Analisis Struktural Cerpen “Kuli Kontrak” Karya Mochtar Lubis
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS)
Vol. 4 No. 5 Maret-April 2026 Hal. 591-597
http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/4612
ISSN : 2963-5802
Analisis Struktural Cerpen “Kuli Kontrak” Karya Mochtar Lubis
a
Rahma Delaa, Abdurahmanb
Departemen Bahasa Dan Sastra Indonesia Dan Daerah, Fakultas Bahasa Dan Seni, Universitas Negeri Padang,
b
Departemen Bahasa Dan Sastra Indonesia Dan Daerah, Fakultas Bahasa Dan Seni, Universitas Negeri Padang,
Submitted: 12-04-2026, Reviewed: 13-04-2026, Accepted: 14-04-2026
Abstract
The short story Kuli Kontrak by Mochtar Lubis reflects social realities during the colonial era, particularly the suffering
and exploitation of contract laborers. This study aims to describe the intrinsic structure of the short story, including theme,
plot, characters, setting, point of view, and moral message. The research employs a qualitative descriptive method using a
structural approach. Data were collected through literature review and textual analysis. The findings reveal that the story
highlights social injustice against laborers through a progressive plot and realistic characterization. The third-person
omniscient point of view strengthens the delivery of moral values concerning humanity and justice. This short story holds
significant social value and is relevant for literary studies and character education.
Keywords: structural analysis, short story, contract labor, Mochtar Lubis, Indonesian literature.
Abstrak
Cerpen Kuli Kontrak karya Mochtar Lubis merupakan salah satu karya sastra Indonesia yang merefleksikan realitas sosial
pada masa kolonial. Cerpen ini mengangkat penderitaan kaum pekerja kontrak yang mengalami eksploitasi dan
ketidakadilan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur intrinsik cerpen yang meliputi tema, alur, tokoh dan
penokohan, latar, sudut pandang, serta amanat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan
pendekatan struktural. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan analisis teks. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa cerpen ini bertemakan penindasan terhadap kaum buruh dengan alur maju yang realistis. Tokoh utama
digambarkan sebagai representasi kaum tertindas, sementara latar sosial menonjolkan kondisi kehidupan buruh kontrak pada
masa kolonial. Sudut pandang orang ketiga serba tahu memperkuat penyampaian pesan moral tentang kemanusiaan dan
keadilan. Cerpen ini memiliki nilai sosial yang tinggi serta relevan untuk kajian sastra dan pendidikan karakter.
Kata kunci: analisis struktural, cerpen, kuli kontrak, Mochtar Lubis, sastra Indonesia.
This work is licensed under Creative Commons Attribution License 4.0 CC-BY International license
PENDAHULUAN
Sastra merupakan salah satu bentuk ekspresi manusia yang merefleksikan realitas kehidupan melalui
bahasa yang estetis dan bermakna. Sebagai produk budaya, karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan,
tetapi juga sebagai media pendidikan, kritik sosial, dan penyampai nilai-nilai kemanusiaan. Melalui sastra,
pengarang mampu menyampaikan gagasan, pengalaman, dan pandangannya terhadap berbagai persoalan
kehidupan yang dihadapi masyarakat. Oleh karena itu, kajian terhadap karya sastra menjadi penting untuk
memahami hubungan antara teks, pengarang, dan konteks sosial yang melatarbelakanginya.
Salah satu bentuk karya sastra yang banyak diminati dan dikaji adalah cerpen. Cerpen memiliki
karakteristik yang ringkas, padat, dan berfokus pada satu peristiwa utama, sehingga mampu menyampaikan
pesan secara efektif dan mendalam. Di Indonesia, perkembangan cerpen tidak terlepas dari peran para sastrawan
yang menghadirkan berbagai tema sosial, politik, dan kemanusiaan. Karya-karya tersebut tidak hanya
mencerminkan kondisi zamannya, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap perkembangan kesadaran
masyarakat.
Salah satu sastrawan Indonesia yang dikenal kritis dan berpengaruh adalah Mochtar Lubis. Ia dikenal
sebagai penulis yang berani mengangkat isu-isu sosial dan politik, terutama yang berkaitan dengan ketidakadilan
dan penindasan. Melalui karya-karyanya, Mochtar Lubis menunjukkan keberpihakannya kepada nilai-nilai
kemanusiaan dan keadilan. Cerpen Kuli Kontrak merupakan salah satu karyanya yang merepresentasikan
realitas sosial pada masa kolonial, khususnya mengenai penderitaan kaum buruh yang mengalami eksploitasi
dalam sistem kerja kontrak.
Cerpen Kuli Kontrak mengangkat tema tentang penindasan, konflik moral, dan ketidakadilan sosial.
Kisah ini menggambarkan kehidupan kuli kontrak yang diperlakukan secara tidak manusiawi oleh pihak
penguasa. Selain itu, cerpen ini juga menampilkan konflik batin tokoh yang harus menjalankan tugas
bertentangan dengan hati nuraninya. Penggambaran tersebut menunjukkan bahwa karya sastra dapat menjadi
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS) Vol.04 No. 05 Maret-April 2026
591
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS)
Vol. 4 No. 5 Maret-April 2026 Hal. 591-597
http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs/4612
ISSN : 2963-5802
sarana refleksi terhadap realitas sosial dan moral manusia. Dengan demikian, cerpen ini memiliki nilai historis,
sosial, dan edukatif yang penting untuk dikaji secara ilmiah.
Untuk memahami makna yang terkandung dalam cerpen secara mendalam, diperlukan suatu pendekatan
yang sistematis. Salah satu pendekatan yang relevan adalah pendekatan struktural. Pendekatan ini menekankan
pada analisis unsur-unsur intrinsik karya sastra, seperti tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang,
gaya bahasa, dan amanat. Analisis struktural bertujuan untuk mengungkap keterpaduan antarunsur dalam
membangun keseluruhan makna karya sastra. Dengan memahami struktur teks, pembaca dapat memperoleh
pemahaman yang lebih objektif dan komprehensif.
Pendekatan struktural dipilih dalam penelitian ini karena mampu memberikan gambaran yang sistematis
mengenai unsur pembangun cerpen. Selain itu, pendekatan ini membantu mengungkap keutuhan dan keindahan
karya sastra sebagai sebuah sistem yang otonom. Analisis terhadap cerpen Kuli Kontrak diharapkan dapat
menunjukkan bagaimana Mochtar Lubis menyusun unsur-unsur cerita untuk menyampaikan kritik sosial dan
nilai-nilai kemanusiaan.
Kajian terhadap cerpen ini juga memiliki relevansi dalam dunia pendidikan, khususnya dalam
pembelajaran sastra Indonesia. Analisis struktural dapat menjadi referensi bagi pendidik dan mahasiswa dalam
memahami karya sastra secara mendalam dan kritis. Selain itu, nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerpen
dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan karakter, seperti keadilan, empati, dan penghargaan terhadap martabat
manusia.
Berdasarkan uraian tersebut, penelitian mengenai analisis struktural cerpen Kuli Kontrak karya Mochtar
Lubis menjadi penting untuk dilakukan. Kajian ini tidak hanya memberikan kontribusi terhadap pengembangan
ilmu sastra, tetapi juga memperkaya khazanah penelitian akademik yang relevan dengan konteks sosial dan
pendidikan di Indonesia.
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang tela (...truncated)