Pengaruh Tingkat Pendidikan Dewan Direksi, Pertumbuhan Perusahaan, Profitabilitas, dan Umur Perusahaan Terhadap Manajemen Laba
Vol. 2, No. 3 (Sept, 2024)
Page 245-257
DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.13898379
Pengaruh Tingkat Pendidikan Dewan Direksi, Pertumbuhan
Perusahaan, Profitabilitas, dan Umur Perusahaan
Terhadap Manajemen Laba
Tia Kartika Putri
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru, Indonesia
Email :
Dony Martias
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru, Indonesia
*Email :
ARTICLE INFO :
Keywords :
Board of Directors Education
Level,
Company Growth,
Profitability,
Company Age
Profit Management
--------------------------Received :2024-07-26
Revised : 2024-08-15
Accepted :2024-09-08
Online :2024-09-12
ABSTRACT
This research is a quantitative study which aims to determine the
influence of education board level, company growth, profitability and
company age on earnings management in transportation and logistics
sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) year
period 2020-2022. In determining the research sample, a purposive
sampling technique was used with a total population 50 companies
and samples total 19 companies. This research uses secondary data
obtained from company financial report data. The data analysis
technique uses panel data regression analysis (pooled data) with the
help of the program Eviews 12. The results of this research indicate
that partially the variables of company growth and profitability have a
significant effect on earnings management. Meanwhile, the education
level of the board of directors and company age have no effect on
earnings management. From this research, the coefficient of
2
determination was also obtained (R ) with value 0.443639 means that
it is as big as 44.36% disclosure is explained by the variables of board
of directors' education level, company growth, profitability, and
company age. Meanwhile, 55.64% is explained by other variables
outside the model.
PENDAHULUAN
Pertumbuhan dunia bisnis dimasa sekarang mengalami perkembangan yang sangat pesat, dimana hal
tersebut bisa dilihat dari terus bertambahnya pembangunan perusahaan disetiap tahunnya. Dengan
bertambahnya perusahaan disetiap tahunnya dapat mengakibatkan persaingan bisnis yang semakin ketat,
sehingga pihak manajemen di suatu perusahaan dituntut lebih efektif dan efesien supaya memiliki
kemampuan dalam meningkatkan kinerja suatu perusahaan, dan membangun keunggulan yang kompetitif
sesuai dengan bidang usaha perusahaan.
Laporan keuangan adalah salah satu sumber informasi yang dapat digunakan oleh pihak-pihak eksternal
yang memiliki kepentingan pada suatu perusahaan. Penerbitan laporan keuangan bertujuan untuk
memberikan gambaran pada pihak-pihak eksternal terkait dengan kondisi yang terjadi di suatu perusahaan,
seperti kondisi operasional maupun kondisi finansial perusahaan. Dengan adanya laporan keuangan
245
This is an open access article under the CC BY- SA license.
Corresponding Author : Dony Martias
Vol. 2, No. 3 (Sept, 2024)
Page 245-257
DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.13898379
diharapkan dapat membantu para pengguna dalam pengambilan suatu keputusan, dimana laporan keuangan
tersebut menjadi landasan dari keputusan yang diambil.
Untuk dapat tercapainya suatu target laba, biasanya pihak manajemen akan memilih kebijakan
akuntansi sehingga nantinya laba perusahaan tersebut bisa diatur (Lestari & Wulandari, 2019). Pemilihan
kebijakan akuntansi ditujukan supaya perusahaan dapat menaikkan atau menurunkan suatu laba yang
diperoleh sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pihak manajemen, agar laporan keuangan perusahaan
tersebut terlihat baik dimata pihak yang memiliki kepentingan terkait dengan laporan keuangan, cara seperti
ini disebut dengan istilah manajemen laba (earning management).
