Efektivitas Model Pembelajaran Predict - Observe Explain (Poe)Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Pada Siswa Smp Muhammadiyah 05 Medan T.P 2020/ 2021

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan, Dec 2021

Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa SMP Muhammadiyah 05 Medan T.P 2020/2021. (2) Untuk mengetahui Bagaimana pengaruh penggunaan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa SMP Muhammadiyah 05 Medan T.P 2020/2021. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian ini adalah Quasi Eksperimental dengan menggunakan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) pada kelas eksperimen 1 dan tanpa menggunakan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) pada kelas eksperimen 2. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII semester ganjil T.P 2020/2021 yang berjumlah 60 siswa, sedangkan yang menjadi sampel untuk kelas eksperimen satu 30 siswa di kelas VII-A dan untuk kelas eksperimen dua 30 siswa di kelas VII-B. Teknik pengumpulan data menggunakan tes yaitu tes awal (Pretest) dan tes akhir (Posttest). Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat(uji normalitas, uji homogenitas, dan uji linearitas) dan uji hipotesis. Dan hasil yang diperoleh dalam penelitian dengan menggunakan uji hipotesis (uji mancova) yaitu harga Fhitung = 3,551 setelah dibandingkan dengan Ftabel = 2,92, ternyata Fhitung (3,551) > Ftabel (2,92) sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini berarti ada pengaruh penggunaan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa SMP Muhammadiyah 05 Medan T.P 2020/2021.Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kreatif, Model Pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE).

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

http://jurnalmahasiswa.umsu.ac.id/index.php/jimedu/article/download/855/pdf

Efektivitas Model Pembelajaran Predict - Observe Explain (Poe)Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Pada Siswa Smp Muhammadiyah 05 Medan T.P 2020/ 2021

