ANALISIS BENTUK TEMA DAN NILAI MORALITAS DALAM NOVEL PUTUS CINTA BUKANLAH AKHIR SEGALANYA KARYA IDA RAIHAN

Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Mar 2021

This research is a qualitative descriptive study that aims (1) to determine the structure of the themes and moral values contained in the novel Putus Cinta Is Not the End of Everything. The theories that underlie this research are (1) the nature of literary works, (2) the definition of novels, (3) the intrinsic elements of the novel, (4) the structure of the theme, and (5) the notion of morality values. Data collection is done by the library method. The data in this study were processed by using qualitative analysis techniques, namely, the researchers conducted the analysis interactively and took place continuously until it was finished. This study uses an instrument that is a tool used by research in collecting data so that it is arranged systematically. There are also steps in data analysis using data triangulation analysis, namely: (1) reducing data, (2) presenting data and (3) data verification. The results of this study indicate the findings of two theme structures, namely major themes and minor themes. The major themes found are the major themes of love and problems with her two older sisters, while the minor themes are friendship, the sincerity of a friend. The novel "Putus Cinta Is Not the End of Everything" by Ida Raihan also contains twelve moral values, namely the value of struggle, the value of sacrifice, the value of injustice, the value of doubt, the value of crime, the value of caring, the value of independence, the value of honesty, the value of discipline, the value of politeness, the value of politeness. , the value of courage, the value of purity of heart.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jipbsi/article/download/2532/1923