Djamil (2023) Manajemen laba dapat didefenisikan sebagai upaya dari pihak manajer perusahaan untuk
melakukan intervensi atau dapat mempengaruhi informasi didalam laporan keuangan yang bertujuan untuk
mengelabui stakeholder yang ingin mengetahui bagaimana kinerja dan juga kondisi keuangan perusahaan.
Manajemen laba terjadi ketika pihak manajer menggunakan pertimbangan laporan keuangan dan juga
penyusunan transaksi untuk merubah isi dari laporan keuangan, sehingga memberikan gambaran yang tidak
sebenarnya terjadi terkait dengan keadaan keuangan perusahaan yaitu dengan cara manipulasi jumlah laba
yang diperoleh. Hal tersebut dapat mempengaruhi pengambilan keputusan ekonomi yang akan dibuat oleh
pengguna laporan keuangan, seperti pemegang saham sehingga akan berdampak pada hasil perjanjian yang
berdasarkan jumlah yang tertera di dalam laporan keuangan.
Di Indonesia sering terjadi maraknya kasus manipulasi laba yang dilakukan oleh manajemen. Hal ini
membuktikan bahwa manajemen laba tidak dapat dipungkiri lagi jika sering terjadi dari tahun ke tahun.
Masalah mengenai manajemen laba mulai menjadi isu yang sering terjadi pada laporan keuangan. Dikutip dari
CNBC Indonesia mengungkapkan adanya pendapatan naik 500% tetapi Air Asia masih rugi sebesar Rp. 1,65 T.
Setelah ditinjau laporan keuangan PT. Air Asia Indonesia yang menutup buku tahun 2022 yang mencatatkan
rugi bersih sebesar Rp. 1,65 triliun. Padahal, perusahaan itu berhasil mencatatkan pendapatan usaha sebesar
Rp. 3,78 triliun, yang meningkat sekitar 500% dari setahun sebelumnya sebesar Rp. 626 miliar. Besaran
kerugian tersebut telah berkurang bila dibandingkan kerugian tahun lalu 2021 yang sebesar Rp. 2,3 triliun. Rugi
usaha Air Asia Indonesia juga turun tipis ke Rp. 1,3 triliun dari yang sebelumnya sebesar Rp. 1,6 triliun
(Cnbcindonesia.com, 2023).
Kasus lainnya terjadi pada PT. Weha Transportasi Indonesia Tbk tahun 2021 yang telah mencatat rugi
bersih perusahaan Rp. 9,62 miliar. Perusahaan ini mampu membalikkan keadaan dengan mencetak laba bersih
hingga sebesar Rp. 19,92 miliar pada tahun 2022. Hasil positif tersebut didasari oleh peningkatan pendapatan
PT tersebut yang menyentuh 96,32% menjadi Rp. 183,43 miliar pada periode tahun 2022. Sedangkan pada
periode sebelumnya pendapatan bersih PT ini hanya menyentuh Rp. 93,43 miliar (Kontan.co.id, 2023). Catatan
positif yang dilakukan oleh perusahaan tersebut hampir menyentuh 100% dalam kurun waktu hanya satu
tahun, dimana pada tahun sebelumnya perusahaan ini mengalami kerugian mengindikasikan perusahaan
melakukan praktik manajemen laba.
Penelitian ini mengacu pada penelitian (Lestari & Wulandari, 2019) yang meneliti tentang pengaruh
profitabilitas terhadap manajemen laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI). Penelitian ini terdapat beberapa perbedaan dengan penelitian sebelumnya yaitu terletak dibagian
variabel independen, peneliti melakukan penambahan variabel tingkat pendidikan dewan direksi,
pertumbuhan perusahaan dan umur perusahaan, dan penelitian ini menggunakan objek pada perusahaan
sektor transportasi dan logistic dengan periode penelitian terbaru atau up to date, sehingga memberikan
gambaran terkini mengenai situasi perusahaan untuk memperoleh hasil yang lebih relevan.
KAJIAN LITERATUR
A. Teori (...truncated)