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan [JIMEDU] Vol 1 Nomor 4 Desember 2021, hal: 1-9 ISSN: 2808-0866 Efektivitas Model Pembelajaran Predict - Observe – Explain (Poe)Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Pada Siswa Smp Muhammadiyah 05 Medan T.P 2020/ 2021 Fadnisa Putri 1 Program Studi Pendidikan Matematika, 2Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Abstrak Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa SMP Muhammadiyah 05 Medan T.P 2020/2021. (2) Untuk mengetahui Bagaimana pengaruh penggunaan model pembelajaran Predict-ObserveExplain (POE) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa SMP Muhammadiyah 05 Medan T.P 2020/2021. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian ini adalah Quasi Eksperimental dengan menggunakan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) pada kelas eksperimen 1 dan tanpa menggunakan model pembelajaran Predict-ObserveExplain (POE) pada kelas eksperimen 2. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII semester ganjil T.P 2020/2021 yang berjumlah 60 siswa, sedangkan yang menjadi sampel untuk kelas eksperimen satu 30 siswa di kelas VII-A dan untuk kelas eksperimen dua 30 siswa di kelas VII-B. Teknik pengumpulan data menggunakan tes yaitu tes awal (Pretest) dan tes akhir (Posttest). Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat(uji normalitas, uji homogenitas, dan uji linearitas) dan uji hipotesis. Dan hasil yang diperoleh dalam penelitian dengan menggunakan uji hipotesis (uji mancova) yaitu harga Fhitung = 3,551 setelah dibandingkan dengan Ftabel = 2,92, ternyata Fhitung (3,551) > Ftabel (2,92) sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini berarti ada pengaruh penggunaan model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa SMP Muhammadiyah 05 Medan T.P 2020/2021. Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kreatif, Model Pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE). 1 Jurnal Homepage: http://jurnalmahasiswa.umsu.ac.id/index.php/jimedu Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan [JIMEDU] Vol 1 Nomor 4 Desember 2021, hal: 1-9 ISSN: 2808-0866 1. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan dan beradaban manusia. Peranan pendidikan adalah menyiapkan generasi masa depan yang lebih baik dari generasi sekarang dan sebelumnya. Oleh karena itu, pemerintah sangat serius menangani bidang pendidikan, sebab dengan sistem pendidikan yang baik diharapkan muncul generasi penerus bangsa yang berkualitas serta mampu mengembangkan kemampuan berpikir secara kritis, kreatif, dan inovatif. Hal ini merupakan modal yang sangat berharga bagi generasi penerus bangsa agar mampu bersaing dengan negara lain. Keberhasilan suatu bangsa di masa yang akan datang sangat ditentukan oleh keberhasilan pemuda di masa kini. Matematika merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia. Jika dilihat dari sudut pandang ilmu pengetahuan, matematika termasuk ke dalam kelompok ilmu-ilmu eksak yang lebih banyak memerlukan pemahaman dibangdingkan hafalan. oleh karena itu, untuk dapat memahami suatu pokok bahasan dalam matematika, siswa harus menguasai konsep, bukan hanya menghafal materi saja. Menurut peraturan menteri No 22 tahun 2006 tentang standar isi untuk satuan Pendidikan Dasar dan Menengah menyebutkan bahwa matematika perlu diberikan kepada semua peserta didik, mulai dari sekolah dasar untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif, serta kemampuan bekerja sama. Menurut Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada bab II pasal 3 dijelaskan, bahwa Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu,cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Rumusan tersebut memperlihatkan bahwa Pendidikan di Indonesia sudah memperhatikan pengembangan kemampuan peserta didik, salah satunya adalah berpikir kreatif. Upaya mendukung tujuan Pendidikan tersebut, maka pembelajaran di sekolah hendaknya tidak hanya mementingkan penguasaan materi peserta didik saja tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi salah satunya adalah kemampuan berpikir kreatif. Kemampuan berpikir kreatif perlu dikembangkan oleh peserta didik karena memiliki manfaat yang sangat banyak, diantaranya yaitu berpikir kreatif dapat mewujudkan dirinya karena perwujudan diri merupakan kebutuhan pokok dakam hidup manusia. Perkembangan teknologi dan informasi tidak lepas dari kemampuan kreatif manusia. Kemampuan berpikir kreatif sangat penting bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan hidup di masa yang akan datang. Oleh karena itu, sudah seharusnya kreativitas siswa menjadi tujuan dalam pembelajaran matematika bukan pemahaman materi saja. Kemampuan berpikir kreatif merupakan potensi alamiah yang dimiliki manusia, namun berpikir kreatif juga merupakan suatu proses alamiah yang bisa di tingkatkan melalui kesadaran atau latihan. Peserta didik yang telah memiliki potensi kreatif sejak lahir membutuhkan lingkungan yang mendukung untuk mengembangkan kemampuannya agar lebih optimal. Matematika sebagai salah satu pelajaran yang diajarkan di sekolah memiliki peran penting dalam membekali 2 Jurnal Homepage: http://jurnalmahasiswa.umsu.ac.id/index.php/jimedu Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan [JIMEDU] Vol 1 Nomor 4 Desember 2021, hal: 1-9 ISSN: 2808-0866 dan mendorong peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif tersebut. Kemampuan berpikir kreatif hingga saat ini kurang mendapat perhatian dalam pendidikan formal. Hal ini terlihat dari kurang berkembangnya kemampuan matematika siswa terutama kemampuan berpikir kreatif disebabkan peserta didik masih diajarkan dengan metode konvensional dengan teknik ceramah dan teknik drilling soal. Hal ini menyebabkan kurangnya kesempatan siswa untuk mengekspresikan pengetahuan yang dimilikinya atau menjawab soal dengan cara atau bahasanya sendiri. Selain itu, buku siswa atau LKPD yang digunakan di sekolah cenderung menekankan pada penguasaan konsep dengan tidak memberikan kebebasan berpikir secara mandiri dan kreatif. Berdasarkan permasalahan diatas perlu diupayakan inovasi-inovasi dalam model pembelajaran yang meliputi penerapan strategi, metode, dan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif. Pembelajaran matematika tidak cukup hanya dilaksanakan dengan penyampaian materi saja tetapi juga peserta didik harus terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan harus mampu m (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: http://jurnalmahasiswa.umsu.ac.id/index.php/jimedu/article/download/855/pdf
Article home page: http://jurnalmahasiswa.umsu.ac.id/index.php/jimedu/article/view/855/pdf

Putri Fadnisa. Efektivitas Model Pembelajaran Predict - Observe Explain (Poe)Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Pada Siswa Smp Muhammadiyah 05 Medan T.P 2020/ 2021, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan, 2021,