Evaluasi Kelayakan UMKM Tahu dan Tempe di Tambusai Utara

Jurnal Rumpun Ilmu Ekonomi, Dec 2023

To assess the feasibility of a business venture, both financial and non-financial factors are considered. The evaluation of feasibility involves analyzing non-financial elements, with a particular focus on production and marketing aspects. The financial aspects of Tofu and Tempeh Sukses Jaya's commercial production were analyzed using objective metrics such as payback period (PP), net present value (NPV), internal rate of return (IRR), and profitability index (PI) to determine its overall feasibility. Based on the analysis, it was concluded that the business is feasible due to its advantageous location and convenient accessibility. The Tofu and Tempeh Sukses Jaya business seems viable due to its strategic and easily accessible location, modern technology, and straightforward production process. Feasibility is ensured by high product quality, imported raw materials, competitive pricing, extensive distribution channels, and effective promotional efforts by the owner to ensure consumer awareness. The financial analysis indicates that the Tempeh Tofu business could be viable over a 10-year project duration with a 10 percent discount rate. The business has a 6-month payback period (PP), a net present value (NPV) of Rp 161,565,200, a profitability index (PI) of 1.6%, and an internal rate of return (IRR) of 30%, all of which suggest the business's financial feasibility.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://basecampecopubmed.com/index.php/jrie/article/download/8/8

