ANALISIS PENGEMBANGAN PEGAWAI PADA DINAS PARIWISATA, PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN NIAS
ISSN 2356-3966 E-ISSN: 2621-2331 V.F.Waruwu, A.B.Ndraha, N.A.Buulolo, O.Halawa Analisis Pengemba…
JURNAL ILMIAH MANAJEMEN BISNIS DAN INOVASI
UNIVERSITAS SAM RATULANGI (JMBI UNSRAT)
ANALISIS PENGEMBANGAN PEGAWAI PADA DINAS PARIWISATA, PEMUDA
DAN OLAHRAGA KABUPATEN NIAS
Vikar Fisratna Waruwu, Ayler Beniah Ndraha, Nanny Artatina Buulolo, Odaligoziduhu
Halawa
Universitas Nias
ARTICLE INFO
Abstract. The need to obtain superior and professional human
Keywords:
resources is highly expected by every organization. So much
Employee Development
Kata Kunci:
Pengembangan Pegawai
Corresponding author:
Ayler B. Ndraha
human resource development funding is spent for this
purpose, but it often results in disappointment. In achieving
its goals, organizations strive to create human resources who
are reliable and have the ability by opening the mindset of
human resources in the organization. Employee development
is an integral part of talent management. Skills refer to the
combination of knowledge, attitudes and behaviors that
enable a person to succeed in a particular job or task.
Employee development involves a series of efforts designed to
improve individual abilities, knowledge and skills so that they
can achieve better performance and be more relevant to job
demands. By integrating talent management with employee
development, organizations can create an environment where
individuals feel valued, have opportunities to grow, and make
greater contributions to the organization's success. This
research used qualitative methods with informants as many as
8 employees at the Nias Regency Tourism, Youth and Sports
Office.
Abstrak. Kebutuhan memperolah sumber daya manusia
unggul dan profesional sangat diharapkan oleh setiap
organisasi. Begitu banyak dana pengembangan sumber daya
manusia yang dikeluarkan untuk maksud tersebut, namun
sering kali menghasilkan kekecewaan. Dalam mencapai
tujuan, organisasi berusaha untuk menciptakan sumber daya
manusia yang handal dan memiliki kemampuan dengan cara
membuka pola pikir sumber daya manusia dalam organisasi.
Pengembangan pegawai merupakan bagian integral dari
manajemen talenta. Keterampilan mengacu pada kombinasi
pengetahuan, sikap dan perilaku yang memungkinkan
seseorang untuk berhasil dalam pekerjaan atau tugas tertentu.
Pengembangan pegawai melibatkan serangkaian upaya yang
dirancang untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan,
dan keterampilan individu sehingga mereka dapat mencapai
performa yang lebih baik dan lebih relevan dengan tuntutan
pekerjaan. Dengan mengintegrasikan manajemen talenta
dengan pengembangan pegawai, organisasi dapat
menciptakan lingkungan dimana individu merasa dihargai,
memiliki peluang untuk tumbuh, dan memberikan kontribusi
yang lebih besar terhadap kesuksesan organisasi. Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif dengan informan
sebanyak 8 orang pegawai pada Dinas Pariwisata, Pemuda
dan Olahraga Kabupaten Nias.
