Analisis Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Dosen (Survey Pada Universitas Swasta Di Provinsi Riau)

Jurnal Rumpun Ilmu Ekonomi, Dec 2023

Transformational Leadership, through its emphasis on vision, inspiration, and personal attention, aligns closely with positive organizational cultures, creating an environment where lecturers and staff feel valued and empowered. This alignment encourages a sense of ownership and commitment towards the university's goals, fostering an atmosphere where innovation and creativity are nurtured. As these elements become ingrained within the organizational fabric, they contribute to building a strong community spirit, where collaboration and shared success become the norm. Consequently, in private universities where transformational leadership and a supportive organizational culture are prevalent, the result is not only high motivation among lecturers but also an enhanced learning experience for students. This synergy between leadership and culture acts as a catalyst for academic excellence, positioning the university as a beacon of innovation and quality education.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://basecampecopubmed.com/index.php/jrie/article/download/9/9

Analisis Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Dosen (Survey Pada Universitas Swasta Di Provinsi Riau)

Vol. 1, No. 1 (Des, 2023) Page 22-30 DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.10701341 Analisis Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Dosen (Survey Pada Universitas Swasta Di Provinsi Riau) Nopri Ahadi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru *Email : ARTICLE INFO : Keywords : Kepemimpinan Transformasi; Budaya Organisasi; Motivasi; Universitas Swasta --------------------------Article History : Received :2023-09-09 Revised : 2023-10-18 Accepted :2023-12-28 Online :2023-12-31 ABSTRACT Transformational Leadership, through its emphasis on vision, inspiration, and personal attention, aligns closely with positive organizational cultures, creating an environment where lecturers and staff feel valued and empowered. This alignment encourages a sense of ownership and commitment towards the university's goals, fostering an atmosphere where innovation and creativity are nurtured. As these elements become ingrained within the organizational fabric, they contribute to building a strong community spirit, where collaboration and shared success become the norm. Consequently, in private universities where transformational leadership and a supportive organizational culture are prevalent, the result is not only high motivation among lecturers but also an enhanced learning experience for students. This synergy between leadership and culture acts as a catalyst for academic excellence, positioning the university as a beacon of innovation and quality education. PENDAHULUAN Kualitas suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang ada di dalamnya. Sebuah bangsa menjadi maju, dan mempunyai daya saing tinggi dikarenakan bangsa tersebut memiliki SDM unggul yang tersebar diseluruh wilayah negaranya. Peningkatan kualitas sumberdaya manusia dalam suatu negara merupakan aspek penting yang harus dilakukan guna meningkatkan daya saing bangsa di dunia Internasional. Negara yang secara kualitas dan kuantitas memiliki sumber daya manusia yang unggul terbukti menjadi negara yang lebih maju dibandingkan dengan negara lain. Perguruan Tinggi merupakan sebuah organisasi yang bertujuan mengembangkan ilmu pengetahuan untuk kepentingan masyarakat secara luas dan menghasilkan sumber daya manusia berkualitas yang berguna bagi peningkatan taraf kehidupan masyarakat. Keberadaan lembaga Perguruan Tinggi melalui Visi dan misinya diarahkan untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan masyarakat sangat ditentukan oleh kemajuan institusi Perguruan Tinggi. Tugas, fungsi dan tanggung jawab lembaga Perguruan Tinggi dirumuskan dalam Tridharma Pendidikan Tinggi, yang terdiri dari fungsi pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pada fungsi pengajaran Perguruan Tinggi diharapkan mampu menghasilkan kualitas lulusan yang diharapkan. Di fungsi penelitian, Perguruan Tinggi merupakan wadah untuk mempelajari dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Pada fungsi pengabdian pada masyarakat, Perguruan Tinggi mengemban tugas untuk mengimplementasikan dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan bagi sebesar-besar kemakmuran masyarakat. 