NILAI KARAKTER DALAM CERPEN SELAMAT HARI PAHLAWAN, MBAH! SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA: NILAI KARAKTER DALAM CERPEN SELAMAT HARI PAHLAWAN, MBAH! SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA

Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Dec 2022

Karya sastra cerpen sebagai media pemahaman perasaan yang dirancangdengan proses kreatif dan dituangkan dengan proses kreatif pula olehpenulisnya sangat cocok sebagai penyampaian hati dalam penanaman nilaipendidikan karakter. Sebuah cerpen akan mewakili peristiwa dan perasaan, serta pendidikan yang dicapai atau ideologi dan pemahaman perasaan dariseorang penulis untuk dapat mempengaruhi pembaca dengan berharappeserta didik akan menjadi lebih baik. Tokoh-tokoh yang dimainkan olehpenulis dalam sebuah cerpen merupakan alat bagi penulis mencerminkansifat yang teladan. Sehingga pada masa yang semakin mempengaruhi nilaimoral dan karakter manusia, karya sastra cerpen hadir untuk melunakkanpeserta didik melalui kegiatan membaca sastra di dalam kelas yangdibimbing tenaga pendidiknya langsung. Cerpen Selamat Hari Pahlawan,Mbah! karya: Dukut Imam Widodo, merupakan karya sastra yang banyakmemuat nilai, dengan alur cerita dan penokahan yang dibawakan paratokohnya menjadikan cepen ini penuh keteladanan bagi pembaca yangmenikmatinya. Tema Sejarah dan sikap kerendahhatian menjadikan hasilpenelitian ini sangat memiliki nilai karakter guna dapat diteladani pesertadidik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif denganpendekatan Peranan Sastra dalam Pendidikan dan Kritik Sastra, teknikpengumpulan data menggunakan baca-catat, teknik analisis datamenggunakan padan dengan membandingkan antar paragraf yang sesuaidengan Peranan Sastra dalam Pendidikan dan Kritik Sastra. Melalui cerpenyang terbentuk dari hasil analisis 11 Nilai Pendidikan Karakter peneliti dapatmenyampaikan nilai-nilai teladan kepada peserta didik sebagai pijakankarakter yang kuat dengan wujud bahan ajarcerpen jawa pos

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ejournal.unhasy.ac.id/index.php/disastri/article/download/3662/1851

NILAI KARAKTER DALAM CERPEN SELAMAT HARI PAHLAWAN, MBAH! SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA: NILAI KARAKTER DALAM CERPEN SELAMAT HARI PAHLAWAN, MBAH! SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA

