Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Menunjang Prestasi Belajar Siswa di MTs Assalam Penuguan Banyuasin

Journal of Social Humanities and Education, Jan 2025

The existence of management of facilities and infrastructure to serve the entire community in the school through a joint effort to achieve goals both effectively and efficiently. The formulation of the research problem is; How to Manage School Facilities and Infrastructure to Support Student Learning Achievement at MTS Assalam. The aim of the research is to find out how the management of school facilities and infrastructure supports the achievement of student participants at MTS Assalam Penuguan Banyuasin. Qualitative research method, using a descriptive approach. Information is obtained from interviews, hand notes, documents and visual materials such as photos and videos, materials from the internet and other documents. As a result of the research, findings were obtained regarding: The availability of facilities and infrastructure in schools can make it easier for students and teachers in the learning process, if they have adequate facilities and infrastructure, teachers' strategies and skills in teaching and use the facilities and infrastructure appropriately. Complete educational facilities and infrastructure can create better learning conditions. Based on the research results, conclusions from interviews with management informants of facilities and infrastructure at MTS Assalam can be said to support student learning achievement, because at MTS Assalam the infrastructure is good. And the suggestion is that schools need to increase creativity and innovation in maintaining facilities and infrastructure. So doesn't cost too much money or procurement funds for maintenance. For example, holding a class wall cleaning competition. So that student creativity increases, maintenance is maintained and expenses for purchasing wall paint are minimized.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/Concept/article/download/1746/2092

Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Menunjang Prestasi Belajar Siswa di MTs Assalam Penuguan Banyuasin

