ANALISIS PERANAN SEKTOR PARIWISATA DI JAWA TENGAH (PENDEKATAN INPUT-OUTPUT)

Jurnal GeoEkonomi, Sep 2020

Pariwisata adalah salah satu jenis industri baru yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja, serta menstimulasi sektor-sektor produktif lainnya. Sektor pariwisata mempunyai peran yang strategis dalam perkembangan perekonomian di Indonesia, selain sebagai sumber penghasil devisa, sektor pariwisata dapat memacu dan menggerakkan sektor-sektor ekonomi lainnya, serta membuka kesempatan kerja dan kesempatan berusaha lebih luas dan lebih merata (Utami, 2016). Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang mempunyai beragam objek wisata, baik wisata alam, wisata budaya, wisata kuliner maupun wisata buatan yang sangat menarik. Daya tarik wisata yang ada dapat menjadi modal penting untuk menempatkan Provinsi Jawa Tengah sebagai destinasi wisata bagi wisnus maupun wisman (BPS, 2019). Analisis dilakukan untuk meneliti dampak sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi dengan analisis input-output. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan data sekunder yaitu Tabel Input-Output 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sub sektor pariwisata (sub sektor restoran, hotel, transportasi dan komunikasi, jasa biro perjalanan wisata, dan jasa hiburan dan rekreasi) memiliki dampak yang dapat diperhitungkan bagi perekonomian Provinsi Jawa Tengah. Meskipun dampak sektor pariwisata masih relatif kecil tetapi hasilnya menunjukkan adanya hubungan yang positif terhadap perekonomian karena adanya kenaikan output dari investasi di sektor pariwisata. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan pemerintah lebih memperhatikan dan meningkatkan usaha pengembangan sektor pariwisata yang lebih tepat dan terarah sehingga pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian Provinsi Jawa Tengah.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.fem.uniba-bpn.ac.id/index.php/geoekonomi/article/download/121/62

ANALISIS PERANAN SEKTOR PARIWISATA DI JAWA TENGAH (PENDEKATAN INPUT-OUTPUT)

