Implementasi Pelatihan Desain Grafis di Balai Pelatihan Kerja Desa Kronggen dalam Memperoleh Kesempatan Kerja

Journal of Social Humanities and Education, Jan 2025

The problem that the Indonesian people are still facing is the employment problem. The high workforce every year is not equipped with appropriate skills and expertise. It is hoped that this training program can create a workforce that has skills and expertise in their field. Qualitative research method with a descriptive approach. Data collection techniques are through observation, interviews and literature study. The aim of this research is to provide participants with graphic design knowledge and skills, so that participants can apply the skills they have acquired in opening their own business. The results of this research are that the Kronggen village BLK annually carries out graphic design training. In 2024, for the first time, the Kronggen village BLK will carry out cosmetology training.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/Concept/article/download/1708/2061

Implementasi Pelatihan Desain Grafis di Balai Pelatihan Kerja Desa Kronggen dalam Memperoleh Kesempatan Kerja

Concept: Journal of Social Humanities and Education Volume 4, Nomor 1, Tahun 2025 e-ISSN: 2963-5527; p-ISSN: 2963-5071, Hal. 14-20 DOI: https://doi.org/10.55606/concept.v4i1.1708 Available Online at: https://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/Concept Implementasi Pelatihan Desain Grafis di Balai Pelatihan Kerja Desa Kronggen dalam Memperoleh Kesempatan Kerja 1,2,3 Shabrina Khilda Zulfia1*, Rona Fristi Febbilla2, Wasis Wijayanto3 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muria Kudus, Indonesia. Alamat : Jl. Lkr. Utara, Kayuapu Kulon, Gondangmanis, Kec.Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Korespondensi penulis: Abstract. The problem that the Indonesian people are still facing is the employment problem. The high workforce every year is not equipped with appropriate skills and expertise. It is hoped that this training program can create a workforce that has skills and expertise in their field. Qualitative research method with a descriptive approach. Data collection techniques are through observation, interviews and literature study. The aim of this research is to provide participants with graphic design knowledge and skills, so that participants can apply the skills they have acquired in opening their own business. The results of this research are that the Kronggen village BLK annually carries out graphic design training. In 2024, for the first time, the Kronggen village BLK will carry out cosmetology training. Keywords: Graphic Design, BLK, Non-Forma Education. Abstrak. Permasalahan yang masih dihadapi bangsa Indonesia adalah masalah ketenagakerjaan. Tingginya tenaga kerja setiap tahunya tidak diberngi dengan keterampilan dan keahlian yang sesuai. Diharap melalui program pelatihan ini dapat menciptakan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan keahlian pada bidangnya. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membekali pengetahuan dan keterampilan desain grafis kepada peserta, sehinga peserta dapat menerapkan keterampilan yang didapat dalam membuka usaha sendiri. Hasil penelitian ini yaitu BLK desa Kronggen setiap tahunnya melaksanakan pelatihan desain grafis. Pada tahun 2024 untuk pertama kalinya BLK desa Kronggen melaksanakan pelatihan tata rias. Kata kunci: Desain Grafis, BLK, Pendidikan Non-Formal. 1. LATAR BELAKANG Permasalahan yang masih dihadapi bangsa Indonesia adalah masalah ketenagakerjaan yang hingga kini menjadi masalah berkepanjangan. Permasalahan ini disebabkan karena tingginya tenaga kerja setiap tahunnya. Untuk mengatasi pertumbuhan tenaga kerja tersebut pemerintah harus sigap dalam menyediakan lapangan pekerjaan. Tingginya tenaga kerja ini tidak diimbangi dengan keterampilan dan keahlian yang sesuai hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Habibi, 2019). Melalui program pelatian menjadi salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk menciptakan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kompeten pada bidangnya. Pelatihan ini sebagai salah jenis Pendidikan non formal dan memiliki pengaruh besar dalam keberhasilan