Efektivitas Program Posyandu untuk Meningkatkan Tumbuh Kembang Balita 0-2 Tahun di Puskesmas Padang Bulan

Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, Mar 2024

Golden period for toddler aged 0-5 years old is a period when growth and development increasing rapidly, therefore additional attention is needed from the parents. If on this golden period toddler experience undernutrition, their growth and development would be difficult to resolve. In this case, monitoring the growth and development of toddlers is very important because it has a significant impact on the health, development and quality of life of toddlers. This research aim to know the effectiveness correlation of posyandu program with growth and development of toddler within age of 0-2 years at Padang Bulan Health Center. Samples in this reasearch are 48 samples. Data analysis used is Chi-square test with P < 0,50. Based on the results and discussion of the research, it can be concluded that there is an effective relationship between the posyandu program and the growth and development of toddlers, where the nutrition posyandu has a value of 0.003, the immunization posyandu has a value of 0.017, and routine participation in the posyandu program has a value of 0.001. Therefore, the hypothesis of this research Ho is rejected, Ha is accepted. Posyandu program has an important part in supporting toddler's growth and development through comprehensive care, parents education, and routine evaluation that can help with early health problem detection

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal.literasisains.id/index.php/sosmaniora/article/download/3127/1514

Efektivitas Program Posyandu untuk Meningkatkan Tumbuh Kembang Balita 0-2 Tahun di Puskesmas Padang Bulan

