Transformasi Digital Dalam Pengembangan E-Business Di Perbankan Syariah

Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, Jan 2026

This study aims to analyse the implementation of digital transformation in the development of e-business in Indonesian Islamic banking, with a case study focus on Bank Syariah Indonesia (BSI). Digital transformation has become a strategic necessity for Islamic banking to increase competitiveness in the era of the 4.0 industrial revolution, but its implementation must remain in line with Islamic principles such as fairness, transparency, and the prohibition of usury. This study uses a descriptive qualitative approach through a literature review, analysing scientific journals, official BSI reports, and policy documents related to the digitalisation of Islamic banking. Data analysis techniques use content analysis with document triangulation to increase the validity of the findings. The results show that BSI has implemented comprehensive digital transformation through the BYOND platform, integration with halal fintech, a cloud-based core banking system, and the application of Artificial Intelligence and Big Data Analytics technologies. This implementation has successfully increased active users by 41% and operational efficiency by up to 28%. However, there are significant challenges faced, including customer digital literacy gaps, cyber security threats, the complexity of post-merger system integration, and the limited number of human resources who are proficient in Sharia-based digital technology. This study contributes to the literature on Islamic finance digitalisation by providing an understanding of how Islamic banking can transform sustainably without abandoning fundamental Sharia values.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/article/download/4198/3134

