Menumbuhkan Kepedulian Pemuda : Strategi Organisasi 1000 Guru dalam Rekrutmen Relawan Pendidikan

Journal of Social Humanities and Education, Dec 2024

The purpose of this study is to determine the strategy of the Youth Organization of 1000 Teachers in Samarinda City in recruiting volunteers so that prospective volunteers who join have an interest in participating directly in helping with educational problems in remote areas and the obstacles faced by the Youth Organization of 1000 Teachers in conducting the recruitment. Youth with its social control function that has an active role in fighting for various values ​​of life that exist in society, the Youth Organization of 1000 Teachers in Samarinda City as an agent of change plays an active role in implementing education, especially for remote, underdeveloped, and border areas in East Kalimantan Province which still need special attention. This study is descriptive qualitative with a focus on describing and describing the strategy of the Youth Organization of 1000 Teachers in Samarinda City in recruiting volunteers so that prospective volunteers have an interest in participating directly in helping with social problems in the field of education, especially in remote areas and the obstacles faced. The data analysis used is the interactive model data analysis proposed by Miles, Huberman, and Saldana, where this data analysis consists of data collection, data condensation, data presentation and drawing conclusions. This study uses secondary data collection techniques by conducting library research and other secondary data sources and conducting direct research in the field to obtain primary data through in-depth interviews. From the results of the study, it shows that the Strategy of the 1000 Teacher Youth Organization in Increasing Volunteer Interest in East Kalimantan Province has been running well so far. This is because the members of the organization in it, both the Chairperson, Secretary, Treasurer and donations, Creative and event Team, Survey and Logistics Team, and the members of the 1000 Teacher Youth Organization management in Samarinda City are able to adapt and be creative in recruiting prospective volunteers.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/Concept/article/download/1787/2126

Menumbuhkan Kepedulian Pemuda : Strategi Organisasi 1000 Guru dalam Rekrutmen Relawan Pendidikan

