Persepsi Siswa dan Guru Biologi SMAN 15 Pekanbaru terhadap Penilaian yang di Gunakan dalam Proses Pembelajaran
Concept: Journal of Social Humanities and Education
Volume. 4, Nomor. 1, Tahun 2025
e-ISSN : 2963-5527; dan p-ISSN : 2963-5527; Hal. 75-85
DOI: https://doi.org/10.55606/concept.v4i1.1781
Available online at: https://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/Concept
Persepsi Siswa dan Guru Biologi SMAN 15 Pekanbaru terhadap Penilaian
yang di Gunakan dalam Proses Pembelajaran
1,2,3
Rosa Hermalia*1, Nurkhairo Hidayati2
Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan &IImu Pendidikan, Universitas Islam Riau,
Pekanbaru, Riau, Indonesia
,
Alamat Kampus: Jl. Kaharudin Nasution No.113, Pekanbaru, Riau, Indonesia
Korespondensi penulis:
Abstract. Education in Indonesia is increasingly developing through a long journey of sustainable results and has
been determined by the applicable curriculum through assessment results in the world of education generally
covering cognitive aspects, namely how much students are able to remember and understand the subject matter.
The aim of this research is to find out the results of the assessments used in the learning process at SMA Negeri
15 Pekanbaru. This research uses survey research with data collection techniques, namely questionnaires and
interviews with teachers and students. The results of this research show that teachers' perceptions of assessment
have received very good appreciation in learning.
Keywords: Perception, Biology Learning, Assessment.
Abstrak. Pendidikan di Indonesia semakin berkembang melalui perjalanan panjang dari hasil yang berkelanjutan
dan telah ditentukan oleh kurikulum yang berlaku melalui hasil penilaian dalam dunia pendidikan umumnya
terpaku pada aspek kognitif, yakni seberapa banyak siswa mampu mengingat dan memahami materi pelajaran.
Tujuan penelitian ini yaitu guna mengetahui hasil penilaian yang di gunakan dalam proses pembelajaran yang ada
di SMA Negeri 15 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey dengan teknik pengumpulan
data yaitu angket dan wawancara terhadap guru dan peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasannya
pada persepsi penilaian guru sudah mendapatkan apresiasi sangat baik dalam pembelajaran.
Kata kunci: Persepsi, Pembelajaran Biologi, Penilaian.
1. LATAR BELAKANG
Persepsi adalah proses menerima, menyeleksi, mengorganisasikan, mengartikan,
menguji, dan memberikan reaksi kemudian ditangkap oleh panca indra untuk memperoleh
suatu data. Pengertian lain dari persepsi adalah suatu proses pengenalan atau identifikasi
sesuatu dengan menggunakan panca indera, sehingga persepsi merupakan inti dari segala
komunikasi. Pendidikan dalam arti luas adalah kegiatan pembelajaran sepanjang waktu
dalam konteks berbagai aspek kehidupan masyarakatnya, baik yang bersifat lokal maupun
global (Khasanah et al., 2022). Pendidikan berlangsung dalam segala jenis, bentuk, dan
jenjangnya yang mendorong perkembangan potensi setiap individu dalam suatu masyarakat
untuk mewujudkan masyarakat yang maju dan
beradab.
Dengan
adanya
kegiatan
pembelajaran individu mampu mengubah dan mengembangkan diri menjadi manusia yang
cerdas, kreatif dan matang baik secara fisik, mental, dan spiritual. Memperoleh pendidikan
yang layak adalah kewajiban sekaligus hak asasi setiap orang untuk menjadi lebih matang,
Received: Januari 07, 2025; Revised: Januari 25, 2025; Accepted: Februari 10, 2025;
Online Available: Februari 12, 2025;
PERSEPSI SISWA DAN GURU BIOLOGI SMAN 15 PEKANBARU TERHADAP PENILAIAN YANG DI
GUNAKAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN
terampil, dan cerdas sebagai bekal untuk menjalani kehidupan. Pendidikan bertujuan
mengembangkan kompetensi siswa, terutama dalam pembelajaran biologi.