22 This is an open access article under the CC BY- SA license. Corresponding Author : Nopri Ahadi Vol. 1, No. 1 (Des, 2023) Page 22-30 DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.10701341 Berkaitan dengan keberadaan Perguruan Tinggi khususnya Universitas Swasta di Provinsi Riau, saat ini masih dihadapkan pada masih rendahnya motivasi dosen yang dapat dilihat dari kurangnya kualitas pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan. Kondisi ini berdampak kepada kualitas pengembangan ilmu pengetahuan yang belum optimal dan mutu lulusan yang relatif belum dapat diandalkan dalam menghadapi persaingan khususnya persaingan di tingkat global. Oleh karena itu, diperlukan strategi dan kebijakan yang komprehensif untuk mengatasi tantangan tersebut. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah melalui penguatan kapasitas institusi dan sumber daya manusia di perguruan tinggi, termasuk di universitas swasta. Peningkatan kualitas dosen melalui pengembangan profesional berkelanjutan, pelatihan, dan workshop dapat membantu mereka dalam meningkatkan kualitas pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, pemberian insentif yang memadai dan pengakuan atas prestasi akademik dapat menjadi pendorong motivasi dosen untuk berkontribusi lebih banyak pada pengembangan ilmu pengetahuan dan kualitas pendidikan. Peningkatan kolaborasi antar perguruan tinggi dan dengan industri juga penting untuk memastikan relevansi pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja, sehingga lulusan dapat lebih siap menghadapi persaingan global. Integrasi antara teori dan praktik dalam kurikulum, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar, dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan menghasilkan lulusan yang inovatif dan adaptif. Selanjutnya, penguatan tata kelola perguruan tinggi dengan prinsip-prinsip good governance, transparansi, dan akuntabilitas akan memastikan bahwa lembaga pendidikan tinggi dapat beroperasi secara efektif dan efisien, sekaligus menjaga kepercayaan publik. Hal ini termasuk penerapan sistem penjaminan mutu internal yang kuat untuk memonitor dan mengevaluasi secara berkala kinerja akademik dan administratif. Akhirnya, kerjasama dengan pemerintah, sektor swasta, dan lembaga donor dapat membuka akses ke sumber daya tambahan untuk penelitian, pengembangan infrastruktur, dan program beasiswa yang akan mendukung upaya-upaya peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Dengan demikian, perguruan tinggi, khususnya universitas swasta di Provinsi Riau, dapat meningkatkan kontribusinya terhadap pengembangan sumber daya manusia berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memajukan kesejahteraan masyarakat secara lebih luas. KAJIAN LITERATUR A. Motivasi Menghadapi persaingan di lingkungan global yang semakin hyper competitive, Perguruan Tinggi seyogyanya dapat membangun keunggulannya melalui peran sumber daya manusia yang dimiliki. Hal ini disadari dengan adanya pendapat ahli yang mengatakan bahwa kekuatan suatu organisasi terletak pada orangorangnya. Suatu organisasi akan mampu meningkatkan kemampuan keunggulannya apabila mendapat dukungan dan peran serta dari sebuah komunitas sumber daya yang kompeten dan berdedikasi tinggi terhadap tujuan organisasi. Motivasi merupakan dorongan, dorongan ini yang menyebabkan mengapa seseorang itu berusaha mencapai tujuan-tujuan (Thoha : 2008). Motivasi yang didorong dari dalam diri sendiri merupakan kekuatan yang besar bagi seseorang agar mempunyai kinerja dalam pekerjaannya. Faktor penting dalam movasi adalah orang itu sendiri, namun pihak luar juga dapat berperan memberikan stimulus bagi motivasi seseorang. Dengan mendorong tingkat motivasi dalam diri dosen, maka kinerja dosen akan meningkat. Motivasi dapat dicapai, jika diarahkan oleh Pemimpin yang handal, professional dan memahami bagaimana menjalankan kepemimpinannya ser (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://basecampecopubmed.com/index.php/jrie/article/download/9/9
Article home page: https://basecampecopubmed.com/index.php/jrie/article/view/9/9

Ahadi Nopri. Analisis Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Dosen (Survey Pada Universitas Swasta Di Provinsi Riau), Jurnal Rumpun Ilmu Ekonomi, 2023, pp. 22-30,