Revyana Mayang Sari1, Deden2
JURNAL Edueco
Universitas Balikpapan
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR
SISWA MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN GOOGLE
CLASSROOM PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS XI
MIPA 1 DI SMA NEGERI 8 BALIKPAPAN SEMESTER GANJIL
TAHUN AJARAN 2020/2021
Revyana Mayang Sari1, Deden2
Universitas Balikpapan1, Universitas Balikpapan2
Pos-el :
[email protected], .id2
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan dan hasil belajar siswa
menggunakan media pembelajaran google classroom pada mata pelajaran ekonomi di SMA
Negeri 8 Balikpapan. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas (PTK) menggunakan
metode penelitian kualitatif. Dengan melakukan desain penelitian yaitu berupa adanya
perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi yang dilakukan dengan
dua tahap siklus. Dimana hasil dari siklus pertama didapatkan bahwa Pelaksanaan siklus I cukup
baik namun masih ada beberapa kekurangan. Hasil keaktifan siswa pada siklus I sebesar 76,38%
dan pada hasil belajar siswa yaitu mulanya dari 72,22% sedangkan untuk hasil di siklus kedua
didapatkan presentase keaktifan meningkat cukup siginifikan menjadi 82,40% dan hasil belajar
mengalami peningkatan menjadi 86,11% serta siswa yang melampui KKM hampir seluruhnya.
Secara keseluruhan setelah diterapkannya pembelajaran ekonomi dengan media pembelajaran
Google Classroom dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada pembelajaran
jarak jauh.
Kata Kunci : Keaktifan belajar, Hasil Belajar, Media Pembelajaran Google Classroom
ABSTRACT
This study aims to determine the activeness and learning outcomes of students using the
google classroom learning media on economics subjects at SMA Negeri 8 Balikpapan.
This research is a classroom action research (CAR) using qualitative research methods.
By doing research design in the form of action planning, action implementation,
observation and reflection carried out in two cycle stages. Where the results from the first
cycle showed that the implementation of the first cycle was quite good but there were still
some shortcomings. The results of student activity in the first cycle were 76.38% and
student learning outcomes were initially from 72.22% while for the results in the second
cycle the percentage of activeness increased significantly to 82.40% and learning
outcomes increased to 86.11% and students who exceed the KKM almost entirely.
Overall, after the implementation of economic learning with Google Classroom learning
media, it can increase student activity and learning outcomes in distance learning.
Keywords: learning activity, learning outcomes, Google Classroom Learning Media
Jurnal Edueco Vol 4 No 1 Juni 2021
74
Revyana Mayang Sari1, Deden2
I.
JURNAL Edueco
Universitas Balikpapan
PENDAHULUAN
Penggunaan
Pembelajaran jarak jauh (PJJ)
menjadi
pilihan
para
guru
dalam
media
Google
Cassroom merupakan perwujudan dari
peraturan
menteri
Pendidikan
dan
melakukan proses belajar mengajar
Kebudyaan
(Kemendikbud)
tentang
dimasa pandemi. Proses pembelajaran
pemanfaatan
penggunaan
teknologi
jarak jauh biasanya menggunakan media
informasi untuk meningkatkan efisiensi
yang
dan
dapat
mempermudah
dalam
efektifitas
pembelajaran.
mentransfer ilmu pengetahuan, salah
Penggunaan
satunya dengan menggunakan media
menjadikan kegiatan belajar mengajar
Google Classroom. Google Classroom
disekolah
menjadi
sangat membantu guru dalam proses
Inovatif,
dan
pembelajaran seperti membuat tugas,
mendorong
membagikan tugas dan membagikan
pembelajaran yang lebih efektif dan
materi tanpa tatap muka. Penggunaan
efisien
media pembelajaran ini akan membuat
penggunaan teknologi informasi ini
pembelajaran lebih efektif dan efisien
dapat meningkatkan mutu dan kualitas
karena guru dan siswa bisa setiap saat
para guru dan siswa dalam kegiatan
dapat bertatap muka melalui kelas jarak
belajar mengajar.