Pembelajaran biologi selain mencakup penguasaan konsep dan fakta-fakta yang
berkaitan dengan alam, juga bersifat penemuan. Siswa harus memahami konsep-konsep pokok
di dalam pembelajaran biologi melalui penalaran, penemuan konsep-konsep terkait atau
membuat hubungan antara konsep dengan berbagai cara. Hal ini penting untuk dikembangkan
karena pembelajaran biologi bersifat kompleks dengan adanya istilah-istilah asing dan konsepkonsep yang abstrak (Hidayati et al., 2021) . Pembelajaran biologi dirancang untuk
mengembangkan cara penilaiannya terhadap pendidikan.
Penilaian di dalam dunia pendidikan dalam arti luas adalah hidup. Artinya bahwa
pendidikan adalah seluruh pengetahuan belajar yang terjadi sepanjang hayat dalam semua
tempat serta situasi yang memberikan pengaruh positif pada pertumbuhan setiap makhluk
individu bahwa pendidikan berlangsung selama sepanjang hayat (long life education).
Pengajaran dalam pengertian luas juga merupakan sebuah proses kegiatan mengajar, dan
melaksanakan pembelajaran itu bisa terjadi di lingkungan manapun dan kapanpun. Secara
harfiah arti pendidikan adalah mendidik yang dilaksanakan oleh seorang pengajar kepada
peserta didik, diharapkan orang dewasa pada anak-anak untuk bisa memberikan
contoh tauladan, pembelajaran, pengarahan, dan peningkatan etika-akhlak, serta menggali
pengetahuan setiap individu. Pengajaran yang diberikan pada peserta didik bukan saja dari
pendidikan formal yang dilaksanakan oleh pemegang kekuasaan, namun dalam hal ini fungsi
keluarga serta masyarakatlah yang amat penting dan menjadi wadah pembinaan yang bisa
membangkitkan serta mengembangkan pengetahuan serta pemahaman (Pristiwanti et al.,
2022).
Dari penelitian yang dilakukan oleh (Setyaningrum et al., 2019), yang berjudul “ Persepsi
siswa dan guru terhadap pembelajaran virus di SMA” dapat disimpulkan hasil persepsi siswa
menunjukkan bahwa 30,45% siswa menganggap sub bab ciri-ciri virus adalah bagian yang sulit
dipahami, 39,13% siswa menganggap bahwa materi virus termasuk materi yang sulit untuk
dipelajari, 44,56% siswa menganggap pembelajaran yang dilakukan oleh guru biologi cukup
menarik, 36,95% siswa menganggap guru sering menggunakan media/alat peraga, 65,21%
siswa menganggap guru jarang melakukan praktikum, dan 56% siswa menganggap guru jarang
memberikan kuis. Sedangkan hasil persepsi guru, bagian yang sulit diajarkan pada materi virus
adalah ciri-ciri virus dan replikasi virus. Guru menganggap metode diskusi informasi, elearning, PBL, penugasan dan pembuatan chart merupakan pembelajaran yang sesuai untuk
mengajarkan materi virus.
76
CONCEPT - VOLUME. 4, NOMOR. 1, TAHUN 2025
e-ISSN : 2963-5527; dan p-ISSN : 2963-5527; Hal. 75-85
Berdasarkan uraian di atas, yang menunjukkan bahwa tingkat persepsi guru dan siswa
dalam Pembelajaran biologi mendapat persepsi positif dan apresiasi yang sangat baik. Maka
penulis tertarik melakukan penelitian ini untuk memperoleh gambaran Persepsi siswa dan guru
biologi SMA Negeri 15 Pekanbaru terhadapat penilian yang di gunakan dalam proses
Pembelajaran yang bertujuan untuk kajian awal sebagai dasar persepsi nilai siswa dalam
Pembelajaran biologi.
2. KAJIAN TEORITIS
Persepsi adalah proses unik setiap individu dalam memberikan makna terhadap
informasi yang diterima melalui indera, melibatkan pengenalan, pengelompokan, dan
penafsiran terhadap objek di lingkungan sekitar. Oleh karena it (...truncated)