ANALISIS BENTUK TEMA DAN NILAI MORALITAS DALAM NOVEL PUTUS CINTA BUKANLAH AKHIR SEGALANYA KARYA IDA RAIHAN

ISSN :2774-6259 E-ISSN : JIPBSI Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JIPBSI) Volome 2 No. 1 Maret 2021 ANALISIS BENTUK TEMA DAN NILAI MORALITAS DALAM NOVEL PUTUS CINTA BUKANLAH AKHIR SEGALANYA KARYA IDA RAIHAN Yosefina Ledia Namun, I Nyoman Suparsa, A.A Rai Laksmi Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mahasaraswati Denpasar. Abstract This research is a qualitative descriptive study that aims (1) to determine the structure of the themes and moral values contained in the novel Putus Cinta Is Not the End of Everything. The theories that underlie this research are (1) the nature of literary works, (2) the definition of novels, (3) the intrinsic elements of the novel, (4) the structure of the theme, and (5) the notion of morality values. Data collection is done by the library method. The data in this study were processed by using qualitative analysis techniques, namely, the researchers conducted the analysis interactively and took place continuously until it was finished. This study uses an instrument that is a tool used by research in collecting data so that it is arranged systematically. There are also steps in data analysis using data triangulation analysis, namely: (1) reducing data, (2) presenting data and (3) data verification. The results of this study indicate the findings of two theme structures, namely major themes and minor themes. The major themes found are the major themes of love and problems with her two older sisters, while the minor themes are friendship, the sincerity of a friend. The novel "Putus Cinta Is Not the End of Everything" by Ida Raihan also contains twelve moral values, namely the value of struggle, the value of sacrifice, the value of injustice, the value of doubt, the value of crime, the value of caring, the value of independence, the value of honesty, the value of discipline, the value of politeness, the value of politeness. , the value of courage, the value of purity of heart. Keywords: Novel, Theme Structure, and Moral Values 85 ISSN :2774-6259 E-ISSN : JIPBSI Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JIPBSI) Volome 2 No. 1 Maret 2021 Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan (1) untuk mengetahui struktur tema dan nilai moralitas yang terkandung di dalam novel Putus Cinta Bukanlah Akhir Segalanya. Adapun teori yang melandasi penelitian ini adalah (1) hakikat karya sastra, (2) pengertian novel, (3) unsur intrensik novel, (4) struktur tema, dan (5) pengertian nilai moralitas. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan kepustakaan. Data dalam penelitian ini diolah dengan cara menggunakan metode analisis secara kualitatif yaitu, peneliti melakukan analisis secara interaktif dan berlangsung secara terus-menerus sampai selasai. Peneliti ini menggunakan instrumen yaitu alat bantu digunakan oleh penelitian dalam kegiatan mengumpulkan data sehingga tersusun secara sistematis. Adapun langkah-langkah dalam analisis data menggunakan analisis tringulasi data yaitu (1) mereduksi data, (2) menyajikan data, dan (3) verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan temuan dua struktur tema yaitu tema mayor dan tema minor. Tema mayor yang ditemukan yaitu tema mayor percintaan dan permasalahan dengan kedua kakak perempuannya, sementara tema minornya yaitu persahabatan, ketulusan seorang sahabat. Novel Putus Cinta Bukanlah Akhir Segalanya karya Ida Raihan juga terdapat dua belas nilai moral yaitu nilai perjuangan, nilai pengorbanan, nilai ketidakadilan, nilai kebimbangan, nilai kriminalitas, nilai kepedulian, nilai kemandirian, nilai kejujuran, nilai kedisiplinan, nilai kesantunan, nilai kesantunan, nilai keberanian, nilai kesucian hati. Kata kunci: Novel, Bentuk tema, dan Nilai Moralitas PENDAHULUAN Sastra merupakan salah satu bahasa yang menggunakan irama, unsur kebudayaan yang digunakan rima, bait, dan penyususnan lirik yang untuk mengungkapkan pikiran dan berisi makna. Prosa merupakan jenis perasaan manusia. Sastra banyak karya sastra yang bersifat paparan, mengungkapkan berbagai fenomena sering juga disebut karangan bebas kehidupan karena tidak diikat oleh aturan-aturan manusia dan lingkungannya. Pada dasarnya karya khusus sastra dijadikan atas puisi, prosa, dan merupakan karya sastra yang ditulis drama. Puisi merupakan suatu bentuk dalam bentuk dialog dengan makna karya sastra yang mengungkapkan dipertunjukan oleh aktor. Novel juga ekspresi dan perasaan penyair dengan memiliki unsur utuh karena penulisan 86 misalnya ritme. Drama ISSN :2774-6259 E-ISSN : JIPBSI Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JIPBSI) Volome 2 No. 1 Maret 2021 novel berdasarkan penggambaran berbagai macam, salah satu nilai yang secara intrinsic dan ekstrensik. Unsur melekat pada diri seseorang adalah intrinsic dan eksrinsik di dalamnya. nilai Salah satu unsur intrinsic membahas kaidah kesusilaan dan kebiasaan yang pada Bentuk tema dan nilai-nilai yang berlaku pada kelompok tertentu, (b) terkandung di dalamnya. Tema adalah ajaran kesusilaan, dengan kata lain gagasan ajaran dasar umum yang moral keseluruhan tentang aza kaidah- dan kaidah menompang sebuah karya sastra yang kesusilaan yang dipelajari secara terkandung di dalam teks sebagai sistematik dalam etika. Moralitas Bentuk semantik dan menyangkut yang kelompok tertentu. Moralitas persamaan-persamaan yang secara leksikal dapat dipahami atau perbedaan-perbedaan (Hartoko dan sebagai Rahmanto mengatur pengerian baik atau buruk 2015:115). dalam Nurgiyantoro, Staton suatu tata aturan yang (dalam perbuatan kemanusian, yang mana Nurgiyantoro, 2015:114) dan Kenny manusia dapat membedakan baik dan (dalam buruknya yang boleh dilakukan dan Nurgiyantoro, 2015:114) mengemukakan bahwa tema adalah larangan makna yang dikandung oleh sebuah mewujudkannya, atau suatu azaz dan cerita. Namun, ada banyak makna kaidah yang dikandung dan ditawarkan oleh bermasyarakat. cerita fiksi. Jenis tema menurut sekalipun kesusilaan Moralitas dapat dalam adalah hidup ajaran cakupannya ada 2 yaitu: tema mayor tentang baik buruknya perbuatan, (tema pokok) dan tema minor (tema perilaku serta akhlak yang demikian tambahan). semua Nilai merupakan sebuah orang. Seseorang akan dianggap memiliki moral apabila abstraksi dari sekumpulan tata prilaku seseorang atau kelakuan yang dijalankan oleh kesadaran-kesadaran untuk menerima seseorang. serta melaksanakan peraturan yang Nilai terbagi dalam 87 tersebut memiliki ISSN :2774-6259 E-ISSN : JIPBSI Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JIPBSI) Volome 2 No. 1 Maret 2021 berlaku dan bersikap atau bertingkah sangat besar dan banyak merugikan laku sesuai dengan nilai-nilai moral banyak pihak, sehingga pemberontak yang dijunjung tinggi. Nilai moral tersebut merupakan yang burup demi membela kebenaran. Ada berhubungan den (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jipbsi/article/download/2532/1923
Article home page: https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jipbsi/article/view/2532/1923

Namun Yosefina Ledia, Suparsa I Nyoman, Laksmi A.A. Rai. ANALISIS BENTUK TEMA DAN NILAI MORALITAS DALAM NOVEL PUTUS CINTA BUKANLAH AKHIR SEGALANYA KARYA IDA RAIHAN, Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2021, pp. 85-99,