ANALISIS PERANAN SEKTOR PARIWISATA DI JAWA TENGAH (PENDEKATAN INPUT-OUTPUT) Annisa Nilam Cahaya Prodi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Diponegoro ABSTRAK Pariwisata adalah salah satu jenis industri baru yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja, serta menstimulasi sektor-sektor produktif lainnya. Sektor pariwisata mempunyai peran yang strategis dalam perkembangan perekonomian di Indonesia, selain sebagai sumber penghasil devisa, sektor pariwisata dapat memacu dan menggerakkan sektor-sektor ekonomi lainnya, serta membuka kesempatan kerja dan kesempatan berusaha lebih luas dan lebih merata (Utami, 2016). Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang mempunyai beragam objek wisata, baik wisata alam, wisata budaya, wisata kuliner maupun wisata buatan yang sangat menarik. Daya tarik wisata yang ada dapat menjadi modal penting untuk menempatkan Provinsi Jawa Tengah sebagai destinasi wisata bagi wisnus maupun wisman (BPS, 2019). Analisis dilakukan untuk meneliti dampak sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi dengan analisis input-output. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan data sekunder yaitu Tabel InputOutput 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sub sektor pariwisata (sub sektor restoran, hotel, transportasi dan komunikasi, jasa biro perjalanan wisata, dan jasa hiburan dan rekreasi) memiliki dampak yang dapat diperhitungkan bagi perekonomian Provinsi Jawa Tengah. Meskipun dampak sektor pariwisata masih relatif kecil tetapi hasilnya menunjukkan adanya hubungan yang positif terhadap perekonomian karena adanya kenaikan output dari investasi di sektor pariwisata. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan pemerintah lebih memperhatikan dan meningkatkan usaha pengembangan sektor pariwisata yang lebih tepat dan terarah sehingga pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian Provinsi Jawa Tengah. Kata kunci: Dampak ekonomi, sektor pariwisata, pertumbuhan ekonomi, analisis inputoutput. ABSTRACT Tourism is a new type of industry that is able to accelerate economic growth and provide employment, and stimulate other productive sectors. The tourism sector has a strategic role in economic development in Indonesia, in addition to being a source of foreign exchange earners, the tourism sector can stimulate and drive other economic sectors, as well as open up employment opportunities and business opportunities more broadly and more evenly (Utami, 2016). Central Java Province is one of the provinces in Indonesia which has a variety of attractions, both natural tourism, cultural tourism, culinary tourism and artificial tourism which is very interesting. The existing tourist attraction can be an important capital to place the Province of Central Java as a tourist destination for tourists and tourists (BPS, 2019). The analysis was conducted to examine the impact of the tourism sector on economic growth with an input-output analysis. The method used is a quantitative method with secondary data, namely the Input-Output Table 2013. The results of the study indicate that the tourism sub-sector (the restaurant, hotel, transportation and communication sub-sector, travel and travel agency services, and entertainment and recreation services) has a measurable impact for the economy of Central Java Province. Although the impact of the tourism sector is still relatively small, the results show a positive relationship to the economy due to an increase in output from investment in the tourism sector. Based on the results of the study, it is expected that the government will 202 Jurnal GeoEkonomi ISSN-Elektronik (e): 2503-4790 | ISSN-Print (p): 2086-1117 Volume 11 Nomor 2 September 2020 | DOI: doi.org/10.36277/geoekonomi http://jurnal.fem.uniba-bpn.ac.id/index.php/geoekonomi pay more attention and increase efforts to develop a more appropriate and targeted tourism sector so that it will ultimately improve the economy of Central Java Province. Keywords: Economic impact, tourism, economic growth, input-output analysis. PENDAHULUAN Bagdja dkk, (2010) menjelaskan bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang dapat meningkatkan pendapatan daerah. Pembangunan kepariwisataan mempunyai peranan penting dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja, mendorong pemerataan kesempatan berusaha, mendorong pemerataan pembangunan nasional, dan memberikan kontribusi dalam penerimaan devisa negara. Heriawan (2004) menjelaskan bahwa pemerintah sedang gencar mengembangkan sektor pariwisata karena memiliki peranan yang penting dalam perekonomian. Pengembangan pariwisata perlu dilanjutkan dan ditingkatkan melalui perluasan, pemanfaatan sumber dan potensi pariwisata nasional, sehingga diharapkan mampu mendorong dan menggerakkan sektor-sektor ekonomi lainnya. Guntar (2013) menjelaskan bahwa Jawa Tengah memiliki potensi pariwisata yang berbeda dan unik serta memiliki aspek ketersediaan, baik dalam sarana dan prasarana wisata yang diharapkan tersedia di sekitar kawasan wisata diantaranya prasarana umum, sarana prasarana wisata. Soebiyantoro (2009) menjelaskan bahwa sektor pariwisata memiliki potensi untuk dikembangkan khususnya di Jawa Tengah. Penelitian tersebut bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketersediaan fasilitas di bidang pariwisata sehingga meningkatkan minat wisatawan, antara lain ketersediaan sarana dan prasarana, wisata atraksi, kepuasan wisatawan, wisata hiburan, dan ketersediaan transportasi. Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Jawa Tengah dikarenakan kemudahan akses menuju destinasi wisata, kemudahan mendapatkan tempat penginapan yang sesuai, tersedianya atraksi baik oleh pemerintah maupun masyarakat, tersedianya sarana fasilitas wisata yang mumpuni, dan tersedianya fasilitas penunjang wisata (DPMPTSP, 2018). Aktivitas pariwisata akan menciptakan lapangan pekerjaan, yang kemudian akan menciptakan upah/gaji. Feriyanto (2014) menjelaskan bahwa tenaga kerja yang dibutuhkan khususnya memiliki keterampilan atau kemampuan sehingga mampu diserap oleh suatu unit tertentu yang membutuhkan tenaga kerja. Tenaga kerja yang yang telah terserap akan menghasilkan barang atau jasa dengan jumlah yang besar. Penyerapan tenaga kerja akan menimbulkan perbedaan pada tingkat produktivitas dan kontribusi bagi pendapatan nasional. Ismayanti (2010) menjelaskan bahwa kegiatan pariwisata secara langsung maupun tidak langsung akan memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar. Pariwisata akan memberikan banyak pemasukan bagi daerah yang sadar akan potensinya terhadap sektor pariwisata. Perkembangan sektor pariwisata diharapkan dapat menjadi sektor kunci bagi perkembangan sektor lainnya di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian mengenai seberapa besar peranan sektor pariwisata di Jawa Tengah sangat diperlukan untuk mengetahui kemampuan sektor pariwisata dalam menyumbang kontribusinya pada perekonomian Provinsi Jawa Tengah. Perumusan masalah dari latar belakang ini adalah : Bagaimana peranan sektor pariwisata dalam permintaan a (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.fem.uniba-bpn.ac.id/index.php/geoekonomi/article/download/121/62
Article home page: https://jurnal.fem.uniba-bpn.ac.id/index.php/geoekonomi/article/view/121/62

Nilam Annisa. ANALISIS PERANAN SEKTOR PARIWISATA DI JAWA TENGAH (PENDEKATAN INPUT-OUTPUT), Jurnal GeoEkonomi, 2020, pp. 202-212,