Perancangan Budidaya Pakcoy dan Lobster Menggunakan Sistem Aquaponic Berbasis Internet of Things

Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM), Apr 2022

Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Sidoarjo, pertumbuhan penduduk Sidoarjo pada tahun 2018 mencapai 2,2 juta jiwa yang artinya meningkat sebesar 1,62 persen dari tahun sebelumnya. Dari sisi jumlah penduduk, menempati urutan 4 se Jawa Timur setelah Surabaya, Malang, dan jember. Dengan pertumbuhan penduduk yang meningkat maka tidak menutup kemungkinan meningkatnya alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman. Oleh karena itu, budidaya pakcoy dan lobster menggunakan sistem aquaponic dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut. Sistem aquaponic dapat memadukan budidaya pakcoy dan lobster dalam satu wadah yang menghasilkan tumbuhan lebih baik dibanding dengan cara konvensional karena feses dan sisa pakan ikan memenuhi untuk nutrisi serta ketersediaan air. Untuk menunjang keberhasilan budidaya pakcoy dan lobster perlu memperhatikan beberapa aspek seperti intensitas air, kekeruhan air, suhu, kadar pH, dan pemberian pakan yang teratur. Jika aspek-aspek tersebut tidak diperhatikan maka lobster bisa mati dan pakcoy tidak mendapatkan nutrisi yang cukup. Oleh karena itu, teknologi yang diciptakan dengan banyak inovasi terbaru dan canggih diharapkan dapat membantu memonitoring dan mengontol alur sistem kolam.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/jeecom/article/download/3600/pdf

Perancangan Budidaya Pakcoy dan Lobster Menggunakan Sistem Aquaponic Berbasis Internet of Things

