ANALISIS PERANAN SEKTOR PARIWISATA DI JAWA TENGAH (PENDEKATAN INPUT-OUTPUT)
ANALISIS PERANAN SEKTOR PARIWISATA DI JAWA TENGAH
(PENDEKATAN INPUT-OUTPUT)
Annisa Nilam Cahaya
Prodi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Diponegoro
ABSTRAK
Pariwisata adalah salah satu jenis industri baru yang mampu mempercepat pertumbuhan
ekonomi dan penyediaan lapangan kerja, serta menstimulasi sektor-sektor produktif lainnya.
Sektor pariwisata mempunyai peran yang strategis dalam perkembangan perekonomian di
Indonesia, selain sebagai sumber penghasil devisa, sektor pariwisata dapat memacu dan
menggerakkan sektor-sektor ekonomi lainnya, serta membuka kesempatan kerja dan
kesempatan berusaha lebih luas dan lebih merata (Utami, 2016). Provinsi Jawa Tengah
merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang mempunyai beragam objek wisata, baik wisata
alam, wisata budaya, wisata kuliner maupun wisata buatan yang sangat menarik. Daya tarik
wisata yang ada dapat menjadi modal penting untuk menempatkan Provinsi Jawa Tengah
sebagai destinasi wisata bagi wisnus maupun wisman (BPS, 2019). Analisis dilakukan untuk
meneliti dampak sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi dengan analisis input-output.
Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan data sekunder yaitu Tabel InputOutput 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sub sektor pariwisata (sub sektor restoran,
hotel, transportasi dan komunikasi, jasa biro perjalanan wisata, dan jasa hiburan dan rekreasi)
memiliki dampak yang dapat diperhitungkan bagi perekonomian Provinsi Jawa Tengah.
Meskipun dampak sektor pariwisata masih relatif kecil tetapi hasilnya menunjukkan adanya
hubungan yang positif terhadap perekonomian karena adanya kenaikan output dari investasi di
sektor pariwisata. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan pemerintah lebih memperhatikan
dan meningkatkan usaha pengembangan sektor pariwisata yang lebih tepat dan terarah sehingga
pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian Provinsi Jawa Tengah.
Kata kunci: Dampak ekonomi, sektor pariwisata, pertumbuhan ekonomi, analisis inputoutput.
ABSTRACT
Tourism is a new type of industry that is able to accelerate economic growth and provide
employment, and stimulate other productive sectors. The tourism sector has a strategic role in
economic development in Indonesia, in addition to being a source of foreign exchange earners,
the tourism sector can stimulate and drive other economic sectors, as well as open up
employment opportunities and business opportunities more broadly and more evenly (Utami,
2016). Central Java Province is one of the provinces in Indonesia which has a variety of
attractions, both natural tourism, cultural tourism, culinary tourism and artificial tourism
which is very interesting. The existing tourist attraction can be an important capital to place the
Province of Central Java as a tourist destination for tourists and tourists (BPS, 2019). The
analysis was conducted to examine the impact of the tourism sector on economic growth with an
input-output analysis. The method used is a quantitative method with secondary data, namely
the Input-Output Table 2013. The results of the study indicate that the tourism sub-sector (the
restaurant, hotel, transportation and communication sub-sector, travel and travel agency
services, and entertainment and recreation services) has a measurable impact for the economy
of Central Java Province. Although the impact of the tourism sector is still relatively small, the
results show a positive relationship to the economy due to an increase in output from investment
in the tourism sector. Based on the results of the study, it is expected that the government will
202
Jurnal GeoEkonomi ISSN-Elektronik (e): 2503-4790 | ISSN-Print (p): 2086-1117
Volume 11 Nomor 2 September 2020 | DOI: doi.org/10.36277/geoekonomi
http://jurnal.fem.uniba-bpn.ac.id/index.php/geoekonomi
pay more attention and increase efforts to develop a more appropriate and targeted tourism
sector so that it will ultimately improve the economy of Central Java Province.
Keywords: Economic impact, tourism, economic growth, input-output analysis.
PENDAHULUAN
Bagdja dkk, (2010) menjelaskan bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu
sektor yang dapat meningkatkan pendapatan daerah. Pembangunan kepariwisataan
mempunyai peranan penting dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja, mendorong
pemerataan kesempatan berusaha, mendorong pemerataan pembangunan nasional, dan
memberikan kontribusi dalam penerimaan devisa negara. Heriawan (2004) menjelaskan
bahwa pemerintah sedang gencar mengembangkan sektor pariwisata karena memiliki
peranan yang penting dalam perekonomian. Pengembangan pariwisata perlu dilanjutkan
dan ditingkatkan melalui perluasan, pemanfaatan sumber dan potensi pariwisata
nasional, sehingga diharapkan mampu mendorong dan menggerakkan sektor-sektor
ekonomi lainnya. Guntar (2013) menjelaskan bahwa Jawa Tengah memiliki potensi
pariwisata yang berbeda dan unik serta memiliki aspek ketersediaan, baik dalam sarana
dan prasarana wisata yang diharapkan tersedia di sekitar kawasan wisata diantaranya
prasarana umum, sarana prasarana wisata.
Soebiyantoro (2009) menjelaskan bahwa sektor pariwisata memiliki potensi
untuk dikembangkan khususnya di Jawa Tengah. Penelitian tersebut bertujuan untuk
mengetahui pengaruh ketersediaan fasilitas di bidang pariwisata sehingga meningkatkan
minat wisatawan, antara lain ketersediaan sarana dan prasarana, wisata atraksi,
kepuasan wisatawan, wisata hiburan, dan ketersediaan transportasi. Banyaknya
wisatawan yang berkunjung ke Jawa Tengah dikarenakan kemudahan akses menuju
destinasi wisata, kemudahan mendapatkan tempat penginapan yang sesuai, tersedianya
atraksi baik oleh pemerintah maupun masyarakat, tersedianya sarana fasilitas wisata
yang mumpuni, dan tersedianya fasilitas penunjang wisata (DPMPTSP, 2018).
Aktivitas pariwisata akan menciptakan lapangan pekerjaan, yang kemudian akan
menciptakan upah/gaji. Feriyanto (2014) menjelaskan bahwa tenaga kerja yang
dibutuhkan khususnya memiliki keterampilan atau kemampuan sehingga mampu
diserap oleh suatu unit tertentu yang membutuhkan tenaga kerja. Tenaga kerja yang
yang telah terserap akan menghasilkan barang atau jasa dengan jumlah yang besar.
Penyerapan tenaga kerja akan menimbulkan perbedaan pada tingkat produktivitas dan
kontribusi bagi pendapatan nasional. Ismayanti (2010) menjelaskan bahwa kegiatan
pariwisata secara langsung maupun tidak langsung akan memberikan dampak ekonomi
dan sosial bagi masyarakat sekitar. Pariwisata akan memberikan banyak pemasukan
bagi daerah yang sadar akan potensinya terhadap sektor pariwisata.
Perkembangan sektor pariwisata diharapkan dapat menjadi sektor kunci bagi
perkembangan sektor lainnya di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian mengenai seberapa
besar peranan sektor pariwisata di Jawa Tengah sangat diperlukan untuk mengetahui
kemampuan sektor pariwisata dalam menyumbang kontribusinya pada perekonomian
Provinsi Jawa Tengah. Perumusan masalah dari latar belakang ini adalah : Bagaimana
peranan sektor pariwisata dalam permintaan a (...truncated)