Concept: Journal of Social Humanities and Education Volume 3 Nomor 4, Tahun 2024 e-ISSN: 2963-5527; p-ISSN: 2963-5071, Hal 279-290 DOI: https://doi.org/10.55606/concept.v3i4.1787 Available Online at: https://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/Concept Menumbuhkan Kepedulian Pemuda : Strategi Organisasi 1000 Guru dalam Rekrutmen Relawan Pendidikan Deandlles Christover 1*, Abdlu Rofik 2, Janatun Mardiyah3 1,2,3 Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia 1*, 2, 3 Alamat: Jl. Wahid Hasyim 2 No.28, Sempaja Sel., Kec. Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243 Korepsondensi penulis: Abstract: The purpose of this study is to determine the strategy of the Youth Organization of 1000 Teachers in Samarinda City in recruiting volunteers so that prospective volunteers who join have an interest in participating directly in helping with educational problems in remote areas and the obstacles faced by the Youth Organization of 1000 Teachers in conducting the recruitment. Youth with its social control function that has an active role in fighting for various values of life that exist in society, the Youth Organization of 1000 Teachers in Samarinda City as an agent of change plays an active role in implementing education, especially for remote, underdeveloped, and border areas in East Kalimantan Province which still need special attention. This study is descriptive qualitative with a focus on describing and describing the strategy of the Youth Organization of 1000 Teachers in Samarinda City in recruiting volunteers so that prospective volunteers have an interest in participating directly in helping with social problems in the field of education, especially in remote areas and the obstacles faced. The data analysis used is the interactive model data analysis proposed by Miles, Huberman, and Saldana, where this data analysis consists of data collection, data condensation, data presentation and drawing conclusions. This study uses secondary data collection techniques by conducting library research and other secondary data sources and conducting direct research in the field to obtain primary data through in-depth interviews. From the results of the study, it shows that the Strategy of the 1000 Teacher Youth Organization in Increasing Volunteer Interest in East Kalimantan Province has been running well so far. This is because the members of the organization in it, both the Chairperson, Secretary, Treasurer and donations, Creative and event Team, Survey and Logistics Team, and the members of the 1000 Teacher Youth Organization management in Samarinda City are able to adapt and be creative in recruiting prospective volunteers. Keywords: Strategy, 1000 Teacher Youth, Volunteer Interest Abstrak:tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi organisasi Pemuda 1000 Guru Kota Samarinda dalam melakukan rekruitmen terhadap relawan sehingga calon relawan yang bergabung memiliki ketertarikan untuk berpartisipasi secara langsung dalam membantu permasalahanpermasalahan pendidikan yang di daerah-daerah pedalaman serta hambatanhambatan yang dihadapi oleh Organisasi Pemuda 1000 Guru dalam melakukan rekruitmen tersebut. Pemuda dengan fungsi social control-nya yang memiliki peran aktif dalam memperjuangkan berbagai macam nilai-nilai kehidupan yang ada di dalam masyarakat, maka Organisasi Pemuda 1000 Guru Kota Samarinda sebagai agen perubahan berperan aktif dalam dalam upaya pelaksanaan pendidikan khsusnya bagi daerah-daerah terpencil, tertinggal, dan perbatasan yang ada di Provinsi Kalimantan Timur yang masih membutuhkan perhatian khusus .Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan fokus menggambarkan serta mendeskripsikan bagaimana strategi Organisasi Pemuda 1000 Guru Kota Samarinda dalam melakukan rekruitmen relawan agar calon relawan memiliki ketertarikan untuk berpartisipasi secara langsung dalam membantu permasalahan sosial dibidang pendidikan khsususnya di daerah-daerah pedalaman serta hambatanhambatan yang dihadapi. Adapun analisis data yang digunakan adalah analisis data model interaktif yang dikemukakan oleh Miles, Huberman, dan Saldana, dimana anlisis data ini terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data sekunder dengan melakukan penelitian kepustakaan dan sumber-sumber data sekunder lainnya serta melakukan penelitian langsung ke lapangan untuk mendapatkan data primer melalui wawancara yang mendalam. Dari hasil penelitian yang dilakukan, menunjukan bahwa Strategi Organisasi Pemuda 1000 Guru Dalam Meningkatkan Minat Relawan di Provinsi Kalimantan Timur sejauh ini telah berjalan dengan baik. Hal tersebut dikarenakan anggotaanggota organisasi yang ada didalamnya, baik Ketua, Skeretaris, Bendahara dan donasi, Tim Kreatif dan acara, Tim Survey dan Logistik, serta para anggotaanggota pengurus Organisasi Pemuda 1000 Guru yang ada di Kota Samarinda mampu beradaptasi dan kreatif dalam melakukan rekruitmen calon relawan. Kata kunci: Strategi, Pemuda 1000 Guru, Minat Relawan Received: November 28, 2024; Revised: Desember 12, 2024; Accepted: December 29, 2024; Published : December 31, 2024 MENUMBUHKAN KEPEDULIAN PEMUDA : STRATEGI ORGANISASI 1000 GURU DALAM REKRUTMEN RELAWAN PENDIDIKAN 1. PENDAHULUAN Pendidikan memupuk seseorang untuk menjadi individu dewasa, individu yang mampu merencanakan masa depan dan mengambil keputusan yang tepat dalam hidup. Dan pendidikan yang baik akan membuat seseorang menjadi lebih manusiawi. Meskipun tidak terdaftar dalam tiga kebutuhan dasar manusia, pendidikan adalah sama pentingnnya. Pendidikan dapat membantu kemajuan bangsa karena masa depan bangsa aman ditangan masyarakat yang berpendidikan dan sangat berpengaruh bagi pembangunan sosial dan pertumbuhan ekonomi bangsa. Penyelenggaraan pendidikan nasional telah diatur dalam Undang-Undang nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional yang menjelaskan tentang hak dan kewajiban warga Negara sebagaimana dicantumkan dalam pasal 5 bahwa; “setiap warga Negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu” dan “warga Negara di daerah terpencil atau terbelakang serta masyarakat adat yang terpencil berhak memperoleh pendidikan layanan khusus” serta “setiap warga Negara berhak mendapat kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat”. Sejalan dengan apa yang telah penulis kemukakan diatas bahwasanya masalah pendidikan tidak hanya dapat ditangani oleh pemerintah semata oleh karenanya, pemerintah juga membutuhkan peran organisasi-organisasi sosial nonformal yang dapat membantu pemerintah khususnya pemerintah Kalimantan Timur dalam upayanya mencerdaskan putra-putri bangsa ini. Pemerintah Kalimantan Timur juga membutuhkan kepedulian sumber daya manusia yang sangat besar yang akan memberikan kontribusi dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa khususnya bagi organisasi-organisasi pemuda yang memiliki komitmen di dunia pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebud (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/Concept/article/download/1787/2126
Article home page: https://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/Concept/article/view/1787/2126

Deandlles Christover, Abdlu Rofik, Janatun Mardiyah. Menumbuhkan Kepedulian Pemuda : Strategi Organisasi 1000 Guru dalam Rekrutmen Relawan Pendidikan, Journal of Social Humanities and Education, 2024, pp. 279-290,