Jurnal DISASTRI (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Volume 4, Nomor 3 Desember 2022 P-ISSN : 2716-4114 | E-ISSN: 2722-332 Article History Submitted: 19 Desember 2022 Accepted: 25 Desember 2022 Pubslished: 29 Desember 2022 CHARACTER VALUE IN THE SHORT STORY SELAMAT HARI PAHLAWAN, MBAH! AS LITERATURE TEACHING MATERIALS Agung Joyo Mulyono1, Tengsoe Tjahjono2 S2 Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Surabaya Abtract Short story literary works as a medium for understanding feelings that are designed with a creative process and also poured with a creative process by the author are very suitable as conveying the heart in instilling character education values. A short story will represent events and feelings, as well as education achieved or ideology and understanding of feelings from a writer to be able to influence readers by hoping that students will get better. The characters played by the author in a short story are a tool for the writer to reflect exemplary characteristics. So that in a time that increasingly influences moral values and human character, short story literary works are here to soften students through literary reading activities in the classroom which are directly guided by the educators. Short story Selamat Hari Pahlawan, Mbah! by: Dukut Imam Widodo, is a literary work that contains many values, with the storyline and characterizations sung by the characters, making this short story full of examples for readers who enjoy it. The theme of history and humility make the results of this study very character values so that students can emulate them. This research is a qualitative descriptive study with the approach of the Role of Literature in Education and Literary Criticism, the data collection technique uses note-taking, the data analysis technique uses equivalents by comparing between paragraphs according to the Role of Literature in Education and Literary Criticism. Through short stories formed from the results of an analysis of 11 Values of Character Education researchers can convey exemplary values to students as a strong character base in the form of teaching materials. Keywords: jawa pos short stories, selamat hari pahlawan, mbah!, literary criticism, the role of literature, the value of character education. NILAI KARAKTER DALAM CERPEN SELAMAT HARI PAHLAWAN, MBAH! SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA Abstrak Karya sastra cerpen sebagai media pemahaman perasaan yang dirancang dengan proses kreatif dan dituangkan dengan proses kreatif pula oleh penulisnya sangat cocok sebagai penyampaian hati dalam penanaman nilai pendidikan karakter. Sebuah cerpen akan mewakili peristiwa dan perasaan, NILAI KARAKTER DALAM CERPEN SELAMAT HARI PAHLAWAN ….| 37 Jurnal DISASTRI (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Volume 4, Nomor 3 Desember 2022 P-ISSN : 2716-4114 | E-ISSN: 2722-332 Article History Submitted: 19 Desember 2022 Accepted: 25 Desember 2022 Pubslished: 29 Desember 2022 serta pendidikan yang dicapai atau ideologi dan pemahaman perasaan dari seorang penulis untuk dapat mempengaruhi pembaca dengan berharap peserta didik akan menjadi lebih baik. Tokoh-tokoh yang dimainkan oleh penulis dalam sebuah cerpen merupakan alat bagi penulis mencerminkan sifat yang teladan. Sehingga pada masa yang semakin mempengaruhi nilai moral dan karakter manusia, karya sastra cerpen hadir untuk melunakkan peserta didik melalui kegiatan membaca sastra di dalam kelas yang dibimbing tenaga pendidiknya langsung. Cerpen Selamat Hari Pahlawan, Mbah! karya: Dukut Imam Widodo, merupakan karya sastra yang banyak memuat nilai, dengan alur cerita dan penokahan yang dibawakan para tokohnya menjadikan cepen ini penuh keteladanan bagi pembaca yang menikmatinya. Tema Sejarah dan sikap kerendahhatian menjadikan hasil penelitian ini sangat memiliki nilai karakter guna dapat diteladani peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan Peranan Sastra dalam Pendidikan dan Kritik Sastra, teknik pengumpulan data menggunakan baca-catat, teknik analisis data menggunakan padan dengan membandingkan antar paragraf yang sesuai dengan Peranan Sastra dalam Pendidikan dan Kritik Sastra. Melalui cerpen yang terbentuk dari hasil analisis 11 Nilai Pendidikan Karakter peneliti dapat menyampaikan nilai-nilai teladan kepada peserta didik sebagai pijakan karakter yang kuat dengan wujud bahan ajar. Kata kunci: cerpen jawa pos, selamat hari pahlawan, mbah!, kritik sastra, peranan sastra, nilai pendidikan karakter. A. PENDAHULUAN Sastra merupakan suatu kegiatan dan proses kreatif dari sebuah seni (Wellek dan Warren 2014:13). Hal ini dikuatkan dengan pendapat Semi (2012:8) bahwa sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan dari suatu seni kreatif yang objeknya adalah manusia dalam kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. (Ellan, 2018: 1) Sastra menyajikan suatu gambaran kehidupan dan tingkah laku dari seseorang pada kenyataan sosial. Menangkap pengalaman hidup manusia untuk digunakan sebagai bahan baku dalam suatu karya sastra tidaklah sembarangan. Terlebih lagi jika proses kreatif seorang penulis dalam penciptaannya tesebut sebagai penggambaran dari peristiwa, emosi, bahkan karakter dari seorang tokoh yang sudah tersaji dalam sejarah mainstream seperti penciptaan cerpen sejarah. Itu sangatlah tidak mudah. Proses seleksi dan pemilihan harus dilakukan secara kreatif kemudian dituangkan secara kreatif pula dalam bentuk karya sastra dengan memanfaatkan bahasa sebagai alatnya. Penulis memiliki Semangat Kebangsan yang tinggi dan emosional yang baik untuk mendokumentasikan sejarah dalam bentuk tulisan, yaitu cerpen. Dalam ceritanya, yang berjudul Selamat Hari Pahlawan, Mbah! Banyak NILAI KARAKTER DALAM CERPEN SELAMAT HARI PAHLAWAN ….| 38 Jurnal DISASTRI (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Volume 4, Nomor 3 Desember 2022 P-ISSN : 2716-4114 | E-ISSN: 2722-332 Article History Submitted: 19 Desember 2022 Accepted: 25 Desember 2022 Pubslished: 29 Desember 2022 perilaku karakter yang memiliki semangat kebangsaan terhadap Indonesia melalui tokoh ciptaannya. Dengan menghargai hari Pahlawan merupakan bentuk dari menghargai sejarah. Upaya tenaga pendidik dalam mengenalkan nilai-nilai pada suatu karya sastra tidaklah mudah dan masih dianggap tidak penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia umum dalam tingkatannya. Padahal, pembelajaran sastra bukanlah pembelajaran yang sempit untuk dijabarkan, hal ini karena karya sastra bisa diselingkan dalam setiap pembelajaran maupun non pembelajaran sebagai praktik penanaman nilai karakter peserta didik tersebut. Menurut Samsuddin, (2019: 4-5). Sastra dapat dipahami secara lebih luas. Sastra tidak hanya berkisar pada cerita yang disampaikan secara lisan, tetapi dapat pula berupa tulisan. Dalam hal ini jelas bahwa karya sastra sudah dipandang lebih luas. Sastra tidak lagi sekadar bersifat lisan, tetapi juga sudah dalam bentuk tulisan. Seperti kegigihan pada seorang pejuang kemerdekaan pada masa sekarang merupakan perilaku ya (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ejournal.unhasy.ac.id/index.php/disastri/article/download/3662/1851
Article home page: https://ejournal.unhasy.ac.id/index.php/disastri/article/view/3662/1851

Agung Joyo Mulyono, Tengsoe Tjahjono. NILAI KARAKTER DALAM CERPEN SELAMAT HARI PAHLAWAN, MBAH! SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA: NILAI KARAKTER DALAM CERPEN SELAMAT HARI PAHLAWAN, MBAH! SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA, Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2022, pp. 37-50,