Perancangan Shaking Rig Simulator Irregularities Sarana dan Prasarana Kereta Api
Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material
Arva Seta, Winarno, Basuki, & Hendaryanto, Vol.8, No.2, November 2024, Hal: 206-215
e-ISSN: 2579-7433
Perancangan Shaking Rig Simulator Irregularities Sarana dan Prasarana Kereta Api
1*)
Paresya Arva Seta, 2) Agustinus Winarno, 3) Budi Basuki,
4)
Ignatius Aris Hendaryanto
1,2,3,4)
Program Studi Teknologi Rekasaya Mesin, Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi,
Universitas Gadjah Mada
Bulaksumur Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta, Indonesia
*Email:
Diterima: 14.10.2024, Disetujui: 08.12.2024, Diterbitkan: 09.12.2024
ABSTRACT
The train is one of the main modes of transportation used in various countries in the world, including
Indonesia. The existence of an efficient railway network can support the mobility of people and goods.
The safety and comfort of train travel is highly dependent on the condition of the railway facilities and
infrastructure. The condition of facilities and infrastructure that meet standards will make the journey
smoother and reduce the risk of accidents. With human mobility, the development of public
transportation using trains in Indonesia also continues to increase. Damage to train tracks can cause
disruption to comfort and endanger safety caused by excessive vibration during train travel, so regular
maintenance and repair of the rails is required using a system called the Intelligent Railway Vibration
Monitoring System (IRV-MS). The IRV-MS system still needs to be tested because the resulting vibration
readings still require validation. The design of this shaking rig simulator is expected to be a solution in
terms of vibration testing. This shaking rig can move in a vertical or horizontal linear direction with a
linear motor as a driver and produce oscillatory movements. The design of this shaking rig simulator
tool uses Solidworks software with 500 mm x 423 mm x 380 mm of dimension and later vibration
animation will be simulated in the motion study feature in the software with input parameters of 3-10
Hz with a maximum stroke of 20 mm.
Keywords: Shaking Rig, Vibration Testing, Train, Accelerometer.
INTISARI
Kereta api merupakan salah satu moda transportasi utama yang digunakan di berbagai negara di dunia,
termasuk Indonesia. Keberadaan jaringan kereta api yang efisien dapat mendukung mobilitas penduduk
dan barang. Keamanan dan kenyamanan perjalanan kereta api sangat tergantung pada kondisi dari
sarana maupun prasarana kereta api. Kondisi sarana maupun prasarana yang sesuai dengan standar akan
membuat perjalanan menjadi lebih lancar dan mengurangi risiko kecelakaan. Dengan adanya mobilitas
manusia, perkembangan transportasi umum menggunakan kereta api di Indonesia juga terus meningkat.
Kerusakan pada rel kereta dapat menyebabkan gangguan pada kenyamanan dan membahayakan
keselamatan yang disebabkan oleh getaran berlebih saat perjalanan kereta, sehingga diperlukan
perawatan dan perbaikan rel secara teratur menggunakan sistem bernama Intelligent Railway Vibration
Monitoring System (IRV-MS). Sistem IRV-MS masih perlu dilakukan pengujian karena pembacaan
getaran yang dihasilkan masih membutuhkan validasi. Perancangan shaking rig simulator ini
diharapkan mampu menjadi solusi dalam hal pengujian getaran. Shaking rig ini bisa bergerak ke arah
linear vertikal maupun horizontal dengan linear motor sebagai penggerak dan menghasilkan gerakan
osilasi. Material pada frame ini menggunakan baja karbon rendah dengan ketebalan 4 mm. Perancangan
alat shaking rig simulator ini menggunakan software solidworks dengan dimensi 500 mm x 423 mm x
380 mm dan akan disimulasikan animasi getaran pada fitur motion study yang ada pada software dengan
input parameter 3-10 hz dengan maksimum stroke 20 mm.