pembangunan nasional dalam menumbuhkan ekonomi di Indonesia. Melalui Pendidikan non formal, setiap individu dapat meningkatkan keterampilan serta minat bakatnya. Pendidikan non formal menurut (Syaadah et al., 2022) menyatakan bahwa Received Desember 10, 2024; Revised Desember 24, 2024; Accepted Januari 08, 2025; Online Available Januari 10, 2025 IMPLEMENTASI PELATIHAN DESAIN GRAFIS DI BALAI PELATIHAN KERJA DESA KRONGGEN DALAM MEMPEROLEH KESEMPATAN KERJA Pendidikan nonformal merupakan kegiatan Pendidikan yang diorganisir dan berkelanjutan namun tidak berkaitan dengan Pendidikan formal. Pendidikan non formal ini berupa pelatihan desain grafis, pemberian pelatihan desain grafis ini bertujuan untuk membekali pengetahuan dan keterampilan desain grafis kepada peserta, sehinga peserta dapat menerapkan keterampilan yang didapat dalam membuka usaha sendiri, melalui program yang diselenggarakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) di Desa Kronggen. Desain grafis menurut (Tjandra et al., 2022) menyatakan bahwa desain grafis merupakan keterampilan dan seni secara visual. Sedangkan menurut (Tjahyadi & Antonio, 2023) menyatakan bahwa desain grafis merupakan proses komunikasi menggunakan elemen visual seeprti tulisan, bentuk, dan gambar yang bermakna untuk menciptakan sudut pandang terhadap suatu pesan yang disampaikan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancra yang dilakukan pada hari Sabtu, 5 oktober 2024 memperoleh hasil bahwa Balai Latihan Kerja Desa Kronggen, Kec. Brati, Kab. Grobogan telah berdiri sejak tahun 2019 hingga sekarang. Balai latihan kerja ini sendiri sudah melakukan pelatihan sebanyak 5 kali. Pelatihan yang dilakukan di BLK Desa Kronggen lebih sering melaksanakan pelatihan Desain grafis, terhitung sudah 4 kali melakukan pelatihan desain grafis. Sedangkan pada pelatihan di tahun 2024 yang telah dilaksanakan pada bulan agustus 2024 BLK Desa Kronggen untuk pertama kalinya melakukan pelatihan Tata Rias yang di ikuti sebanyak 16 peserta dan didampingi 2 mentor. Menurut narasumber anggaran yang dapat dikeluarkan dalam setiap kali melaksanakan pelatihan berbeda-beda. Misalnya pada pelatihan desain grafis anggaran yang dikeluarkan lebih besar daripada anggaran yang dikeluarkan dalam pelatihan tata rias kemarin. Anggaran yang dikeluarkan dalam pelatihan berasal dari dana pemerintah. Pada penelitian terdahulu yang dilakukan oleh (Wahyuningtyas et al., 2012) yang menyatakan bahwa kegiatan pelatihan dapat memberikan perubahan tingkah laku orang – orang yang mengikuti pelatihan. Pengelolaan program pelatihan dapat meliputi perencanaan, pengorganisasian, pergerakan, pengawasan dan penilaian. Menurut penelitian yang dilakukan oleh (Habibi, 2019) menyatakan bahwa pelaksanaan pelatihan yang dilakukan berjalan dengan baik hal ini didukung dengan upaya maksimal dalam setiap tahap pelatihan yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Balai Latihan Kerja unit vokasi yang berada dibawah kepememimpinan dinas sosial tenaga kerja dan trasmigrasi yang bertujuan untuk menyediakan tenaga kerja yang kompeten, dan terampil. Balai Latihan Kerja merupakan tempat untuk menyelenggarakan latihan kerja bagi peserta pelatihan yang harapannya peserta mampu menguasai suatu jenis 15 CONCEPT - VOLUME 4, NOMOR 1, TAHUN 2025 e-ISSN: 2963-5527; p-ISSN: 2963-5071, Hal. 14-20 tingkat kompetensi tingkat tertentu (Abdi, 2019). Melalui pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan peserta pelatihan dan membekali pengetahuan kepada peserta untuk membuka usaha sendiri. Dari penjabaran permasalahan diatas peneliti tertarik untuk mengambil judul “Implementasi Pelatihan Desain Grafis Di Balai Pelatihan Kerja Desa Kronggen Dalam Memperoleh Kesempatan Kerja”. 2. METODE PENELITIAN Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode k (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/Concept/article/download/1708/2061
Article home page: https://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/Concept/article/view/1708/2061

Shabrina Khilda Zulfia, Rona Fristi Febbilla, Wasis Wijayanto. Implementasi Pelatihan Desain Grafis di Balai Pelatihan Kerja Desa Kronggen dalam Memperoleh Kesempatan Kerja, Journal of Social Humanities and Education, 2025, pp. 14-20,