Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini di TK Negeri Pembina Pagelaran Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
https://doi.org/10.29313/bcsecte.v3i2.9222
Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional
Anak Usia Dini di TK Negeri Pembina Pagelaran Kabupaten
Pringsewu Provinsi Lampung
Panca Indah Agistiana*, Enoh, Huriah Rachmah
Prodi Pendidikan Guru PAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan,
Universitas Islam Bandung, Indonesia.
*
, ,
Abstract. Emotional intelligence is something that parents need to pay attention to
because it affects children's development. This study aims to determine the emotional
intelligence of children in Pembina Pagelaran Public Kindergarten, Pringsewu
Regency, Lampung Province. This research uses a qualitative approach with
descriptive methods. Data was collected through interviews with parents of class A1
children at Pembina Pagelaran Public Kindergarten, Pringsewu Regency, Lampung
Province, and direct observation in the school environment and using documentation.
Data analysis follows the procedure of data collection, data reduction, data
presentation, conclusion, and verification. Based on these results it is stated that
emotional intelligence is still in the BB category (Not Developed), then the role of
parents in developing children's emotional intelligence in Pembina Pagelaran Public
Kindergarten, Pringsewu Regency, Lampung Province has been carried out properly,
namely parents will advise, entertain children, forgive each other, share, and express
gratitude to others. Parents already understand that actually parents have an
empathetic role in helping the growth and development of children.
Keywords: Emotional Intelligence of Early Childhood, The Role of Parents.
Abstrak. Kecerdasan emosional merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh orang
tua sebab hal ini berpengaruh terhadap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kecerdasan emosional anak di TK Negeri Pembina Pagelaran
Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan
orang tua anak kelas A1 di TK Negeri Pembina Pagelaran Kabupaten Pringsewu
Provinsi Lampung, dan observasi langsung dilingkungan sekolah serta menggunakan
dokumentasi. Analisis data mengikuti prosedur pengumpulan data, reduksi data,
penyajian data, kesimpulan, dan verfikasi. Berdasarkan hasil ini menyatakan bahwa
kecerdasan emosional masih pada kategori BB (Belum Berkembang), kemudian
peran orang tua dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak di TK Negeri
Pembina Pagelaran Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung sudah dilaksanakan
dengan baik , yaitu orang tua akan menasehati, membiasakan anak saling memaafkan
saling berbagi, dan mengucapkan terimakasih kepada orang lain. Orang tua sudah
memhami bahwa sebenarnya orang tua memiliki empati peranan dalam membantu
pertumbuhan dan perkembangan anak anak.
Kata Kunci: Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini, Peran Orang Tua.
Corresponding Author
Email:
116
Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak ... | 117
A.
Pendahuluan
Menurut Desmita (2018) emosi adalah perasaan yang banyak berdampak terhadap
perilaku.Biasanya emosi merupakan reaksi terhadap dorongan dari luar dan dalam diri
individu.Emosi berkaitan dengan perubahan fisiologis dan berbagai pikiran. Tentunya
kecerdasan emosional ini penting untuk dipahami dengan baik oleh orang tua, agar dapat
mengarahkan anak untuk dapat mengendalikan perasaan, serta mengelola emosi yang timbul
pada dirinya. Penelitian yang terkait dengan kecerdasan emosi anak menunjukkan kurangnya
pemahaman orang tua terhadap kecerdasan emosional anak menyebabkan anak-anak menjadi
kurang mengenali dan mengelola emosi dirinya. Setiap anak akan mengalami masa-masa
pertumbuhan dan perkembangan pada berbagai dimensi. Apabila pada anak diberikan stimulasi
edukatif secara intensif dari lingkungannya, maka anak akan mampu menjalani tugas
perkembangannya dengan baik.
Menurut Daniel Goleman (2020) bahwasannya kecerdasan emosional merupakan
kemampuan mengelola emosi, mengenali perasaan diri sendiri, memotivasi diri sendiri dan
menjalin hubungan yang baik dengan orang lain. Kehidupan pribadi dan sosial dapat di dukung
oleh keluarga. Kecerdasan emosi adalah suatu jenis kecerdasan yang memusatkan perhatiannya
dalam mengenali, memahami, merasakan, mengelola, memotivasi diri sendiri dan orang lain.
Tentunya kecerdasan emosional ini penting untuk dipahami dengan baik oleh orang tua, agar
dapat mengarahkan anak untuk dapat mengendalikan perasaan, serta mengelola emosi yang
timbul pada dirinya.
Menurut Retno Susilowati (2018) bahwasaanya perkembangan emosi anak usia dini
tidak selamanya stabil, banyak faktor yang mempengaruhi baik faktor yang berasal dari anak
itu sendiri maupun yang berasal dari luar dirinya, baik pengaruhnya secara dominan, mau pun
secara terbatas. Adapun faktor yang mempengaruhi perkembangan emosi anak meliputi;
keadaan di dalam diri individu, konflik-konflik dalam proses perkembangan, sebab-sebab yang
bersumber dari lingkungan. Perkembangan emosi pada anak tidak selalu disebabkan oleh faktor
dari diri anak tersebut yang belum dapat mengelola emosinya. Namun perkembangan emosional
anak juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti kurangnya pengetahuan orag tua terkait
kecerdasan emosional pada anak serta lingkungan di sekitarnya.
Menurut Ernadewita, Fadil Maiseptian (2019) diantara perkembangan kecerdasan
emosional anak usia dini adalah sebagai berikut: rasa takut, rasa cemas, marah, cemburu,
senang, bahagia, kasih sayang, phobia dan rasa ingin tahu. Semua unsur- unsur tersebut adalah
di atas merupakan kecerdasan emosional anak usia dini yang harus diperhatikan secara serius
pengembangan dan pembinaan secara maksimal agar setiap anak bisa tumbuh dan berkembang
secara maksimal.
Menurut Rusli and Mirawati (2022) berdasarkan hasil dari beberapa hasil penelitian
terkait kecerdasan emosional anak usia dini masing-masing peneliti menujukkan bahwa
pentingnya peran dari orang tua dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak, peran
orang tua dalam mengembangkan kecerdasan emosi anak usia dini, peran orang tua sangat
berpengaruh sangat besar dalam mengembangkan kecerdasan emosi anak usia dini. Dalam
penelitian ini disimpulkan bahwa peran orang tua dalam mengembangkan kecerdesan emosi
anak yaitu: 1). Peran orang tua sebagai pendidik 2). Peran orang tua sebagai pengasuh 3). Peran
orang tua sebagai motivator 4). Peran orang tua sebagai model. Sehingga perannya dalam
perkembangan anak sangat penting dan diperlukan untuk mennetukan perkembangan anak
tersebut ketik aIa dewasa.
Menurut Muali and Fatmawati (2022) penelitian lainnya mengungkapkan bahwa
terdapat dua faktor yang mempengaruhi yakni internal dan eksternal. Faktor internal menjadi
faktor yang paling dominan, yakni lingkungan keluarga. Interaksi dan sosialisasi yang terjadi
di dalam keluarga berpengaruh dominan terhadap perkembangan emosional anak. Adapun
strategi yang dilakukan orang tua untuk meni (...truncated)