Kata Kunci: Shaking Rig, Vibration Testing, Kereta Api, Akselerometer.
-206-
Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material
Arva Seta, Winarno, Basuki, & Hendaryanto, Vol.8, No.2, November 2024, Hal: 206-215
e-ISSN: 2579-7433
II. Metode Penelitian
Flowchart adalah diagram yang
mewakili sebuah proses dalam perancangan.
Penelitian perancangan shaking rig simulator
ini melalui beberapa tahapan yang dijelaskan
melalui flowchart sebagai berikut.
I. Pendahuluan
Kereta api merupakan salah satu moda
transportasi utama yang digunakan di berbagai
negara di dunia, termasuk Indonesia.
Keberadaan jaringan kereta api yang efisien
dapat mendukung mobilitas penduduk dan
barang. Keamanan dan kenyamanan perjalanan
kereta api sangat tergantung pada kondisi dari
sarana maupun prasarana kereta api. Kondisi
sarana maupun prasarana yang sesuai dengan
standar akan membuat perjalanan menjadi lebih
lancar dan mengurangi risiko kecelakaan.
Berdasarkan data perjalanan kereta tahun 2023,
kecepatan kereta api saat ini mencapai 120
km/jam dari yang sebelumnya pada kecepatan
80 km/jam. Perencanaan penambahan
kecepatan kereta api hingga kecepatan 160
km/jam ini juga akan didukung dengan
peningkatan sarana dan prasarana kereta api.
Tantangan peningkatan kecepatan ini juga
dialami oleh kereta api seperti meningkatkan
risiko bahaya yang lebih tinggi serta indikasi
kerusakan sarana dan prasarana.
Salah satu indikator kerusakan pada rel
kereta adalah adanya getaran. Kerusakan pada
bogie, keausan dan keretakan pada rel akan
menyebabkan getaran. Apabila getaran ini tidak
terdeteksi dan diatasi dengan baik maka
kerusakan dapat berkembang menjadi lebih
parah dan menyebabkan penurunan performa
operasional.
Berbagai metode dan alat telah
dikembangkan untuk mendeteksi getaran dan
menghasilkan
data
getaran
guna
mengidentifikasi kerusakan pada rel kereta.
Teknologi pendeteksi getaran pada rel kereta
yang dikembangkan dalam beberapa tahun
terakhir salah satunya adalah Intelligent
railway vibration monitoring system (IRV-MS)
(Charisma, 2021). Namun, masih terdapat
tantangan yang harus dihadapi seperti sulitnya
pengambilan data di lapangan dan waktu dalam
pengambilan data. Sehingga diperlukan
simulasi getaran untuk memberikan nilai
numerik berbagai jenis kerusakan. Selanjutnya,
hasil simulasi tersebut perlu untuk digunakan
untuk
menggerakkan
shaker
dimana
accelerometer
ditempatkan
padanya.
Pentingnya penelitian ini tidak hanya terletak
pada peningkatan aspek teknis dan operasional
kereta api, tetapi juga pada kontribusi terhadap
keselamatan publik.
Gambar 1. Flowchart penelitian
Metode
ini
dilakukan
dengan
pengumpulan informasi beserta sumber dari
penelitian terdahulu serta jurnal yang berkaitan
dengan perancangan desain shaking rig terkait
pengujian getaran. Metode pengumpulan
informasi yang relevan dalam penelitian salah
satunya metode pengembangan. Metode
tersebut adalah metode sistematis untuk
mengembangkan dan mengevaluasi produk
maupun prototype. Metode ini mencakup
peninjauan literatur terkait alat penguji getaran
melalui buku, jurnal ilmiah, artikel, dan sumber
informasi terpercaya lainnya, serta pemahaman
yang mendalam tentang aspek teknis yang
berhubungan, seperti peralatan yang digunakan
dan cara penggunaannya.
-207-
Jurnal Engine: Energi, Manu (...truncated)