Transformasi Digital Dalam Pengembangan E-Business Di Perbankan Syariah

Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS) Vol. 4 No. 4 Januari-Februari 2026 Hal. 402-405 http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs.4198 ISSN : 2963-5802 Transformasi Digital Dalam Pengembangan E-Business Di Perbankan Syariah Anni Aisyah Hidayani Siregara, Ratu Raissyah Aprilianib, Murni Tafrijahc, Nurbaitid a Universitas Islam Negeri Sumatra Utara, Medan, b Universitas Islam Negeri Sumatra Utara, Medan, c Universitas Islam Negeri Sumatra Utara, Medan, d Universitas Islam Negeri Sumatra Utara, Medan, Abstract This study aims to analyse the implementation of digital transformation in the development of e-business in Indonesian Islamic banking, with a case study focus on Bank Syariah Indonesia (BSI). Digital transformation has become a strategic necessity for Islamic banking to increase competitiveness in the era of the 4.0 industrial revolution, but its implementation must remain in line with Islamic principles such as fairness, transparency, and the prohibition of usury. This study uses a descriptive qualitative approach through a literature review, analysing scientific journals, official BSI reports, and policy documents related to the digitalisation of Islamic banking. Data analysis techniques use content analysis with document triangulation to increase the validity of the findings. The results show that BSI has implemented comprehensive digital transformation through the BYOND platform, integration with halal fintech, a cloud-based core banking system, and the application of Artificial Intelligence and Big Data Analytics technologies. This implementation has successfully increased active users by 41% and operational efficiency by up to 28%. However, there are significant challenges faced, including customer digital literacy gaps, cyber security threats, the complexity of post-merger system integration, and the limited number of human resources who are proficient in Sharia-based digital technology. This study contributes to the literature on Islamic finance digitalisation by providing an understanding of how Islamic banking can transform sustainably without abandoning fundamental Sharia values. Keywords: Digital Transformation, E-Business, Islamic Banking, Bank Syariah Indonesia, Islamic Finance Digitalisation Abstrak Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi transformasi digital dalam pengembangan e-bisnis di perbankan syariah Indonesia, dengan fokus studi kasus pada Bank Syariah Indonesia (BSI). Transformasi digital telah menjadi kebutuhan strategis bagi perbankan syariah untuk meningkatkan daya saing di era revolusi industri 4.0, namun implementasinya harus tetap sejalan dengan prinsip-prinsip Islam seperti keadilan, transparansi, dan larangan riba. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui tinjauan pustaka, menganalisis jurnal ilmiah, laporan resmi BSI, dan dokumen kebijakan terkait digitalisasi perbankan syariah. Teknik analisis data menggunakan analisis konten dengan triangulasi dokumen untuk meningkatkan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI telah mengimplementasikan transformasi digital yang komprehensif melalui platform BYOND, integrasi dengan fintech halal, sistem perbankan inti berbasis cloud, dan penerapan teknologi Kecerdasan Buatan dan Analisis Big Data. Implementasi ini telah berhasil meningkatkan jumlah pengguna aktif sebesar 41% dan efisiensi operasional hingga 28%. Namun, terdapat tantangan signifikan yang dihadapi, termasuk kesenjangan literasi digital pelanggan, ancaman keamanan siber, kompleksitas integrasi sistem pasca-merger, dan keterbatasan jumlah sumber daya manusia yang mahir dalam teknologi digital berbasis Syariah. Studi ini berkontribusi pada literatur tentang digitalisasi keuangan Islam dengan memberikan pemahaman tentang bagaimana perbankan Islam dapat bertransformasi secara berkelanjutan tanpa meninggalkan nilai-nilai Syariah fundamental. Kata kunci: Transformasi Digital, E-Bisnis, Perbankan Syariah, Bank Syariah Indonesia, Digitalisasi Keuangan Syariah This work is licensed under Creative Commons Attribution License 4.0 CC-BY International license PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi pada era digital telah membawa perubahan fundamental dalam seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk dalam sektor keuangan dan perbankan. Inovasi teknologi mendorong munculnya sistem transaksi yang semakin efisien, cepat, dan mudah diakses. Di tengah dinamika perubahan global tersebut, sektor perbankan syariah menghadapi tantangan besar untuk dapat beradaptasi tanpa meninggalkan nilai-nilai syariah yang menjadi dasar operasionalnya. Salah satu bentuk adaptasi tersebut adalah penerapan transformasi digital yang berorientasi pada pengembangan e-business sebagai strategi utama dalam meningkatkan daya saing. Transformasi digital dalam konteks perbankan syariah tidak hanya sebatas digitalisasi layanan, tetapi juga mencakup perubahan paradigma dalam pengelolaan bisnis dan pelayanan nasabah. Digitalisasi memungkinkan proses bisnis dilakukan secara otomatis, efisien, serta berbasis data yang terintegrasi. Sementara itu, e-business menjadi manifestasi dari proses tersebut, di mana seluruh kegiatan operasional bank dilakukan Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS) Vol.04 No. 04 Januari-Februari 2026 402 Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS) Vol. 4 No. 4 Januari-Februari 2026 Hal. 402-405 http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs.4198 ISSN : 2963-5802 secara elektronik, mulai dari pelayanan, pemasaran, transaksi, hingga pengelolaan sistem keuangan internal (Laksono & Nisa, 2024). Fenomena ini menjadikan perbankan syariah harus menyesuaikan diri dengan cepat. Sebelumnya, layanan digital hanya dimiliki oleh bank-bank besar dengan sumber daya besar. Namun kini, perkembangan teknologi informasi telah mendorong bank syariah kecil hingga menengah untuk turut melakukan inovasi dalam pengembangan e-business agar tidak tertinggal dari perbankan konvensional (Laelasari & Fasa, 2025). Meski demikian, terdapat kesenjangan (Research Gap) yang signifikan dalam penerapan transformasi digital pada perbankan syariah. Sebagian besar penelitian terdahulu lebih berfokus pada digitalisasi di perbankan konvensional, sedangkan kajian mengenai bagaimana transformasi digital mendorong pengembangan ebusiness pada bank syariah masih terbatas. Padahal, sektor ini memiliki keunikan tersendiri: sistem operasionalnya harus mengikuti prinsip-prinsip syariah seperti keadilan (al-‘adl), transparansi (al-shafafiyyah), dan larangan riba. Maka, penerapan teknologi digital tidak sekadar adopsi teknologi, melainkan juga proses penyesuaian nilai dan sistem agar tetap sesuai dengan kaidah Islam. Sebagai contoh nyata, Bank Syariah Indonesia (BSI) merupakan lembaga yang paling aktif melakukan transformasi digital. BSI telah menghadirkan layanan BYOND, integrasi QRIS halal, serta sistem pembayaran digital berbasis syariah yang ramah terhadap pelaku UMKM. Namun demikian, efektivitas penerapan teknologi tersebut t (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/article/download/4198/3134
Article home page: https://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/article/view/4198/3134

Anni Aisyah Hidayani Siregar, Ratu Raissyah Apriliani, Murni Tafrijah, Nurbaiti .. Transformasi Digital Dalam Pengembangan E-Business Di Perbankan Syariah, Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, 2026, pp. 402-405,