DINAMIKA INFLASI DI INDONESIA ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB INFLASI DAN DAMPAK TERHADAP PEREKONOMIAN

Jurnal Media Akademik (JMA), Jun 2024

Kemakmuran ekonomi suatu negara sangat bergantung pada inflasi yang rendah dan stabil, menandakan stabilitas dan kesehatannya. Stabilitas harga, yang berasal dari inflasi rendah, memupuk kepercayaan bagi konsumen maupun bisnis. Namun, ketika inflasi melonjak tak terkendali atau menjadi tidak teratur, hal itu menimbulkan tantangan yang signifikan. Inflasi tinggi menyebabkan kenaikan harga yang tidak terduga, mengikis daya beli masyarakat dan menurunkan standar hidup mereka. Dalam artikel ilmiah ini, penulis menggunakan teknik penelitian kualitatif untuk menyelami lebih dalam pemahaman akan kompleksitas subjek. Metodologi penelitian kualitatif memungkinkan eksplorasi dan pemahaman yang lebih nuansir terhadap fenomena, menangkap esensi dan kompleksitasnya melampaui analisis statistik semata.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/download/439/420

DINAMIKA INFLASI DI INDONESIA ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB INFLASI DAN DAMPAK TERHADAP PEREKONOMIAN

JURNAL MEDIA AKADEMIK (JMA) Vol.2, No.6 Juni 2024 e-ISSN: 3031-5220; DOI: 10.62281, Hal XX-XX PT. Media Akademik Publisher AHU-084213.AH.01.30.Tahun 2023 DINAMIKA INFLASI DI INDONESIA: ANALISIS FAKTORFAKTOR PENYEBAB INFLASI DAN DAMPAK TERHADAP PEREKONOMIAN Oleh: Fahriya1 Arikatun Maimunah2 Muawanah3 Fatonah4 Universitas Trunojoyo Madura Alamat: JL. Raya Telang, Kec. Kamal, Kab. Bangkalan, Jawa Timur (69162) Korespondensi Penulis: Abstract. Low and stable inflation is crucial for a country's economic prosperity, signaling its stability and health. Price stability, stemming from low inflation, fosters confidence in consumers and businesses alike. However, when inflation spirals out of control or becomes erratic, it poses significant challenges. High inflation leads to unpredictable price hikes, eroding people's purchasing power and diminishing their standard of living. In this scholarly article, the author employs qualitative research techniques to delve deep into understanding the intricacies of the subject matter. Qualitative research methodology allows for a nuanced exploration and comprehension of phenomena, capturing their essence and complexities beyond mere statistical analysis. Keywords: Inflation, Inflation Factos, Impact Of Inflaion. Abstrak. Kemakmuran ekonomi suatu negara sangat bergantung pada inflasi yang rendah dan stabil, menandakan stabilitas dan kesehatannya. Stabilitas harga, yang berasal dari inflasi rendah, memupuk kepercayaan bagi konsumen maupun bisnis. Namun, ketika inflasi melonjak tak terkendali atau menjadi tidak teratur, hal itu menimbulkan tantangan yang signifikan. Inflasi tinggi menyebabkan kenaikan harga yang tidak terduga, mengikis Received May 22, 2024; Revised May 27, 2024; June 07, 2024 *Corresponding author: DINAMIKA INFLASI DI INDONESIA: ANALISIS FAKTORFAKTOR PENYEBAB INFLASI DAN DAMPAK TERHADAP PEREKONOMIAN daya beli masyarakat dan menurunkan standar hidup mereka. Dalam artikel ilmiah ini, penulis menggunakan teknik penelitian kualitatif untuk menyelami lebih dalam pemahaman akan kompleksitas subjek. Metodologi penelitian kualitatif memungkinkan eksplorasi dan pemahaman yang lebih nuansir terhadap fenomena, menangkap esensi dan kompleksitasnya melampaui analisis statistik semata. Kata Kunci: Inflasi, Faktor Inflasi, Dampak Inflasi. LATAR BELAKANG Negara-negara berkembang sering menghadapi tantangan ekonomi, seperti tingginya tingkat inflasi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi. Inflasi menjadi indikator penting bagi kesehatan ekonomi, dimana upaya menjaga tingkatnya tetap stabil dan rendah sangatlah krusial agar tidak menimbulkan gangguan makroekonomi yang dapat mengganggu stabilitas keseluruhan perekonomian. Meskipun inflasi memiliki dampak yang beragam terhadap perekonomian, Bank Sentral biasanya dapat mengambil langkah-langkah kebijakan moneter yang beragam untuk mengatasi situasi tersebut. Kebijakan moneter ekspansif dapat diterapkan oleh Bank Sentral untuk merangsang pertumbuhan ketika terjadi perlambatan ekonomi di suatu negara dengan menurunkan suku bunga. Namun, penting untuk diingat dalam konteks