918
JURNAL ILMIAH MANAJEMEN BISNIS DAN INOVASI UNIVERSITAS SAM RATULANGI
VOL. 10 NO. 3 SEPTEMBER-DESEMBER, 918-929
ISSN 2356-3966 E-ISSN: 2621-2331 V.F.Waruwu, A.B.Ndraha, N.A.Buulolo, O.Halawa Analisis Pengemba…
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi organisasi
atau instansi. Sumber daya manusia merupakan penggerak utama dalam kelancaran jalannya
kegiatan sebuah organisasi atau instansi. Organisasi merupakan perkumpulan dari beberapa
orang yang menyatukan persepsi dan pemikiran yang memiliki tujuan yang sama. Setiap
organisasi dibentuk dengan maksud untuk mencapai tujuan tertentu. Organisasi tentunya akan
berkembang dan mampu bertahan dalam lingkungan persaingan yang kompetitif apabila
didukung oleh anggota organisasi yang berkompeten di bidangnya
Kebutuhan memperolah sumber daya manusia unggul dan profesional sangat diharapkan
oleh setiap organisasi. Begitu banyak dana pengembangan sumber daya manusia yang
dikeluarkan untuk maksud tersebut, namun sering kali menghasilkan kekecewaan. Dalam
mencapai tujuan, organisasi berusaha untuk menciptakan sumber daya manusia yang handal
dan memiliki kemampuan dengan cara membuka pola pikir sumber daya manusia dalam
organisasi. Dalam kaitan ini, muncul beberapa persoalan, apakah dengan sumber daya manusia
yang dimiliki oleh para pegawai telah menjamin meningkatnya kemampuan dan keterampilan
pegawai sehingga tujuan organisasi dapat tercapai.
Pengembangan pegawai merupakan bagian integral dari manajemen talenta. Keterampilan
mengacu pada kombinasi pengetahuan, sikap dan perilaku yang memungkinkan seseorang
untuk berhasil dalam pekerjaan atau tugas tertentu. Pengembangan pegawai melibatkan
serangkaian upaya yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan
keterampilan individu sehingga mereka dapat mencapai performa yang lebih baik dan lebih
relevan dengan tuntutan pekerjaan.
Pengembangan pegawai adalah suatu proses yang ditujukan untuk meningkatkan
kemampuan, pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja dari para pegawai dalam suatu
organisasi. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa pegawai memiliki kemampuan
yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan, perkembangan industri, dan tantangan yang dihadapi
oleh organisasi. Peningkatan kompetensi pegawai penting untuk mencapai efisiensi,
produktivitas dan inovasi yang lebih tinggi di dalam organisasi. Selama ini banyak pegawai
instansi pemerintah yang belum memenuhi kemampuan atau mempunyai daya, terbukti dengan
rendahnya produktivitas dari pekerjaanya. Pengembangan pegawai ini berkaitan dengan
pengetahuan tentang informasi pemerintahan, keterampilan dalam menggunakan alat sehingga
dapat diyakini bahwasanya pegawai tersebut dapat menjalankan tugas dan amanah yang telah
ditanggungkan kepadanya, bisa dilihat dalam cara seorang pegawai menyelesaikan suatu
masalah menjadi lebih efektif apabila dilihat dari sisi komunikasi dan sosialisasinya terhadap
pegawai lainnya.
Manajemen Talenta adalah pendekatan strategis untuk mengidentifikasi,
mengembangkan dan mempertahankan individu-individu yang memiliki potensi tinggi dalam
organisasi. Ini berfokus pada mengelola pegawai sebagai "aset berharga" dengan tujuan
meningkatkan kinerja organisasi jangka panjang melalui pengembangan para pegawai.
Dengan mengintegrasikan manajemen talenta dengan pengembangan pegawai, organisasi
dapat menciptakan lingkungan dimana individu merasa dihargai, memiliki peluang untuk
tumbuh, dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap kesuksesan organisasi.
Munculnya penelitian tentang analisis pengembangan pegawai dengan menerapkan
manajemen talenta adalah karena pengakuan akan pentingnya pengembangan pegawai dalam
mencapai keunggulan kompetitif. Instansi pemerintah menyadari bahwa memiliki pegawai
yang kompeten dan berkualitas merupakan aset berharga yang dapat memberikan kontribusi
signifikan terhadap kesuksesan program kerja pemerintah.
Penelitian ini juga muncul sebagai respons terhadap perubahan lingkungan bisnis yang
semakin dinamis dan persaingan yang semakin ketat. Dalam meng (...truncated)