT X. The
parameters examined include cutting speed, laser power, gas pressure, and focal point. Experiments
were conducted by adjusting these parameters and evaluating the results based on dimensional
accuracy, surface cleanliness, and cutting quality. The findings indicate that an optimal combination
of parameters can enhance cutting quality by reducing defects such as dimensional inaccuracies, rough
surfaces, and oxidation on the cutting edges. The study concludes that proper parameter settings are
crucial for improving production efficiency and final product quality in the manufacturing industry.
Keywords: CNC Laser Cutting, Stainless Steel 304, cutting parameters, cutting quality, manufacturing.
Abstrak: Perkembangan teknologi manufaktur semakin mendorong optimalisasi proses pemotongan
material, salah satunya dengan penggunaan mesin CNC Laser Cutting. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh variasi parameter pemotongan terhadap kualitas hasil pemotongan material
Stainless Steel 304 di PT X. Parameter yang diuji meliputi kecepatan pemotongan, daya laser, tekanan
gas, dan fokus lensa. Eksperimen dilakukan dengan mengatur parameter tersebut dan mengevaluasi
hasilnya berdasarkan aspek ketepatan dimensi, kebersihan permukaan, serta kualitas potongan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kombinasi parameter yang optimal dapat meningkatkan kualitas
pemotongan dengan mengurangi cacat seperti ketidakpresisian ukuran, permukaan kasar, dan oksidasi
pada tepi potongan. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya pengaturan parameter yang
tepat untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas hasil akhir dalam industri manufaktur.
Kata Kunci: CNC Laser Cutting, Stainless Steel 304, parameter pemotongan, kualitas hasil,
manufaktur.
I.
Pendahuluan
Kemajuan industri modern memerlukan inovasi berkelanjutan dalam metode produksi saat ini.. Hal
ini dapat dipahami sebagai tren positif untuk proses pemenuhan kebutuhan barang. Sistem manufaktur
dibuat menjadi lebih inovatif yang dapat menggabungkan aspek tingkat ketelitian tinggi dan juga
tuntutan untuk pemenuhan komponen dengan konfigurasi yang lebih unik (Diasa et al., 2023).
Kehadiran teknologi canggih memotivasi para pelaku industri untuk mencapai hasil yang optimal
(Hidayat et al., 2021). Salah satunya adalah di industri manufaktur, yang melibatkan beberapa proses
pemesinan, seperti pemotongan. Biasanya, proses pemotongan ini menggunakan mesin CNC (Computer
Jurnal Engine
ISSN (online) 2579-7433
121
Jurnal Engine:
Energi, Manufaktur, dan Material
Vol. 9 No. 1
Mei 2025
hal: 121 - 130
Numerical Control). Untuk pemotongan lembaran material, digunakan mesin CNC khusus, yaitu CNC
Laser Cutting (Maviroh et al., 2017). Otomatisasi pemotongan di lingkungan industri dimungkinkan
oleh kemampuan pemotongan laser untuk menerima data langsung dari komputer, yang memberikannya
beberapa manfaat dibandingkan metode manufaktur lainnya. (Halim et al., 2022). Sistem manufaktur
berbantuan komputer pemotongan laser CNC memberikan manfaat yang signifikan seperti siklus
pengembangan produk yang dipersingkat, peningkatan efisiensi produksi, peningkatan kualitas produk,
dan pengurangan konsumsi energi (Liu & Chang, 2023).
CNC Cutting Laser adalah salah satu pemesinan modern yang digunakan untuk memotong material
keras dengan proses yang relatif cepat. CNC Laser Cutting ini ditujukan agar meningkatkan hasil
kualitas potongan. Salah satu kualitas yang dihasilkan yaitu permukaan yang halus disertai dengan
kecepatan pemotongan yang relatif cepat (R et al., 2016). Dengan mesin cnc ketelitian suatu produk
dapat dijamin hingga 1/100mm lebih, pengerjaan produk masal dengan hasil yang sama persis dan waktu
permesinan yang cepat (Lesmana et al., 2023). Waktu proses pemotongan adalah salah satu fungsi
objektif untuk masalah optimasi. Fungsi objektif ini bergantung pada enam parameter proses
pemotongan: 1) kecepatan pemotongan; 2) panjang lintasan pahat pemotong; 3) kecepatan gerakan diam
pahat; 4) panjang gerakan diam; 5) jumlah tusukan; 6) waktu satu tusukan (Petunin & Tavaeva, 2020).
Namun demikian, kesalahan yang sering terjadi selama fase input parameter proses pemotongan laser
CNC dapat menyebabkan cacat pada material yang dipotong. (Nanda et al., 2023). Beberapa parameter
penting yang mempengaruhi hasil akhir meliputi daya laser (laser power), kecepatan pemotongan
(cutting speed), tekanan gas asistensi (assist gas pressure), dan fokus lensa (focal point) (Maviroh et al.,
2017). Kombinasi yang tepat dari parameter-parameter ini sangat penting untuk mencapai hasil
pemotongan yang optimal, adapun parameter keberhasilan Laser Cutting adalah kekasaran permukaan
(mm), temperature (ᵒC), kecacatan permukaan, tingkat kesesuaian pada desain (Karyadi et al., 2023).
Pengaturan yang kurang tepat pada parameter-parameter ini dapat menyebabkan berbagai masalah pada
hasil pemotongan, seperti ketidaktepatan dimensi/ukuran, permukaan yang kasar, dan timbulnya
oksidasi pada tepi potongan. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai pengaruh setiap
parameter proses sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hasil pemotongan.
Material yang sering digunakan dalam proses pemotongan yaitu stainless steel, baja, aluminum,
kuningan, galvanis dan lain-lain. Setiap material tentunya mempunyai pengaturan parameter yang
berbeda. Pada penelitian ini difokuskan pada pemotongan material Stainless Steel 304. Baja tahan karat
304 merupakan material penting bagi industri nasional dan pengembangan pertahanan; baja ini berperan
sebagai “pembuluh darah” industri. Bentuk baja tahan karat ini secara luas digunakan dalam mesin
metalurgi, navigasi sipil dan militer, dan industri lainnya karena ketangguhan, plastisitas, kemampuan
las, dan ketahanan korosinya yang sangat baik pada suhu standar dan rendah (K. Wang et al., 2024).
Karena kekuatan mekanistik yang sangat baik, tahan panas, keuletan, dan ketahanan korosi, komponen
yang terbuat dari baja tahan karat 304 tahan lama, andal, dan menarik secara estetika. Oleh karena itu,
ia banyak digunakan dalam industri medis, kimia, energi, pertahanan, d (...truncated)