Evaluasi Kelayakan UMKM Tahu dan Tempe di Tambusai Utara

Vol. 1, No. 1 (Des, 2023) Page 12-21 DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.10695314 Analisis Studi Kelayakan Bisnis pada UMKM Usaha Tahu dan Tempe Sukses Jaya Desa Mahato Kec. Tambusai Utara Kafrina Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru *Email : Ariela Novianisa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru Email : Kiki Syafitri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru Email : Rahmat Syah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru Email : M. Reynaldi Putra Efendi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru Email : ARTICLE INFO : Keywords : Business Feasibility Study; MSME Development; Tofu and Tempe Business; Jaya Success; Mahato Village --------------------------Article History : Received :2023-09-20 Revised : 2023-10-13 Accepted :2023-12-29 Online :2023-12-31 ABSTRACT To evaluate the feasibility of a business venture, both financial and non-financial factors are taken into consideration. The assessment of feasibility involves analyzing non-financial elements, with a specific focus on production and marketing aspects. The financial aspects of Tofu and Tempeh Sukses Jaya's commercial production were analyzed using metrics such as payback period (PP), net present value (NPV), internal rate of return (IRR), and profitability index (PI) to determine its overall feasibility. Based on the analysis, it was concluded that the business is feasible due to its advantageous location and convenient accessibility. The Tofu and Tempeh Sukses Jaya business appears to be viable due to its strategic and easily accessible location, modern technology, and straightforward production process. Feasibility is ensured by high product quality, imported raw materials, competitive pricing, extensive distribution channels, and effective promotional efforts by the owner to ensure consumer awareness. The financial analysis suggests that the Tempeh Tofu business could be viable over a 10-year project duration with a 10 percent discount rate. According to the evaluation criteria, the business has a 6-month payback period (PP), a net present value (NPV) of Rp 161,565,200, a profitability index (PI) of 1.6%, and an internal rate of return (IRR) of 30%, all of which indicate the business's financial feasibility. 12 This is an open access article under the CC BY- SA license. Corresponding Author : Kafrina Vol. 1, No. 1 (Des, 2023) Page 12-21 DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.10695314 PENDAHULUAN Pada zaman ini, dunia bisnis telah mengalami banyak perkembangan yang mengalami kemajuan yang sangat pesat. Telah tersedia banyak sekali jenis bisnis di dalam rutinitas sehari-hari. Terlibat dalam dunia bisnis dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup, dan siapa pun yang memiliki niat untuk berbisnis dapat menjalankannya. Saat ini, jika seseorang bisa melihat peluang dalam berbisnis, ia bisa sukses karena bisnis yang digelutinya. Tidak stabilnya keadaan ekonomi Indonesia berpengaruh pada pengangguran juga kemiskinan di indonesia, baik itu pengangguran maupun pengangguran terpelajar yang belum mendapatkan pekerjaan. Dalam konteks ini, pemerintah perlu mengimplementasikan kebijakan yang cerdas dan langkah-langkah solutif dengan cepat dan tepat untuk mengurangi tingkat pengangguran di kalangan lulusan terdidik dan menurunkan tingkat kemiskinan. Sekarang, Indonesia memerlukan generasi wirausaha muda dan Meningkatkan jumlah Usaha Kecil Menengah (UKM) sebagai strategi efisien dalam mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu elemen kunci dalam struktur ekonomi nasional Indonesia. UKM merupakan tumpuan sistem perekonomian Indonesia. Ketika krisis ekonomi terjadi, UKM tetap bertahan karena perusahaan yang bergerak di sektor riil lebih sedikit menderita dibandingkan sektor keuangan. Peran UKM juga turut mendukung program pemerintah dalam membuat lapangan pekerjaan dan menurunkan Tingkat pengangguran, dan kehadiran UKM juga membuat banyak pembukaan unit kerja baru yang mempekerjakan tenaga kerja tambahan merupakan dukungan bagi peningkatan pendapatan rumah tangga serta bertujuan untuk mengatasi masalah kemiskinan. Salah satu Di Desa Mahato Kec. Tambusai Utara UKM desa Mahato antara lain Usaha Tahu dan Tempe yang memproduksi bahan konsumsi dari kedelai yaitu tahu dan tempe. Selama satu minggu, pengusaha dapat menghasilkan jumlah yang sama sebanyak empat kali dan setiap hari, yaitu. 20 kg tahu dan 30 kg tempe. Produksi bulanan stagnan tanpa adanya peningkatan yang signifikan menunjukkan adanya masalah dalam sektor ini. Oleh karena itu, perkembangan industri ini menjadi lambat. Industri mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian lokal dan nasional. Desa Mahato, yang terletak di Kecamatan Tambusai Utara, dikenal sebagai pusat usaha tahu dan tempe dengan dominasi pelaku UMKM. Usaha tahu dan tempe di Desa Mahato, khususnya yang dijalankan oleh Jaya Sukses, telah menjadi pilar utama ekonomi masyarakat setempat. Pentingnya UMKM dalam pengembangan ekonomi suatu daerah menuntut adanya upaya yang sistematis dalam menilai kelayakan bisnis yang dijalankan oleh pelaku usaha, termasuk di dalamnya aspek produksi, pemasaran, dan keuangan. Oleh karena itu, analisis studi kelayakan bisnis pada UMKM usaha tahu dan tempe Jaya Sukses di Desa Mahato menjadi relevan untuk diimplementasikan. Analisis terhadap aspek produksi bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi, ketersediaan bahan baku, dan teknologi yang digunakan dalam pembuatan tahu dan tempe. Dengan memahami aspek produksi, dapat diidentifikasi potensi peningkatan produktivitas dan kualitas produk. Dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat, aspek pemasaran menjadi kunci kesuksesan. Penelitian ini akan mengevaluasi strategi pemasaran yang diterapkan oleh Jaya Sukses, termasuk identifikasi target pasar, promosi produk, dan hubungan dengan konsumen. Aspek keuangan merupakan indikator keberlanjutan bisnis. Melalui analisis ini, akan dikaji kecukupan modal, profitabilitas, dan manajemen keuangan yang dapat mendukung pertumbuhan usaha ini dalam jangka panjang. Dengan melakukan analisis studi kelayakan bisnis ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap potensi, tantangan, dan peluang pengembangan UMKM usaha tahu dan tempe Jaya Sukses di Desa Mahato. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan strategis bagi pemangku kepentingan, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dalam meningkatkan daya saing dan kontribusi UMKM terhadap perekonomian lokal. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan ekonomi lokal di Desa Mahato. Dengan memahami dan memperbaiki aspek produksi, pemasaran, dan keuangan, UMKM tahu dan tempe Jaya Sukses dapat meningkatkan daya saingnya. Hal ini tidak hanya akan memberikan manfaat ekonomi bagi pemilik usaha, tetapi juga akan menciptakan lapangan pekerjaan (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://basecampecopubmed.com/index.php/jrie/article/download/8/8
Article home page: https://basecampecopubmed.com/index.php/jrie/article/view/8/8

Kafrina Kafrina, Ariela Novianisa, Kiki Syafitri, Syah Rahmat, M. Reynaldi Putra Efendi. Evaluasi Kelayakan UMKM Tahu dan Tempe di Tambusai Utara, Jurnal Rumpun Ilmu Ekonomi, 2023, pp. 12-21,