Concept: Journal of Social Humanities and Education Volume. 4, No. 1, Tahun 2025 e-ISSN : 2963-5527; dan p-ISSN : 2963-5527; Hal. 38-55 DOI: https://doi.org/10.55606/concept.v4i1.1746 Available online at: https://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/Concept Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Menunjang Prestasi Belajar Siswa di MTs Assalam Penuguan Banyuasin Anisa Fadillah1*, Rytha Petrossky2, Sri Utami3, Syafwatul Putria H4 1,2,3,4 Universitas Muhammadiyah Palembang, Indonesia Jl. Jendral A.Yani, Kel. 13 Ulu, Kec. Seberang Ulu II, Palembang, Kode Pos 30263 Email : *1, [email protected], [email protected], [email protected] Abstract. The existence of management of facilities and infrastructure to serve the entire community in the school through a joint effort to achieve goals both effectively and efficiently. The formulation of the research problem is; How to Manage School Facilities and Infrastructure to Support Student Learning Achievement at MTS Assalam. The aim of the research is to find out how the management of school facilities and infrastructure supports the achievement of student participants at MTS Assalam Penuguan Banyuasin. Qualitative research method, using a descriptive approach. Information is obtained from interviews, hand notes, documents and visual materials such as photos and videos, materials from the internet and other documents. As a result of the research, findings were obtained regarding: The availability of facilities and infrastructure in schools can make it easier for students and teachers in the learning process, if they have adequate facilities and infrastructure, teachers' strategies and skills in teaching and use the facilities and infrastructure appropriately. Complete educational facilities and infrastructure can create better learning conditions. Based on the research results, conclusions from interviews with management informants of facilities and infrastructure at MTS Assalam can be said to support student learning achievement, because at MTS Assalam the infrastructure is good. And the suggestion is that schools need to increase creativity and innovation in maintaining facilities and infrastructure. So doesn't cost too much money or procurement funds for maintenance. For example, holding a class wall cleaning competition. So that student creativity increases, maintenance is maintained and expenses for purchasing wall paint are minimized. Keywords: Management Facilities , Infrastructure, Student Learning Achievement Abstrak. Keberadaan manajemen sarana dan prasarana guna melayani seluruh masyarakat yang ada di sekolah melalui sebuah usaha bersama untuk mencapai tujuan baik secara efektif dan efisien. Rumusan masalah penelitian yaitu; Bagaimana Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah dalam Menunjang Prestasi Belajar Siswa di MTS Assalam. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana manajemen sarana dan prasarana sekolah dalam menunjang prestasi peserta belajar siswa di MTS Assalam Penuguan Banyuasin. Metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Informasi di peroleh dari hasil wawancara, catatan tangan, dokumen dan bahan-bahan visual seperti foto dan video, bahan dari internet dan dokumen lainnya. Hasil penelitian, diperoleh temuan-temuan tentang: Ketersediaan sarana dan prasarana di sekolah mampu mempermudah siswa dan guru dalam proses pembelajaran, apabila memiliki sarana dan prasarana yang memadai, strategi dan kecakapan guru dalam mengajar dan memanfaatkan sarana dan prasarana dengan sesuai. Kelengkapan sarana dan prasarana pendidikan dapat menciptakan kondisi pembelajaran lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulan dari hasil wawancara dengan Informan manajemen Sarana dan Prasarana di MTS Assalam sudah dapat dikatakan menunjang prestasi belajar siswa, karena di MTS Assalam sarana prasarananya sudah baik. Adanya sebuah saran yaitu sekolah perlu meningkatkan kreatifitas dan inovasi dalam melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana. Sehingga tidak terlalu memberatkan uang atau dana pengadaan untuk pemeliharaan. Misalnya melakukan lomba kebersihan tembok kelas. Sehingga kreativitas siswa semakin meningkat, pemeliharaan terjaga serta meminimalisir pengeluaran untuk pembelian cat tembok. Kata kunci: Manajemen Sarana , Prasarana, Prestasi Belajar Siswa 1. LATAR BELAKANG Sekolah mempunyai salah satu komponen penting yang harus dimiliki yaitu sarana dan prasarana. Keberadaan sarana dan prasarana yang ada di lingkungan pendidikan mutlak di butuhkan dalam proses pembelajaran, sehingga setiap komponen tersebut harus terpenuhi sebagaiamana mestinya. Tanpa adanya sarana dan prasarana di sekolah dapat menyebabkan Received: November 30, 2024; Revised: Desember 30, 2024; Accepted: Januari 21, 2025; Online Available: Januari 23, 2025; Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Menunjang Prestasi Belajar Siswa di MTs Assalam Penuguan Banyuasin kesulitan dan memicu kegagalan dalam proses pelaksanaan sistem pendidikan. Kegiatan sarana dan prasarana yang ada di sekolah tentunya memerlukan sebuah manajemen yang baik. Manajemen dipandang sebagai profesi yang dilandasi oleh keahlian khusus untuk mencapai suatu prestasi. Dalam pendidikan, manajemen merupakan suatu aktivitas yang memadukan sumber pendidikan yang telah di tentukan sebelumnya dengan mengarahkan orang-orang agar melaksanakan aktivitas tertentu untuk mencapai sebuah tujuan (Kurniawan : 22). Dengan adanya pembagian kerja, tugas dan tanggung jawab, maka terbentuklah kerjasama dan keterikatan formal dalam suatu organisasi. Adanya manajemen pendidikan juga diharapkan dapat tercapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien, sehingga masalah mutu dalam pendidikan dapat teratasi dengan bijaksana (Sari, N.D : 2021). Sarana dan prasarana mutlak dibutuhkan dalam proses pendidikan, sehingga menjadi salah satu aspek yang harus dipenuhi dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Sarana dan prasarana pendidikan ialah peralatan (perlengkapan) yang secara langsung di pergunakan dalam proses belajar mengajar di lingkungan sekolah, seperti gedung, ruang kelas, meja, kursi, serta media pengajaran. Sarana dan prasarana pendidikan merupakan fasilitas yang secara tidak langsung di gunakan untuk menunjang jalannya proses pengajaran, sama halnya seperti halaman, kebun, taman sekolah dan jalan menuju ke sekolah. Kementerian agama mengatakan bahwa madrasah di indonesia ialah lembaga pendidikan formal yang kurikulumnya mengacu pada kurikulum pendidikan nasional, tetapi memiliki muatan pembelajaran agama yang lebih banyak jika dibandingkan dengan sekolah umum. Jika sekolah negeri dibawah naungan Departemen Pendidikan Nasional, madrasah dipayungi oleh Departemen Agama (Kemenag.go.id). MTs Assalam Penuguan Banyuasin sebagai salah satu lembaga pendidikan menengah pertama dibawah Pimpinan Yayasan Drs. Hadrawi dan menggunakan kurikulum pemerintah dalam pelaksanaan dan proses pembelajarannya yang bertujuan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Di (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/Concept/article/download/1746/2092
Article home page: https://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/Concept/article/view/1746/2092

Anisa Fadillah, Rytha Petrossky, Sri Utami, Syafwatul Putria H. Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Menunjang Prestasi Belajar Siswa di MTs Assalam Penuguan Banyuasin, Journal of Social Humanities and Education, 2025, pp. 38-55,