Implementasi Balanced Scorecard sebagai Pengukuran Kinerja Rumah Sakit Ibnu Sina Pekanbaru

Jurnal Rumpun Ilmu Ekonomi, Mar 2024

This research is a quantitative study that aims to determine how the implementation of Ibn Sina Hospital performance measurement with the balance scorecard approach. This study uses primary and secondary data obtained through the company's financial statements and questionnaires filled out by employees and patients. Performance from a customer perspective measured by customer satisfaction indicators measured in the current year shows the level of customer satisfaction in the "Very Satisfied" category with a score of 63%. The performance of the Financial perspective of the four indicators has "Fairly Good" results because the results of the NPM Ratio have increased results, namely by 0.10%, ROI has decreased results, namely by 0.04%, the performance of the Effectiveness Ratio has decreased by 8.72%, and the Efficiency ratio has decreased by 8.85%. The overall performance of the Internal Business perspective can be said to have "poor" results because BOR has an average value of 40.73%, ALOS Ratio with an average of 2 days, BTO Ratio with an average of 52 times, TOI Ratio with an average of 7 days, NDR Ratio shows an average of 12.85%, and GDR shows a decrease of 2.70%. The performance of the learning and growth perspective as a whole can be said to have "good" results with a score of 84%.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://basecampecopubmed.com/index.php/jrie/article/download/23/22

Implementasi Balanced Scorecard sebagai Pengukuran Kinerja Rumah Sakit Ibnu Sina Pekanbaru