jauh.
teknologi
informasi
lebih
menarik,
kreatif
sehingga
penyelenggaraan
yang
diharapkan
dengan
Guru harus memahami, menguasai
Pada pembelajaran jarak jauh (PJJ)
dunia
pendidikan
tetap
berupaya
dan menggunakan teknologi informasi
serta mengaplikasikannya dalam proses
membuat generasi penerus bangsa yang
pembelajaran
berkualitas karena generasi ini akan
penggunaan teknologi informasi tersebut
menjadi
estafet
dapat meningkat kualitas pembelajaran
pembangunan bangsa dan Negara agar
sehingga akan memunculkan kualitas
dapat bertahan di tengah era revolusi
lulusan yang mampu bersaing di era
industry 4.0 ini. Peran teknologi sangat
revolusi industry 4.0. Dalam proses
dibutuhkan, dalam adalah pembelajaran
pembelajaran dimasa pandemic ini,
jarak jauh. Salah satu cara yang dapat
siswa lebih diarahkan pada aktivitas
digunakan untuk proses pembelajaran
modernisasi dengan teknologi informasi
daring adalah dengan menggunakan
yang lebih canggih sehingga membantu
media Google Classroom.
siswa dalam menerima pelajaran secara
penerus
tongkat
interaktif,
Jurnal Edueco Vol 4 No 1 Juni 2021
di
efektif,
kelas.
inovatif
Dengan
dan
75
Revyana Mayang Sari1, Deden2
JURNAL Edueco
Universitas Balikpapan
menyenangkan. Selain itu, diharapkan
pembelajaran (7) memberikan umpan
siswa juga dapat memiliki life skill dari
balik atau feedback (8) memberikan
penggunaan
latihan atau tugas kepada peserta didik
teknologi
tersebut.
informasi
Kegiatan-kegiatan
diharapkan
dapat
ini
meningkatkan
agar dapat melihat kemampuan peserta
didik tersebut .
keaktifan siswa.
Menurut
Menurut Paul D. Dierch dalam
Mulyono,
keaktifan
Hamalik (2005: 172) jenis keaktifan
merupakan suatu kegiatan atau aktivitas
belajar ada beberapa klasifikasi yaitu :
atau segala sesuatu yang dilakukan atau
Kegiatan visual (visual activities) yaitu
sejenis kegiatan yang terjadi baik fisik
seperti
maupun
proses
gambar,
dapat
demontstrasi, pameran, dan mengamti
merangsang dan mengembangkan bakat
pekerjaan dari orang lain. Kegiatan lisan
yang dimiliki. Dengan keaktifan peserta
(oral activities), yaitu mengemukakan
didik juga dapat melatih berfikir secara
suatu fakta atau prinsip , mengemukakan
kritis,
pendapat, wawancara, diskusi. Kegiatan
non
fisik.
pembelajaran,
Dalam
keaktifan
dan
dapat
memecahkan
membaca,
melihat
mengamati
gambar-
ekspermen,
permasalahan-permasalahan
dalam
mendengarkan
kehidupan
dapat
yaitu mendengarkan penyajian bahan
merekayasa system pembelajaran secara
atau materi, mendengarkan percakapan
sistematis agar keaktifan peserta didik
atau diskusi keompok. Kegiatan menulis
dalam mengikuti proses pembelajaran.
(writing activities), yaitu menulis cerita,
Ada
sehari-hari.
beberapa
Guru
factor
dalam
(listening
activities),
menulis laporan, memerikasa karangan,
keaktifan belajar yaitu : (1) memberikan
mengerjakan
tes,
motivasi atau menarik perhatian kepada
rangkuman.
Kegiatan
peserta didik agar mereka aktif dalam
(drawing activities) yaitu men (...truncated)