Transformasi Identitas Religius dan Spiritualitas dalam Era Sekularisasi: Perspektif Sosiologi Agama
Concept: Journal of Social Humanities and Education
Volume 3 Nomor 4, Tahun 2024
e-ISSN: 2963-5527; p-ISSN: 2963-5071, Hal 254-265
DOI: https://doi.org/10.55606/concept.v3i4.1678
Available Online at: https://journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/Concept
Transformasi Identitas Religius dan Spiritualitas dalam Era Sekularisasi:
Perspektif Sosiologi Agama
Nesia Mu’asyara 1, Merhan 2*, Ria Ulfa 3, M. Fikri Arfandi 4, Ajeng Yurike 5,
M. Okan Fattah 6, Imas 7, Vindy Agela C.A 8, Tarisa Dewi Anggina 9
1-9
UIN Raden Intan Lampung, Indonesia
1, 2*, 3,
4, 5,
6, 7, 8,
9
Alamat: Jalan Letnan Kolonel H Jl. Endro Suratmin, Sukarame, Kec. Sukarame, Kota Bandar
Lampung, Indonesisa
Korespondensi penulis:
Abstract. This research aims to understand how secularization affects changes in religious identity and individual
spirituality, as well as religious practices in modern society, through the perspective of the sociology of religion.
Using a qualitative approach and literature review methods, this study presents the research process
chronologically, keeping the research objectives focused, proving the problem statement, and discussing the
relationship between theory, research questions, study focus, and its application in the context of specific
societies. The findings show that secularization often leads to a separation between religion and daily life,
resulting in a reinterpretation of religious and spiritual values. The sociology of religion explains how individuals
and communities adjust their religious practices to remain relevant in an increasingly secular environment. This
research also outlines various theoretical perspectives on secularization and its impact on religious identity and
spirituality, as well as how religious practices are adapted in modern society. Through this study, it is hoped that
a deep understanding of the dynamics between religiosity, spirituality, and secularization will be obtained, as
well as their impact on religious identity and religious practices in modern society. The research emphasizes the
importance of religion remaining relevant in the modern era and how religion can adapt to changing times to
maintain balance and morality in an increasingly secular society.
Keywords: Secularization, Identity, Religious, Spirituality
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana sekularisasi mempengaruhi perubahan identitas
religius dan spiritualitas individu, serta praktik keagamaan dalam masyarakat modern, melalui perspektif sosiologi
agama. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi literatur, penelitian ini menyajikan proses penelitian secara
kronologis, menjaga tujuan penelitian agar tetap fokus, membuktikan rumusan masalah, serta membahas
hubungan antara teori, pertanyaan penelitian, fokus studi, dan penerapannya dalam konteks masyarakat tertentu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekularisasi sering menyebabkan pemisahan antara agama dan kehidupan
sehari-hari, yang menghasilkan reinterpretasi nilai-nilai religius dan spiritualitas. Sosiologi agama menjelaskan
bagaimana individu dan masyarakat menyesuaikan praktik keagamaan mereka agar tetap relevan dalam
lingkungan yang semakin sekuler. Penelitian ini juga menguraikan berbagai pandangan teoretis tentang
sekularisasi dan dampaknya terhadap identitas religius dan spiritualitas, serta bagaimana praktik keagamaan
diadaptasi dalam kehidupan masyarakat modern. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman
yang mendalam tentang dinamika antara religiusitas, spiritualitas, dan sekularisasi, serta dampaknya terhadap
identitas religius individu dan praktik keagamaan dalam masyarakat modern. Penelitian ini menekankan
pentingnya agama tetap relevan di era modern dan bagaimana agama dapat beradaptasi dengan perubahan zaman
untuk menjaga keseimbangan dan moralitas dalam masyarakat yang semakin sekuler.
Kata kunci: Sekularisasi, Identitas, Religius, Spiritualitas
1. LATAR BELAKANG
Perkembangan teknologi digital dan fenomena globalisasi saat ini mempercepat
proses sekularisasi. Banyak orang saat ini dapat dengan cepat mengakses informasi dari
berbagai sumber, yang berdampak pada cara mereka memahami dan mempraktikkan
Received: November 28, 2024; Revised: Desember 12, 2024; Accepted: December 29, 2024;
Published : December 30, 2024
Transformasi Identitas Religius dan Spiritualitas dalam Era Sekularisasi: Perspektif Sosiologi Agama
keagamaan dan spiritualitas. Misalnya, munculnya berbagai platform media sosial
memungkinkan individu untuk berbagi dan berbicara tentang pandangan religius dan
spiritualitas mereka secara lebih terbuka, tetapi juga dapat menyebabkan perbedaan identitas
religius karena pengaruh berbagai ide dan budaya. Transformasi identitas religius dan
spiritualitas di era sekularisasi merupakan isu penting dalam masyarakat modern, yang
mempengaruhi cara individu dan komunitas menjalankan praktik keagamaan. Penelitian
sebelumnya menunjukkan bahwa sekularisasi sering memisahkan agama dari kehidupan
sehari-hari, mengakibatkan penurunan religiusitas dan spiritualitas. Namun, ada juga
argumen bahwa sekularisasi memungkinkan individu menginterpretasikan agama dan
spiritualitas secara lebih personal dan kontekstual tanpa kehilangan nilai-nilai esensial.
Penelitian ini sangat penting karena sekularisasi memengaruhi banyak aspek
kehidupan, termasuk identitas religius dan spiritualitas. Di era modern dengan perubahan
sosial dan teknologi yang cepat, perlu ada pemahaman mendalam tentang bagaimana
sekularisasi mempengaruhi identitas religius dan spiritualitas. Tujuan penelitian ini adalah
mengidentifikasi cara-cara baru untuk menjaga relevansi agama dan spiritualitas dalam
kehidupan sehari-hari, serta memahami dinamika antara tradisi keagamaan dan perubahan
sosial. Penelitian ini diperlukan untuk mengungkap transformasi identitas religius dan
spiritualitas dalam konteks sekularisasi dan dampaknya terhadap praktik keagamaan di
masyarakat modern. Melalui perspektif sosiologi agama, penelitian ini akan memberikan
wawasan tentang bagaimana sekularisasi memengaruhi interpretasi dan pelaksanaan agama
oleh individu dan komunitas. Hasilnya diharapkan memberikan kontribusi signifikan dalam
memahami hubungan kompleks antara religiusitas, spiritualitas, dan sekularisasi, serta
memberikan panduan untuk menjaga relevansi agama di era modern.
Penelitian terdahulu telah diteliti oleh para ahli, Antara lain Muhammad Zein
Damanik, (2023), “Modernisasi Dan Sekularisasi Pemikiran Islam di Indonesia”, AtTabayyun: Jurnal Hukum, Ekonomi dan Pendidikan Islam, Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengkaji bagaimana modernisasi dan sekularisasi mempengaruhi pemikiran Islam di
Indonesia, termasuk adaptasi yang dilakukan umat Islam untuk menyesuaikan ajaran agama
dengan perkembangan zaman dan memisahkan agama dari urusan politik. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Kesimpulan dari
penelitian tersebut adalah bahwa modernisasi sejalan dengan ajaran Islam, d (...truncated)