Vol. 2, No. 1 (Mar, 2024) Page 92-105 DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.10849614 Implementasi Balanced Scorecard sebagai Pengukuran Kinerja Rumah Sakit Ibnu Sina Pekanbaru Putri Wahyuni Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru, Indonesia Email : Dony Martias Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru, Indonesia *Email : ARTICLE INFO : Keywords : Balance Scorecard; Performance Measurement; Customer Perspective; Financial Perspective; Internal Business Perspective; Learning and Growth Perspective --------------------------Article History : Received : 2024-01-21 Revised : 2024-02-25 Accepted : 2024-03-01 Online : 2024-03-21 ABSTRACT This research is a quantitative study that aims to determine how the implementation of Ibn Sina Hospital performance measurement with the balance scorecard approach. This study uses primary and secondary data obtained through the company's financial statements and questionnaires filled out by employees and patients. Performance from a customer perspective measured by customer satisfaction indicators measured in the current year shows the level of customer satisfaction in the "Very Satisfied" category with a score of 63%. The performance of the Financial perspective of the four indicators has "Fairly Good" results because the results of the NPM Ratio have increased results, namely by 0.10%, ROI has decreased results, namely by 0.04%, the performance of the Effectiveness Ratio has decreased by 8.72%, and the Efficiency ratio has decreased by 8.85%. The overall performance of the Internal Business perspective can be said to have "poor" results because BOR has an average value of 40.73%, ALOS Ratio with an average of 2 days, BTO Ratio with an average of 52 times, TOI Ratio with an average of 7 days, NDR Ratio shows an average of 12.85%, and GDR shows a decrease of 2.70%. The performance of the learning and growth perspective as a whole can be said to have "good" results with a score of 84%. PENDAHULUAN Kinerja atau performance adalah gambaran hasil kerja yang dihasilkan oleh pegawai secara kualitas untuk mencapai tujuan yang diharapkan perusahaan. Kinerja dapat diukur dalam waktu periode tertentu untuk mengetahui hasil kerja yang dilakukan oleh perusahaan. Didalam pengukuran kinerja adalah hal yang paling penting serta menjadi tolak ukur, karena merupakan suatu pembanding antara target yang telah ditetapkan oleh perusahaan dengan hasil pencapaian yang telah dilakukan oleh karyawan. Pengukuran kinerja akan menentukan baik atau tidaknya perusahaan akan berjalan. Pengukuran kinerja perusahaan yang memakai aspek keuangan saja dinilai hanya mencerminkan keberhasilan organisasi dalam jangka pendek tanpa memikirkan keberhasilan jangka panjang. Hal tersebut berkaitan dengan manajer perusahaan dikatakan berhasil apabila mencapai tingkat laba/ keuntungan, sehingga dapat mengakibatkan manajer perusahaan hanya berorientasi pada keuntungan jangka pendek dan cendrung mengabaikan kerberhasilan perusahaan dalam jangka panjang. 92 This is an open access article under the CC BY- SA license. Corresponding Author : Dony Martias Vol. 2, No. 1 (Mar, 2024) Page 92-105 DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.10849614 Rumah Sakit Ibnu Sina merupakan salah satu rumah sakit islam swasta yang berada di pekanbaru yang selalu memperbaiki serta meningkatkan kinerjanya agar dapat menambah banyak kepercayaan masyarakat atas pelayanan kesehatan masyarakat secara islami, terakreditasi, handal, berkualitas dan modern. Karena kepercayaan sangatlah penting, mengingat adanya masyarakat yang mengeluh seperti kurang cekatannya dalam hal pelayanan di rumah sakit oleh perawat, dan kurangnya tenaga kerja yang imbasnya kepelayanan pasien. Diharapkan dengan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap Rumah Sakit Islam Ibnu Sina yang nantinya mempunyai dampak Income yang baik. Kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan Rumah Sakit haruslah berada dalam kondisi baik, dimana kita terutama masyarakat yang berobat dapat merasakan kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan kepada pasien rumah sakit. Oleh karena itu, kualitas pelayanan serta keuangan semestinya menjadi focus utama dari pihak manajemen rumah sakit. Kualitas pelayanan yang baik dapat dihasilkan melalui perbaikan kinerja dan kerja sama yang dilakukan terus menerus. Rumah Sakit setidaknya harus memiliki standar kinerja yang diterapkan sesuai dengan tujuan yang akan dicapainya. Sejak Rumah Sakit berdiri, pengukuran kinerja rumah sakit menggunakan metode tradisional yaitu pengukuran kinerja analisis rasio keuangan saja. Karena tuntutan kenaikan tipe Rumah Sakit Ibnu Sina, tahun yang lalu rumah sakit ini mencoba menerapkan pertama kali metode Balanced Scorecard sebagai pengukuran kinerjanya. Pada tahun lalu pihak Rumah Sakit berencana untuk menggunakan Balanced Scorecard sebagai penilaian kinerja Rumah Sakit, namun sampai saat ini Rumah Sakit belum mengimplementasikan penilaian kinerjanya menggunakan Balanced Scorecard. Sehingga dalam hal ini pihak manajemen belum memiliki bayangan bagaimana hasil pengukuran kinerja yang telah dihasilkan. Oleh karena itu pihak manajemen kurang memiliki informasi yang akurat dan lengkap untuk sarana pencapaian tujuan Rumah Sakit Ibnu Sina Pekanbaru dan kemajuan Rumah Sakit dimasa mendatang. Rumah Sakit Islam Ibnu Sina perlu melakukan penilaian kinerja balanced scorecard, dimana pengukuran yang selama ini di gunakan yaitu rasio keuangan dan standar yang di tetapkan pemerintah tidak dapat mengambarkan kinerja rumah sakit secara keseluruhan. Penilaian kinerja keuangan hanya menilai dari aspek keuangan saja dengan skala jangka pendek tetapi tidak memperhitungkan harta-harta tak tampak yang dimiliki rumah sakit, sedangkan pada standar kinerja yang ditetapkan pemerintah hanya mampu menggambarkan kinerja rumah sakit yang berkaitan pelayanan yang diberikan, dengan adanya masalah masalah diatas perlu dilakukan pengukuran dengan metode balanced scorecard. Adapun hasil penelitian terdahulu yang merujuk pada beberapa hasil penelitian yang telah dilaksanakan terkait Implementasi Balanced Scorecard di Rumah Sakit Umum Daerah Kab. Batang. Hasil penelitiannya yaitu rumah sakit perlu membangun partisipasi dan komitmen dari setiap pegawai, hal ini dikarenakan kontribusinya mempengaruhi bagi pencapaian visi misi rumah sakit. Pengukuran kinerja dengan menggunakan Balanced Scorecard sebagai kerangka kerja dimana pengukuran kinerja dapat diperluas lagi bagian-bagian pada keempat Perspektif, Perspektif keuangan, Perspektif Pelanggan, Perspektif proses bisnis internal serta perspektif Pertumbuhan dan pembelajaran dengan melakukan penyesuaian atau perubahan dimana Perspektif pelanggan menjadi tujuan akhirnya. Penelitian selanjutnya berjudul “Penerapan Balanced Scorecard sebagai pengukur kinerja manajemen pada Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu” yang hasil penelitiannya Hasil pengukuran kinerja manajemen rumah sakit umum daerah Indramayu dengan balanced scorecard menunjukkan bahwa ki (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://basecampecopubmed.com/index.php/jrie/article/download/23/22
Article home page: https://basecampecopubmed.com/index.php/jrie/article/view/23/22

Putri Wahyuni, Dony Martias. Implementasi Balanced Scorecard sebagai Pengukuran Kinerja Rumah Sakit Ibnu Sina Pekanbaru, Jurnal Rumpun Ilmu Ekonomi, 2024, pp. 92-105,