perekonomian global bahwa inflasi dan pertumbuhan ekonomi saling berkaitan. Fluktuasi inflasi yang tinggi bisa menjadi indikator ketidakstabilan perekonomian. Peningkatan pertumbuhan ekonomi sering kali menyebabkan inflasi melebihi pasokan, dan usaha untuk mengendalikan inflasi bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Maka dari itu, kebijakan ekonomi harus bijaksana, karena harus memperhatikan keseimbangan antara menggalakkan pertumbuhan dan menjaga inflasi agar tetap stabil.1 Dalam konteks perekonomian global, tak terelakkan bahwa inflasi dan pertumbuhan ekonomi saling terkait. Pertumbuhan ekonomi yang cepat seringkali menimbulkan inflasi karena permintaan melebihi pasokan. Dalam hal ini, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi keduanya, serta implikasinya terhadap masyarakat dan dunia usaha. Selain itu, peran kebijakan pemerintah dan bank sentral dalam mengelola fenomena ini akan dibahas. Namun, dalam dinamika ekonomi E. Wiriani & Mukarramah “Pengaruh Inflasi dan Kurs terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”. JURNAL SAMUDRA EKONOMIKA (2020), 4(1), 41–50. 1 2 JMA - VOLUME 2, NO. 6, JUNI 2024 yang terus berubah, pemahaman yang komprehensif tentang hubungan antara inflasi dan pertumbuhan ekonomi semakin vital bagi para pengambil kebijakan dan masyarakat pada umumnya. KAJIAN TEORITIS Inflasi adalah fenomena meningkatnya harga-harga secara merata dalam perekonomian dalam kurun waktu tertentu. Kenaikan harga secara umum mengacu pada situasi di mana sebagian besar barang dan jasa mengalami kenaikan harga secara bersamaan. Ini mencerminkan penurunan daya beli mata uang suatu negara terhadap barang dan jasa yang dapat dibelinya. Sementara itu, kebalikan dari inflasi adalah deflasi, yang mengacu pada penurunan harga secara umum. Deflasi dapat menyebabkan penurunan daya beli konsumen dan menghadapi masalah ekonomi seperti stagnasi atau bahkan resesi. Karena itu, inflasi dan deflasi adalah fenomena ekonomi yang memiliki dampak signifikan terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Ini menunjukkan betapa pentingnya pemantauan dan pengelolaan tingkat inflasi dan deflasi dalam kebijakan ekonomi.2 Inflasi sering kali disebabkan oleh ketidakseimbangan antara jumlah uang yang beredar dan permintaan masyarakat jika dilihat dari perspektif moneter. Di Indonesia, Bank Indonesia membagi jumlah uang beredar ke dalam dua kategori utama, yaitu M1, yang mencakup uang kartal dan giro, dan M2, yang mencakup uang kuasi dan surat berharga. Perubahan nilai tukar juga mempengaruhi inflasi. Peningkatan jumlah uang beredar sering kali merupakan indikasi potensi penurunan nilai uang dan peningkatan tingkat inflasi. Nilai tukar, selain peran jumlah uang beredar, juga memiliki pengaruh terhadap inflasi. Ketika mata uang domestik menguat, perubahan nilai tukar dapat mempengaruhi inflasi. Mata uang yang lebih kuat cenderung membuat barang impor menjadi lebih murah, sehingga meningkatkan daya beli masyarakat secara keseluruhan. Namun, perubahan nilai tukar juga dapat berdampak sebaliknya, tergantung pada kondisi ekonomi global dan kebijakan moneter yang diterapkan oleh Bank Sentral. Depresiasi mata uang nasional menimbulkan risiko ekonomi. Sementara itu, suku bunga juga menjadi faktor yang dapat menyebabkan inflasi meningkat, sebab dampak 2 A. Pujadi “INFLASI: TEORI DAN KEBIJAKAN”. Jurnal Manajemen Diversitas (2022), 2(2), 73–77. DINAMIKA INFLASI DI INDONESIA: ANALISIS FAKTORFAKTOR PENYEBAB INFLASI DAN DAMPAK TERHADAP PEREKONOMIAN kenaikan suku bunga terhadap tingkat inflasi di suatu negara pun sangat signifikan.3 Inflasi juga dapat dikategorikan berdasarkan tingkatnya, dengan berbagai kriteria yang digunakan dalam klasifikasinya. Salah satu kriteria yang umum digunakan adalah sebagai berikut : 1. Kenaikan harga barang tidak melebihi 10%/tahun, inflasi dianggap "ringan". 2. Kenaikan harga berada dalam rentang antara (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/download/439/420
Article home page: https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/view/439/420

Fahriya, Arikatun Maimunah, Muawanah, Fatonah. DINAMIKA INFLASI DI INDONESIA ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB INFLASI DAN DAMPAK TERHADAP PEREKONOMIAN, Jurnal Media Akademik (JMA), 2024,