SOSMANIORA (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora) https://journal.literasisains.id/index.php/sosmaniora DOI: 10.55123/sosmaniora.v3i1.3127 e-ISSN 2829-2340| p-ISSN 2829-2359 Vol. 3 No. 1 (Maret 2024) 62-70 Submitted: January 24, 2024 | Accepted: February 21, 2024 | Published: March 25, 2024 Efektivitas Program Posyandu untuk Meningkatkan Tumbuh Kembang Balita 0-2 Tahun di Puskesmas Padang Bulan Sadiah Muayyadah1, Agus Suriadi2 Program Studi Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Imu Politik, Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia Email: , 1,2 Abstrak Masa emas pada balita usia 0 sampai 5 tahun merupakan masa dimana pertumbuhan dan perkembangan mengalami peningkatan yang pesat sehingga membutuhkan perhatian lebih oleh setiap orang tua. Jika pada masa emas ini balita mengalami kekurangan gizi maka pertumbuhan serta perkembangan balita akan sulit diperbaiki. Dalam hal ini, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita sangat penting karena memiliki dampak yang signifikan pada kesehatan, perkembangan, dan kualitas hidup balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas hubungan program posyandu dengan tumbuh kembang balita 0-2 tahun di Puskesmas Padang Bulan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Lokasi penelitian di Puskesmas Padang Bulan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 48 sampel. Analisis data yang digunakan adalah uji Chi-Square dengan syarat nilai P < 0,50. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang efektif antara program posyandu dengan tumbuh kembang balita, dimana dalam posyandu gizi memiliki nilai 0,003, posyandu imunisasi memiliki nilai 0,017, dan rutinitas mengikuti program posyandu memiliki nilai 0,001. Maka hipotesis dari penelitian ini Ho ditolak, Ha diterima. Program Posyandu memiliki peran penting dalam meningkatkan tumbuh kembang balita melalui penyediaan perawatan komprehensif, pendidikan kepada orang tua, dan pemantauan rutin yang dapat mendeteksi masalah kesehatan sejak dini. Kata Kunci: Balita, Posyandu, Tumbuh Kembang Abstract Golden period for toddler aged 0-5 years old is a period when growth and development increasing rapidly, therefore additional attention is needed from the parents. If on this golden period toddler experience undernutrition, their growth and development would be difficult to resolve. In this case, monitoring the growth and development of toddlers is very important because it has a significant impact on the health, development and quality of life of toddlers. This research aim to know the effectiveness correlation of posyandu program with growth and development of toddler within age of 0-2 years at Padang Bulan Health Center. Samples in this reasearch are 48 samples. Data analysis used is Chi-square test with P < 0,50. Based on the results and discussion of the research, it can be concluded that there is an effective relationship between the posyandu program and the growth and development of toddlers, where the nutrition posyandu has a value of 0.003, the immunization posyandu has a value of 0.017, and routine participation in the posyandu program has a value of 0.001. Therefore, the hypothesis of this research Ho is rejected, Ha is accepted. Posyandu program has an important part in supporting toddler's growth and development through comprehensive care, parents education, and routine evaluation that can help with early health problem detection Keywords: Toddler, Posyandu, Growth And Development Lisensi: Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) 62 Sadiah Muayyadah1, Agus Suriadi2 SOSMANIORA (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora) Vol. 3 No. 1 (2024) 62 – 70 PENDAHULUAN Latar Belakang Pembangunan Kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa yang mana sesuai dengan pasal 3 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis (Undang-Undang Republik Indonesia, 2009). Kesehatan merupakan hal yang penting bagi setiap negara untuk dapat memajukan sumber daya manusia karena tingkat kesehatan individu mempengaruhi individu tersebut untuk mencapai suatu kondisi yang sejahtera. Kesehatan merupakan bidang yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial. Dalam Undang-undang No. 11 tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial merupakan kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual dan sosial warga Negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melaksanankan fungsi sosialnya. Dalam pengertian tersebut sesuai dengan pembangunan pelayanan kesehatan yang ingin mencapai kondisi individu yang sehat dalam fisik maupun psikisnya agar individu tersebut mencapai kondisi yang sejahtera (Undang-Undang Republik Indonesia, 2009). Salah satu pelayanan kesehatan yang menjadi prioritas di Indonesia merupakan pelayanan kesehatan ibu dan balita. Kesehatan ibu dan balita menjadi prioritas untuk menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Balita. Dalam hal ini, upaya-upaya pemerintah untuk menanggulangi kesehatan ibu dan balita dengan program Posyandu. Posyandu merupakan kegiatan untuk memberdayakan kesehatan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan pada ibu dan bayi. Posyandu menjadi salah satu bentuk Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat dalam penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi (Kemenkes RI, 2011). Posyandu yang terintegritas adalah kegiatan pelayanan social dasar keluarga dalam aspek pemantauan tumbuh kembang anak. Dalam pelaksanaanya dilakukan secara koordinatif dan integrative serta saling memperkuat antar kegiatan dan program untuk kelangsungan pelayanan di posyandu sesuai dengan situasi atau kebutuhan local yang dalam kegiatannya tetap memperhatikan aspek pemberdayaan masyarakat. (Kemenkes RI, 2011). Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan wadah titik temu antara pekerja profesional dari petugas kesehatan serta peran masyarakat dalam menanggulangi masalah kesehatan yang ada di masyarakat khususnya untuk ibu dan bayi. Pengembangan posyandu didasarkan pada sumber daya manusianya dalam keberhasilan pembangunan suatu bangsa. Tantangan pembangunan di masa yang akan datang memerlukan peningkatan mutu manusia masa depan yang semakin tangguh. Posyandu mempunyai nilai strategis untuk pengembangan sumber daya manusia sejak dini, karena posyandu memantau perkembangan serta pertumbuhan balita secara langsung agar dapat meningkatkan mutu sumber daya manusia dimasa mendatang. Dalam tujuannya, posyandu ingin memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu tentang bagaimana tumbuh kembang balita, penyuntikan vaksin imunisasi, pemberian vitamin, pemberian asupan gizi serta program KB. Dengan adanya po (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal.literasisains.id/index.php/sosmaniora/article/download/3127/1514
Article home page: https://journal.literasisains.id/index.php/sosmaniora/article/view/3127/1514

Sadiah Muayyadah, Agus Suriadi. Efektivitas Program Posyandu untuk Meningkatkan Tumbuh Kembang Balita 0-2 Tahun di Puskesmas Padang Bulan, Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2024, pp. 62-70,