JEECOM, Vol. 4, No1, April 2022 32 Perancangan Budidaya Pakcoy dan Lobster Menggunakan Sistem Aquaponic Berbasis Internet of Things Denny Trias Utomo1, Muhammad Diaz Maulana Dhafin Rizqiandi 2, Dina Dwi Arika3, Mochammad Ghazy Al Ghifari Hafid4, Nicoela Jody Setiawan5, Octavian Dava Putra Cahyono6 Program Studi Teknik Informatika, Politeknik Negeri Jember1,2,3,4,5,6 .id1, [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected] Abstrak— Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Sidoarjo, pertumbuhan penduduk Sidoarjo pada tahun 2018 mencapai 2,2 juta jiwa yang artinya meningkat sebesar 1,62 persen dari tahun sebelumnya. Dari sisi jumlah penduduk, menempati urutan 4 se Jawa Timur setelah Surabaya, Malang, dan jember. Dengan pertumbuhan penduduk yang meningkat maka tidak menutup kemungkinan meningkatnya alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman. Oleh karena itu, budidaya pakcoy dan lobster menggunakan sistem aquaponic dapat menjadisolusi dari permasalahan tersebut. Sistem aquaponic dapat memadukan budidaya pakcoy dan lobster dalam satu wadah yang menghasilkan tumbuhan lebih baik dibanding dengan cara konvensional karena feses dan sisa pakan ikan memenuhi untuk nutrisi serta ketersediaan air. Untuk menunjang keberhasilan budidaya pakcoy dan lobster perlu memperhatikan beberapa aspek seperti intensitas air, kekeruhan air, suhu, kadar pH, dan pemberian pakan yang teratur. Jika aspek-aspek tersebut tidak diperhatikan maka lobster bisa mati dan pakcoy tidak mendapatkan nutrisi yang cukup. Oleh karena itu, teknologi yang diciptakan dengan banyak inovasi terbaru dan canggih diharapkan dapat membantu memonitoring dan mengontol alur sistem kolam. Kata kunci : Aquaponic, Lobster Air Tawar, IoT, Kualitas Air pada Aquaponic I. PENDAHULUAN Seiring berjalannya waktu pertumbuhan penduduk dapat mengubah pertumbuhan ekonomi maupun aspek lainnya [1]. Dengan pembangunan perekonomian yang semakin meningkat maka tidak menutup kemungkinan meningkatnya alih fungsi lahan terjadi di perkotaan. Lahan pertanian seiring berjalannya waktu berubah menjadi pemukiman penduduk. Mulai dari ketersediaan bahan pangan dan produksi pangan harus terkelola dengan baik. Salah satu teknik pertanian modern yang dapat digunakan dan membantu masyarakat umum adalah dengan aquaponic. Semakin menyempitnya potensi lahan pertanian, maka pemanfaatan perkarangan ataupun latar rumah bisa menjadi salah satu solusi untuk mendukung pembangunan pertanian di perkotaan. Pemanfaatan perkarangan sangat erat kaitannya dengan usaha yang bisa membantu perekonomian masyarakat dimulai dari skala kecil yaitu skala rumah tangga. Solusi untuk memanfaatan perkarangan adalah teknologi budidaya tanaman dan lobster dengan metode aquaponic. Smart Aquaponic merupakan sistem gabungan antara penanaman dan pemeliharaan ikan dalam satu wadah, dimana tumbuhan mengambil nutrisi dari kotoran ikan [2]. Perawatan yang tepat untuk memonitoring serta E-ISSN 2715-6427 menjaga kualitas air, akan berdampak positif bagi pertumbuhan ikan maupun tumbuhan. Pakcoy merupakan jenis sayuran populer yang banyak mengandung air, terutama pada bagian daun. Dalam kondisi segar dan sehat yang ditandai dengan lebar daun, tanaman pakcoy lebih banyak diminati masyarakat. Lobster air tawar juga menjadi bisnis yang menjanjikan apabila dapat dikelola dengan baik. Kedua komoditas tersebut sangat dipengaruhi oleh kualitas pH air [3]. Seiring berkembangnya teknologi, pengembangan sistem pengelolaan metode aquaponic menggunakan beberapa sensor seperti penggunaan sensor Ultrasonik HCSR04 sebagai alat ukur intensitas air pada kolam, Turbidity sensor sebagai alat untuk mengukur kualitas air dengan mendeteksi kekeruhan pada air kolam, Temperature sensor sebagai alat untuk mengukur suhu air kolam, pH sensor sebagai alat untuk mengukur kadar pH yang terkandung dalam kolam, Gas sensor sebagai alat yang digunakan untuk mengukur kadar gas amonia dalam kolam yang dikeluarkan, dan Motor Servo sebagai katub untuk membuka tampung pakan ke kolam. Dari semua sensor tersebut, sensor membaca dan menginputkan sebuah data berupa nilai yang akan masuk ke mikrokontroller ESP32 DEVKIT V1. II. TINJAUAN PUSTAKA A. Aquaponic Aquaponic merupakan kombinasi budidaya ikan dan budidaya tanaman hidroponik di satu tempat. Aquaponic dapat menjadi cara untuk mengurangi pencemaran air yang dihasilkan oleh budidaya ikan dan alternatif untuk mengurangi jumlah air yang digunakan oleh sistem akuakultur [4]. Prinsip dasar aquaponic adalah dapat dilakukan secara bersamaan dengan memanfaatkan kotoran ikan dan sisa pakan ikan sebagai nutrisi bagi tanaman budidaya, sehingga menghasilkan kualitas air yang memenuhi standar budidaya ikan [5]. Teknik ini bersifat simbiotik karena memadukan tanaman dan ikan dalam satu lingkup. Ada beberapa manfaat dari sistem aquaponic , salah satunya dapat meningkatkan efisiensi usaha,menghemat penggunaan lahan dan air [6]. Budidaya dengan sistem aquaponic menghasilkan produksi tanaman yang lebih baik dibanding dengan konvensional, karena feses dan sisa pakan ikan memenuhi untuk nutrisi serta ketersediaan air. Denny Trias Utomo: Perancangan Budidaya Pakcoy dan… 33 JEECOM, Vol. 4, No. 1, April 2022 E. Kualitas Air pada Aquaponic B. Pakcoy Gambar 1. Pakcoy Pakcoy (Brassica rapa) merupakan tanaman sawi yang mudah di dapat dengan harga ekonomis. Sayuran memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia karena mengandung sumber vitamin, mineral, dan serat. Tanaman sawi sangat diminati masyarakat Indonesia tetapi tidak diimbangi dengan produksi tanaman karena lahan pertanian yang kian menyusut. Salah satu cara alternatif mengimbangi minat tanaman sawi huma (Pakcoy) adalah menerapkan penanaman dengan sistem hidroponik [7]. Kualitas air merupakan suatu ukuran kondisi air yang dilihat dari karakteristik fisik, kimiawi, dan biologis. Dengan sistem akuaponik kualitas air untuk budidaya lobster air tawar akan mengalami pertumbuhan maksimal pada suhu 24-29°C. Jika suhu terlalu tinggi dapat mempengaruhi nafsu makan lobster. Kondisi optimal kekeruhan yaitu lebih 25-80 mg/L dengan pH 6,5-9, [11]. Untuk tanaman yang digunakan dalam sistem akuaponik ini yaitu tanaman pakcoy. Tanaman pakcoy akan tumbuh dengan pH air yang digunakan berkisar 6,8- 7 yang artinya pH tersebut netral dan dikehendaki untuk tanaman tumbuh normal. F. ESP 32 Devkit V1 C. Lobster Air Tawar Gambar 3. ESP 32 Devkit V1 Gambar 2. Lobster Air Tawar Lobster merupakan komoditas perikanan ikan hias akuarium dan konsumsi. Lobster air tawar sebagai ikan atau udang konsumsi dikembangkan untuk dibudidayakan di Indonesia sejak tahun 2000 [8]. Lobster air tawar dengan berbagai spesies berasal dari Australia, Papua Nugini, da n Irian Jaya. Salah satu spesies dengan nilai ekonomi tertinggi adalah Cherax quadricarinatus (cakar merah) [9]. Keunggulan lobster air tawar adalah memiliki kolestrol dan garam yang rendah dibandingkan dengan lobster laut. Selain itu, d (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/jeecom/article/download/3600/pdf
Article home page: https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/jeecom/article/view/3600/pdf

Utomo Denny Trias, Dhafin Rizqiandi Muhammad Diaz Maulana, Arika Dina Dwi, Hafid Mochammad Ghazy Al Ghifari, Setiawan Nicoela Jody, Putra Cahyono Octavian Dava. Perancangan Budidaya Pakcoy dan Lobster Menggunakan Sistem Aquaponic Berbasis Internet of Things, Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM), 2022, pp. 32-37,