Mengoptimalkan Adaptasi di Tahun Pertama Perkuliahan untuk Meraih Keberhasilan Studi
Volume 3 Issue 2 (2024) Pages 373 - 389
Celebes Journal of Community Services
ISSN 2962-4088 (Online)
Mengoptimalkan Adaptasi di Tahun Pertama Perkuliahan untuk
Meraih Keberhasilan Studi
Nirwana Permatasari Dewi Retno Suminar2, Wiwin Hendriani3
1
Program Doktor, Fakultas Psikologi, Universitas Airlangga; Program Studi Psikologi, Fakultas
Kedokteran, Universitas Hasanuddin
23
Fakultas Psikologi, Universitas Airlangga
Abstrak
Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengoptimalkan adaptasi mahasiswa di tahun
pertama perkuliahan untuk meraih keberhasilan studi. Metode pelaksanaan pengabdian ini
dilaksanakan selama setengah hari (half day meeting), dimana terdapat tiga tema dari pemateri
yang berbeda yaitu: pentingnya college adjustment pada mahasiswa; penguatan coping dan self
efficacy sebagai mahasiswa; mengoptimalkan keterampilan dan relasi sosial di tahun pertama
perkuliahan. Evaluasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan melihat
beberapa komponen, diantaranya keaktifan peserta, penilaian teknis kegiatan, instrumen The
College Adjustment Test (CAT) instrumen untuk melihat sejauh mana mahasiswa mengalami
berbagai pemikiran dan perasaan tentang kedatangan mereka di perguruan tinggi selama
minggu-minggu pertama, dan survei sederhana untuk melihat bagaimana keputusan mahasiswa
untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, keputusan dalam memilih universitas, dan
terkait dengan penyesuaian dengan perguruan tinggi. Mahasiswa melalui keaktifannya
mengikuti kegiatan menunjukkan minat yang besar untuk mampu mengembangkan strategi
coping dan self efficacy, serta berupaya mengoptimalkan keterampilan dan relasi sosial sebagai
mahasiswa untuk melakukan penyesuaian di tahun pertama perkuliahan.
Kata Kunci: Adaptasi perkuliahan; mahasiswa; keberhasilan studi.
Abstract
The purpose of this service activity is to optimize student adaptation in the first year of college to
achieve study success. The method of implementing this service is carried out for half a day (half
day meeting), where there are three themes from different speakers, namely: the importance of
college adjustment in students; strengthening coping and self-efficacy as a student; optimizing
social skills and relationships in the first year of college. Evaluation in this community service
activity is carried out by looking at several components, including participant activeness, technical
assessment of activities, The College Adjustment Test (CAT) instrument to see the extent to
which students experience various thoughts and feelings about their arrival at college during the
first weeks, and a simple survey to see how students' decisions to continue their education to
college, decisions in choosing universities, and related to college adjustment. Students through
their active participation in the activities showed great interest in being able to develop coping
373
Mengoptimalkan Adaptasi di Tahun Pertama Perkuliahan untuk Meraih Keberhasilan Studi ...
DOI: 10.37531/celeb.v3i2.1637
strategies and self-efficacy, as well as trying to optimize their skills and social relationships as
students to make adjustments in the first year of college.
Keywords: College adjustment; student; study success.
Copyright (c) 2024 Nirwana Permatasari
Corresponding author :
Email Address : ,
PENDAHULUAN
Mahasiswa yang memasuki perguruan tinggi akan memperoleh kesempatan
untuk memiliki pengalaman kuliah yang mendukung keberhasilan studi mereka hingga
lulus, dengan tujuan jangka panjang yang mencakup perbaikan karir, pertumbuhan
secara pribadi, dan peluang untuk eksplorasi diri yang lebih luas (Mattanah, 2016;
Arnett, 2018). Selain itu, mahasiswa akan mampu mengembangkan pemahaman diri
yang lebih besar dan perasaan akan identitas yang lebih tegas (Berk, 2018; Murray &
Arnett, 2019). Hal ini mengindikasikan bahwa setiap mahasiswa memiliki peluang yang
sama untuk memperoleh keberhasilan studi, di mana pun perguruan tinggi tempat
mereka studi.
