Analisis Service Quality (ServQual) pada AMIK Mahaputra Riau
Vol. 2, No. 1 (Mar, 2024)
Page 77-84
DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.10822005
Analisis Service Quality (ServQual) pada
AMIK Mahaputra Riau
Ferizal Rachmad
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru, Indonesia
*Email:
ARTICLE INFO :
Keywords :
Service Quality;
Reliability; Tangible;
Assurance;
Emphaty; Responsiviness
--------------------------Article History :
Received : 2024-01-16
Revised : 2024-02-20
Accepted : 2024-02-29
Online : 2024-03-15
ABSTRACT
The purpose of this research is to determine the factors that influence
service quality and to find out what factors most dominantly influence
service quality at AMIK Mahaputra Riau. The sample for this research
used the census method, namely the entire number of AMIK
Mahaputra Riau students in 2020, namely 180 students
Simultaneously, the Reliability, Tangible, Assurance, Emphaty and
Responsiveness factors influence the service quality of AMIK
Mahaputra Riau. This conclusion is supported by the truth from the
analysis results which prove that f-count = 48.365> f-table = 2.32.
Apart from that, the Reliability, Tangible, Assurance, Emphaty,
Responsiveness factors are able to explain AMIK Mahaputra Riau's
service quality of 72.7%, this can be seen of the terminated coefficient
value R2 = 72.7% the remaining 27.3% is explained by factors other
than Reliability, Tangible, Assurance, Empathy, Responsiveness.
Of all the independent variables studied, it turns out that the variable
that has the most dominant influence on service quality at AMIK
Mahaputra Riau is the Tangible variable. This conclusion was proven to
be correct based on the results of statistical analysis using the t-test
where t-count = 10.787> t-table = 1.989 with a significance of 0.000.
PENDAHULUAN
Dalam usaha untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional, lembaga pendidikan merupakan salah
satu industri jasa yang dipandang perlu dan memegang peran penting pada saat ini. Salah satu lembaga
pendidikan swasta yang ikut berperan aktif dalam memberikan jasa pendidikan dan pelatihan guna
meningkatkan kemampuan dan keahlian di bidang profesi yang telah berkembang cukup pesat di Kota
Pekanbaru khususnya dan Propinsi Riau pada umunya adalah AMIK Mahaputra Riau.
Pada saat ini lembaga pendidikan ini menyajikan beberapa paket program pendidikan program profesi
yang terus menerus ditingkatkan dan dikembangkan seiring dengan tingkat kebutuhan informasi yang
diperlukan oleh konsumen serta inovasi yang terus dilakukan yang di tujukan untuk meningkatkan kualitas
materi pengajaran dari tahun ketahun dan memiliki daya saing yang begitu kuat sehingga mempunyai kesiapan
lebih dalam mengahadapi dunia kerja nyata. AMIK Mahaputra Riau menawarkan beberapa program profesi,
diantaranya : Akuntansi, Teknik Informatika, Multi Media Komputer, Sekretaris, dan Manajemen Bisnis. Selain
beberapa paket program yang disebutkan di atas Amik Mahaputra Riau juga menawarkan alternatif untuk
pembukaan kelas privat (private class) berupa pelatihan-pelatihan, misalnya Pelatihan Komputer, Pelatihan
Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, Autocad, Desain Grafis, Teknisi, Internet, Microsoft Office Intensive,
Microsoft Office Reguler. dan lain sebagainya.
77
This is an open access article under the CC BY- SA license.
Corresponding Author : Ferizal Rachmad
Vol. 2, No. 1 (Mar, 2024)
Page 77-84
DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.10822005
Penelitian mutakhir yang dilakukan oleh pakar-pakar pemasaran menunjukkan bahwa kunci
keuntungan sebuah perusahaan atau sebuah lembaga adalah memahami keinginan konsumen dan berupaya
memuaskannya dengan cara menawarka produk atau jasa yang lebih baik dari pesaingnya. Oleh karena itu
pada saat ini dalam memasarkan produknya perusahaan harus lebih menekankan pada kualitas, nilai dan
service terbaik yang dapat di berikan pada konsumen, dan pemasar juga harus mampu menafsirkan
kebutuhan-kebutuhan konsumen.
Sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa, kualitas pelayanan (service quality)
sangat berpengaruh besar terhadap keputusan konsumen dalam menentukan pilihannya. Konsumen akan
merasa puas apabila apa yang mereka dapatkan melebihi apa yang mereka harapkan.
Menurunnya realisasi siswa yang dicapai pada Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Amik Mahaputra Riau
selama 2 tahun terakhir tentunya disertai juga dengan menurunnya pendapatan bagi AMIK Mahaputra Riau.
Padahal Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Amik Mahaputra Riau ini merupakan salah satu lembaga profesi
yang cukup lama berdiri di kota Pekanbaru dibandingkan dengan Lembaga-lembaga Pendidikan lainnya,
bahkan Lembaga ini sempat menjadi pilihan alternatif siswa lulusan SLTA baru selain Perguruan Tinggi dan
Akademi yang ada di Propinsi Riau
Kondisi menurunnya jumlah realisasi siswa selama 2 tahun terakhir yang dialami Amik Mahaputra Riau
kemungkinan disebabkan oleh menurunnya kualitas pelayanan jasa, sehingga mempengaruhi jumlah siswa
yang masuk ke AMIK MAHAPUTRA RIAU. Seperti yang kita ketahui sebuah perusahaan jasa harus
mengutamakan kualitas jasa. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian yang
berjudul Analisis Service Quality (SERVQUAL) Pada AMIK Mahaputra Riau
Berdasarkan latar belakang dari permasalahan diatas, maka penulis membuat perumusan masalah
sebagai berikut : “Faktor-faktor Apakah Yang Mempengaruhi Service Quality pada Lembaga Pendidikan dan
Pelatihan AMIK Mahaputra Riau.” Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah : Untuk mengetahui
faktor-faktor yang mempengaruhi service quality pada Lembaga Pendidikan dan Pelatihan AMIK Mahaputra
Riau.
KAJIAN LITERATUR
A. Kualitas Pelayanan (Service Quality)
Defenisi kualitas jasa berpusat pada upaya pemenuhan kebutuhan dan keinginan pelanggan serta
ketepatan penyampaiannya untuk mengimbangi harapan pelanggan. Menurut Wyckof dalam (Tjiptono 2000 :
59), kualitas jasa adalah tingkat keunggulan yang diharapkan dan pengendalian atas tingkat keunggulan
tersebut untuk memenuhi keinginan pelanggan. Parasuraman dan kawan-kawan dalam (Tjiptono dan Chandra,
2005 : 148) mendefeniskan kualitas jasa adalah penilaian global atau sikap menyangkut superioritas jasa.
Menurut (Alma, 2002 : 228), apabila kualitas jasa yang diterima oleh konsumen lebih baik atau sama dengan
yang ia bayangkan, maka ia cendrung akan mencoba kembali. Akan tetapi, bila perceived service lebih rendah
dari expected service, maka konsumen akan kecewa dan akan memutuskan hubungannya dengan perusahaan
jasa yang bersangkutan.
B. Dimensi Service Quality
Parasuraman dan kawan-kawan dalam (Tjiptono dan Chandra 2005 : 132) mengemukakan bahwa
sepuluh dimensi yang ada dapat dirangkum menjadi lima dimensi pokok yang disusun sesuai urutan tingkat
kepentingan relatifnya, yaitu sebagai berikut :
1. Reliabilitas (reliability), berkaitan dengan kemampuan perusahaan untuk memberikan layanan yang
akurat sejak pertama kali tanpa membuat kesalahan apapun dan menyampaikan jasanya sesuai dengan
waktu yang disepakati.
2. Daya tanggap (responsiveness), berkenaan dengan k (...truncated)