Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini di TK Negeri Pembina Pagelaran Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung

Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education, Aug 2023

Abstract. Emotional intelligence is something that parents need to pay attention to because it affects children's development. This study aims to determine the emotional intelligence of children in Pembina Pagelaran Public Kindergarten, Pringsewu Regency, Lampung Province. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data was collected through interviews with parents of class A1 children at Pembina Pagelaran Public Kindergarten, Pringsewu Regency, Lampung Province, and direct observation in the school environment and using documentation. Data analysis follows the procedure of data collection, data reduction, data presentation, conclusion, and verification. Based on these results it is stated that emotional intelligence is still in the BB category (Not Developed), then the role of parents in developing children's emotional intelligence in Pembina Pagelaran Public Kindergarten, Pringsewu Regency, Lampung Province has been carried out properly, namely parents will advise, entertain children, forgive each other, share, and express gratitude to others. Parents already understand that actually parents have an empathetic role in helping the growth and development of children. Abstrak. Kecerdasan emosional merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua sebab hal ini berpengaruh terhadap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecerdasan emosional anak di TK Negeri Pembina Pagelaran Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan orang tua anak kelas A1 di TK Negeri Pembina Pagelaran Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, dan observasi langsung dilingkungan sekolah serta menggunakan dokumentasi. Analisis data mengikuti prosedur pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan, dan verfikasi. Berdasarkan hasil ini menyatakan bahwa kecerdasan emosional masih pada kategori BB (Belum Berkembang), kemudian peran orang tua dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak di TK Negeri Pembina Pagelaran Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung sudah dilaksanakan dengan baik , yaitu orang tua akan menasehati, membiasakan anak saling memaafkan saling berbagi, dan mengucapkan terimakasih kepada orang lain. Orang tua sudah memhami bahwa sebenarnya orang tua memiliki empati peranan dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan anak anak.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSECTE/article/download/9222/3578

Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini di TK Negeri Pembina Pagelaran Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung

Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education https://doi.org/10.29313/bcsecte.v3i2.9222 Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini di TK Negeri Pembina Pagelaran Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Panca Indah Agistiana*, Enoh, Huriah Rachmah Prodi Pendidikan Guru PAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia. * , , Abstract. Emotional intelligence is something that parents need to pay attention to because it affects children's development. This study aims to determine the emotional intelligence of children in Pembina Pagelaran Public Kindergarten, Pringsewu Regency, Lampung Province. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data was collected through interviews with parents of class A1 children at Pembina Pagelaran Public Kindergarten, Pringsewu Regency, Lampung Province, and direct observation in the school environment and using documentation. Data analysis follows the procedure of data collection, data reduction, data presentation, conclusion, and verification. Based on these results it is stated that emotional intelligence is still in the BB category (Not Developed), then the role of parents in developing children's emotional intelligence in Pembina Pagelaran Public Kindergarten, Pringsewu Regency, Lampung Province has been carried out properly, namely parents will advise, entertain children, forgive each other, share, and express gratitude to others. Parents already understand that actually parents have an empathetic role in helping the growth and development of children. Keywords: Emotional Intelligence of Early Childhood, The Role of Parents. Abstrak. Kecerdasan emosional merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua sebab hal ini berpengaruh terhadap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecerdasan emosional anak di TK Negeri Pembina Pagelaran Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan orang tua anak kelas A1 di TK Negeri Pembina Pagelaran Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, dan observasi langsung dilingkungan sekolah serta menggunakan dokumentasi. Analisis data mengikuti prosedur pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan, dan verfikasi. Berdasarkan hasil ini menyatakan bahwa kecerdasan emosional masih pada kategori BB (Belum Berkembang), kemudian peran orang tua dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak di TK Negeri Pembina Pagelaran Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung sudah dilaksanakan dengan baik , yaitu orang tua akan menasehati, membiasakan anak saling memaafkan saling berbagi, dan mengucapkan terimakasih kepada orang lain. Orang tua sudah memhami bahwa sebenarnya orang tua memiliki empati peranan dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan anak anak. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini, Peran Orang Tua. Corresponding Author Email: 116 Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak ... | 117 A. Pendahuluan Menurut Desmita (2018) emosi adalah perasaan yang banyak berdampak terhadap perilaku.Biasanya emosi merupakan reaksi terhadap dorongan dari luar dan dalam diri individu.Emosi berkaitan dengan perubahan fisiologis dan berbagai pikiran. Tentunya kecerdasan emosional ini penting untuk dipahami dengan baik oleh orang tua, agar dapat mengarahkan anak untuk dapat mengendalikan perasaan, serta mengelola emosi yang timbul pada dirinya. Penelitian yang terkait dengan kecerdasan emosi anak menunjukkan kurangnya pemahaman orang tua terhadap kecerdasan emosional anak menyebabkan anak-anak menjadi kurang mengenali dan mengelola emosi dirinya. Setiap anak akan mengalami masa-masa pertumbuhan dan perkembangan pada berbagai dimensi. Apabila pada anak diberikan stimulasi edukatif secara intensif dari lingkungannya, maka anak akan mampu menjalani tugas perkembangannya dengan baik. Menurut Daniel Goleman (2020) bahwasannya kecerdasan emosional merupakan kemampuan mengelola emosi, mengenali perasaan diri sendiri, memotivasi diri sendiri dan menjalin hubungan yang baik dengan orang lain. Kehidupan pribadi dan sosial dapat di dukung oleh keluarga. Kecerdasan emosi adalah suatu jenis kecerdasan yang memusatkan perhatiannya dalam mengenali, memahami, merasakan, mengelola, memotivasi diri sendiri dan orang lain. Tentunya kecerdasan emosional ini penting untuk dipahami dengan baik oleh orang tua, agar dapat mengarahkan anak untuk dapat mengendalikan perasaan, serta mengelola emosi yang timbul pada dirinya. Menurut Retno Susilowati (2018) bahwasaanya perkembangan emosi anak usia dini tidak selamanya stabil, banyak faktor yang mempengaruhi baik faktor yang berasal dari anak itu sendiri maupun yang berasal dari luar dirinya, baik pengaruhnya secara dominan, mau pun secara terbatas. Adapun faktor yang mempengaruhi perkembangan emosi anak meliputi; keadaan di dalam diri individu, konflik-konflik dalam proses perkembangan, sebab-sebab yang bersumber dari lingkungan. Perkembangan emosi pada anak tidak selalu disebabkan oleh faktor dari diri anak tersebut yang belum dapat mengelola emosinya. Namun perkembangan emosional anak juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti kurangnya pengetahuan orag tua terkait kecerdasan emosional pada anak serta lingkungan di sekitarnya. Menurut Ernadewita, Fadil Maiseptian (2019) diantara perkembangan kecerdasan emosional anak usia dini adalah sebagai berikut: rasa takut, rasa cemas, marah, cemburu, senang, bahagia, kasih sayang, phobia dan rasa ingin tahu. Semua unsur- unsur tersebut adalah di atas merupakan kecerdasan emosional anak usia dini yang harus diperhatikan secara serius pengembangan dan pembinaan secara maksimal agar setiap anak bisa tumbuh dan berkembang secara maksimal. Menurut Rusli and Mirawati (2022) berdasarkan hasil dari beberapa hasil penelitian terkait kecerdasan emosional anak usia dini masing-masing peneliti menujukkan bahwa pentingnya peran dari orang tua dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak, peran orang tua dalam mengembangkan kecerdasan emosi anak usia dini, peran orang tua sangat berpengaruh sangat besar dalam mengembangkan kecerdasan emosi anak usia dini. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa peran orang tua dalam mengembangkan kecerdesan emosi anak yaitu: 1). Peran orang tua sebagai pendidik 2). Peran orang tua sebagai pengasuh 3). Peran orang tua sebagai motivator 4). Peran orang tua sebagai model. Sehingga perannya dalam perkembangan anak sangat penting dan diperlukan untuk mennetukan perkembangan anak tersebut ketik aIa dewasa. Menurut Muali and Fatmawati (2022) penelitian lainnya mengungkapkan bahwa terdapat dua faktor yang mempengaruhi yakni internal dan eksternal. Faktor internal menjadi faktor yang paling dominan, yakni lingkungan keluarga. Interaksi dan sosialisasi yang terjadi di dalam keluarga berpengaruh dominan terhadap perkembangan emosional anak. Adapun strategi yang dilakukan orang tua untuk meni (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSECTE/article/download/9222/3578
Article home page: https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSECTE/article/view/9222/3578

Panca Indah Agistiana, Enoh, Huriah Rachmah. Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini di TK Negeri Pembina Pagelaran Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education, 2023, pp. 116-122,