Penilaian Konsumen Tentang Kualitas Minuman Tradisional Loloh Telang Sereh
Jurnal Bisnis Hospitaliti | P-ISSN 2302-8343| E-ISSN 2581-2122
Vol. 12 No. 1 –J unil 2023
DOI: 10.52352/jbh.v12i1.1119
Publisher: P3M Politeknik Pariwisata Bali
Available online: https://ejournal.ppb.ac.id/index.php/jbh
__________________________________________________________________________________________________________________
Penilaian Konsumen Tentang Kualitas Minuman
Tradisional Loloh Telang Sereh
Ni Luh Made Kartika Yuliari1, Putu Mira Astuti Pranadewi2
Manajemen Tata Hidangan, Politeknik Pariwisata Bali
Jl Darmawangsa, Kampial, Kuta Selatan, Badung, Bali
Received: June, 2023
Accepted: June 2023
Published: June 2023
Abstract
Loloh telang sereh is a loloh made from telang flower, lemongrass, sugar and salt. This
traditional drink has good benefits for the body such as: it contains antioxidants, strengthens
the immune system, helps eyesight, and is also anti-inflammatory. Some people in Peguyangan
Kangin have been able to try the taste of this loloh telang sereh and are interested in it, but it
is not yet known how the public evaluates this loloh. The purpose of this study was to determine
consumer ratings of the traditional drink loloh telang sereh in Loloh Kak Bejug Peguyangan
Kangin. The results of this study indicate that from the results of the tabulated questionnaire,
it is known that the results of consumer assessments of the traditional drink loloh telang sereh
in Loloh Kak Bejug Peguyangan Kangin get a score of 4.48. From the assessment of these
consumers, they get the same category, namely very good interpretation of the indicators of
price, taste, aroma, benefits and quality. And from the results of this study, it is hoped that it
will be useful for the owner of Loloh Kak Bejug to be able to maintain it without reducing the
quality and quantity of loloh telang sereh.
Keywords: consumer assessment, traditional drinks, loloh telang sereh
Abstrak
Loloh telang sereh merupakan loloh yang terbuat dari bunga telang, serai, gula batu dan
garam. Minuman tradisional ini memiliki manfaat yang baik bagi tubuh seperti:
mengandung antioksidan, memperkuat daya tahan tubuh, membantu penglihatan, dan
juga untuk anti radang. Beberapa masyarakat di Peguyangan Kangin yang sudah dapat
mencoba rasa dari loloh telang sereh ini dan meminatinya, namun belum diketahui
bagaimana penilaian masyarakat terhadap loloh ini. Adapun tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui penilaian konsumen tentang minuman tradisional loloh telang sereh di
Loloh Kak Bejug Peguyangan Kangin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari hasil
kuesioner yang telah ditabulasi diketahui bahwa hasil dari penilaian konsumen tentang
minuman tradisonal loloh telang sereh di Loloh Kak Bejug Peguyangan Kangin
mendapatkan perolehan nilai 4,48. Dari penilaian para konsumen tersebut mendapatkan
kategori yang sama yaitu interpretasi sangat baik dari indikator harga, rasa, aroma, manfaat
dan kualitas. Dan dari hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi pihak pemilik Loloh
Jurnal Bisnis Hospitaliti Vol. 12. No. 1
21
Penilaian Konsumen Tentang Kualitas Minuman Tradisional Loloh Telang Sereh
Ni Luh Made Kartika Yuliari, Putu Mira Astuti Pranadewi
Kak Bejug untuk dapat mempertahankan tanpa mengurangi kualitas dan kuantitas loloh
telang sereh
Kata kunci: penilaian konsumen, minuman tradisional, loloh telang sereh
1. PENDAHULUAN
Bali memiliki banyak jenis minuman tradisional yang memiliki rasa yang khas
dari daerah minuman itu dibuat, selain sebagai penghilang rasa dahaga minuman
tradisional juga banyak diminum sebagai obat tradisional yang bermanfaat sebagai
kesehatan tubuh bagi peminumnya. Menurut Ekawatiningsih (dalam Nathalia,
2018:90), minuman tradisional adalah segala sesuatu yang diwarisi dari nenek
moyang secara turun temurun serta dikonsumsi oleh masyarakat tertentu yang
menggunakan bahan-bahan alami seperti dedaunan, rempah-rempah, buah-buahan
ataupun hasil dari pepohonan dan telah menjadi ciri khas dari suatu daerah dengan
cita rasa yang relatif sesuai dengan selera masyarakat setempat. Dan minuman
tradisional yang sudah banyak beredar dipasaran contohnya: loloh cemcem, jamu
kunyit asam, jamu beras kencur, loloh tibah, dan lain-lain.