Keberhasilan mahasiswa ini tidak hanya terukur dari kemampuan mereka dalam
menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan, ukuran prestasi dan bahkan ketika berhasil
memperoleh gelar, namun lebih kepada bagaimana keterlibatan mahasiswa di
perguruan tinggi tersebut (Arnett, 2018; Venezia, et al., 2005; Strayhorn, 2018).
Indikator keberhasilan mahasiswa juga dapat dilihat dari sejauhmana mahasiswa
memiliki rasa puas dan nyaman di lingkungan belajarnya dan selama proses pengalaman
mereka di perguruan tinggi (Pascarella & Terenzini, 1980; Astin 1985; Tinto 1993).
Pengalaman yang diperoleh mahasiswa di perguruan tinggi memberikan dampak
perubahan positif seperti peningkatan dalam perkembangan kognitif, psikososial, sikap
dan moral, yang pada akhirnya menuntun mahasiswa memiliki keterampilan yang
kompleks dalam mengambil keputusan dan berkontribusi pada pembangunan
masyarakat (Strayhorn, 2018; Murray & Arnett, 2019). Berdasarkan hal ini, maka
menjadi hal yang penting bagi mahasiswa untuk mencapai keberhasilan studi di
perguruan tinggi, tidak hanya persoalan pemenuhan tujuan pendidikan namun lebih
terkait pada pengembangan individu yang siap untuk berkontribusi di lingkungan yang
lebih besar yaitu masyarakat dengan segala kompetensi yang dikuasai dengan baik
selama studi.
Arnett (2018) mengemukakan bahwa proses penyesuaian dilakukan mahasiswa
sebagai cara untuk mengatasi stres, konflik, ketegangan dan memenuhi kebutuhan
mereka. Selama proses ini, mahasiswa berusaha menjaga hubungan yang harmonis
dengan lingkungan. Koneksi dari kedua penyesuaian secara akademik dan sosial ini
dapat membantu mahasiswa perguruan tinggi untuk mengatasi tantangan selama
tahun-tahun awal perkuliahan (Paulsen, 2013; Sharma, 2012; Schartner & Young, 2020;
Rodrıguez, et al., 2017). Hal ini berarti bahwa mahasiswa yang mampu melakukan
penyesuaian yang baik akan memiliki prestasi akademik yang optimal, waktu kelulusan
yang sesuai, dan terhindar dari kecenderungan untuk dropout/putus kuliah. Astin
374
Celebes Journal of Community Services. 3(1): 2024
(1985) mengungkapkan bahwa putus kuliah merupakan proses yang dipengaruhi oleh
integrasi akademik dan sosial mahasiswa ke dalam institusi.
Kegiatan ini ditujukan dalam rangka membantu mahasiswa melakukan
penyesuaian perkuliahan khususnya di tahun pertama. Keberhasilan penyesuaian di
tahun pertama yang diistilahkan college adjustment menjadi pondasi yang mendukung
mahasiswa pada kehidupan perkuliahan di tahun-tahun selanjutnya. Clinciu (2013)
mengemukakan bahwa mahasiswa yang kurang memiliki persiapan secara psikologis,
emosional dan fisik, dapat mengalami stres dan kesulitan untuk menyesuaikan dengan
berbagai tuntutan di perguruan tinggi. Sebagian besar mahasiswa mengalami sejumlah
hambatan yang dampaknya terlihat mulai dari tahun kedua hingga keempat
perkuliahan, seperti putus kuliah atau tidak mampu lulus tepat waktu (Taylor & Ali,
2017; Cruwys, et al. 2021; Berk, 2018).
Transisi tahun pertama mungkin merupakan salah satu tantangan tersulit yang
akan dihadapi ma (...truncated)