Menurut Septiana, dkk (2017) menyatakan bahwa “jenis-jenis minuman
tradisional Indonesia seperti minuman jahe, kunyit asam, beras kencur dan
minuman temulawak yang dibuat dengan rempah-rempah yang biasanya disebut
dengan jamu”. Berikut jenis-jenis minuman tradisional yang ada di Indonesia 1).
Loloh minuman herbal khas Provinsi Bali, 2). Aia Kawa dari Padang Sumatera Barat,
3) Wedang Jahe minuman Tradisional khas Jawa Tengah, 4) Bajigur minuman khas
Jawa Barat, 5) Bir Pletok minuman khas Betawi Jakarta, 6) Wedang Angsle minuman
khas Jawa Timur, 7) Minuman khas Papua Beribu kota di Jayapura, 8) Sarabba
minuman khas Makassar, 9) Wedang Secang minuman khas Yogyakarta, 10) Tuak
adalah minuman khas Sumatera Utara.
Menurut Anom (dalam Hapsari, 2015:9), loloh dalam Bahasa Bali artinya
jamu. Umumnya jamu mempunyai rasa yang tidak enak dan pahit. Loloh terbuat
dari tanaman obat keluarga (toga) yang pada umumnya merupakan hasil dari
budidaya tanaman rumahan yang mempunyai khasiat seperti obat-obatkan. Putra
(2019) loloh merupakan minuman tradisional khas Bali yang proses
pembuatannya secara turun temurun telah diwariskan. Loloh dalam bahasa
Indonesia artinya jamu. Loloh memiliki rasa yang unik tergantung dari bahan-bahan
yang dipergunakan dalam pembuatan loloh. Pada umumnya loloh mempunyai
banyak varian rasa seperti rasa pahit, manis, asam, dan asin yang bercampur
menjadi satu menghasilkan rasa yang unik dan khas. Loloh merupakan salah satu
obat alternatif tradisional saat ini banyak dikonsumsi oleh masyarakat Bali untuk
meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.
Salah satu jenis loloh yang juga merupakan minuman tradisional di Bali
yaitu loloh telang sereh. Loloh telang sereh merupakan loloh yang terbuat dari
bunga telang, serai, gula batu dan garam. Minuman tradisional ini memiliki
manfaat yang baik bagi tubuh seperti: mengandung antioksidan, memperkuat
daya tahan tubuh, membantu penglihatan, dan juga anti radang. Supriyanto
(2008), menyatakan bahwa serai memiliki kandungan zat anti mikroba.
Kandungan tersebut berguna khususnya dalam mengobati infeksi pada lambung,
usus, saluran kemih, dan luka. Gangguan pencernaan terkadang menjadi masalah
Jurnal Bisnis Hospitaliti Vol. 12. No. 1
22
Penilaian Konsumen Tentang Kualitas Minuman Tradisional Loloh Telang Sereh
Ni Luh Made Kartika Yuliari, Putu Mira Astuti Pranadewi
pelik dalam kehidupan yang serba dinamis sekarang ini, serai dipercaya dapat
mengobati berbagai keluhan sekitar pencernaan seperti sakit perut, masuk angin,
mengurangi gas didalam usus, infeksi pada saluran pencernaan dan juga diare, zat
antimikroba mampu mengurangi mikroba jahat didalam tubuh dan memperbaiki
sel-sel pencernaan yang rusak. Serai juga dapat membantu meningkatkan atau
memperlancar buang air kecil sehingga dapat memba (...truncated)